PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
180. Bersantai Sesaat


__ADS_3

Dia duduk dengan senyum, di sebelah nya ada Wang Xi Rong yang membalas senyuman nya. Mereka sangat senang karena berhasil memenangkan perang tanpa korban yang banyak.


Kurang dari 100 yang menjadi korban, dan lebih dari 1.000 luka parah yang lain nya hanya mendapat luka ringan atau tidak luka sama sekali.


"Kalian bagi kan pil pil ini pada korban luka, pil merah untuk yang dalam kondisi parah sedang kan yang biru untuk yang luka ringan. Jika kurang minta lagi kepada ku, aku harap kau tidak mengkhianati kepercayaan ku. " kata nya sambil mengedip kan mata pada tabib itu.


"Kau hebat sekali Zhang Wei, aku jadi malu. Padahal kekuatan mu masih di bawah ku tapi kau jauh lebih banyak membantu dalam perang ini. " Puji Xi Rong.


"Ah itu. Itu semua terjadi karena aku sudah terbiasa berada di tengah kepungan banyak orang." kata nya dengan senyum pahit.


"Terbiasa ?" tanya Xi Rong tidak mengerti.


"Di dimensi ku dulu, aku sering sekali melawan sekte sekte besar yang berada di sana. Tapi saat itu, aku pernah hampir mati dan untung lah aku di bantu oleh wanita misterius. " kata nya.


"Oh itu, aku belum sempat untuk menceramahi mu ! Asisten ku pulang dan melapor kan segala hal yang terjadi, kau hampir mati saat itu ! Lain kali, sayangi lah nyawa mu Zhang Wei. " kata Xi Rong memasang ekspresi marah.


"Itu orang suruhan mu ? Jadi selama ini aku di mata matai ?" tanya nya terkejut.


"Tidak, lebih tepat nya di lindungi. Tapi setelah menyelamatkan mu sekali ia pulang ke tempat ku karena di suruh Qian Bei untuk pulang. "kata Xi Rong dengan cemberut.


"Terima kasih banyak Xi Rong dan sampai kan salam Terima kasih ku untuk asisten mu. " kata nya.


"Ya, nanti kita akan bertemu dengan nya. Dia seharus nya sudah melahirkan, bayi nya pasti sangat lucu, di lihat dari wajah nya dan suami nya pasti nya bayi itu akan memiliki wajah yang sangat baik. " kata Xi Rong dengan antusias.


"Benar kah, aku tidak melihat dengan jelas wajah nya karena aku sendiri sudah hampir pingsan pada saat itu. "


"Nanti jika kau ingin melihat nya, sebaik nya kau berada di tingkat 'Saint' atau lebih tinggi karena dimensi Agung sangat jauh di banding kan dengan dimensi Tinggi. " Peringat Xi Rong.


"Baik, apa kah setelah ini kita akan ke dimensi tinggi untuk mencari orang tua ku ? Atau masih ada misi yang lain ? Lagi pula jika memang ada, itu bisa menjadi kesempatan untuk aku berkembang lebih jauh. Misi seperti ini sangat seru, di tambah lagi dengan bertambah nya pengalaman bertarung."


"Kita juga bisa berlatih tanding, berburu bersama, saling mengobati satu sama lain. Ini sungguh kenangan yang berharga, aku tidak akan bisa melupakan nya. " Lanjut nya lagi.


"Hei, henti kan adegan romantis kalian ! Aku yang lebih tua dari kalian, harus nya aku duluan yang menikah baru kalian !" Teriak suara yang sangat di kenal oleh nya dan Xi Rong.


Suara itu berasal dari belakang tubuh mereka , tapi meski pun begitu mereka tetap berbincang seolah olah tak mendengar teriakan dari belakang mereka.


"Hei, Zhang Wei, Xi Rong !Dasar Anak Durhaka."Umpat orang yang di belakang mereka.


"Apa sih Kakek Qian ? Kau baru juga sampai dan sudah mengumpat sana sini. Kau itu Dewa Rendah Hati , harus nya kau menjadi panutan yang baik. Lihat lah banyak anak anak yang melihat mu mengumpat. " tunjuk nya pada anak anak yang menatap Qian Bei.


"Yang Zhang Wei katakan adalah benar, kau harus nya memberi contoh yang baik bukan malah berteriak teriak dan mengumpat. " Dukung Xi Rong pada nya.


"Kalian.... Sudah lah yang normal mengalah. Karena kalian semua pada tidak normal maka aku akan mengalah pada kalian. " kata Qian Bei.


"Benar kah kami yang tidak normal ? Kalau begitu, coba tanya kan pada mereka siapa yang tidak normal. " kata nya sambil menunjuk sekelompok orang yang sedang mengobrol.


"Baik, siapa takut. " Tantang Qian Bei.


Dia berjalan dengan anggun menuju sekumpulan orang itu.


"Permisi, boleh kah aku mengajukan sebuah pertanyaan kepada kalian ?" tanya nya dengan anggun.


Semua orang yang sedang berbicara itu langsung terpesona.


"Menurut mu , di antara kami berdua siapa yang tidak normal ?" tanya nya.


"Tentu saja pria yang di belakang mu ! Kau tidak mungkin tidak normal !Kau sangat sempurna. " kata salah satu wanita.


"Saudara ku, kau seharus nya tidak rendah diri begitu. Kau sangat sempurna, kau pasti selalu di kelilingi wanita cantik. " kata pria yang ada di sana.


"ha ha saudara terlalu memuji, kalau begitu aku dan yang lain nya akan pergi dulu. Terima kasih banyak atas waktu kalian. " kata nya dengan senyum.

__ADS_1


Ia menyeret Qian Bei yang memasang wajah cemberut.


"Kenapa wajah mu begitu ?" tanya Xi Rong sambil menahan tawa.


"Tidak, sudah lah aku akan pergi dulu. Kalian memiliki 1 tugas lagi yaitu memberantas seluruh pengikut iblis dan iblis iblis kecil. Itu adalah dimensi menengah tingkat tinggi. Dimensi Api Hitam."Wajah Qian Bei berubah menjadi serius.


"Dimensi Api Hitam di kuasai oleh iblis iblis kecil atas perintah iblis besar Lucifer. Mereka semua membuat rakyat rakyat asli Dimensi Api Hitam menjadi sangat sangat kesulitan, dimensi yang sebelum nya sangat makmur menjadi sangat parah dan rusak. " Lanjut Qian Bei lagi.


"Benar kah ada tempat seperti itu ? Bagaimana kami bisa menuju ke sana ?" tanya nya tanpa mengetahui kalau wajah Xi Rong menjadi muram.


Xi Rong berdiri dan langsung menarik Qian Bei menjauhi Zhang Wei.


"Apa kau yakin ingin mengirim kami ke sana ? Terakhir kali, kau bahkan sulit untuk menyelamatkan diri. "kata Xi Rong.


"Jika memang aku sendirian maka aku tidak akan keberatan tapi ini membawa Zhang Wei !! Aku tidak ingin terjadi hal yang tidak di ingin kan pada nya !" Lanjut Xi Rong lagi.


"Ini dunia kultivasi, jika kau terus berada di bawah lindungan sayap dan tidak pernah merasakan tantangan maka tingkat kultivasi tinggi akan sia-sia. Jadi, pengalaman dan kultivasi harus di seimbang kan, jangan berat sebelah. " kata Qian Bei dengan tenang seolah olah sudah memperkirakan kalau Xi Rong akan membicarakan ini.


Qian Bei tersenyum tenang dan menarik Xi Rong yang sedang berpikir keras.


"Apa kalian sedang membicarakan ku ?" tanya nya penasaran.


"Tidak, kami hanya sedikit berdiskusi saja. Kau dan Xi Rong akan berpisah sebentar. "


"Apa ?! Kenapa bagitu ? Bukan kah kami harus nya pergi berdua ke Dimensi Api Hitam ?" Tanya Xi Rong tidak terima.


"Tidak, kau harus membantu Dewa Air untuk mendistribusikan air ke kota kota yang berada di bawah kendali Dewa Air langsung. Aku akan mengantar mu secara pribadi. " kata Qian Bei dengan nada yang tak ingin di bantah.


"Kenapa begitu ? Apa kah ada banyak kota atau desa kekeringan ?" tanya nya penasaran.


"Ya, Dewa Air mengalami sakit sakitan karena ia sudah tua jadi dia membutuh kan bantuan dari pemilik elemen air yang kuat. " kata Qian Bei menjelaskan.


"Asisten nya sudah membantu tapi sayang nya, itu masih belum cukup. Sudah lah, ayo pergi Xi Rong. Kau mau pergi sekarang atau besok Zhang Wei ? Aku memberi mu waktu 1 tahun untuk mengerjakan tugas ini. " kata Qian Bei.


"Besok saja, hati hati kalian berdua. Aku ingin beristirahat dulu ke penginapan. " Ujar nya sambil melambaikan tangan.


"Tentu, selamat tinggal Zhang Wei !" Kata Xi Rong dan Qian Bei bersamaan.


Dia hanya tersenyum tipis sebelum meninggal kan tempat itu, di jalan pulang ia bertemu dengan Huan Li.


"Eh, apa kau tidak ikut pembagian harta Sekte Pedang Surgawi ?" Tanya Huan Li bingung.


"Tidak perlu, mengambil harta dari Iblis hanya akan mengotori tangan ku. Ambil bagian ku dan bagikan ke orang oranng yang tidak mampu. " kata nya sebelum meninggal kan Huan Li yang terdiam.


Ia tidak kekurangan uang sama sekali, pemberian para Dewa pada hari ulang tahun nya masih sangat banyak.


Bahkan bisa menghidupi nya seumur hidup dengan hidup mewah di dimensi menengah. Hanya saja, tujuan nya tidak sebatas di dimensi menengah.


"Aku pulang ke penginapan. Aku merindukan teman teman ku, apa perlu aku pergi ke sana ? Sudah sangat lama. " Kenang nya.


Dia merebah kan tubuh nya di kasur nya dengan lelah dan tidak memerlukan waktu lama untuk segera masuk ke dalam mimpi.


Keesokan hari nya, Zhang Wei sudah berada di pintu antar dimensi. Ia memutuskan untuk segera lanjut ke tugas selanjut nya.


"Ingin pergi ke dimensi mana ?" tanya seorang pria tua.


"Dimensi Api Hitam. " balas nya dengan dingin.


"Dimensi Api Hitam ? Bayar 150 kristal roh tingkat rendah. " kata pria tua itu.


Dia tidak banyak bicara, dan langsung menyerah kan kristal roh yang di minta. Dia langsung masuk ke pintu antar dimensi yang sudah berubah menjadi hitam yang awal nya warna putih.

__ADS_1


Jika sebelum nya ia bingung saat masuk ke dalam pintu ini, maka sekarang ia menjadi lebih bingung dari sebelum nya.


Tapi kali ini bukan karena perjalanan antar ruang yang aneh tapi karena rasa kesepian yang menjalar di hati nya.


Hati nya merasa kesepian, padahal sebelum nya tidak begini. Tiba tiba kenangan indah nya bersama Xi Rong terputar kembali di pikiran nya.


Seperti saat ia menyiram kan air pada Xi Rong yang berakhir mereka main hujan hujanan dan kejar kejaran di halaman rumah.


Saat ia membantu Xi Rong mencabut Wortel atau pun rumput liar yang tumbuh di halaman rumah mereka.


Berada di dekat Xi Rong membuat nya merasakan kehangatan keluarga dan kasih sayang. Sikap gadis itu yang tulus membuat nya dengan mudah menerima kehadiran gadis itu.


Dia sebenar nya belum ingin meninggal kan dimensi Qilin Api tapi sayang nya, tugas yang di berikan oleh Qian Bei memaksa nya untuk segera pergi.


Ia menepuk dada nya pelan sebelum memfokuskan pandangan nya menuju arah depan yang menunjuk kan lubang tak berujung.


Hingga, ia melihat pintu , ia langsung bersiap dan langsung di lempar kan keluar dari lubang tanpa batas.


Seorang wanita seksi, menatap nya dengan aneh.


"Apa kau seorang manusia ? Kami akan menerima manusia tapi dengan membayar harga 2 kali lipat. " kata wanita itu dengan cara yang menggoda.


'Lust. 'Desis nya dalam hati.


"Baik tidak masalah, berapa harga yang harus ku bayar ?" tanya nya.


"500 Kristal roh tingkat rendah. " Dia tidak membayar tapi sebagai ganti nya ia mencibir di dalam hati.


'Dasar iblis miskin , ia memeras ku !'


"Kau bisa masuk. " kata Lust.


Dia segera masuk tanpa ingin menunda waktu sedikit pun.


Di sisi lain, Lust yang di temani oleh asisten kesayangan nya menatap Zhang Wei dari kejauhan.


"Laki laki itu sangat menarik, ia tidak memiliki nafsu sedikit pun saat melihat ku. Bahkan bisa di bilang ia melihat ku dengan tatapan... jijik ? Sungguh menarik, jika yang lain maka sudah pasti mereka langsung menerkam ku. Bukan kah begitu ? Atau aku sudah tidak menggoda lagi ?" tanya Lust dengan manja pada asisten nya.


Ia mengelus rahang asisten nya yang kokoh, sebelum meninggal kan nya pergi.


Di tempat Zhang Wei, dia langsung meninggal kan Lust dengan kecepatan tinggi.


"Huft, Hah hah, aku seperti orang gila. Aku takut di kejar oleh wanita itu. Jika aku di kejar maka tamat riwayat ku. " kata nya menghela nafas lega.


"Aku merasa gugup, sebaik nya aku mencari penginapan jangka panjang. Aku tidak ingin membeli rumah lagi atau uang ku akan terbuang sia-sia. " gumam nya sebelum berjalan mendekati pasar.


Terlihat sangat banyak wanita cantik dan baju yang cantik sedang di kumpul kan. Sungguh pemandangan yang tidak biasa.


Ia berjalan mendekati penginapan yang paling baik, sepanjang jalan ini di penuhi dengan pengemis dan rumah kayu.


Sungguh kualitas hidup yang buruk, makanan yang di sedia kan juga tidak baik. Sehingga banyak orang yang kekurangan makanan dan kelaparan.


Ia memasuki penginapan dan menyewa sebuah kamar untuk 3 bulan ke depan. Tentu saja pemilik penginapan dengan senang hati menerima nya.


"Apa aku boleh bertanya ? Apa yang di lakukan sekumpulan wanita di luar ?" tanya nya.


"Wanita wanita itu akan di miliki oleh para iblis yang sekarang berstatus pemilik dimensi atau keluarga nya akan di bunuh. 10 yang paling baik akan di jadi kan hadiah sebagai juara 1 kontes kekuatan seluruh dimensi. Masih ada beberapa sekte manusia yang kuat. Hanya saja kebetulan ini adalah daerah kekuasaan para iblis. " kata bibi pemilik penginapan.


"Jadi, akan ada kontes, apa kah itu pertandingan kekuatan ?" tanya nya lagi.


"Tentu nya, itu di nama kan Pertandingan Naga. Yang menang akan mendapat julukan naga agung. Selama 5 pertandingan terakhir selalu pihak iblis yang menang. Pertandingan Naga di laksana kan 5 tahun sekali. Itu akan di selenggarakan sekitar 2 bulan lagi. Rata rata kekuatan yang ikut perlombaan adalah Kemurkaan langit atau kemurkaan surgawi karena rata rata yang ikut adalah umur 21 sampai 30 tahun, 30 tahun adalah maksimal umur." kata bibi itu menjelaskan panjang lebar.

__ADS_1


__ADS_2