
Saat ini, dia dan 2 orang lain nya sudah berada di depan gerbang Sekte Pedang Surgawi yang sangat megah.
"Tidak biasa nya mereka melakukan penjagaan se ketat ini. " Kata Huan Li.
"Tentu saja , mereka sudah melihat gelagat aneh dari kita. Mereka mungkin tidak pintar tapi tidak bodoh juga atau bisa di bilang rata rata. Mereka secara alami akan memperketat penjagaan mereka. Aku sudah memperkirakan hal ini akan terjadi. " Ujar nya dengan tenang.
"Jadi sebaik nya bagai mana kita menghadapi penjagaan sebanyak ini ? Meski pun bisa mengalah kan semua nya tapi membutuh kan sedikit waktu." kata Ayah Ming Yuan ini.
"Tenang saja, biar aku yang mengurus ini. Kalian hanya perlu menonton dengan tangan terlipat. " Kata nya sambil menyeringai yang tampak sangat mengerikan.
Dia melempar kan kertas yang sudah terbakar oleh api ke sudut bangunan Sekte Pedang Surgawi.
"Apa kah itu akan berhasil ?" tanya Huan Li ragu.
"Tentu saja, bahkan jika kau mencoba memadam kan nya, api ini masih tidak akan padam. Coba lah sendiri. "
Huan Li mengalir kan benang benang Qi ke api yang tampak biasa itu, Huan Li melakukan itu guna untuk memadam kan api.
Tapi nyata nya, bukan nya padam, api semakin besar dan mendominasi. Aura kematian yang sebelum nya tidak ada.
Menjadi cukup pekat karena api itu menyebar lewat tanah, dan jika di beri Qi baru lah api itu muncul ke permukaan.
Jeritan kesakitan terdengar dari dalam sekte, yang membuat 2 orang pria yang bersama nya terkejut.
"Menarik bukan ? Aku menyukai ini. " Tanya nya.
"Bagai mana bisa ? Bukan kah itu hanya api biasa ?" tanya Huan Li tidak percaya.
"Itu bukan api biasa, itu Api Phoenix dan Api Vermilion. Jika di gabung, mereka akan menjadi senjata yang sangat menarik. Hanya saja untuk menggabung kan nya membutuh kan sedikit usaha. " Balas nya tanpa menoleh.
Huan Li dan yang satu lagi langsung saja menelan ludah, mereka tahu seberapa kuat api Phoenix dan ini di katakan kalau Api Phoenix yang Agung di tambah dengan Api Vermilion yang tenang.
Api yang sangat menindas adalah Api Gagak Emas, Api Phoenix adalah api yang memiliki tingkat penyembuhan paling baik. Api Vermilion adalah api yang paling Anggun.
"Ini menakjubkan, lihat lah tembok ini bahkan sudah hancur kurang dari 1 menit. " Gumam nya takjub.
Para Murid Sekte Pedang Surgawi datang ke kondisi sangat panik, mereka berusaha untuk memadam kan nya tapi itu hanya lah sia sia.
Tapi saat mereka sudah pasrah, tiba tiba api tersebut padam dengan sendiri nya.
"Terlalu cepat untuk pasrah, kalian sama sekali tidak memiliki semangat untuk hidup. Jika begitu biar kan aku untuk membantu kalian semua. " Sebuah suara terdengar dari belakang para murid itu dan menunjuk kan 3 pria.
Seorang tetua sekte berjalan maju, pria itu tampak nya mengenali Huan Li dan Ming Lang.
"Senior Ming dan Senior Huan, apa yang kalian lakukan di sini ? Apa maksud kalian di sini ?" tanya tetua itu pura pura tidak tahu.
"Sudah lah, semua nya sudah jelas. Aku akan meladeni mu Huan Li, jika kau begitu berniat untuk menghancurkan sekte kami. Tapi tidak pernah ku bayang kan kalau kalian hanya bertiga. " kata seorang pria dan wanita dari belakang kerumunan.
"Oh kau pasti patriark dan matriark Sekte Pedang Surgawi ? Jangan khawatir, kami bertiga sudah lebih dari cukup untuk melawan kalian. " balas nya.
"Siapa kau ?" Patriark Sekte Pedang Surgawi langsung menyadari keberadaan nya.
__ADS_1
"Siapa aku bukan lah hal penting bagi mu. " balas nya lagi.
"Huan Li, Ming Lang, lawan mereka berdua serah kan murid dan tetua untuk ku. " kata nya menggerakkan tangan nya seperti melakukan pemanasan.
"Apa kau yakin, mereka berjumlah lebih dari 1 juta orang !" Kata Huan Li khawatir yang di angguki oleh Ming Lang.
"Tidak perlu khawatir, aku memiliki nyawa 12 lebih banyak dari pada nyawa kucing atau pun rubah. " Canda nya yang membuat kedua orang itu menggeleng geleng kan kepala.
Mereka berdua bingung, bagai mana ia masih bisa se santai ini. Padahal ia di kepung oleh banyak sekali orang.
"Yun Ming, sudah lama sekali tidak bertarung dengan mu. Jangan pikir kalau hanya diri mu yang naik tingkat. Kau sudah berkomplot dengan iblis dan ingin menyerang sekte ku, itu adalah perbuatan tanpa ampun !" Kata Huan Li dengan geram.
"Yun Li, kamu adalah lawan ku. Bukan kah kau memilih untuk meninggal kan ku saat masih muda demi bersama dengan si brengsek Yun Ming itu ? Lihat lah kalian tidak akan bertahan lama. " Tawa Ming Lang dengan penuh dendam.
Yun Li, istri Yun Ming mengepal kan tangan erat saat mendengar kata kata Ming Lang yang sangat tajam.
"Kau bahkan rela untuk menjual diri ke pada Yun Ming demi mendapat kan uang dan kekayaan. Kau merasa kalau sekte milik Yun Ming lebih kaya dari pada sekte ku jadi kau meninggal kan ku, lihat lah diri mu sekarang, sangat menyedih kan. Dengan tubuh yang sangat gemuk dan wajah yang jelek. Pantas saja ada rumor yang mengatakan kalau Yun Ming memiliki selingkuhan baru. " Ejek Ming Lang.
"Sampai kapan kalian hanya akan berbicara begitu ? Kalian sungguh membuang buang waktu." Oceh nya dengan malas.
Ia datang ke sini untuk berperang bukan mendengar kan misi balas dendam Ming Lang pada pujaan hati nya yang dulu.
Dia mengeluar kan pedang Api Phoenix, dan tersenyum miring seolah olah memprovokasi musuh nya.
Lautan manusia yang berada di depan nya bergerak maju dan menyerang nya, sampai sampai ada beberapa orang yang hampir menyentuh nya.
Orang itu langsung jatuh ke tanah dengan lemas, dengan kepala yang terlepas dari tempat semula nya.
Pasir membuat penglihatan mereka menjadi kesulitan, ia tidak menyia nyiakan kesempatan itu dan langsung meloncat ke depan sebelum melakukan gerakan memutar.
Seluruh orang yang terkena tebasan nya terluka parah atau tidak mati, tidak ada yang baik baik saja setelah terkena pedang nya.
Di sisi lain pertarungan antara Huan Li dan Yun Ming serta pertarungan antara Ming Lang dan Yun Li menjadi tontonan yang menarik.
Karena kekuatan mereka yang cukup berimbang, Yun Ming mengalami sedikit kesulitan dengan kecepatan pedang milik Huan Li.
Hanya saja, tetap tokoh utama dalam perang ini adalah Zhang Wei. Gerakan nya akan memukau orang yang melihat nya.
Gerakan nya anggun dan tidak terburu buru tapi setiap gerakan mencabut nyawa orang. Kekuatan Yun Li berimbang dengan kekuatan Ming Lang.
Sebenar nya setiap sekte memiliki matriark yang berbakat dan memiliki kekuatan setara dengan patriark mereka.
Hanya saja, para matriark itu di perintah untuk menjaga sekte masing masing selagi patriark pergi berperang.
Huan Li dan Ming Lang terkadang menatap Zhang Wei dengan cemas. Hanya saja yang mereka cemas kan seperti nya tidak akan terjadi di lihat dari Zhang Wei yang mendominasi pertarungan.
Mereka tidak tahu kalau sebenar nya Zhang Wei sudah terbiasa di tengah kepungan orang. Dia bisa berpikir dengan jernih.
Lagi pula prinsip nya, kalau misal nya harus mati ya dia akan mati saja.
"Kalian sangat lemah, bahkan tidak ada yang bisa menyentuh ujung sepatu atau pun pakaian ku. Menyedih kan !" Ejek yang yang membangkitkan semangat para penyerang.
__ADS_1
"Nah benar, seperti ini baru menarik. Kalian tadi, sama seperti ikan yang berada di daratan. " Ungkap nya lagi yang membuat Huan Li, Yun Ming, Yun Li, dan Ming Lang menoleh ke arah nya.
" Seperti nya kalian membawa orang hebat kemari , aku akan mencoba untuk bermain dengan nya !" kata Yun Ming berusaha mendekati Zhang Wei.
Huan Li yang melihat celah langsung menyerang Yun Ming, hal ini membuat Yun Ming tersungkur ke tanah dan terluka cukup parah.
"Lawan mu adalah aku, bahkan saat melawan ku kau masih ingin memilih musuh lain, dasar serakah !" Ejek Huan Li yang kembali menyerang Yun Ming yang sudah berdiri kembali.
Huan Li mengetahui kekuatan asli Zhang Wei, yaitu tingkat 2 kemurkaan Surgawi. Butuh waktu untuk mempercayai itu di lihat dari usia Zhang Wei yang masih sangat sangat muda.
"Pedang Angin Barat : Tahap 4 !" Kata nya langsung meloncat sambil membawa 3 orang bersama nya sebelum menghempas kan mereka ke belakang.
3 orang itu jatuh dan mendorong kelompok nya untuk jatuh juga, itu adalah situasi yang sangat menguntungkan Zhang Wei.
"Masih sekitar 900.000 - 1.000.000 orang lagi. Tidak ada cara lain, aku harus menggunakan ini. " gumam nya pelan, sebelum mengeluar kan api panas.
Api itu tidak menyebar melain kan meliputi seluruh pedang nya, pedang nya menjadi sangat indah dan menarik.
Dia maju dan menyerang orang yang berada di dekat nya, setelah pedang nya menyentuh tubuh orang.
Tubuh itu langsung terbakar yang membuat mereka mati. Ini memang efektif, ia hanya perlu menusuk sedikit untuk hal ini.
Masalah nya mengeluar kan api membutuh kan Qi yang cukup banyak. Saat ini cadangan Qi nya hanya tersisa ¾ dari yang seharusnya.
Ia diam diam mengambil segenggam Pil Penambah Qi menengah dan menelan nya, setelah itu ia menjadi lebih tenang karena Qi nya sudah mendekati penuh lagi.
"Ayo lawan aku !" Pancing nya.
1 Jam kemudian
Qi nya hanya tersisa setengah dan ia tidak memiliki waktu untuk kembali memakan Pil Pengisi Qi. Ia sudah membunuh hampir setengah dari orang yang melawan nya.
Jika tadi ada sekitar 1.500.000 orang maka sekarang paling hanya tersisa 750.000 atau 800.000.
Sedang kan pasukan yang di bawa oleh Kuo Li Ming dan An Hao harus nya tiba sebentar lagi. Pasukan itu berjumlah sekitar 1.000.000 orang.
Itu tidak hanya berasal dari 1 sekte melain kan sudah terbagi dengan rata, setiap sekte harus mengeluar kan berapa banyak orang.
Ia tahu Kuo Li Ming dan An Hao tidak bisa terlalu cepat karena jarak yang jauh dari lokasi aman, belum lagi waktu dari lokasi aman ke tempat pelatihan pasukan.
Pasukan 1.000.000 orang membutuh kan waktu untuk berjalan dari sekte Qilin Api yang merupakan tempat mereka berkumpul.
Sedang kan untuk Huan Li dan yang lain nya, mereka masih belum memiliki perkembangan karena mereka masih terus bertarung dengan imbang.
Meski pun kondisi Yun Ming sedikit lebih parah dari pada Huan Li. Jika menurut pengamatan nya, Yun Ming mungkin lebih lemah dari pada Huan Li secara kekuatan.
Tapi Yun Ming lebih sering bertarung di lihat dari gerakan nya yang tajam dan pandai dalam melihat celah. Berbeda dengan Huan Li yang sedikit kaku dalam gerakan nya jadi bisa di bilang mereka seimbang.
Ini lah kenapa di sebut, kalau jangan terlalu cepat berpuas dengan tingkat kultivasi. Stamina Huan Li juga tampak nya lebih kecil dari pada milik Yun Ming sehingga jika dalam 3 jam mereka belum menentukan kemenangan maka tingkat kemenangan Huan Li akan semakin rendah.
__ADS_1