PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
184. Pertandingan Naga II


__ADS_3

Ia tidak peduli dan duduk dengan tenang, ia mengangkat kaki nya ke atas kursi sebelum ber kultivasi dengan tenang.


Tidak terasa matahari mulai menunjuk kan diri nya dan begitu pula peserta yang lain. Ia tetap tidak membuka mata nya.


Hingga ada orang yang duduk di samping nya dan mengajak nya berbicara.


"Hey, saudara, aku baru pertama kali bertemu dengan mu. Kau pasti baru datang ke dimensi ini, hati hati, jika kau sudah menyerah maka langsung katakan menyerah. " kata pria itu dengan serius.


"Jika tidak maka para iblis iblis jahat itu akan terus menyiksa mu hingga kau jatuh pingsan. " Lanjut pria itu sambil bergidik ngeri.


"Benar kah ? Itu sangat mengerikan. " Jawab nya pura pura terkejut.


"Tentu saja, hanya saja hadiah yang di tawar kan begitu besar sehingga banyak yang tergiur untuk ikut dalam pertandingan ini. Kalau tidak maka mungkin tidak ada yang akan mengikuti nya. "Cibir pria itu.


"Terus, kau ikut pertandingan ini hanya untuk hadiah ? Bukan untuk mencari pengalaman ?" tanya nya.


"Tentu saja ! Aku bisa mencari pengalaman dengan berburu hewan atau pun monster tapi jika melawan mereka maka kemungkinan nyawa ku yang melayang. "


Dia menggeleng geleng kan kepala nya pelan karena pria itu memiliki tujuan yang berbeda dengan nya.


Ia datang kemari untuk mencari pengalaman dan mengendalikan kekuatan baru nya. Setelah itu ia bisa melihat petinggi petinggi Iblis.


Di dekat arena pertandingan, ada 12 kursi utama yang memiliki ukiran yang indah. Sangat mudah untuk membeda kan antara iblis dan manusia.


Semua iblis memiliki tanduk kecuali 7 dosa besar dan tidak ada manusia yang memiliki tanduk bahkan jika mereka sudah mengikuti iblis selama ribuan tahun.


Perlahan lahan kursi mulai terisi penuh dan yang terakhit adalah kedatangan Lust. Saat Lust memasuki area pertandingan seluruh orang di sana langsung meneteskan air liur merek, kecuali Zhang Wei yang malah menatap tajam ke arah Lust.


"Hei, apa kau tahu wanita itu bernama Qing Yu ? Dewi Qing memiliki pesona yang sangat indah ! Sayang nya ia adalah putri kerajaan Iblis, cara bicara nya sangat lemah lembut. " kata pria di sebelah nya dengan tergila gila menatap ke arah Lust.


Lust ( Qing Yu )


"Ya ya ya, aku tidak tertarik pada nya. " balas nya dengan datar.


Menurut nya, Qing Yu tidak memiliki perbedaan dengan Xian Mu ( Envy ) , sama sama gila dan membuat nya kewalahan.


Untuk saat ini, ia masih belum bisa mengalah kan Qing Yu, kecuali ia menggunakan Jiwa Naga lagi. Tapi ia tidak akan memilih jalan itu kecuali sangat sangat terpaksa.


"Semua nya sudah berkumpul di sini, aku Qing Yu yang sering kalian panggil Dewi Qing. " kata Qing Yu sambil mengedip kan mata dan mengigit bibir bawah nya.


Hal itu membuat seluruh orang menjadi tergila gila dan di penuhi dengan hawa nafsu. Di tambah lagi dengan kedipan mata Qing Yu yang membuat beberapa pria kepanasan.


"Menyedih kan sekali. " gumam nya sambil menatap beberapa pria yang sudah 'tegang'


"Dewi Qing ! Aku mencintai mu !" Teriak seorang pria yang sudah berdiri dan berteriak teriak.


Qing Yu yang melihat itu, tersenyum manis dan melambaikan tangan.


"Dewi Qing, menikah lah dengan ku !" Teriak yang lain.


"Jika aku berhasil mendapat kan istri cantik dan menggoda seperti Dewi Qing, maka aku tidak akan menyesal kalau aku hidup miskin beserta 7 turunan ku !" Teriak yang lain dengan penuh air liur.


Zhang Wei menatap tidak senang dan memasang wajah jijik. Dia tidak repot repot menyembunyikan perasaan nya.


"Kau mungkin tidak menyesal tapi keturunan mu yang menyesal, bukan kah begitu Dewi Qing ?" Sindir nya dengan dingin.


"Apa maksud mu ?!" Teriak orang itu tidak senang.


Dia tidak memperduli kan teriakan itu dan duduk sambil menyilang kan tangan nya angkuh.


"Sudah sudah jangan bertengkar, seperti nya apa yang di katakan oleh tuan muda ini kebenaran. Jangan terlalu mudah menyangkut pautkan keturunan mu. " kata Qing Yu dengan rendah hati.


"Rendah hati sekali Dewi Qing, aku sungguh tidak habis pikir. " Balas nya, itu merupakan sindiran halus.


Dewa Rendah hati saja tidak serendah hati yang di kata kan oleh Qing Yu, jadi sudah dapat di pasti kan kalau itu semua kebohongan.


"Ah terima kasih atas pujian nya tuan muda. " kata Qing Yu.


"Tentu saja. " balas nya dengan datar.


"Aku akan menunjuk kan pertunjukan tari, mohon maaf jika ada yang salah dengan tarian ku, aku baru saja belajar menari. " kata Qing Yu.


Setelah duduk dan mengamati dengan jelas, ia mengetahui jelas apa maksud dari tindakan Qing Yu.

__ADS_1


Jelas jelas orang paling kuat di dimensi ini adalah pihak manusia. Tapi , selain pria tua itu tidak ada yang hampir menyamai kekuatan nya di pihak manusia.


Jelas Qing Yu ingin menarik perhatian seluruh manusia agar melawan pria tua itu.


'Licik sekali, aku bahkan hampir tidak memikir kan cara ini. Manusia manusia bodoh ini akan dengan mudah tunduk di bawah kaki Qing Yu. Tidak perlu peramap untuk mengatakan ini bahkan aku pun sudah bisa menebak akhir cerita ini. Aku hanya bisa menghentikan niat buruk Qing Yu. ' Pikir nya dan tiba tiba memiliki rencana bagus.


Rencana nya kali ini sangat berbahaya dan penuh tantangan tapi ia yakin bisa melakukan nya.


Qing Yu tampak mulai menari dengan anggun dan baru di sadari nya ternyata Qing Yu menggunakan baju yang menunjuk kan lekuk tubuh nya yang indah.


Dia mendengus dingin menonton pertunjukan ini.


"Bahkan jika Qian Bei ingin berubah menjadi wanita maka ia bisa memiliki tubuh yang lebih indah dari pada Qing Yu. "Umpat nya dengan sangat pelan.


Suasana arena pertandingan juga menjadi ramai dan penuh dengan kekaguman.


1 Jam kemudian, akhir nya Qing Yu menghentikan tindakan bodoh nya. Sebenar nya tidak ada yang di lakukan oleh Qing Yu.


Ia hanya memutar mutar tubuh nya dan memancing gairah laki laki yang ada di arena pertandingan.


Tidak sedikit yang sudah melakukan hal yang tidak pantas di kursi penonton dengan istri, adik, kekasih atau bahkan orang baru kenal.


Dia mengernyit kan dahi nya jijik melihat air liur yang muncrat kemana mana di kursi penonton, dan pria di sebelah nya sedang berusaha memuas kan senjata nya.


"Ini sebenar nya tempat pertandingan atau rumah bordil ?" tanya nya dengan pelan.


"saudara ku, apa kau tidak tertarik dengan Dewi Qing ? Apa kau tertarik dengan sesama jenis ?" tanya pria di sebelah nya sambil mendesah desah.


"Tidak bahkan hingga mati pun aku tidak tertarik." Balas nya.


Qing Yu menoleh dan menatap nya yang masih tertutup oleh topeng. Qing Yu tampak sedikit bingung melihat dia yang tidak menunjuk kan sedikit pun reaksi.


Dia menghela nafas pelan dan menunggu hingga para manusia bodoh ini memuas kan hawa nafsu mereka.


30 menit setelah nya, Qing Yu kembali berdiri dan menatap seluruh area pertandingan.


"Kurasa sudah cukup untuk pemanasan nya, aku akan mulai mengumumkan nama satu persatu dari 800 peserta untuk mengambil nomor dan tempat mereka bertarung. " kata Qing Yu dengan tegas.


Dia berdiri dan berjalan menuju Qing Yu. Dia mengambil salah satu kertas yang menunjuk kan nomor 12 dan arena 3, ronde 2.


"Apa kau memiliki sebuah pusaka tingkat tinggi ?"bisik Qing Yu dengan sensual.


"Tidak, jangan ganggu aku. " Balas nya dengan dingin dan berjalan kembali ke tempat duduk nya dengan wajah muram.


Kekuatan Lust berada jauh di atas perkiraan nya, bahkan mungkin mengalah kan kekuatan Envy ( Xian Mu).


"Ini adalah hal sulit, sudah lah jangan terlalu di pikir kan. Karena kata nya jika terlalu banyak pikiran maka orang tersebut akan menua jauh lebih cepat di banding kan umur asli nya dan aku tidak mau itu terjadi pada ku yang imut ini. " gumam nya sambil mencubit cubit pipi nya.


"Baik lah semua nya sudah mendapat kan nomor masing masing, Silakan yang mendapat kan ronde 1 maju ke sini. " kata Qing Yu.


Ada 10 arena dan setiap arena ada 10 orang sehingga mungkin akan ada 8 ronde. Masing masing arena akan mengambil 3 orang paling kuat.


Dia menatap seorang pria yang memiliki wajah dingin dan tak tersentuh, ia sudah melihat pria itu dari awal ia masuk ke tempat duduk peserta.


Pria itu menggunakan sebuah senjata atau pun artefak seperti milik Kuil Api Surgawi untuk menyembunyikan kultivasi asli nya.


Dia ingin membuat diri nya tampak seolah olah misterius, sebenar nya ini termasuk cara yang ampuh untuk melindungi orang.


Dia menutup mata nya dengan malas, tidak ada yang seru dari ronde 1 , yang paling kuat hanya berada di tingkat 1 kemurkaan Surgawi.


Cringg


Dia mengangkat tangan nya dan menjepit sebuah patahan pedang yang berasal dari arena 10 , arena yang paling dekat dengan tempat duduk nya.


Semua orang tercengang melihat nya yang bisa menangkap patahan pedang itu bahkan tanpa membuka mata.


"Senior, maaf kan atas kelalaian ku. " kata seseorang dari arena 10.


"Ya, lain kali hati hati. " Jawab nya.


Di sisi lain, Qing Yu menatap Zhang Wei dengan penuh ketertarikan. Dia menjilati bibir nya dengan pelan.


Hingga asisten yang berada di samping nya menjadi sedikit bingung dengan sikap nya.

__ADS_1


"Nona, apa yang terjadi ?" tanya asisten nya khawatir.


"Laki laki itu, aku menginginkan nya. " kata nya dengan penuh nafsu.


"Aku bisa mengambil nya sekarang untuk nona. " kata asisten nya lagi.


"Tidak perlu, aku yang akan menjebak nya sendiri ke dalam pelukan ku. Di dunia ini, tidak ada yang berani menolak pelukan ku. " kata Qing Yu dengan percaya diri.


"Bukan kah menarik jika aku memancing nya perlahan lahan sebelum memakan nya seperti ikan ?" tanya nya.


"Tentu saja, aku mengikuti seluruh perintah nona." kata asisten nya lagi.


" Bagus bagus, kau akan mendapat kan banyak wanita cantik malam ini. " Canda nya.


Di tempat Zhang Wei


Ia yang tidak tahu percakapan antara Qing Yu dan asisten nya, memilih untuk memperhatikan arena 3.


Arena tempat ia bertanding, ia harus memperhatikan sekeliling nya untuk berjaga jaga agar tidak di serang dari belakang.


Dia tertawa kecil yang membuat orang orang yang berada di sebelah nya mengerut kan dahi. Dia hanya merasa lucu melihat hasil pertandingan yang sudah tampak jelas.


Hasil nya, tidak ada manusia yang menang dari ronde 1. Dari 30 orang yang tersisa dalam ronde 1 tidak ada manusia sama sekali.


"Saudara, apa yang kau tertawa kan ?" tanya pria di sebelah nya dengan penasaran.


"Kau tidak perlu tahu. " Balas nya dengan dingin.


Saat pria itu ingin membalas ucapan nya, Qing Yu kembali bersuara dan sudah berdiri 30 pemenang ronde 1.


"Sekarang adalah waktu untuk ronde 2." kata Qing Yu.


Dia tidak banyak bicara dan langsung berjalan ke depan, tepat nya di hadapan Qing Yu.


"Khusus untuk ronde ini, aku mengubah peraturan dan hanya boleh 10 orang yang masuk ke babak selanjutnya. " kata Qing Yu sambil tersenyum.


"Apa kalian setuju ?" tanya Qing Yu pada ke 11 orang yang sedang duduk.


"Setuju." jawab mereka serempak.


"Apa ada yang keberatan dengan keputusan ku ? " tanya Qing Yu pada semua orang.


Tepat sekali, Qing Yu menggesek kan dada nya di lengan nya. Tapi sebelum Qing Yu berhasil melakukan itu, ia berhasil menghindar terlebih dahulu.


"Lebih baik jangan membuang buang waktu, kau tahu sendiri kalau tidak ada yang mampu menolak mu di seluruh dimensi ini kecuali aku. " Bisik nya dengan sangat pelan di telinga Qing Yu.


Qing Yu mengerut kan dahi nya sebelum kembali tersenyum seperti tidak ada apa apa.


"Silakan masuk ke arena masing masing. Setiap arena hanya menghasil kan 1 pemenang. Yang sudah menyerah di persilakan untuk segera kelaur dari arena. " kata Qing Yu.


"Baik."Jawab nya dan yang lain.


Dia masuk ke arena 3 dan 9 orang lain yang sudah masuk menatap nya dengan penuh rasa iri dan kemarahan.


"Kau berhasil mendekati Dewi Qing tadi, sekarang kau pantas mati !" Raung seseorang.


"Kau tidak layak untuk menentukan tanggal kematian ku. " Balas nya dengan dingin.


"Kau ! Kau juga yang tadi menentang Dewi Qing kan ?!" Teriak salah satu Iblis.


"Memang nya kenapa kalau aku menentang nya ? Apa dia akan sakit hati ? Jika ia sakit hati hanya karena kata kata ku maka ia tidak pantas. " Jawab nya sambil menyeringai.


Ia mengenggam pedang nya dengan erat, ada seorang iblis yang cukup merepotkan. Kekuatan mereka hampir berimbang dan pasti nya akan menjadi sebuah masalah besar untuk nya.


Di tempat para petinggi yang sedang duduk, tatapan mereka terpaku ke arena 3 karena ada salah satu jenius kerajaan iblis di arena 3.


"Ini sepertinya cukup seru, bagaimana kalau kita membuat taruhan ? Bagaimana dengan mu Old Qi ?" tanya Qing Yu menyeringai.


"Tentu, kenapa tidak ?" Jawab Old Qi dengan tenang.


note :maaf karena baru hari ini bisa update, kemarin muntah muntah dan lemes banget jadi nggak bisa nulis.


Bonus : 1 / 2

__ADS_1


__ADS_2