
Untuk penjelasan, Garis Darah Tuhan adalah artefak yang paling misterius dan merupakan artefak terakhir yang di buat oleh 'Yang Maha Kuasa'.
Artefak ini di kuasai oleh Para Dewa, tapi karena aura yang sangat menindas. Tidak ada Dewa yang berani menggunakan nya.
Di katakan juga kalau artefak ini hanya dapat di gunakan pada 1 orang, sehingga mereka harus berpikir panjang sebelum menggunakan nya.
Di katakan juga kalau yang menggunakan Garis Darah ini akan memiliki kekuatan yang sangat besar tapi di sertai dengan begitu banyak kesulitan.
Garis Darah Tuhan, memiliki beberapa persyaratan. Salah satu nya adalah, bakat yang sangat tinggi.
Memiliki pengendalian yang baik terhadap aura negatif dengan aura positif, orang tersebut harus lah bijaksana karena yang menggunakan itu akan menjadi pemimpin di masa depan.
Awal nya , Qian Bei agak pesimis kalau Zhang Wei dapat menggunakan nya tapi ternyata Artefak itu benar benar masuk ke dalam tubuh anak itu.
Pada awal nya, kakak nya, Qian Xun sudah pernah mencoba untuk menggunakan nya tapi nyata nya artefak itu menolak.
Jika artefak menolak mengakui seseorang sebagai tuan nya maka artefak itu biasa nya akan di paksa oleh orang yang akan menjadi tuan nya.
Hanya saja, saat Qian Xun ingin menekan Garis darah ini, garis darah ini mengeluar kan serangan dan tekanan yang membuat Qian Xun dan Dewa Dewa lain terlempar 10 meter untuk menjauhi artefak tersebut.
Saat berita itu keluar, para Iblis jadi tidak terlalu bersemangat untuk mengejar Garis Darah Tuhan, dan di jadi kan pajangan di istana para Dewa.
Kembali lagi menuju tempat Zhang Wei dan Wang Xi Rong yang sedang bertatap tatapan karena terkejut.
"Lihat, itu ada orang yang ingin menembus pertahanan ku. Aku lihat dari ciri ciri nya maka ia, ingin mengikuti lelang. " kata Xi Rong sambil menyeringai.
"Aku ingat dia, dia duduk 2 meja di sebelah kanan kita saat berada di kedai itu. Dia juga lah yang pertama memuji pria botak yang kau bunuh itu. " kata nya.
"Huh, mangsa empuk. Di lihat dari baju nya ia pasti adalah orang kaya, aku akan menyamar untuk membantu menaik kan harga. "kata Xi Rong.
"Baik, aku akan datang untuk menyambut tamu pertama kita. " kata nya lalu berjalan keluar, untuk saat ini, Xi Rong tidak perlu khawatir dengan keselamatan Zhang Wei.
Dia berjalan keluar dan menghadap ke arah orang itu sebelum membuat pintu masuk dari pertahanan yang di buat oleh Xi Rong.
"Oh, ada apa kau datang ke mari ? Apa ada yang bisa ku bantu ?" tanya nya dengan ramah.
"Aku ingin membeli obat yang kau jual !! Berapa pun harga nya aku akan membeli nya ?!" Kata pria itu dengan tidak sabaran.
"Zhao Tua ! Kau tidak boleh begitu, kita harus bertanding. Anak muda yang tampan bagai mana kalau kau menjual nya kepada ku ?"tanya seorang wanita tua dengan tongkat.
"Kalau kalian mengingin kan obat maka silakan duduk dan menunggu kalau tidak setuju kalian boleh pulang. " kata nya dingin sebelum membalik kan badan.
"Tunggu ! Baik kami akan menunggu, kalau aku boleh tahu, berapa lama lagi lelang akan di mulai dan ada berapa pil yang kau jual ?" tanya wanita tua itu.
"hanya 150 pil, jadi tawar kan harga terbaik yang bisa kalian beri kan. Aku akan masuk karena seharus nya acara akan di mulai untuk 1 jam lagi. " kata nya dengan santai dan pergi untuk mengambil pil yang di simpan nya di dalam kamar nya.
"Tunggu ! Apa pil bisa di beli 2 atau lebih dengan orang yang sama ?" tanya pria yang pertama.
"Bisa saja, yang penting harga paling tinggi. Aku akan masuk untuk menulis peraturan sambil menunggu yang lain datang. " kata nya dan pergi ke dalam rumah untuk mengambil pil dengan peralatan tulis.
Tidak banyak yang di tulis nya melain kan hanya 2 nomor :
1.Harga yang paling tinggi akan memenangkan pil, setiap orang bisa membeli lebih dari 1 pil.
Di larang bertengkar atau akan di usir dari sini.
Tulis nya dan menyangkut kan nya di pohon depan pintu masuk, dia masuk ke dalam lagi dan mandi lalu berganti baju.
__ADS_1
Butuh waktu hampir 30 menit untuk menyelesaikan semua nya dan saat ia keluar lagi, tempat duduk sudah hampir setengah terisi.
Ada sekitar 200 sampai 300 orang yang sudah berada di sini dan itu terus bertambah hingga 30 menit lagi.
Di luar bayangan nya, ada hampir 1.000 orang yang telah duduk di hadapan nya. Salah satu nya Xi Rong yang sedang menyamar..
Xi Rong menggunakan kain penutup kepala sehingga wajah nya tidak kelihatan oleh orang.
"Baik, terima kasih untuk yang telah datang kemari. Aku yakin kalian sudah membaca peraturan yang kalian beri kan dan aku akan mengingat kan sekali lagi kalau pil yang aku jual hanya ada 150 pil. Pil ini di nama kan Pil Ding Xiang. " kata nya.
"Baik lah aku akan memulai untuk pil yang pertama, pil Ding Xiang di mulai dari harga 5 kristal roh tingkat rendah dengan kelipatan 5 kristal roh tingkat tinggi. " kata nya sambil tersenyum lebar.
Harga meningkat dengan sangat cepat lebih cepat dari pada apa yang ia bayang kan.
10 kristal roh
20 kristal roh
50 kristal roh
100 kristal roh
150 kristal roh.
"250 kristal roh tingkat rendah !!" kata seorang pria dengan kipas.
"275." balas Xi Rong.
"300 !" kata pria itu tidak terima.
"305 !" Balas Xi Rong.
"Apa ada orang yang ingin menawar lebih tinggi lagi ?" tanya nya.
"Baik, selamat tuan anda mendapatkan pil pertama ini. "
Hal itu terus terjadi hingga 3 jam kemudian yang merupakan lelang pil untuk yang terakhir kali nya.
Ada 107 orang yang membeli pil dan sisa nya tidak mendapat pil, beberapa di antara mereka membeli 2 atau lebih.
"Ini adalah Pil terakhir untuk hari ini, dan setelah melihat kalian aku memutus kan untuk membuat ini menjadi 3 hari, besok aku akan menjual 100 pil dan lusa aku akan menjual 50 pil. " kata nya sambil tersenyum membuat orang orang yang sebelum nya lesu menjadi memiliki harapan lagi.
Total pil yang akan ia jual adalah 300 pil, sedang kan yang terkena wabah ada sekitar 1.000 orang.
"Pil ini memerlukan 2 pil tapi jika kalian hanya memiliki 1 maka kalian hanya perlu menggunakan beberapa obat obatan sederhana di tambah lagi dengan ber kultivasi lagi. " katanya memberi saran.
"Baik." Semua orang menjawab dengan senang.
"Baik, aku akan kembali ke topik sebelum nya. Ini adalah pil ku untuk yang terakhir hari ini. Jadi beri kan penawaran terbaik kalian. " kata nya.
50 Kristal Roh
70 kristal roh
100 kristal roh
120 kristal roh
140 kristal roh
160 kristal roh
__ADS_1
180 kristal roh
200 kristal roh
"250 kristal roh !!" Tawar Xi Rong.
"Nona, gantian. Kau dari tadi menaik kan harga terus menerus, aku akan menawar untuk yang terakhir kali nya 400 kristal roh ! Mohon untuk memberikan ku kesempatan , karena kondisi ku yang sudah tua ini. " kata seorang pria tua dengan setengah tangan kanan yang sudah mulai membusuk.
"Apa kah ada yang ingin menawar lebih tinggi dari pada tuan ini ?" tanya nya.
"1.... 2.....3... Selamat untuk anda !! Anda memenangkan Pil Ding Xiang yang terakhir. " kata nya dengan meriah.
Beberapa saat kemudian saat para penonton telah pergi ia menggulingkan diri di hamparan rumput yang luas.
"Huh, ini sangat melelahkan . Aku bahkan sesak nafas karena terlalu banyak orang. Tapi lihat lah, 1 ember ini di penuhi dengan kristal roh. " kata nya.
"Ya, aku juga. Ada sekitar 47.231 kristal roh tingkat rendah. Aku akan mengambil sedikit. " kata Xi Rong.
"Ambil lah setengah dari jumlah ini, lagi pula dengan bantuan mu harga meningkat dengan pesat. Berkat bantuan mu juga aku melihat dengan nyata bagaimana kekuatan iblis kebanggaan yang sangat kuat dalam mempengaruhi mereka. " kata nya.
"Kau benar, kebanyakan dari mereka ingin pamer karena mendapat pil lebih banyak dan dapat menghambur kan banyak uang tanpa khawatir. Ini semua adalah harga diri, atau lebih tepat nya kesombongan yang akan langsung merujuk ke lucifer. " kata Xi Rong menjelaskan.
"Hm, keuntungan ini sangat besar karena bahan untuk ini tidak mencapai dari 5.000 kristal roh tingkat rendah. " gumam nya.
"Ya, kau benar. Dengan memproduksi lebih sedikit dari pada yang di butuh kan akan membuat harga menjadi lebih naik. " kata Xi Rong yang setuju dengan rencana awal nya.
"Xi Rong, cari toko obat kecil, jangan toko obat Li. Pergi lah dan beli menggunakan kristal roh yang kau dapat, anggap saja kau mentraktir ku, ini bahan yang ingin aku titip. " kata nya sambil tertawa kecil.
"Baik, tidak masalah. Bahan bahan kecil ini tidak akan mengurangi jumlah kristal roh ku. " kata Xi Rong yang langsung pergi berjalan meninggal kan nya.
"Terima kasih Xi Rong, aku akan menunggu kepulangan mu. " kata nya sambil tersenyum misterius.
Ia memiliki rencana untuk menakluk kan beberapa sekte di dimensi Qilin Api, ia akan memberi kan mereka beberapa pil yang akan membuat mereka tunduk.
Pil Kemurkaan Dunia, pil ini akan memberi kan keringanan untuk para penerima petir meski pun petir yang mereka tarik adalah petir yang lemah.
Dia yakin, sekte sekte besar akan tergiur untuk melakukan kerja sama dengan nya tapi ia masih harus menyembunyikan diri supaya para sekte itu tidak mengetahui kultivasi nya dan ia terkesan misterius.
Tapi ia harus hati hati karena bisa saja para sekte itu memilih untuk merampok atau membunuh nya untuk mengambil pil itu.
Ia harus mendiskusikan ini kepada Xi Rong terlebih dahulu karena hanya Xi Rong yang tahu keadaan dimensi ini.
Ia mengetahui racikan ini dari Qian Bei, bahan bahan yang di guna kan juga tidak banyak hanya saja semua bahan harus di jadi kan bubuk terlebih dahulu.
Belum lagi dengan berbagai proses yang melelahkan, seperti suhu yang harus pas dan waktu api yang pas.
Bahan juga tidak boleh di masuk kan sekaligus atau semua nya akan meledak, bahkan kata Qian Bei, entah ini benar atau tidak.
Tapi kata Qian Bei ada orang yang pernah meninggal karena berada di bawah Qi Surgawi dan terkena ledakan itu.
Padahal orang itu berjarak 5 meter dari orang yang membuat obat. Jika ia berhasil membuat obat ini maka sudah di pasti kan kalau tingkatan alkemis nya akan naik.
Pemahaman nya tentang alkemis juga akan berkembang dengan sangat pesat. Karena semua yang di katakan oleh Qian Bei tidak pernah salah.
Ia menatap dengan penuh harap pada Wang Xi Rong yang pulang sambil memegang 3 tas
besar.
Ia langsung tertawa lantang karena Xi Rong berlagak seperti manusia biasa yang tidak memiliki Cincin Ruang.
Dia menjadi ingat dengan masa anak anak nya yang selalu membawa semangka dari sawah dekat klan nya menggunakan tangan bukan cincin ruang seperti sekarang ini.
__ADS_1