
Mereka bertiga selain Nangong Ling memasang ekspresi ingin muntah saat mendengar ucapa Qian Bei.
"Sudah lah, ayo kita pulang. Aku tidak tahan dengan bau muntah di sini. " kata Zhang Wei sambil meninggal kan tas kecil berisi 10 Kristal Roh Tingkat Rendah.
"Apa yang di katakan oleh kakak Zhang benar , ayo kita lanjut kan pesta nya di rumah. " kata Nangong Ling.
"Baik, kalau adik kesayangan ku berkata begitu. Ayo kita pulang. " kata Xi Rong sambil mengelus kepala Nangong Ling.
Setelah itu mereka berjalan keluar dan memilih untuk kembali ke rumah dan Nangong Ling serta Xi Rong terus berbisik bisik satu sama lain.
Setelah sampai di rumah, Zhang Wei dan Qian Bei sudah duduk di ruang tamu dan Xi Rong serta murid nya pergi ke dapur entah untuk melakukan apa.
"Kenapa mereka masih belum juga kembali ?" Tanya nya.
"Aku akan segera melihat mereka." kata nya yang langsung berdiri tapi tangan nya di tahan oleh Qian Bei.
"Duduk lah dan tunggu mereka. Kau tidak perlu khawatir dengan mereka, lagi pula ini adalah rumah mu kan ?" tanya Qian Bei.
"Hm baik lah. " kata nya lalu kembali duduk, dia melamun dan berpikir berbagai macam kejadian yang sudah di lalui nya selama ini.
Ia terkaget saat mata nya tiba tiba menjadi gelap, dia berusaha memberontak tapi ada yang telah menahan tangan nya.
Lalu tidak lama mata nya pun bisa kembali melihat dan melihat Xi Rong, Qian Bei, serta Nangong Ling sedang memegang tumpukan bakpao dan roti daging.
"Selamat ulang tahun Zhang Wei !! Semoga kau panjang umur, meski pun aku tahu kau bisa hidup 1.000 tahun tanpa masalah dengan kultivasi mu yang sekarang. "Canda Wang Xi Rong.
"Terima kasih semua nya, dalam seumur hidup ku baru kali ini ulang tahun ku di raya kan. Aku menyayangi kalian semua. " kata nya langsung memeluk mereka bertiga bersamaa.
Mereka membalas pelukan nya dan Nangong Ling menaruh tumpukan bakpao yang di rapikan menjadi seperti kue.
"Apa kau senang dengan ini ? Awal nya kami bingung mau memberi kue seperti apa, tapi teman mu dan murid mu mengatakan kalau kau snahat sangat menyukai bakpao dan roti daging. " kata Qian Bei.
"Malam ini kita akan minum arak sepuas nya, aku sudah membeli banyak untuk ini. Untuk mu, Ling'er kau minum sari buah saja ya ?" tanya nya.
"Tidak perlu kakak, aku akan tidur. Seni Bela diri yang ku latih ini tidak memperkenan kan aku untuk tidur lebih dari jam 9 atau Qi ku akan menjadi tidak stabil. " kata Nangong Ling menjelaskan.
"Baik, sekarang kita akan makan mi. Aku sudah membeli nya, meski pun ini tidak di ketahui kebenaran nya tapi kata nya ini akan membuat umur menjadi panjang. Bagai mana menurut mu kakek tua ?" tanya Xi Rong.
"Aku tidak tahu juga, itu bukan urusan ku. Itu adalah masalah dengan yang lebih tinggi bukan dengan ku. " kata Qian Bei dengan ragu ragu.
Saat mereka sedang makan tidak ada yang membuka pembicaraan sama sekali hingga mereka selesai makan dan akhir nya ia memutuskan untuk memulai pembicaraan.
"Bagaimana wabah ini menyebar ? Apa kah para tabib akan bisa menyembuhkan nya ?" tanya nya.
"Wabah ini akan membuat mereka tidak dapat berbicara dan tidak dapat berjalan. Mereka akan menjambak jambak rambut mereka dan tubuh mereka akan membusuk perlahan lahan. Tidak ada tabib yang bisa menyembuhkan nya kecuali tabib itu berasal dari dimensi atas. " kata Xi Rong dengan tenang.
"Berapa lama waktu untuk membusuk sepenuh nya ?" tanya nya penasaran.
__ADS_1
"Sekitar 7 sampai 10 hari dan tubuh mereka akan seperti pohon yang layu. Kekuatan mereka akan sirna,kehilangan kemampuan untuk bergerak dan berbicara sepenuh nya dan dalam 3 hari kemudian mereka akan meninggal. " kata Xi Rong sambil tertawa kecil.
"Sungguh hebat, aku bahkan harus berpikir beberapa kali untuk melakukan itu. Aku akan memikir kan obat apa yang akan cocok untuk menyembuhkan itu. " kata nya sambil ikut tertawa.
"Baik, baik kalian harus diam dulu, aku membawa hadiah dan Ling'er juga membawa hadiah untuk mu Zhang Wei, " kata Qian Bei.
"Benar kah ? Apa itu ?" tanya nya dengan antusias.
"Ini, aku yakin kakak pasti suka dengan hal yang ku berikan ini. " kata Nangong Ling sambil memberikan nya sebuah kotak kayu.
"Boleh kah aku membuka nya sekarang ? Aku sangat penasaran dengan isi nya. " kata nya.
"Tentu saja, kakak harus membuka nya sekarang. " Balas Nangong Ling bercanda.
Dia membuka kotak kayu yang indah itu dan mulut nya terbuka lebar saat melihat isi kotak kayu tersebut.
Isi nya adalah sebuah kalung dengan sebuah kristal yang berbentuk kupu kupu, di sisi sebelah nya, kalung ini di penuhi dengan manik manik kayu.
"Wah ini sangat indah !! Apa kau yang membuat nya sendiri ? Aku sangat menyukai sesuatu yang seperti ini, tanpa warna yang mencolok dan bentuk yang sederhana. Terima kasih Ling'er. " Kata nya dengan senyum manis.
"Hm, aku yang membuat nya sendiri. " kata Nangong Ling dengan malu malu.
"Ling' er selalu menyisih kan 10 menit waktu nya selama 2 bulan belakangan untuk membuat kalung itu. " kata Qian Bei.
"Benar kah ? Terima kasih banyak. Aku akan selalu menggunakan nya, kemana pun. " kata nya lalu menggunakan kalung indah tersebut.
1 paket senjata lengkap maksud nya adalah Panah dan anak panah nya, pedang, cambuk, tongkat, tombak, pisau kecil, serta perisai juga.
Dan semua nya berwarna hijau, ia sangat menyukai hijau. Ia tersenyum lebar melihat hadiah yang di berikan oleh Wang Xi Rong.
"Terima kasih banyak, aku akan menggunakan nya untuk mencabut banyak nyawa orang." kata Zhang Wei bercanda.
"Mana ada yang seperti itu ?! Yang ada adalah ' aku akan menggunakan nya untuk melindungi dunia !!!' Mana ada yang seperti mu !!" Teriak Qian Bei tidak terima.
"Ada kok, bukti nya aku. "kata nya dengan percaya diri dan menunjuk diri nya sendiri.
"Ya ya ya, ini adalah hadiah dari Para Dewa. Karena bukan hanya aku yang memberi kan hadiah, ada banyak Dewa yang semangat dengan ulang tahun mu. " kata Qian Bei sambil tertawa.
"Itu bagus, Ling'er, apa kau sudah ingin tidur ?" tanya nya pada Nangong Ling yang sudah bersiap siap untuk naik ke lantai 2 rumah nya.
"Hm, aku pamit dulu paman, bibi, kakak. " kata Nangong Ling sebelum lari.
"apa apaan, aku di sama kan dengan kakek tua ini ?! Aku bahkan 100 atau bahkan 1.000 kali lebih muda dari pada kakek tua ini. " kata Xi Rong tidak terima.
"Pelan kan suara mu, meski pun ini di tengah hutan, masih ada hewan hewan di sekitaran sini. " kata nya menenangkan Xi Rong.
"Ya terus ?Apa hubungan ku dengan para hewan itu ?!" Kata Xi Rong dengan nada tinggi.
__ADS_1
"Aku takut kalau para hewan itu akan sakit telinga karena mendengar teriakan mu yang sangat sangat mengerikan itu. " kata nya dengan polos.
"Ha ha ha, lihat lah bahkan dia juga mengakui bahwa suara mu sangat nyaring seperti panci yang jatuh. " kaya Qian Bei menuang minyak ke dalam api.
Dan berakhir dengan Zhang Wei yang biru di beberapa tempat dan Qian Bei yang kabur, dia menutup mata nya dan menghela nafas.
Sebelum tertidur lelap karena meminum 3 botol besar arak yang di bawa oleh Qian Bei.
Tak bisa ia pungkiri kalau rasa arak yang di bawa oleh Qian Bei sangat lah enak. Bahkan ia di beri 5 botol lagi oleh Qian Bei.
Qian Bei menggendong Nangong Ling yang tertidur lelap dan kembali menuju dimensi Dewa.
Dia dengan tidak rela melepas kan kepergian mereka, ini menambah tekad nya untuk semakin cepat menjadi kuat.
Seandai nya ia dari awal tinggal di dimensi tinggi maka sudah dapat di pastikan kalau kultivasi nya yang sekarang sudah berada jauh di atas sekarang.
Tapi ia mengambil hal positif yang terjadi seperti mendapat banyak teman dan orang yang mengerti diri nya.
Ia tidur dalam posisi tersenyum lebar karena mengingat hal positif perjalanan nya selama ini.
Keesokan hari nya ia membuka mata dengan terkejut melihat isi dari cincin ruang yang di beri kan oleh Qian Bei.
Bagai mana tidak ? Ada lebih dari 10 kilogram tanaman kultivasi yang akan sangat mengembang kan kultivasi nya.
"Ah seharus nya aku tidak boleh meremehkan barang pemberian Dewa. " kata nya dengan penuh rasa syukur tanpa mengetahui kalau Para Dewa mengambil barang barang itu dari tempat sampah mereka.
Karena bagi para Dewa, ini adalah barang yang tidak berguna. Qian Bei juga tidak mengetahui hal ini.
Karena Para Dewa sangat frustasi ingin memberi kan apa pada Zhang Wei, sedang kan barang terendah yang mereka miliki pun di telah oleh Qian Bei dengan tegas.
Paling tidak seperti ini bagai mana Qian Bei menolak barang mereka dengan tegas.
"Jika kalian memberi ku barang ini lagi maka aku akan memusnah kan peliharaan kalian !! Cepat cari kan yang tingkat nya lebih rendah !! Aku tidak ingin ia mati cepat karena menggunakan barang milik kalian !!" Bentak Qian Bei.
Kembali ke keadaan Zhang Wei yang baru sadar dengan pemberian itu, ia berjalan keluar mencari Xi Rong.
"Xi Rong, apa kau ingin sumber daya ? Kakek Qian tampak nya memberi ku terlalu banyak. " kata nya dengan canggung.
"Tidak perlu merasa canggung, Qian Bei tidak pernah salah. Jadi simpan lah itu, karena aku juga sudah mendapat sumber daya tanaman dari Qian Bei tadi malam. " kata Xi Rong menunjuk kan sebuah cincin ruang.
"Oh baik lah, aku akan pergi ber kultivasi dulu dan kita akan pergi ke kota pusat dalam waktu 1 bulan. untuk sementara aku akan mencari cara bagai mana menyembuh kan wabah yang kau beri kan ini. " kata nya sambil tersenyum lembut dab berjalan masuk ke dalam kamar nya.
Dia membaring kan tubuh nya yang terasa sangat sangat lelah, dia sudah hampir 2 hari tidak tidur dengan nyenyak.
Hal itu membuat ia menjadi lebih buruk, ia memeluk tongkat rotan yang di ikat menjadi satu untuk di jadi kan sebagai pelukan.
Ia sangat menyukai benda ini setelah pindah ke rumah ini.
__ADS_1