
Zhang Yunqi keluar dari dimensi dan berjalan jalan keluar ke pasar. Begitu banyak orang yang menatap nya dengan lapar.
Tapi di sebelah nya ada seorang pria yang menjaga nya, itu tidak lain tidak bukan adalah Han Liu Liang. Mereka tidak pernah diam dan terus menerus meribut kan hal kecil.
Hari demi hari, sering mereka berdua lalui sampai 1 bulan ke depan di dunia nyata dan hubungan mereka menjadi lebih dekat.
Saat ini, mereka sedang duduk berdua di pinggir kolam teratai sambil bermandikan cahaya bulan.
"Yunqi, belakangan ini aku sangat dekat dengan mu, aku mencintai mu, apa kau ingin menjadi kekasih ku ?" Tanya Han Liu Liang yang sedang berlutut di depan nya.
"Maaf sekali, kau tahu aku dengan baik. Aku hanya bisa menyukai seseorang, lagi pula ada seseorang yang mencintai mu lebih besar dari siapa pun. Coba lah untuk membuka hati padanya. Aku hanya menganggap mu sebagai kakak ku. " Ucap nya sambil tersenyum tipis.
Han Liu Liang tampak memancar kan wajah sedih, dia pergi meninggal kan pria itu sendirian untuk merenung kan penolakan nya.
"Maaf kan aku kakak Han, aku juga ingin memiliki kekasih yang se perhatian dengan mu. Tapi sayang nya aku hanya bisa menyukai satu orang. " Gumam nya sebelum memasuki kamar nya.
Dia menyesal karena telah menolak, tapi itu lebih baik di banding kan kalau dia menerima dan membuat kedua nya terluka lebih jauh.
"Yunqi, ini adalah jalan yang paling baik. Aku dan dia tidak dapat bersatu, dasar hati ku yang menyebalkan. Kenapa kau jatuh pada orang seperti paman ?" Umpat nya dengan kesal.
Dia merasa frustrasi , jika Zhang Wei menolak nya maka dia akan selama nya menyendiri kecuali dia menginginkan suatu hubungan tanpa perasaan.
"Sial sial sial ! Ini menyebal kan ! Paman sudah memiliki 3 calon istri, kenapa masih membuat ku jatuh pada nya ?!" Dia meracau tidak jelas sambil meminum arak nya, lalu tertidur dengan pulas.
Zhang Wei tidak menyadari itu semua, dengan cepat waktu berlalu sampai sudah 11 bulan sejak dimensi Furong tidak dapat di gunakan.
Bahkan, Zhang Yunqi sekarang sudah memiliki adik.
"Adik bayi, kau sangat tampan. " Kata Yunqi sambil membelai wajah adik nya.
"Tentu saja, itu kan ikut dari ayah mu ini. " Kata Zhang Luo dengan percaya diri.
"Aku lihat, wajah nya lebih mirip paman. Apa lagi hidung nya, pasti ibu merindukan paman karena sudah tidak bertemu dengan nya selama 11 bulan. " Kata Zhang Yunqi.
"Hm, belakangan ini ibu sedikit rindu dengan paman mu. Bagai mana pun dulu paling tidak setahun sekali memakan masakan yang di buat nya. " Kata Nangong Ling mengenang masa masa mereka bersama.
"Memang benar , masakan yang di buat oleh paman mu memang benar benar enak. " Kata Zhang Luo setuju.
__ADS_1
"Tenang lah, paman pasti akan segera sadar kan diri. Belakangan ini, aku dan Paman Han serta Han Gege pergi ke Dimensi Furong. " Kata Zhang Yunqi.
"Hanya saja, kondisi di sana tidak baik. Bahkan tidak sedikit pohon pohon yang layu karena tidak mendapat energi yang cukup. " Kata nya dengan wajah sedih.
"Tidak apa apa, selama paman mu sadar pasti semua nya akan kembali seperti semula. Kau tidak perlu cemas, paman mu lebih hebat dari pada yang kau bayangkan. " Kata Nangong Lin menenangkan putri nya.
"Ayah, kenapa ketika ibu dekat dengan paman, ayah tidak melarang? " tanya nya bingung, ayah nya ini termasuk seseorang yang mudah cemburu.
Jadi pertanyaan ini membuat nya sedikit bingung.
"Jadi, dulu sebelum ibu menikah dengan ayah. Ibu adalah murid dari paman mu. Jika paman mu tidak mengangkat ibu sebagai murid maka mungkin ibu masih menderita di dimensi bawah. " Kata Nangong Ling dengan mata berair ketika mengingat hal itu.
"Ah ternyata ada cerita seperti itu, aku tidak tahu. Kalau begitu, ibu dulu merupakan saudari seperguruan dengan Hu Yin ?" Tanya nya.
"Kau benar, kau tumbuh terlalu cepat. Padahal Hu Yin baru berumur 13 tahun dan kau sudah berumur 15 tahun. Kalau di lihat lihat temperamen nya sudah berubah jauh. " Kata Nangong Ling sambil menghela nafas.
Sejak keluar dari pelatihan tertutup, Hu Yin menjadi lebih haus darah dan tak peduli dengan orang lain kecuali Zhang Wei.
Hu Yin menjadi sangat dingin dan antisosial. Gadis kecil itu tidak akan segan segan untuk membunuh orang lain hanya karena masalah sepele.
"Ling Jiejie, maaf karena baru mendatangi mu. Bagai mana dengan kondisi guru ?" Tanya Hu Yin yang baru datang.
"Yin'er, kau sudah berkembang banyak. Bahkan kekuatan mu sudah setara dengan ku. " Kata Nangong Ling tersenyum bahagia.
"Aku tidak bermain main belakangan ini, jadi tentu saja aku berkembang dengan pesat. Ah, siapa ini ?" Tanya Hu Yin sambil menunjuk nya.
"Ini anak ku, karena dia berada lama di dalam dimensi membuat umur nya berkembang lebih cepat di banding kan yang asli nya. Sekarang umur nya 15 tahun. " Kata Nangong Ling.
"Aku adalah Zhang Yunqi, bagai mana aku memanggil mu ?" Tanya nya dengan canggung.
"Panggil nama saja. " Kata Hu Yin dengan senyum tipis.
"Hu Yin, aku lama tidak melihat mu. " Kata Zhang Luo yang baru keluar.
"Salam kepada paman guru. " Kata Hu Yin dengan sopan dan dingin, Hu Yin menunduk kan kepala nya di depan Zhang Luo.
"Jiejie, aku ingin menyampaikan satu hal pada mu. Aku akan segera pergi, aku akan mencari pengalaman ku sendiri. " Kata Hu Yin dengan wajah serius.
__ADS_1
"Kalau kau sudah berkata begitu maka aku tidak akan bisa melarang mu. Hanya satu pesan ku, jaga diri mu baik baik. Dengan kekuatan mu saat ini maka sangat sedikit orang yang bisa melukai mu. " Kata Nangong Ling.
"Terima kasih atas pesan mu Jiejie, aku pamit dulu Paman Guru, dan Yunqi, aku berharap bisa menjadi teman mu di masa depan. " Ucap Hu Yin sebelum berjalan menjauh.
Hu Yin menggertak kan gigi nya kala keraguan mulai memasuki hati nya, dia kembali bertanya tanya , jika dia terus ikut denagn guru nya maka dia bisa hidup dengan enak.
Kenapa dia memilih pergi dengan uang yang terbatas, pertanyaan itu terus menerus berputar di kepala nya sebelum dia memutus kan untuk tetap pergi.
"Jika berjodoh, maka aku pasti bisa kembali bertemu dengan guru yang lain. Aku tidak bisa terus menerus mengandalkan guru. Aku tidak ingin menjadi beban, aku ingin memiliki kemampuan ku sendiri. Jika aku terus menerus ikut dengan guru, maka apa guna nya semua kekuatan ku ini ?" Ucap nya dengan tekad yang kuat.
Jika kebanyakan orang lebih memilih untuk hidup dengan nyaman di dalam lindungan maka dia menolak itu semua.
Mulai saat ini, semua kebutuhan nya harus dia penuhi sendiri. Jika dia di ganggu oleh orang lain maka dia sendiri yang harus melindungi diri nya sendiri.
Tidak akan ada lagi yang melindungi nya seperti saat bersama dengan guru nya.
"Aku pasti bisa, aku akan pergi ke ujung dunia dan mencicipi seluruh makanan yang ada di dunia ini !" Ucap nya dengan semangat.
Dia pergi menggunakan kuda menuju pintu antar dimensi dan pergi ke dimensi yang tidak di ketahui dengan hanya membawa beberapa ratus kristal roh tingkat menengah.
Jika Zhang Wei mengetahui ini maka pria itu pasti akan marah besar pada nya, dan memberi nya lebih banyak uang atau bahkan lebih buruk, melarang nya untuk pergi.
Jadi itu lah yang membuat nya memutus kan untuk pergi tanpa sepengetahuan guru nya. Dia juga hanya bisa berdoa kalau guru nya akan baik baik saja selama dia pergi.
(Novel tentang perjalanan Hu Yin juga akan di buat jadi tunggu saja ya !
Novel yang kemungkinan akan di buat oleh Author:
- Pedang Jiwa Naga (On going)( Ini akan end dalam waktu dekat dan fokus di cerita Xue Fenghuang. )
- Penerus Dewi Kematian ( On going)
- Sistem Agung Ilahi (Soon) ( Feng Taoran dan Lan Tianjin)(BL)
- Cerita Fen Shengqi (Soon)
- Cerita Hu Yin (Soon)
__ADS_1