PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
259. Perjamuan Kaisar II


__ADS_3

Setelah kejadian Kaisar Jiu itu, tidak ada yang menarik untuk di perhatikan lagi. Zhang Wei memutar mata nya dengan malas.


Sebelum akhir nya kakak nya di panggil ke depan untuk bercerita, dengan kemampuan alami Zhang Luo, pria itu dengan mudah bercerita di depan banyak orang.


"Pada suatu hari , seorang anak perempuan yang lahir dari keluarga terpandang, akan menikah dengan seorang anggota kerajaan. Gadis tersebut terkena racun mematikan sampai sampai membuat nya muntah darah dan mengeluarkan bisul di seluruh wajah nya."


"Tapi dengan kemampuan gadis itu, dia berhasil menghilangkan efek racun yang bersarang di tubuh nya. Gadis itu di tidak di sambut oleh calon suami nya saat datang ke kediaman anggota kerajaan itu. Bahkan ia juga di tinggal kan saat malam pernikahan mereka. Setelah lama menikah dengan anggota kerajaan , mereka akhir nya saling mencintai. Tapi karena anggota kerajaan tersebut juga terkena racun mematikan , gadis yang sangat menyedihkan itu akhir nya menemukan cara untuk menyembuhkan suami nya."


"Yaitu menggunakan darah dari hati nya, dia menyuruh salah satu teman dekat nya untuk membantu nya menarik obat setelah dia meninggal. Awal nya teman nya itu tidak setuju dengan keputusan nya , tapi setelah melihat nya bunuh diri , teman nya itu mau tidak mau membantu nya. "


"Suami gadis itu yang awal nya tidak terlalu banyak mengekspresikan perasaan nya merasa menyesal tapi dia sadar kalau dia telah terlambat. Karena gadis itu telah mati untuk menyelamatkan nyawa nya." Zhang Luo menghela nafas berat yang di ikuti oleh banyak orang di ruangan itu.


(Note : Cerita ini asli nya berjudul Legend Of Yunxi. Author kebetulan lagi suka banget dengan film ini jadi fi ringkas untuk bahan cerita Zhang Luo. Yang mau nonton silakan, cerita nya bagus tapi film nya sedih sih. Coba comment , siapa yang sudah pernah nonton film ini ?)


"Ini terlalu menyedihkan." kata seorang menteri.


"Kisah ini terlalu menyedihkan , aku benar benar menyayangkan nasib gadis yang malang itu." kata yang lain.


Zhang Luo tersenyum sebelum menunduk kan kepala ke pada kaisar dan kembali ke tempat duduk awal nya.


"Kenapa kau ingin aku menceritakan cerita ini ?" tanya Zhang Luo dengan bingung.


"Cerita ini mengajar kan untuk tidak memendam apa yang kau rasakan. Dan ...... penyesalan selalu datang terlambat." kata Zhang Wei dengan ekspresi sedih.


Menurut nya gadis yang berada di cerita itu sangat menyedihkan dan menerima banyak tekanan. Sangat menyedihkan untuk mati dengan tragis seperti itu.


Baru saja akan bahagia dengan suami nya , tapi masalah lain telah kembali menimpa gadis itu.


"Aku bahkan hampir tak bisa menahan air mata ku karena menceritakan ini." kata Zhang Luo sambil mengusap mata dengan pelan.


"Cerita ini tidak cocok untuk aku ceritakan sendiri. Kau lebih cocok untuk menceritakan nya kak, jika karya ini di sia siakan maka akan sangat sayang." kata nya sambil tertawa pelan.


"Tuan Zhu , apa kah tidak berniat untuk memberikan cerita indah mu ini nama ?" tanya seorang pejabat.


"Oh ya, ternyata aku lupa memberikan ini nama. Bagaimana kalau Racun Permaisuri Jenius ?"tanya Zhang Luo setelah mendapat kan bisikan dari nya.


"Itu nama yang indah , sesuai dengan tokoh wanita yang da di cerita." Puji Kaisar.


"Terima kasih kaisar atau pujian mu." kata Zhang Luo dengan rendah hati.


Setelah beberapa saat , mereka akhir nya di perkenankan untuk makan, setelah makan baru lah para menteri memberikan laporan demi laporan.


"Yang Mulia, bagian utara kota Chang Xue menjadi lebih baik dari pada sebelum nya." kata menteri perbendaharaan.


"Yang Mulia, banyak pedagang yang baru datang dari negara negara luar yang membuat perkembangan kami menjadi pesat."


"Yang Mulia, aku sudah mengumpulkan bukti bukti kalau tuan Xie yang merupakan wali kota serta menteri terbukti melakukan hal kotor." kata Ju Jiangniang dengan wajah tegas, pria tua di sudut ruangan yang duduk berseberangan dengan nya menjadi pucat.


"Apa apaan ini ?! Yang Mulia, ini adalah fitnah ! Aku tidak pernah melakukan hal kotor dan bertentangan dengan mu !" Teriak Adipati Xie.


"Diam ! Lanjut kan kata kata mu nona Ju." kata Kaisar membentak Adipati Xie.


"Aku tidak akan berkata banyak tapi ,aku akan membawa 3 saksi hal kotor yang di lakukan oleh Adopati Xie." kata Ju Jiangniang dengan singkat sebelum menepuk tangan.


Saat bertepuk tangan, 3 orang di seret oleh Ju Lixing dan Ju Lingling. Kedua pengawal nya itu sama seperti nya , terkejut dengan kehadiran Zhang Wei di acara perjamuan yang penting ini.


Tapi kembali ke tujuan utama , kedua pengawal nya itu melanjutkan langkah mereka menuju depan sambil menyeret 3 orang yang ketakutan.


Wajah Adipati Xie pucat pasi , tangan pria tua itu gemetar dan mengcengkram meja dengan erat.


"Ini adalah rumah bordil yang menerima anak di bawah umur dengan harga yang murah, ini adalah ketua bandit yang mengambil pajak dengan harga yang tinggi , ini adalah orang yang merupakan perantara antara adipati Xie dengan Kaisar Ming." kata Ju Jiangniang.


"Cepat katakan apa yang kau tahu ?!" kata Ju Jiangniang dengan halus dan lembut tapi terasa mengerikan.


"Baik baik , aku akan bicara duluan." kata pemilik rumah bordil dengan ketakutan.


Sudah cukup mereka bertiga di hukum campur semalaman sebelum kembali di sembuhkan, mereka di siram air panas untuk mengungkap kan kebenaran.


"Ak..aku di bayar 1.000 kristal roh tingkat tinggi setiap bulan nya dan sebagai ganti nya aku harus menyediakan 15 gadis yang masih berada di bawah umur setiap bulan nya. Tuan Xie juga selalu mendatangi rumah bordil setiap bulan nya." kata pemilik rumah bordil itu dengan jujur karena ketakutan dengan tekanan yang di berikan oleh Ju Jiangniang.


"Ini..ini tidak benar ! Yang Mulia, anda harus memberikan keadilan untuk ku !!"kata Adipati Xie yang langsung bersujud di hadapan Kaisar Yu Mingfeng.


"Diam ! Aku tidak menyuruh mu untuk bicara !" kata Kaisar Yu Mingfeng dengan tegas.


"Aku, kelompok kami selalu terusir di mana pun kami berada. Ini membuat kami kesulitan, hingga akhir nya adipati Xie memberikan kami tempat berkuasa dengan syarat mengambil pajak dari warga dengan harga yang tinggi. Kadang kami juga di gunakan oleh Adipati Xie untuk membunuh beberapa orang yang di tuju nya." kata ketua bandit selanjutnya.


Kaisar terlihat terkejut dengan kata kata ketua bandit itu, tapi berusaha untuk menyembunyikan nya.


"A.. aku adalah anggota kerajaan Ming, awal nya aku ingin bekerja sama dengan pangeran ke 2 dari kekaisaran Xia untuk mengambil tahta. Pangeran ke 2 setuju dan menyuruh ku untuk bekerja sama dengan paman Xie." kata pria yang ke 3.


"Pangeran ke 2 , Yu Tianfeng terbukti melakukan korupsi dengan barang barang ini yang berada di dalam kamar nya. Belum lagi gudang yang berada di bagian utara kota Haixuan terdapat banyak barang yang hilang dari istana. " kata Ju Jiangniang dengan hati hati.

__ADS_1


Wajah Yu Mingfeng menahan kemarahan karena anak nya telah terbukti melakukan pengkhiantan terhadap istana.


"Ayahanda, ini tidak mungkin. Wanita murahan ini lah yang sembarangan bicara ! Aku mohon ayah untuk tidak mendengar perkataan palsu nya !" kata pangeran ke 2 , Yu Tianfeng.


"Pangeran , aku mohon jangan sembarangan mengomentari anak ku. Atau aku tidak akan sopan lagi." kata Ayah Ju Jiangniang, Ju Liantao.


"Kau ! Berani nya kau menginterupsi pangeran ini ! Ayahanda, anda harus memberikan keadilan untuk ku." kata Yu Tianfeng sambil bersujud di kaki kaisar Yu.


"Pergi ! Pengawal, seret pangeran ke 2 ke ruang tahanan bawah tanah ! Cabut seluruh gelar nya dan segel lokasi selir Qin berada !" Perintah kaisar Yu.


"Kaisar , kau terlalu mudah terpengaruh. Dengan kata kata wanita rendahan ini saja dan langsung memenangkan keponakan dan adik ku." kata Kaisar Qij yang berdiri dengan wajah kesal.


Sebelum Kaisar Yu bisa menanggapi kata kata Kaisar Qin, seorang pemuda telah menanggapi kata kata Kaisar Qin.


"Kaisar Qin, kau sendiri atas dasar apa mengejek guru ku sebagai wanita murahan ?" tanya Zhang Wei yang sudah dalam posisi berdiri.


"Kau lagi ! Dasar bocah ingusan !" Teriak Kaisar Qin yang marah sebelum menghunuskan pedang nya ke arah Zhang Wei.


Tring


Tring


Suara dentingan pedang terdengar ke seluruh bagian , Zhang Wei menahan dengan susah payah. Kekuatan Kaisar Qin ini sudah mencapai puncak tingkat Suci.


Dia melompat berputar putar di udara untuk menghindari serangan Kaisar Qin. Setelah melihat celah dia langsung mendekati Kaisar Qin.


Buk


Dia terlempar mundur saat Kaisar Qin memukul dada nya , tapi untung lah dengan bantuan pedang nya , dia tidak terlempar mundur terlalu jauh.


Saat ini dia berada dalam posisi setengah berlutut sebelum memuntah kan darah, Ju Jiangniang yang baru sadar langsung terbang menuju Zhang Wei.


"Zhang Wei, Zhang Wei !" Panggil Ju Jiangniang sambil menepuk nenek pelan pipi pemuda itu.


"Aku tidak apa apa ,lihat lah aku baik baik saja. " kata nya sambil tersenyum manis ke arah Ju Jiangniang.


Melihat ini malah membuat Jiangniang menjadi lebih khawatir lagi dengan keadaan Zhang Wei.


"Ha ha ha, Kaisar Qin. Ada baik nya untuk mu tidak terlalu banyak gerak atau racun yang di tangan mu itu tidak dapat di selamat kan." kata nya sambil tertawa.


Kaisar Qin yang melihat itu langsung melihat ke pergelangan tangan nya dan , di sana ada garis berwarna ungu.


- Racun rendah atau ular berwarna hijau


-Racun menengah berwarna biru


- Racun tinggi berwarna ungu.


"Kau ! Berani nya menaruh racun !" Teriak Kaisar Qin dengan marah.


"Kenapa aku tidak berani ? Kau melukai ku , dan aku balik melukai mu. Aku bahkan tidak tahu kalau kau sebodoh itu untuk tidak sadar kalau ada jarum yang menempel di tangan mu."


*Flasback


Saat Zhang Wei melompat di dekat Kaisar Qin, pemuda itu sudah terlebih dahulu menyiapkan jarum beracun. Dia tahu kalau dia akan terluka jika mengambil jalan ini, tapi dia tidak memiliki jalan lain.


Meski pun berhasil menancapkan jarum beracun di nadi Kaisar Qin, dia juga harus terluka lumayan parah karena pukulan Kaisar Qin di dada nya*.


Flashback end


Kaisar Qin yang melihat racun terus menerus naik , langsung memotong telapak tangan nya sendiri. Ini membuat Zhang Wei tertawa terbahak bahak.


"Seorang pendekar pedang memotong tangan nya sendiri, itu sama saja dengan bunuh diri. Lagi pula jika kau perhatikan , racun sudah akan memasuki jantung mu." kata Zhang Wei yang berdiri dan menyeka darah yang tersisa di bibir nya.


"Zhang Wei ! Aku akan membunuh mu !" Teriaj Kaisar Qin yang memegang pedang nya dengan tangan kiri dan bersiap untuk menerkam Zhang Wei.


Tapi saat ingin berlari dan menerkam Zhang Wei, Kaisar Qin jatuh ke tanah sambil memegang dada nya.


"Arghhh ! Ini sangat menyakitkan !" Teriak Kaisar Qin sambil memegang dada nya dan berguling guling di lantai.


"Aih , belum 5 menit. Kau sudah kesakitan begini,kalau pun aku menyembuhkan mu seluruh martabat mu telah hilang. Bukan kah lebih baik aku membunuh mu ?" tanya Zhang Wei sambil mengelilingi tubuh Kaisar Qin yang kesakitan.


"Jangan ! Jangan.....jangan bunuh aku !" Teriak Kaisar Qin dengan sulit.


"Baik lah ,aku akan mengabulkan permintaan mu untuk tidak membunuh mu. Aku harap kau tidak menyesal." Dia tersenyum miring sebelum memilih untuk duduk di tempat nya semula.


Ju Jiangniang kembali maju ke posisi awal untuk melaporkan temuan nya yang lain.


"Yang Mulia, ketua sekte cabang kami , Ju Xun juga terbukti melakukan korupsi bersama dengan Adipati Xie. Kami akan menyerahkan nya pada Kaisar , bagaimana cara menindak lanjuti nya ." kata Ju Jiangniang menunduk sebelum kembali ke tempat duduk awal nya.


Lalu dari pintu masuk, tampak lah Ju Xun yang di seret dengan paksa .

__ADS_1


"Apa apaan ini ?! Kenapa kalian menangkap ku ?!" Teriak Ju Xun.


Ju Liantao maju dan menampar pipi Ju Xun berkali-kali dengan kekuatan penuh. Bahkan suara tamparan membuat pelayan yang baru sadar dari pingsan ketakutan.


Setelah di tampar 10 kali oleh Ju Liantao, Pria tua itu juga menendang tubuh Ju Xun dan menginjak tubuh Ju Xun.


memaksa Ju Xun untuk bersujud di hadapan Kaisar.


"Yang mulia, hukuman selanjutnya akan ku serahkan pada mu." kata Ju Liantao sebelum kembali ke.tempat duduk.


"Adipati Xie di mendapat kan hukuman gantung bersama dengan keluarga intinya dan keluarga besar nya akan di asingkan di perbatasan." Kata Kaisar dengan nada yang tak dapat di bantah.


Adipati Xie bersujud dan membenturkan kepala nya ke tanah dengan kuat.


Pah


pah


pah


Suara benturan kepala adipati Xie bergema ke seluruh ruangan , kepala pria tua itu mulai berdarah tapi itu tidak menghentikan nya.


"Yang Mulia, mohon lepas kan keluarga ku. Aku bersedia untuk di hukum apa pun , tapi jangan keluarga ku ! Mereka tidak terlibat apa pun dengan kasus ini !" kata Adipati Xie sambil menangis.


"Tidak ada guna nya memohon seperti itu, ketika kau melakukan hal kotor , kenapa kau tidak memikirkan konsekuensi nya terlebih dahulu ? Memang keluarga mu tak bersalah, tapi karena mereka adalah keluarga mu maka itu adalah kesalahan mereka." kata Kaisar.


Pengawal di luar menyeret sekitar sepuluh orang, 3 wanita dewasa dan sisa nya adalah anak anak. Itu adalah keluarga inti Adipati Xie.


"Bawa Adipati Xie keluar dan umumkan seluruh kesalahan nya di depan umum !" Perintah Kaisar Yu sambil menahan kemarahan.


"Untuk mu , kau adalah anggota sekte embun salju tapi melakukan banyak hal jahat. Kau tidak bisa di berikan kematian yang mudah. Pengawal, tarik dia ke penjara bawah tanah !" kata Kaisar Yu.


Ju Xun yang sudah pingsan karena di tampar oleh Ju Liantao tidak dapat menolak atau meminta belas kasihan.


"Ju Jiangniang,kau melakukan ini dengan baik. Mulai sekarang kota Chang Xue akan di anugerahkan untuk mu. Kau juga akan menggantikan posisi adipati Xie." kata Kaisar yang mengejutkan semua orang.


"Yang Mulia, mohon pertimbangkan lagi keputusan mu. Umur Jiangniang baru 27 tahun, takut nya kurang bijak dalam mengelola kota Chang Xue." kata Ju Jiangniang langsung maju.


"Tidak apa apa , aku yakin dengan mu. Lagi pula murid mu sangat bijak , aku sudah tertarik dengan nya dari awal." kata Kaisar , baru kali ini Kaisar tersenyum dengan tulus di pertemuan ini.


"Terima kasih banyak Yang Mulia atas keagungan mu !" kata Ju Jiangniang bersujud sekali lagi sebelum kembali ke tempat duduk nya.


Perjamuan Kekaisaran selesai dengan dendam yang mendalam dari ketiga kekaisaran. Kaisar Qin terus menerus meraung kesakitan saat di bawa pulang oleh bawahan nya.


Pejabat pejabat mulai meninggal kan ruangan satu persatu dan hanya menyisakan Asosiasi Matahari Bintang dan Sekte Embun Salju.


"Yang Mulia, aku takut ketiga kekaisaran itu tidak berniat untuk mundur melainkan semakin berani." kata Zhang Wei yang akhir nya buka mulut.


"Pemikiran mu sangat tajam, berkat bantuan mu tadi melumpuhkan salah satu kaisar, aku berniat untuk menjodohkan mu dengan salah satu putri ku sebagai ganti nya." kata Kaisar yang membuat Zhang Wei menyeringai melihat putri kekaisaran Yu yang menatap nya dengan penuh harap.


"Yang mulia, jujur saja , jika aku tidak melumpuhkan satu kaisar, kau akan tetap menjodohkan ku dengan nya bukan ? Maaf sekali kaisar , aku sudah mempunyai kekasih. Aku yakin yang mulia putri tidak akan bersedia untuk menjadi yang kedua atau ketiga bukan ?" tanya nya.


Saat Kaisar baru akan menanggapi kata kata Zhang Wei putri ke 3, Yu Jingling langsung maju dan ingin memeluk Zhang Wei.


Tapi dengan cepat Zhang Wei menghindar yang membuat putri Jingling hampir jatuh ke tanah.


"Kau ! Selain putri ini, siapa yang layak dengan mu ?!" Teriak Yu Jingling dengan marah.


"Siapa bilang tidak ada yang lebih pantas dari mu ?!" Kata suara seorang wanita mendominasi yang berdiri di sebelah Zhang Wei.


itu adalah Wang Xirong dan Qing Yu , kedua nya memiliki status yang bahkan jauh di atas milik Yu jingling.


"Siapa kalian ?!" Kata Yu Jingling sebelum terdiam dan mengepalkan tangan.


Wajah Wang Xirong dan Qing Yu berada di atas nya yang membuat nya marah.


"Kami ? Seseorang yang tidak bisa kau singgung. Jangan menganggu Zhang Wei kami." kata Wang Xiring dengan dingin sambil menatap Yu Jingling dengan tatapan mengintimidasi nya.


"Memang nya kau putri kekaisaran dari mana ?" tanya Yu Jinglinh masih tidak mau kalah.


"Jingling ! Jangan bicara lagi ! Pergi lah ke kamar mu dan renungkan kesalahan mu !" Kata Kaisar dengan tegas.


"Tapi ayahanda, aku tidak mau ! Ayahanda , berikan pelajaran untuk mereka ! Aku ingin Zhang Wei untuk ku !" Teriak Yu Jingling.


"Sudah, pergi lah ! Jingling,sebelum kau bisa menemukan pembicaraan mu maka kau tidak boleh keluar !" Perintah Kaisar sebelum menyuruh dayang dayang istana untuk menarik Yu Jingling pergi.


Yu Jingling meronta ronta saat di tarik oleh dayang dayang istana, ini membuat kaisar Yu Mingfeng menutup mata menahan malu.


"Semua nya, maaf kan aku karena tidak mendidik anak ku dengan baik." kata Yu Mingfeng , sekarang pria bijaksana itu lebih mirip seperti seorang sahabat di banding kan seorang Kaisar.


Maaf kalau kemarin lalu ada tidak update, kebetulan author sedang tidak ada ide dan tugas terus menerus menumpuk ,mohon pengertian nya dari para pembaca. Terima kasih, jangan lupa untuk vote cerita Pedang Jiwa Naga*.

__ADS_1


__ADS_2