PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
277. Bakat II


__ADS_3

Xi Rong menatap dengan tatapan dingin nya ke arah mayat orang orang itu, sebelum membalik kan tubuh nya.


Dia melihat gadis kecil yang di tolong nya ini, sedang berjongkok dengan jari jari mungil nya yang menutupi wajah.


Wajah gadis kecil ini di penuhi air mata dan tubuh nya bergetar hebat. Tampak benar benar ketakutan.


"Apa kau baik baik saja ?" Tanya nya.


Gadis kecil itu berusaha untuk menjawab tapi tidak dapat mengeluarkan kata kata apa pun.


buk


Gadis kecil itu pingsan dan jatuh ke tanah, tapi untung lah karena kecepatan nya. Dia berhasil menahan kepala gadis kecil itu supaya tidak membentur tanah.


"Huft sudah lah, mungkin ini takdir. Lagi pula bakat nya tidak buruk, selama di latih dengan sepenuh hati maka dia akan berkembang dengan baik. " Kata Xi Rong sambil menghela nafas.


Dengan mudah, dia menggendong tubuh gadis kecil itu dan membawa nya ke rumah milik nya dan Zhang Wei.


"Aku merindukan suasana ramai dalam rumah ini. " Gumam nya setelah melihat rumah nya.


Dia melangkah masuk ke dalam dengan mudah dan membaring kan tubuh gadis kecil ini di ranjang nya.


Dimensi nya cukup untuk menampung 100 orang atau bahkan lebih, tapi memiliki kelemahan tersendiri. Dimensi tersebut hanya bisa berjalan 1 minggu di dimensi dan 1 hari di dunia nyata.


Tidak seperti dimensi Furong yang bisa 1 bulan 1 hari. Dia sendiri tidak tahu mengapa bisa terjadi hal tersebut.


Dia menatap tubuh gadis kecil yang terbaring dengan lemah ini, sebelum memutus kan untuk meninggal kan nya sebentar.


"Bibi Yun, tolong jaga gadis kecil di dalam kamar ku dengan baik. Aku akan pergi sebentar. " Perintah nya.


"Baik nona, hati hati. " Kata Bibi Yun.


Dia mengangguk sebelum berjalan keluar, tujuan nya adalah Paviliun Obat yang berada di pusat kota. Sosok nya yang menggunakan cadar dan tubuh yang indah.


Membuat nya tampak menarik perhatian banyak orang, padahal dia sudah menggunakan pakaian yang sederhana.


Kulit nya yang halus dan cerah juga menambah keindahan nya. Mata nya yang tajam seperti phoenix serta rambut panjang nya yang di ikat dengan rapi.


Tidak sedikit iblis iblis yang sedang berjalan menatap nya dengan penuh kekaguman. Dia hanya mendengus dingin menanggapi hal tersebut.


Sekarang , dimensi ini bahkan sama dengan dimensi Api Hitam.


"Apa kah ada yang bisa saya bantu ?" Tanya pelayan wanita dengan halus.


"Aku ingin pil peningkat tulang, lalu Pil Penambah Qi, Pil Pelatih Qi, Pil Peningkat Qi. " Ucap nya.


"Ya, berapa banyak yang Anda ingin kan ?" Tanya pelayan wanita itu dengan kecewa karena yang di sebut kan oleh nya hanya lah pil pil tingkat rendah.


Dia ingin membeli ini untuk gadis kecil dan anak anak lain.


"Masing masing 300 pil, aku harap aku tidak menunggu terlalu lama. " Ucap nya.


Pelayan wanita itu tampak terkejut dengan jumlah yang di sebut kan oleh nya, tapi setelah itu, pelayan wanita itu langsung pergi dengan gembira.


Dia menggeleng geleng kan kepala nya pelan melihat pelayan wanita itu. Setelah menunggu sebentar, dia bisa melihat wanita itu berlari larian sambil membawa cincin roh.


"Nona, semua nya berjumlah 156 Kristal Roh tingkat Rendah. " Kata Pelayan Wanita itu.


"Ini, sisa nya simpan untuk mu. " Ucap nya sambil memberikan kantung yang berisi kristal roh.


"Terima kasih nona, terima kasih banyak nona. " Kata Pelayan wanita itu dengan penuh hormat saat selesai menghitung jumlah kristal roh yang di berikan oleh Xi Rong.


Di tempat Zhang Wei, pemuda itu sedang melancarkan meridian Fan Liu Jing dan Ye Rongrong.


Kedua nya masih muda, sehingga itu tidak sulit sama sekali. Berbeda dengan Zhang Luo yang hampir berumur 40 tahun.


Zhang Luo juga sudah berlatih kultivasi saat itu sehingga lebih menguras tenaga. Berbeda dengan kedua bocah ini.


Dia mencabut jarum di punggung Fan Liu Jing, tidak ada setetes pun darah yang mengalir. Melainkan cairan hitam yang bau mengalir keluar dari tubuh Fan Liu Jing.


"Astaga ! Apa ini ?! Kenapa ini bisa keluar dari tubuh ku ?!" Teriak Fan Liu Jing dengan terkejut sekaligus panik.


"Diam lah, duduk dan fokus kan pikiran mu. Itu adalah kotoran yang ada di tubuh mu. " Ucap nya sambil memejam kan mata.


Dia memberi kan bantuan Qi kepada Fan Liu Jing untuk membantu pemuda itu mengeluarkan kotoran dalam tubuh.


Kotoran ini lah yang membuat penghambat untuk kultivasi, khusus untuk 4 orang terpilih dan orang yang memiliki tubuh Yin Yang Surgawi, seperti Nangong Ling, mereka tidak memiliki cairan kotoran ini.

__ADS_1


Untuk mengeluarkan cairan kotoran ini , memerlukan kemampuan akupuntur yang tepat dan pemahaman yang tinggi.


Jika terjadi kesalahan sedikit saja maka tidak bisa di jamin bahwa tidak akan cacat, bahkan ada yang berujung kematian.


Dia bahkan merasa beruntung karena dapat memahami teknik akupuntur satu ini dan berharap bisa menurunkan teknik ini kepada seseorang yang tepat nanti nya.


Dengan begini, akan banyak orang yang terselamat kan dari 'kematian' bukan berarti di bunuh. Tapi lebih tepat nya di asing kan oleh keluarga, orang orang sekitar dan banyak lagi.


Bisa juga di ejek seperti diri nya dulu, memikir kan hal ini membuat nya mau tidak mau tersenyum. Sudah terlalu banyak hal yang berubah dari nya.


"Fokus kan diri mu pada dantian, aku akan membantu mu untuk mengisi Qi mu untuk pertama kali nya. "


"Pejam kan mata mu, ini akan terasa sangat sakit tapi kau harus bertahan. Dengan begitu, Dantian akan mulai terbentuk dan dapat menyerap Qi tanpa di bantu. "


"Apa kau sudah siap ?" Tanya nya.


"Hm!" Jawab Fan Liu Jing dengan penuh tekad.


Dia memasukkan Qi dengan paksa menuju Dantian Fan Liu Jing yang masih terlihat tertutup dan tidak memiliki kehidupan.


Dengan Qi nya, dia dengan paksa untuk menerobos masuk.


"Argh ! " Fan Liu Jing mengerang sebelum terdengar bunyi kertakan gigi dari pemuda itu.


Tubuh Fan Liu Jing di liputi oleh cahaya putih, Zhang Wei berhenti memasukkan Qi ke dalam tubuh pemuda itu.


Dia membuat pelindung di sekitar Fan Liu Jing, agar pemuda itu bisa memulai kultivasi dengan konsentrasi penuh.


Dia melangkah menuju Ye Rongrong. Gadis kecil itu tampak nya sudah siap.


Zhang Wei tidak menunda lagi dan langsung mengeluarkan satu tas yang berisi jarum perak.


7 Jarum Perak sudah menancap di punggung Ye Rongrong, lalu dia mencabut nya dengan sangat hati hati agar gadis kecil tersebut tidak merasa kan kesakitan.


Langkah selanjutnya , ia lakukan sama seperti yang ia lakukan kepada Fan Liu Jing.


Lalu dia melangkah mundur saat kedua nya sedang ber kultivasi, mereka sangat beruntung karena bisa berlatih di tempat yang di penuhi Qi seperti Dimensi Furong.


"Bakat mereka akan bertambah karena meridian mereka yang melebar. Jika aku lihat, meridian mereka telah melebar menjadi 2 kali lipat lebih lebar di banding kan yang lain. Bahkan itu tidak memiliki kotoran sedikit pun. Bisa di pastikan kalau masa depan mereka akan cerah. " Kata Zhang Luo sambil menggendong Zhang Yunqi.


Sekarang gadis kecil itu sudah bisa membuka mata nya dan menatap nya dengan mata bulat Yunqi yang sangat menggemaskan.


"Tentu saja. " Kata Zhang Luo, sebelum dengan hati hati memindah kan Yunqi ke dalam gendongan nya.


"Luo'er! Kau kemana ?!" Teriak Nangong Ling dengan wajah garang.


Zhang Luo segera bersembunyi di belakang punggung nya. Nangong Ling yang bersiap untuk marah membatalkan niat tersebut karena melihat anak nya sedang bermain dengan Zhang Wei.


"Anak kalian ini sangat sehat, lihat lah mata nya yang bulat, pipi nya mirip seperti bakpau kesukaan ku. " Ucap nya dengan gemas sambil menyenggol nyenggol pipi Yunqi.


Yunqi memiliki wajah yang dingin , itu sangat mirip dengan ibu nya. Bayi manis itu tidak pernah sekali pun tersenyum atau pun tertawa.


"Yunqi, kau cantik sekali. Mirip seperti ibu mu yang jarang tertawa, sangat berbeda dengan paman mu ini yang ceria. " Kata nya.


Buk


Sebuah pukulan pelan mendarat di tubuh nya, dan dia berpura pura meringis kesakitan.


"Yunqi, lihat lah paman mu ini. Ibu mu menyiksa ku, Yunqi. " Kata nya, mengadu pada bayi perempuan itu.


Tanpa di duga duga, bayi perempuan itu tertawa lebar yang membuat mata nya menjadi satu garis. Yunqi membentuk gerakan seperti bertepuk tangan.


"Wah, Yunqi, ayah kemarin sudah melakukan apa pun dan kau tidak tertawa. Tapi, giliran paman mu yang melucu kau langsung tertawa. " Kata Zhang Luo dengan sedih.


"Itu lah, semua anak kecil menyukai ku. Iya kan Yunqi ? Bukan kah paman ini begitu tampan sampai sampai di sukai oleh banyak anak anak ?" Tanya nya dengan percaya diri.


Puk


Tamparan pelan di layang kan oleh bayi perempuan itu di pipi nya.


"Emm Yunqi, kau jahat sekali pada ku. Bagai mana kalau aku tidak tampan lagi ?" Tanya nya dengan mulut yang di maju kan.


Segera saja Yunqi kembali tertawa lebar, ini membuat kedua orang tua nya takjub.


"Sudah lah Yunqi, kau tinggal dengan paman mu saja. Kami akan membuat anak baru yang lebih berbakti. " Kata Zhang Luo dengan nada merajuk.


Bukan nya menangis, Yunqi justru tertawa lebih lebar.

__ADS_1


Sedang kan Nangong Ling menutupi wajah nya dengan malu. Tu Long yang baru datang terkejut melihat Yunqi tertawa.


"Seperti nya hujan akan datang dari bawah tanah. " Kata Tu Long dengan penuh kekaguman.


Setelah bermain main sebentar dengan Yunqi, akhir nya bayi perempuan tersebut kelelahan dan tertidur.


Tapi bahkan ketika tidur, bayi perempuan itu masih tertawa.


1 bulan kemudian di dalam dimensi Furong.


"Jadi kau tinggal sendirian selama beberapa bulan belakangan ini ?" Tanya nya pada Fan Liu Jing.


Pemuda berbakat itu telah mencapai Penempaan Qi tingkat 2.


"Ya, tapi sering kali masih di tindas oleh Keluarga Zhang yang berasal dari Provinsi Phoenix. " Dia terdiam dan memandang Zhang Luo dengan penuh tanda tanya.


"Mereka adalah bawahan langsung Kaisar, Zhang Yu adalah orang yang sangat licik. Banyak orang yang telah mati di tangan mereka termasuk orang tua ku dan orang tua Ye Rongrong. Bahkan ada rumor kalau dia lah yang membunuh kepala klan yang sebelum nya. "


"Padahal Kepala Klan sebelum nya adalah ayah nya, Klan Zhang juga sekarang hanya tersisa 50 orang. Zhang Rui adalah jenius keluarga Zhang yang selalu menindas banyak anak jalanan. " Kata Fan Liu Jing dengan penuh dendam saat menyebut Zhang Rui.


"Keluarga Zhang ya ? Kau istirahat lah dulu. " Kata nya dengan mata yang sulit di arti kan.


Fan Liu Jing mengangguk dan berjalan ke rumah nya dengan patuh.


"Bagai mana menurut mu kak ?" Tanya nya.


"Kemungkinan besar, apa yang di kata kan oleh Fan Liu Jing adalah benar. Jangan lupa, kalau ayah meninggal karena berkaitan dengan Zhang Yu ini. " Kata Zhang Luo, dendam yang dalam terukir di antara mereka dan keluarga Zhang.


Dia hanya menuruti permintaan terakhir ayah nya untuk tidak memusnah kan keluarga Zhang. Jika tidak, apa kah Keluarga Zhang akan bertahan sampai sekarang ?


"Kita memiliki tugas untuk menghancurkan Iblis, tidak ada salah nya untuk membunuh mereka. " Kata nya dengan kilatan tajam.


"Biar kan aku keluar dan sekarang juga, aku akan menghabisi mereka. " Kata Zhang Luo.


"Jangan, mereka mungkin telah di beri sesuatu yang membuat mereka berubah. Jadi kemungkinan besar kekuatan mereka tidak lagi sama. " Kata Zhang Wei dengan mata yang sangat tajam.


"Kita akan membuat ini semakin menarik, berani membuat keluarga baru ku menderita, bajingan Zhang Rui ini memang harus di musnah kan. " Ucap nya.


Dia jadi mengingat kembali di mana dia selalu di ejek sebagai sampah oleh Zhang Rui. Memikir kan ini saja, sudah cukup untuk membuat nya marah.


Seandai nya dia sudah membunuh bajingan ini dari dulu, maka tidak banyak orang yang menderita karena bajingan penjilat ini.


"Jika sudah begini, maka sebaik nya bagai mana ? " Tanya nya.


"Ayo pergi ke makam ayah dan meminta maaf pada ayah. " Kata Zhang Luo membulat kan tekad nya.


Dia mengangguk, senyum indah terbit di wajah nya yang rupawan. Sesampai nya di depan makam ayah nya, dia langsung berlutut.


"Ayah, maaf karena jarang mendatangi mu. " Kata nya sambil bersujud 3 kali di depan makam ayah nya.


"Ayah, Zhang Luo datang untuk melihat mu. Aku harap kau baik baik saja. " Kata Zhang Luo sambil menyajikan beberapa buah buahan dan seguci arak.


"Ayah aku harap kau bisa memaafkan tindakan kami selanjut nya karena, Keluarga Zhang sudah tak dapat di tolong lagi. "


"Apa yang di kata kan oleh Adik Wei adalah kebenaran ayah. Mereka menindas banyak orang, aku harap ayah mengizinkan kami untuk menghancurkan Keluarga Jahat itu ayah. " Kata Zhang Luo.


"Ayah, mereka sudah keterlaluan. Mereka bersekutu dengan Iblis dan tugas kami adalah untuk membasmi Iblis Iblis jahat ini. Aku harap ayah dapat memberi pengertian dan pengampunan pada ku. " Kata nya lagi.


Setelah itu mereka kembali bersujud dan berdiri.


"Semua nya sudah selesai, Keluarga Zhang tidak akan lolos kali ini. " Kata Zhang Luo dengan penuh dendam.


"Nangong Ling, aku ingin membawa suami mu ini pergi jalan jalan sebentar. " Kata nya.


"Ya pergi lah, kalau bisa jangan kembali lagi. " Raut wajah garang tampak di wajah Nangong Ling.


"Sayang, jangan seperti itu lah. Aku hanya pergi sebentar dan memberes kan dendam lama. Setelah itu kita akan membuat adik untuk Yunqi !" Teriak Zhang Luo.


Plak


Sebuah pukulan dari nya mendarat di kepala Zhang Luo.


"Yunqi masih kecil, memang nya kalian bisa merawat dua bayi sekaligus ? " Tanya nya dengan sinis.


"Tentu saja tidak. Tapi kan ada diri mu, aku bisa meminta tolong diri mu. " Kata Zhang Luo dengan tak tahu malu.


Buk

__ADS_1


Dia menendang kakak nya dengan kesal, sedang kan Zhang Luo hanya tertawa sambil meringis kesakitan.


Note : Nanti, untuk tingkat kultivasi mungkin ada yang lupa. Author akan up di instagram author @Kc.pjn_writter. Terima kasih dan jangan lupa untuk vote serta lika.


__ADS_2