
"Jangan banyak bicara omong kosong !" Ucap nya dengan marah.
"Dasar tidak tahu diri ! Kau berbakat, tapi sayang nya tidak dapat memilih mana yang baik untuk diri mu sendiri. " Kata Zhang Xiulang.
Dia menggeram dan mengeluarkan pedang nya, yang lain juga bersiap untuk menyerang.
" Pedang Tanpa Tanding !" Ucap nya, pedang nya terangkat ke atas dan berputar.
Dia meloncat, menangkap pedang nya sebelum mendorong pedang nya ke depan.
Brukk
Suara tabrakan besar terdengae kala pedang nya menghantam tubuh Zhang Xiulang, dia tidak menyerah dan langsung menangkap pedang nya.
Zhang Xiulang meloncat ke depan, dia segera menghindari tendangan pria tua itu yang bersiap untuk menendang kepala nya.
Xi Rong berjalan maju dan menyerang Zhang Xiulang dengan cambuk nya, tapi bukan nya berhasil melukai, justru cambuk nya di tangkap dengan tangan kosong oleh Zhang Xiulang dengan mudah.
"Xi Rong !" Panggil nya, dia terbang ke sana dan memotong cambuk Xi Rong yang berbalik menyerang wanita itu.
"Zhang Wei. " Panggil Xi Rong dengan lirih dan leher yang memerah karena di cekik oleh cambuk nya sendiri.
Dia menarik tubuh lemah Xi Rong ke belakang tubuh nya, sementara Zhang Xiulang sedang di sibuk kan oleh yang lain, dia
Brukk
Xue Fenghuang dan Lan Tianjin jatuh ke belakang dan terpental, lalu pingsan sedang kan Yuanzheng Yuwen di tusuk di bagian bahu menggunakan pedang Zhang Xiulang.
Feng Taoran jatuh ke belakang dengan tangan yang bersimbah darah. Yuanzheng Yuwen dan Feng Taoran di lempar ke belakang dengan kuat sehingga menyebabkan pendarahan di kepala mereka.
"Sudara Yuazheng !" Teriak nya sambil mengulur kan tangan dan berlari menuju mereka.
Dia tidak menyadari kalau sebuah pedang terbang sedang menuju ke arah nya dengan kecepatan yang sangat tinggi.
__ADS_1
"Hati hati !" Teriak Xi Rong dan memeluk tubuh nya dari belakang.
"Xi Rong ! " Teriak nya , dia membalik kan tubuh nya dan menangkap tubuh Xi Rong yang terjatuh dengan dada yang meneteskan darah karena tusukan pedang.
"Zhang Wei, aku senang karena bisa menemani mu selama ini. Sayang karena tidak bisa melanjutkan kesenangan ini dalam waktu yang lama. " Kata Xi Rong yang berada di pelukan nya sambil membelai pipi nya dengan lemah.
"Jangan kata kan itu, dengan kemampuan medis ku, kau pasti akan baik baik saja." Ucap nya dengan air mata yang menetes.
"Jangan menangis, jaga diri mu baik baik karena aku tidak bisa menjaga mu lagi sejak saat ini. Aku akan melihat mu dari atas sana dan menunggu mu. " Kata Xi Rong dengan senyum tulus sebelum menutup mata nya.
"Xi Rong ! Xi Rong ! " Teriak nya sambil mengguncang guncang tubuh gadis itu.
"Biar kan aku yang merawat nya, selama dia masih ada aura kehidupan maka aku masih bisa menolong nya. " Kata suara kaku dari belakang nya.
Dia menoleh dan hampir melupakan keberadaan gadis ini.
"Kau benar benar bisa menyembuhkan nya ?" Tanya nya.
"Zhang Wei, sebelum aku mengobati Xi Rong ada hal yang perlu ku kata kan. Aku minta maaf sebelum nya karena telah memaksa mu untuk menikahi ku, aku melakukan nya karena aku benar benar mencintai mu. Hanya itu saja yang ku kata kan, aku akan membawa Xi Rong ke bawah pohon besar yang berada di sana. " Ucap Yu Ling Ling dengan senyum tipis dan membawa Xi Rong dengan ilmu meringankan tubuh nya.
Tanpa di ketahui oleh Zhang Wei, saat Yu Ling Ling berbalik, air mata menetes dari mata indah itu meski pun senyum nya tidak berkurang sedikit pun.
"Apa maksud mu ?" Tanya Zhang Wei yang tidak di jawab oleh Yu Ling Ling.
"Hei, apa kau melupakan aku ? Bukan kah sudah cukup dengan adegan adegan menyedihkan yang sangat memuak kan tadi ?" Tanya Zhang Xiulang.
Langsung saja amarah nya meningkat ke puncak, dia mengangkat pedang nya dan menghunus kan nya ke depan tanpa pola.
" Aku akan membunuh mu hari ini !" Ucap nya dengan marah, tiba tiba bayangan Xi Rong yang di tusuk oleh Zhang Xiulang, bayangan dia yang di usir oleh Zhang Xiulang kembali terputar di kepala nya.
Adegan itu terus berputar di kepala nya dan menyebabkan rasa sakit tanpa ampun, dia menjatuhkan pedang nya dan jatuh berlutut.
Tiba tiba, berbagai ingatan berputar di kepala nya. Bahkan ingatan ingatan yang asing bagi nya mengalir dengan deras ke kepala nya.
__ADS_1
Dia memegangi kepala nya sambil meraung keras, dia melihat kalau seorang pemuda yang memiliki wajah sedikit mirip dengan nya di bunuh oleh Zhang Xiulang muda.
" Kau...... Kau yang membunuh Han Feng !" Teriak nya.
"Tentu saja, apa kau sudah mengingat nya ? Garis Darah Tuhan memang hebat, aku sendiri tidak kompatibel dengan Garis Darah Tuhan, tapi setelah itu bergabung dengan tubuh mu, maka aku bisa menggunakan nya !" Kata Zhang Xiulang sambil tertawa lantang.
"Kau ! Kau menjadikan ku sebagai tungku yang kau gunakan untuk menghaluskan Garis Darah Tuhan !" Teriak nya dengan marah.
"Untung lah kau tahu, jadi sebaik nya kau sadar diri ! Aku tidak menginginkan mu karena yang ku ingin kan adalah Garis Darah Tuhan !" Kata Zhang Xiulang.
"He he, kalau begitu maka aku akan menghancurkan garis darah Tuhan ini. " Ucap nya sambil terkekeh.
"Jangan !" Teriak Zhang Xiulang dengan panik, tapi terlambat telapak tangan nya sudah terlebih dahulu menghantam dada nya.
Byurrr
Dia memuntah kan darah dari mulut nya, tubuh nya bersinar dengan terang oleh cahaya keemasan yang melindungi nya dari serangan marah Zhang Xiulang.
Seharus nya dia sudah mati begitu garis darah nya di hancur kan, tapi ini tidak. Kesadaran nya perlahan lahan tenggelam dan di kendali kan oleh kesadaran lain.
Dia merasa kalau kegelapan perlahan lahan mulai menyelimuti diri nya. Di sisi lain, cahaya emas mulai berkurang.
Tubuh Zhang Wei yang sebelum nya penuh luka menjadi sangat baik bahkan menggunakan baju zirah berwarna emas dengan mata emas.
"Siapa kau ? Seorang mahkluk lemah bahkan berniat untuk menggunakan ku. " Kata Zhang Wei, tapi suara itu berbeda, tampak begitu serak dan kaku.
"Kau pasti roh dari garis darah Tuhan ! Jadi lah milik ku ! Dengan begitu aku akan memberikan mu banyak hal ! Kau adalah milik ku ! Kau begitu kuat dan hanya layak untuk ku !" Kata Zhang Xiulang dengan tatapan mendamba.
"Seorang pria yang menjijikkan, jika bukan karena tubuh lemah ini maka aku akan menghancurkan mu menjadi bubur." Ucap Kesadaran lain dalam tubuh Zhang Wei.
Wushh
Dalam satu kibasan tangan, tubuh Zhang Xiulang berubah menjadi abu.
__ADS_1