PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
106. Kera Kulit Baja


__ADS_3

"Jangan terkejut jika aku mengatakan ini, masih banyak Ras yang ada di atas Ras Naga dan salah satu nya ada Ras Peri. Aku merasa beruntung karena bisa bertemu dengan salah satu anggota Ras Peri. Dengan status ku yang tidak terlalu tinggi di dimensi Ilahi, aku tidak dapat berharap banyak. Bahkan pemimpin dimensi ilahi, hanya 7 kali bertemu dengan Ras Peri dan itu hanya merupakan pengantar pesan di Ras Peri. " kata Jiu Zhi menjelaskan betapa langka nya kesempatan untuk bertemu dengan Ras Peri.


Keesokan hari nya, Zhang Wei yang hanya tidur sekitar 3 jam. Langsung berdiri di depan pagar kota Yang Guang.


Di sebelah nya sudah ada lengkap seluruh binatang ilahi, guru guru nya dan Zhao Yang. Rambut mereka semua berkibar dengan sangat kencang.


Postur tubuh Zhang Wei yang sangat menawan membuat banyak orang yang keluar hanya untuk melihat Zhang Wei.


Tidak terkecuali dengan ibu ibu yang sudah berkeluarga mau pun wanita yang belum menikah. Bahkan banyak juga anak anak di antara nya.


Tiba tiba terdengar dentuman kaki yang sangat kuat, bahkan tanah terlihat sedikit bergetar karena dentuman itu.


"Semua nya cepat lari ke tengah kota !!"teriak nya memberi tahu semua orang.


Orang orang itu berlari ketakutan menuju ke tengah kota. Sedang kan dia hanya menatap dingin ke arah suara dentuman kaki datang.


"Long Nie , cepat aktifkan Formasi Bunga Mawar." Perintah nya.


"Ya, tanpa kau bilang saja, aku sudah akan mengaktifkan nya. " kata Long Nie cepat.


Jiu Zhi dan dia bersembunyi di sebuah pepohonan dekat situ. Mereka ingin menyerang secara diam diam.


Sekitar 3 menit muncul lah pasukan kera, tidak terlalu besar mungkin tinggi nya hanya sekitar 2 meter.


Tubuh kera itu tampak terbuat dari besi karena kilauan yang di pancarkan oleh kera itu.


"Huh, ini kera lapis baja. Jika aku tidak salah, maka masih banyak pasukan Kera di balik pepohonan itu. mereka sedang berjalan menuju sini. Suruh mereka untuk menghabiskan seluruh pasukan yang datang dulu. " kata Jiu Zhi santai.


"Apa kah kita tidak membantu ?" tanya nya cemas.


"Tidak perlu, itu hanya tingkat penempaan pondasi. Kau tidak boleh lengah, meskipun jumlah nya banyak kau tetap harus memperhatikan dengan teliti dan tenang. " nasehat Jiu Zhi.


"Ya, Terima kasih atas nasehat mu. Ini akan sangat penting untuk ku kedepan nya. " kata nya tersenyum berterima kasih.


Dia melemparkan kerikil kecil menuju Long Nie yang sudah tertulis sebuah pesan di kerikil itu.


Di tempat Long Nie, dia dengan cepat membaca pesan yang di sampai kan oleh Zhang Wei.


"Teman teman, Zhang Wei menyuruh kita untuk menyerang terlebih dahulu. Lagi pula itu hanya penempaan pondasi tapi aku harap kalian tetap menjaga kewaspadaan kalian. " perintah nya tegas.


Yang lain pun mengangguk setuju. Awal nya dia dan kekasih nya, Zhu Hong tidak akan ikut perang ini.


Tapi karena musuh menyerang tepat di depan pintu gerbang mereka, maka apa salah nya ikut membantu.


Lagi pula kota telah di pasang dengan Formasi Bunga Mawar, dia tersenyum manis ke arah Zhu Hong.


Lalu menarik keluar cambuk nya dari cincin ruang dan meloncat menuju pasukan Kera Kulit Baja. Dia tersenyum sedih dan miris.


"Aku tidak menyangka kalau akan ada hari di mana aku akan melawan Monster rendahan Kera Kulit Baja dengan kekuatan penuh. " Dia mendengus kesal.


Jika saja dia tidak di segel maka kekuatan nya dapat dengan mudah menghancurkan dimensi kecil seperti ini.

__ADS_1


Di mata nya, Kera Kulit Baja hanya lah sampah di hadapan seluruh binatang ilahi. Kera Kulit Baja sangat dekat dengan Ras Anjing Ilahi.


Dia menatap menuju Kera Kulit Baja dengan penuh kebencian dan kekesalan sebelum mulai membanatai pasukan Kera Kulit Baja.


"Mati !! Mati kau monster jelek !!" Teriak nya kesal.


Dia telah membunuh lebih dari 10 kera kulit baja dengan sangat mudah dan sebentar, hanya saja masih ada sekitar 10.000 kera kulit baja lagi dan belum lagi yang sedang berjalan kemari.


Zhu Hong tampil tidak kalah mengesankan dari nya, mulai dari gerakan pedang yang sangat tajam dan halus.


Bai Yi Ren membunuh tanpa ragu dan sekarang wajah cantik nya telah di penuhi dengan darah dari Kera Kulit Baja.


Berbeda dari Zhu Hong dan Long Nie, Bai Yi Ren memiliki gerakan yang lebih kasar dan berantakan.


Tian Li mengeluar kan cakar nya yang sangat tajam dan dapat membunuh Kera Kulit Baja dalam satu tusukan.


Karena cakar nya, selain tajam juga telah ia olesi racun. Sehingga dapat dengan mudah membunuh semua kera itu tanpa banyak usaha.


Tian Li mengalihkan pandangan nya menuju ke pepohonan tempat Zhang Wei dan Jiu Zhi sambil mengacungkan jempol nya.


Terlihat dari balik pepohonan keluar jari yang membalas Tian Li. Zhang Wei hanya tertawa kecil melihat sikap Tian Li.


"Sebaik nya kita pergi, monster kera gelombang kedua telah datang. Mereka hanya berjarak 200 kilometer dari sini. Sedang kan aku perkirakan gelombang ketiga atau gelombang puncak yang terdapat pemimpin nya, masih membutuh kan 4 jam untuk sampai disini. "kata Jiu Zhi sambil memegang tanah.


"Bagaimana bisa kau tahu ?" tanya nya takjub.


"Tentu saja, tanah adalah keahlianku. Ayo cepat sebelum gelombang ketiga datang. " ajak Jiu Zhi.


Seperti apa yang dikatakan oleh Jiu Zhi, sekumpulan besar kera sedang berjalan menuju kota Yang Guang.


Para Kera itu masih belum menyadari kehadiran mereka sampai mereka berdua mendarat di hadapan para kera tersebut.


Kera - kera yang melihat nya langsung bersiap untuk menyerang, Dia juga telah mengeluarkan pedang nya dan Jiu Zhi pun melakukan hal yang sama dengan nya.


Dia menatap Jiu Zhi dan mengangguk, lalu mulai menyerang para monster kera-kera itu dengan ganas.


Pedang nya kembali berlumuran darah, dia membunuh tanpa ampun dan tidak melewatkan satu pun.


Jiu Zhi juga telah menunjuk kan keahlian nya dalam pedang yang sangat tinggi, dia terdiam sejenak karena kagum tapi segera kembali fokus ke hadapan musuh nya.


Kali ini kera yang ada di gelombang kedua ini bahkan lebih banyak dari gelombang pertama yang sekitar 10.200 kera.


Sedang kan ini sekitar 15.000 kera, jadi mereka agak kesulitan bernafas saat berada di tengah tengah belasan ribu kera kulit baja.


Jika orang lain mendengar ini mereka akan gila karena terkejut. Tidak ada yang berani untuk langsung masuk ke dalam lautan musuh.


Sekarang juga dia telah tahu akibat kenapa provinsi phoenix bisa hancur setiap 1.000 tahun, karena dengan kekuatan dan jumlah pasukan yang di miliki oleh kera kera ini maka provinsi phoenix telah kalah telak.


"Naga Menghancurkan Bumi !!" satu serangan nya dapat membunuh 15 kera.


Tapi itu jika ia menggunakan seni bela diri dan jika tidak maka satu tebasan hanya membunuh 1 sampai 3 kera.

__ADS_1


"Tinju Naga Api !!" Dia menggunakan tangan satu nya untuk menyerang kera kera di belakang nya.


Dia agak bisa bernafas lega saat telah membunuh setidak nya 300 kera dalam waktu 5 menit karena setiap menit sangat berharga bagi nya.


Jika mereka terlambat maka mereka akan kalah dengan pasukan yang akan datang lagi atau gelombang ketiga.


Dia baru mengetahui kalau gelombang kedua ini sedikit lebih kuat karena ada beberapa kera yang berada di tingkat 1 ranah jiwa. Beberapa juga ada yang berada di puncak penempaan Pondasi.


Seperti nya pemimpin kera ingin mereka kelelahan terlebih dahulu sebelum melawan yang paling kuat sehingga kera dapat menang dengan mudah.


"Aku tidak akan membiarkan kalian Semena-mena!!"teriak nya geram, lalu meningkat kan kecepatan pedang nya.


Pakaian nya yang indah dan menawan sekarang telah bermandikan darah ratusan atau bahkan ribuan kera kulit baja.


Dia menggerakkan pedang nya dari atas kanan menuju ke kiri bagian bawah dan beberapa kera kehilangan nyawa nya.


Perlahan lahan pasukan kera mulai menipis akibat dari kerjasama Zhang Wei dan Jiu Zhi yang sangat baik.


Zhang Wei memutar tubuh nya yang ramping dan seluruh kera yang ada di dekat nya terlempar mundur.


Dia menggunakan kesempatan itu untuk membunuh banyak kera yang belum siap karena terkejut.


Dia menggunakan salah satu kaki nya sebagai tumpuan dan memutar pedang nya dengan sangat tajam.


Lalu kaki nya menendang kepala salah satu kera dan menebas nya. Dia mengambil nafas sebentar sebelum kembali maju.


Di sisi lain, Jiu Zhi tampak sedang menari. Dia memutar mutar tubuh nya dengan halus dan lembut namun dengan gerakan nya yang sederhana itu banyak nyawa kera yang melayang.


Jiu Zhi mengangkat satu kaki nya dan terbang menuju kera yang berada di dekat nya. Dari bawah ada kera yang ingin menarik kaki nya.


Dia langsung meloncat setengah putaran dan menginjak kepala kera yang ingin menarik kaki nya tadi.


Dia tersenyum meremehkan, tidak seperti Zhang Wei. Keadaan pakaian Jiu Zhi sedikit lebih parah, di lihat dari beberapa goresan si pakaian nya.


Namun dari mereka berdua tidak ada yang terluka secara fisik. Hanya saja mereka agak kelelahan, itu bisa di lihat dari keringat yang mengalir deras dari dahi mereka berdua.


Tapi mereka tidak memperdulikan itu dan terus maju, sekarang jumlah kera hanya lah 2.000 jadi dengan mudah mereka menghabisi nya.


10 menit kemudian


"Hah, aku sedikit lelah !! Aku butuh minuman nanti sangat haus dan sungguh melelahkan untuk bergerak banyak saat matahari terik seperti ini. " keluh Zhang Wei.


"Jangan banyak mengeluh, ayo kita kembali !! Nanti akan ada lebih banyak dari ini. Ayo pulihkan tenaga dulu karena menurutku masih ada waktu sekitar 3 jam atau 2 jam lebih untuk istirahat. "kata Jiu Zhi lelah.


......................


...****************...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


JANGAN LUPA BUAT LIKE, COMMENT DAN VOTE CERITA INI YA TEMAN TEMAN !!


__ADS_2