
Di tempat Qing Yu dan yang lain nya,
tampak lah seorang wanita yang cukup garang berlari menuju Qing Yu dengan wajah yang lumayan panik.
"Ada apa ?" Tanya Qing Yu dengan santai.
"Nona, Keluarga Zhang hanya bisa bertahan 2 bulan atau paling lambat 3 bulan. Keluarga Qiu dan Keluarga Ma ingin menggeser nya. " kata bawahan Qing Yu.
Dia menatap tajam pada bawahan nya itu.
"Kata kan pada ku, siapa saja yang ikut untuk menggeser posisi keluarga Zhang ?" tanya nya.
"Keluarga Qiu (keluarga kekaisaran), keluarga Ma, Keluarga Jing, Keluarga Yu dan beberapa klan rendahan lain nya. Tuan Patriark Keluarga Zhang mengalami luka dalam yang membutuh kan waktu hampir 1 tahu untuk pulih. Meskipun luka dalam itu tidak akan menurunkan kultivasi nya atau pun merenggut nyawa nya tapi membutuh kan waktu lama untuk menyembuhkan nya. " kata bawahan itu sebelum kembali melanjut kan ucapan nya.
"Keluarga Qiu dan Keluarga Ma sangat berambisi untuk menguasai Keluarga Zhang. Bagaimana ini nona ? Apa kah anda akan mengambil tindakan ? Aku sudah memberi tahu ini pada salah satu peliharaan milik Tuan Zhang. Peliharaan itu akan memberi tahu Tuan Zhang pelan pelan. " Lanjut bawahan itu.
"Bagus bagus, dengan begitu tekad nya untuk menjadi kuat menjadi semakin besar. Kita akan pergi bersama nya nanti. " Tepat setelah ucapan nya berhenti, seekor burung phoenix api hinggap di sebelah nya.
Phoenix Api itu berubah menjadi laki laki yang membawa surat.
"Ini yang di titip kan oleh Tuan Zhang Wei untuk kalian. " kata Yan Yi.
"Bagus, sudah ku duga dia akan melakukan ini. Masa latihan nya di tambah menjadi 1 bulan lagi. Itu arti nya masih ada setengah bulan sebelum perang terjadi. " kata nya.
"Nona, apa kau ingin ikut ? Bukan kah dengan kekuatan mu, kau bisa membantu Tuan Zhang untuk langsung menang ?" Tanya bawahan nya.
"Tentu saja, tapi aku tidak akan membantu nya. Aku akan melihat nya dari jauh. Jika dia dalam bahaya baru lah aku datang. Jangan memberi tahu nya soal ini, aku ingin dia bertumbuh di bawah kejam nya dunia kultivasi. Dengan begitu, mental nya akan secara alami terbentuk. " Gumam nya.
"Benar nona, kalau begitu aku undur diri dulu." kata Yan Yi sebelum menghilang.
"Kau juga pergi lah dan selidiki lagi. Beritahu aku jika ada keadaan mendesak, aku tidak ingin mertua ku mati terlalu cepat. " kata nya sambil mengedip kan mata pada bawahan nya.
"Baik nona. " Jawab bawahan nya tanpa mengangkat kepala sedikit pun.
Qing Yu turun ke lantai 1 untuk menemui ketiga gadis itu.
"Hei, kalian baca ini !" Perintah nya.
Mereka langsung berebutan membaca surat yang di berikan oleh Zhang Wei.
"Keluarga Zhang Wei yang asli sedang dalam masalah besar. Kalian tidak perlu pergi mengikuti nya ke dimensi tingkat tinggi atau nyawa kalian akan dalam bahaya. " kata kata nya membuat semua menunduk dengan lesu.
"Aku akan menjaga nya dalam bayang bayang, tapi tidak berniat untuk menolong secara langsung, hanya untuk memastikan kalau nyawa nya aman. " kata nya.
__ADS_1
"Qing Yu Jiejie , ayo lah jangan, biar kan aku ikut. " kata Hu Yin dengan wajah memelas.
(Jie jie : Kakak perempuan dalam bahasa mandarin)
"Bahkan Ling 'er dan Rong ' er yang lebih kuat dari mu tidak ikut. Apa yang mau ku jelas kan pada Zhang Wei kalau kalian kenapa napa ? " tanya nya dengan dingin.
"Emmm, jiejie bisa bilang kalau aku yang memaksa ikut. " kata Hu Yin dengan polos.
"Lalu ? Kau pikir dia akan percaya ? Dari semua di sini, dia paling tidak percaya pada ku. " kata Qing Yu dengan sedih.
"Sudah lah, Yin' er. Kau tidak perlu ikut, main dengan ku saja di rumah. " kata Nangong Ling dengan santai.
Hu Yin tampak tidak senang sedang kan Xi Orng hanya diam dan mengangguk dari tadi.
Di tempat Zhang Wei ini sudah minggu ke 5 dan ia sudah mencapai tingkat 6 Qi Surgawi.
Setelah menggeledah sumber daya yang di berikan oleh menara ribuan harta karun, ia menemukan ada 100 buah persik yang seperti itu.
Itu membuat nya bisa naik tingkat dengan sangat mudah.
"Jika itu perang, maka ada kemungkinan memiliki banyak pasukan yang terlibat. Aku harus mengumpulkan stamina yang banyak. " kata nya, dia mulai merendam tubuh nya di Kubangan air yang berwarna biru.
"Ergh, ini. sakit sekali tapi ini adalah yang paling baik untuk kesembuhan dan stamina. " Ucap nya, dia duduk dengan perlahan lahan.
Ini, dia beri nama Ramuan Stamina Dewa. Karena setelah berendam di dalam kubangan ini, meski pun sangat sakit tapi membuat nya lebih bertenaga.
1 Jam Kemudian.
Dalam waktu 1 jam, kulit nya telah memerah karena rasa panas yang di timbul kan.
Setelah mengganti pakaian nya, ia kembali latihan dan tak di sangka sangka, peredaran darah nya menjadi lebih lancar.
"Ini adalah obat Dewa yang bahkan tak bisa ku bayang kan, dengan begini waktu 2 minggu lebih dari cukup untuk naik ke tingkat 8 bahkan bukan tidak mungkin kalau naik sampai ke tingkat Petir Surgawi. " Gumam nya dengan raut wajah bahagia.
Dia menyerap Qi yang ada di sekitar nya dengan rakus. Sehingga Qi berbentuk seperti pusaran angin.
Zhang Wei terus berlatih dan tak memperdulikan keadaan nya sekitar.
1 Bulan kemudian, sesuai dengan perkiraan nya hari ini adalah hari terakhir ia melakukan latihan tertutup, juga merupakan hari di mana ia akan menerima Petir Hukuman.
Awan sekitar nya sudah sangat gelap, lebih gelap di banding kan akan hujan selama 6 jam. Dia memantap kan hati nya untuk menerima petir hukuman.
Duarr
__ADS_1
Duarr
Duarr
3 Sambaran petir sekaligus menghantam tubuh ramping milik Zhang Wei dengan kejam. Yan Yi dan saudara nya mundur sejauh 10 kilometer.
Mereka hanya bisa mendoa kan yang terbaik untuk Zhang Wei, bahkan mereka merasa sedikit ngeri melihat petir yang datang.
Petir itu berwarna emas, sangat jarang bahkan tidak pernah muncul.
Mereka menatap Zhang Wei dengan tatapan serius dan menunggu pemuda itu untuk segera sadar dari meditasi nya.
6 Jam kemudian
Kultivasi Zhang Wei berubah menjadi tingkat 2 Petir Surgawi, dengan kultivasi nya saat ini. Ia bisa melawan Old Qi dengan satu pukulan.
Wajah nya yang semakin lama semakin mempesona pasti akan membuat kegemparan di dunia kultivasi.
Mata indah milik Zhang Wei akhir nya terbuka dan menunjuk kan raut wajah yang sangat sangat bahagia.
"Aku berhasil naik ke tingkat dua !" kata Zhang Wei sambil memeluk kedua phoenix itu.
"Ya selamat. " kata mereka dengan bahagia juga.
Setelah itu Zhang Wei turun gunung dan langsung menuju gunung untuk membeli kan hadiah bagi orang orang yang menunggu nya di rumah.
Sesampai nya di toko perhiasan wanita ia langsung mencari tusuk rambut.
"Nyonya, aku ingin melihat lihat tusuk rambut yang paling baik di sini. " Pemilik toko itu langsung sangat senang melihat pakaian Zhang Wei yang berkualitas bagus.
"Silakan tuan muda kemari, ini adalah tusuk rambut yang terbuat dari emas asli. Ini terbuat dari Perak yang hanya ada di dimensi ini. Ini terbuat dari Emas juga. Ini terbuat dari batu Api Neraka sangat langka dan sulit untuk di bentuk. " kata pemilik toko itu.
Dia merasa ini adalah keberuntungan nya, tusuk rambut yang dari Batu Api Neraka tampak nya sangat cocok pada Qing Yu.
Yang Emas dengan corak kupu kupu cocok pada Hu Yin dan Emas dengan corak bunga es sangat cocok pada Nangong Ling.
Tentu saja yang perak cocok untuk Xi Rong.
"Nyonya aku ambil semua nya, bawa aku untuk mencari gelang. Cari kan 4 yang terbaik. " Perintah nya.
"Sebenar nya, ini semua memiliki pasangan mulai dari antingan,kalung, hingga gelang. " kata Pemilik toko itu.
"Kenapa kau tidak bilang dari tadi ? Bungkus semua nya. " kata nya memasang wajah kesal.
__ADS_1
"Baik, baik tuan. "kata pemilik toko dengan sangat buruk buru.
bonus : 2 / 2