
"Baiklah, baiklah pergi lah !" Kata Xi Rong.
"Baik, selamat tinggal semua nya, jaga diri baik baik. " kata nya sebelum menghilang dari balik pintu.
Menurut peta yang di berikan oleh Qing Yu, di sekitar sini ada gunung dan gunung yang benar benar kosong dan tak berpenghuni adalah Gunung Xin.
Tidak banyak yang berani tinggal di Gunung Xin karena ada berbagai macam hewan buas dan ini adalah saat nya untuk menyuruh kedua hewan itu membantu nya.
"Kalian, phoenix kembar, harus menjaga ku dari monster monster nanti. " kata nya pada kedua phoenix yang terbang di kanan dan kiri nya.
"Baik lah, sudah lama tidak berolah raga membuat ku menjadi sedikit gendut. " kata Phoenix Api.
Dia hanya mendengus sebelum mendaki Gunung Xin dan mencari tempat yang tepat, betapa terkejut nya ia saat melihat air terjun yang memiliki aliran yang sangat deras.
Di belakang nya ada gua tersembunyi, dia tersenyum penuh kemenangan melihat tempat yang ia dapat kan.
Zhang Wei membuat pelindung di sekitar tempat yang akan di gunakan oleh nya. Dia berlatih dengan giat dan hanya istirahat untuk tidur dan makan 2 kali sehari atau kadang kadang ia hanya 1 kali makan dalam 1 hari.
1 Minggu kemudian
Tubuh Zhang Wei menjadi lebih ringan, ia sedang meracik obat untuk memperkuat tubuh nya. Sedikit lagi racikan itu akan jadi dan ia bisa menggunakan nya.
Ilmu kaki Serigala Angin di bagi menjadi 3 tingkat dan dalam 1 minggu ini bahkan dia belum bisa memahami tingkat 1.
Dia memutar mutar tubuh nya untuk melatih Pedang Angin Barat tahap 4 dan 5 , di tambah lagi dengan Pukulan Bintang Hitam.
Crittt
Kaki nya turun satu dalam posisi berlutut satu kaki dan memutar sebelum meloncat membentuk roda.
Cressh
Dia menebas ranting pohon yang ada di dekat nya , dia menatap kagum pada pedang nya. Dia bisa lebih cepat dari pada angin.
Dia melempar apel ke udara sebelum mulai berputar dan memotong apel itu di udara dan tidak membiar kan apel itu jatuh ke tanah.
Dalam waktu 3 detik, Apel itu jatuh dalam bentuk 12 potong. Tentu saja ia tidak membiar kan apel itu jatuh sia sia.
Tap
Tap
Tap
Setidak nya itu lah suara yang di hasil kan oleh langkah kaki Zhang Wei. Semua potongan apel berhasil Zhang Wei tangkap tanpa ada yang terlewat sedikit pun.
Prok prok prok
Seorang laki laki keluar dari balik pepohonan yang tidak lain tidak bukan adalah Yan Yi.
"Kau hebat ! Apa kau tidak lelah berlatih setiap hari ? Hei, minta apel nya, aku lapar. " kata Yan Yi tidak menunggu izin nya lagi dan langsung merebut apel yang di tangan nya.
"Kalau aku tidak latihan, untuk apa aku menjalani latihan tertutup. Ngomong ngomong, apa kau meninggal kan saudari perempuan mu lagi ?" tanya nya.
"He he he, dia sedang berjaga dan ini waktu istirahat ku. Sejak kemarin, kami membagi waktu penjagaan. Kau bisa tenang berlatih, selamat tinggal Zhang Wei !" Teriak Yan Yi sebelum menghilang di balik pepohonan.
__ADS_1
Dia tersenyum pelan melihat tingkah laku Yan Yi yang sangat mirip dengan anak anak.
Dia duduk dan bermeditasi untuk mendapat kan pencerahan. Tiba-tiba, ia memikir kan sebuah hal yang membuat nya sangat penasaran.
"Kenapa aku tidak menggunakan ranting pohon saja untuk berlatih, aku dengar ada seorang ahli yang dulu sangat melegenda bisa merubah ranting kayu menjadi senjata mematikan, belakangan ini aku merasa kalau aku terlalu mengandalkan senjata. "Gumam nya.
"Bagai mana jika aku tidak memiliki pedang ? Mungkin terlepas dari tangan ku ? Itu adalah permasalahan utama bagi kultivator dengan senjata pedang. Aku harus menyingkirkan kelemahan ku yang satu ini. " Lanjut nya dengan mata yang penuh tekad.
Dia menaruh Pedang Jiwa di batu besar yang ada di samping nya sebelum mematahkan ranting pohon apel yang ada di hadapan nya.
"Maaf ya, aku saat ini membutuh kan ranting mu." Ucap nya pada pohon sebelum mentertawakan tindakan nya sendiri.
Dia bergerak maju 3 langkah dan mengangkat kaki kanan nya, posisi seperti ini terbang dan menjulur kan tangan yang memegang ranting ke depan.
Dia membayang kan kalau ranting yang di pegang nya saat ini adalah pedang yang biasa ia gunakan.
Zhang Wei memutar tubuh nya berkali kali sebelum berlutut satu kaki dan menebas bagian kaki lawan nya.
Dia tersenyum puas melihat hasil yang di buat nya, pasir yang ia injak dari tadi menggambar kan apa gerakan yang di lakukan nya.
Dia kembali duduk untuk ber kultivasi, dia mengeluar kan cincin ruang yang di berikan oleh Menara Ribuan Harta Karun.
Dia terkejut melihat buah persik yang bentuk nya sangat sempurna di tambah warna oranye bercampur dengan warna merah muda.
Zhang Wei belum pernah melihat buah persik begini bahkan di dimensi milik Qian Bei sekalipun.
Tapi tidak terasa ada aliran Qi sedikit pun di dalam buah Persik ini sehingga ia langsung memakan nya satu gigitan besar.
Tiba tiba, rasa panas membakar tubuh nya, bahkan rasa nya mulut nya ingin terbakar.
"Sialan ! Bu.. ah apa ini ?!" Teriak nya.
"Hmm ? Sudah tidak panas lagi. Tapi kultivasi ku menjadi sangat cepat meningkat, bahkan bukan tidak mungkin untuk menerobos tingkat 4 Qi Surgawi dengan buah satu ini. "Gumam nya.
'Ini bahkan jauh lebih kuat di banding kan buah persik milik Kakek Qian. Apa mungkin masih ada dimensi di atas Dimensi Dewa ?' Pikir nya bertanya tanya.
"Mungkin, ahli yang ku temui ini berada di atas tingkatan Dewa Dewa, itu juga arti nya aku masih sangat jauh dari kata 'puncak'. "
Dia mengkombinasikan Kaki Serigala Angin dengan Pedang Angin Barat yang merupakan sama sama elemen angin.
Dan hasil akhir dari kombinasi antara kaki Serigala angin dengan Pedang Angin Barat sangat memuaskan.
Di sisi lain, tempat Wang Xi Rong, Hu Yin, Nangong Ling, dan Qing Yu. Mereka berempat saat ini sedang berlomba catur.
Yang kalah wajah mereka akan di taburi oleh tepung beras. Ini membuat pertarungan menjadi lebih seru.
Hu Yin melawan Nangong Ling dan Qing Yu melawan Xi Rong. Pertandingan antara Xi Rong dan Qing Yu cukup sengit sedangkan untuk Hu Yin dan Nangong Ling, dari pertandingan mereka sudah dapat di pastikan siapa pemenang nya.
Hu Yin selalu melakukan semua nya secara gegabah, berbeda dengan Nangong Ling yang sangat tenang.
30 menit kemudian
"Aih !! Aku kalah !" Keluh Hu Yin dengan wajah kesal.
"Kemari lah, aku tidak akan banyak banyak. " kata Nangong Ling sambil tersenyum jahat, dia menelan ludah dan berjalan dengan pelan.
__ADS_1
Hu Yin duduk di hadapan Nangong Ling dan menutup mata nya pasrah.
Tidak berapa lama akhir nya sudah selesai.
"Sudah selesai ! Lihat diri mu di kaca ini !" Kata Nangong Ling mengeluar kan kaca kecil.
Dia tertawa puas melihat tepung yang ada pipi nya, itu membentuk kumis kucing yang sangat imut.
"Bagus bukan ?" tanya Nangong Ling dengan bangga.
"Ya, ayo kita main lagi. Aku pasti tidak akan kalah lagi !" Tekad nya sambil mengenggam tangan nya yang kecil.
"Baik, ayo main lagi. " kata Nangong Ling tertawa gemas melihat tingkah laku nya.
Di ujung ruangan yang lain, ada Xi Rong dan Qing Yu yang sedang mengerut kan dahi. Mereka tampak sangat serius memainkan ini.
"Kau menang. " kata Xi Rong dengan pasrah.
Dia tertawa lantang, sebelum mengambil tepung dan melempar kan nya ke tubuh Xi Rong.
"Ha ha ha. " Mereka tertawa berdua.
"Ayo main lagi, kau juga harus di penuhi tepung. " kata Xi Rong.
Di sisi lain, Zhang Wei sudah 2 minggu menjalani pelatihan tertutup di gunung. Kali ini ia sudah berhasil memahami sedikit Ilmu Kaki Serigala Angin tingkat satu.
"Perkembangan mu cukup baik. " Kata Yan Yi yang selalu datang pada nya setiap hari.
"Ya, tapi belum maksimal. Aku harus menunjuk kan yang paling baik bukan untuk orang tua ku ?" ucap nya.
"Kau ingin bertemu dengan orang tua mu ? Tapi di mana ?" tanya Yan Yi penasaran.
"Entah lah bahkan aku sendiri tidak tahu, aku akan coba untuk bertanya pada Qing Yu nanti nya."
"Kau tidak tahu ? Dimensi tingkat tinggi, bernama Dimensi Darah Besi, memiliki satu keluarga bermarga Zhang yang memimpin pasukan di sana. " kata Yan Yi.
"Di sana ? Memimpin pasukan ?"
"Ya, mereka memimpin pasukan Kekaisaran Qiu. Belakangan ini kekuatan patriark mereka di kabar kan melemah karena sakit dan istri nya yang mengendalikan semua nya. Tapi karena itu juga, ada beberapa keluarga lain yang sedang mengincar posisi keluarga Zhang. "Jelas Yan Yi.
"Aku sudah pernah bertemu mereka sekali, mereka semua adalah ahli tingkat tinggi. Tapi aku perkirakan dengan kerja sama berbagai macam keluarga atau pun klan maka, keluarga Zhang hanya bisa bertahan 2 bulan lagi. " Lanjut Yan Yi.
"Kalau begitu, bukan kah aku harus lebih kuat ?" tanya nya.
"Tentu saja, kekuatan mu saat ini ada di tingkat 4 Qi Surgawi. Untuk pergi ke sana minimal kau ada kekuatan tingkat 8 Qi Surgawi. " kata Yan Yi tanpa pikir panjang.
"Yang benar saja !! Aku tidak mungkin dalam. waktu 2 minggu lagi akan naik ke tingkat 8 Qi Surgawi. "
"Maka kalau begitu yang harus kau lakukan adalah memperpanjang masa latihan tertutup mu. " kata Yan Yi.
"Baik lah, tolong kirim kan sebuah surat ke rumah ku. " Dia mengambil kertas dan kuas sebelum menulis beberapa pesan singkat pada orang orang yang ada di rumah.
"Kau tenang saja, aku akan mengantar surat mu. Sebenar nya jarak rumah mu dengan gunung ini tidak jauh. " kata Yan Yi.
Zhang Wei mengangguk saat mendengar kata kata Yan Yi.
__ADS_1
Bonus : 1 / 2
Maaf ya kemarin telat ! Harus nya kemarin up 2 chapter tapi karena banyak tugas dari sekolah jadi lebih sibuk, mohon pengertiannya 🙏