PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
319. Menuntaskan misi


__ADS_3

Mereka bertiga pergi dari sana dan menuju Kekaisaran Chen. Di sisi lain, Xi Rong serta Feng Taoran dan Lan Tianjin sedang memimpin pasukan besar.


Dengan cepat, mereka berhasil mengambil alih kota Kekaisaran. Karena Kekaisaran saat ini sedang berada dalam titik terendah.


Yang tidak lain adalah Kekaisaran Chen saat ini bagai kan Harimau tanpa gigi, beruang tanpa cakar dan taring, Elang tanpa kaki.


"Siapa kalian ?!Kenapa kalian berniat untuk mengambil alih tempat kami ?!" Teriak Chen Yang sambil menunjuk nunjuk Xi Rong.


Xi Rong yang di tunjuk tunjuk hanya tersenyum tipis dan menatap Chen Yang dengan tatapan ramah.


"Apa kau ingin tahu alasan nya ? Tentu saja karena aku tidak senang dengan mu. Kau memerintah kan seluruh pasukan mu untuk mencari kekasih ku, bagai mana mungkin aku tidak tersinggung ?" Tanya nya.


"Kekasih mu ? Siapa?" Tanya Chen Yang bingung.


"Zhang Wei atau yang kalian kenal sebagai Zhang Han. " Kata Feng Taoran sambil tersenyum meremehkan.


Dia terkejut ketika lelaki ini tiba tiba mengajak nya untuk pergi ke dimensi Tertinggi dan memunculkan banyak hal mengejutkan dalam waktu singkat.


Seperti ini, banyak prajurit yang entah datang dari mana tiba tiba membantu untuk menyerang Kekaisaran Chen. Ketika dia bertanya, pemuda itu hanya tersenyum misterius.


Dia bahkan lebih tidak berniat untuk bertanya pada Lan Tianjin, pemuda yang satu ini sangat dingin dan memiliki tatapan membunuh.


Tapi, jika di perhati kan maka kalau Feng Taoran sudah marah, maka tatapan membunuh nya tidak akan kalah dari Lan Tianjin.


"Baik lah kalau kalian benar benar ingin bertarung ! Aku tidak akan menyerah begitu saja ! Tahta ini sudah ku dapat kan dengan berbagai usaha keras dan tidak mungkin aku langsung menyerah kan nya begitu saja !" Teriak Chen Yang berdiri.


Para warga sudah berlari masuk ke dalam rumah dengan ketakutan karena pertarungan ini pasti akan memakan korban.


Feng Taoran hanya tersenyum tipis sebelum melambaikan tangan, para prajurit nya mengangguk dan berjalan ke depan dengan patuh.


Para prajurit itu berjumlah sekitar 1.000 orang dan menerkam semua prajurit dengan ganas dan tanpa ampun.

__ADS_1


Dia mengeluarkan pedang nya, tidak sadar kalau di belakang nya ada seorang tetua Kekaisaran yang akan menyerang nya.


Ketika dia sadar , semua nya sudah terlambat. Tetua itu sudah akan menusuk kan pisau ke dada kiri nya. Dia menutup mata dan menunggu rasa sakit menerpa diri nya.


Tapi setelah beberapa saat dia tidak merasa kan apa pun, jadi dia memberanikan diri untuk membuka mata. Ketika dia membuka mata, ada sebuah bola yang menggelinding ke kaki nya.


Bukan ! Itu bukan bola, melain kan kepala manusia. Di belakang tetua yang di tebas itu, ada seorang pemuda dengan wajah yang sempurna yang di ikuti oleh sepasang kekasih.


"Sebuah sampah yang berusaha untuk menyakiti wanita ku. " Gumam pemuda itu dengan sinis, itu tidak lain adalah Zhang Wei.


Zhang Wei melangkah ke depan sambil mengangkat pedang nya, tanda menantang Kaisar Chen.


"Kaisar Chen, lama tidak bertemu dengan mu. Tampak nya kau berubah jauh dari terakhir kita bertemu. " Ucap nya sambil terkekeh , wajah dingin nya langsung menghilang.


Chen Yang sudah berubah jauh dari yang dia ingat, rambut pria tua itu memutih lebih dari setengah dan tampak sangat muram.


"Kau ! Kau Zhang Han ?" Tanya Zhang Wei terkejut.


"Salah, aku adalah Zhang Wei. Zhang Han adalah nama samaran ku. Apa kau tidak mengingat sesuatu jika sudah berhubungan dengan nama Han ?" Tanya nya memancing reaksi Chen Yang.


"Aku ? Aku adalah Zhang Wei, bukan Han Feng. Itu hanya masa lalu, karena aku sekarang adalah Zhang Wei !" Kata nya sambil menghentak kan pedang nya ke tanah.


Tanah bergetar dengan hebat, bahkan monster monster berlarian karena nya.


"Apa kau tahu akibat dari yang kau lakukan karena mengejar ku selama ini ?" Tanya nya.


Chen Yang tampak diam saja dan memikir kan jawaban dari pertanyaan nya.


"Akibat nya adalah, aku bisa mengambil semua yang aku mau. Aku bisa mendapat kan dua pusaka milik Senior Han Feng, bahkan harta milik kalian. Lalu, aku juga membuat mu harus membunuh anak kesayangan mu sendiri bukan ?" Tanya nya sambil menyeringai.


"Kau, kau ! Bajingan !" Teriak Chen Yang dengan marah dan berniat untuk menerjang nya.

__ADS_1


Dia memberi kode pada Xue Fenghuang, gadis itu mengangguk dan mengajak yang lain untuk pergi jauh dari lingkaran pertarungan milik nya dan Chen Yang.


"Kali ini, hanya akan ada salah satu dari kita yang hidup. Dengan membunuh mu, hutang ku dengan Senior Han akan berkurang. " Kata nya sambil menjentik kan jari.


5 orang dewasa, ada yang baru dari mereka yaitu, Han Xing. Pemuda itu adalah roh senjata dari Tombak yang di ambil nya dari Sekte Tengkorak Hantu.


Dia sudah memiliki 6 dengan Mutiara Penawar Racun. Berarti sisa empat yang dia perkirakan masing masing dua di dua sekte yang tersisa.


"Ka kalian adalah roh senjata ?Kenapa kalian berniat untuk tunduk pada nya ? Dia hanya bocah ingusan! Lihat lah aku, seorang Kaisar yang gagah !" Kata Chen Yang tidak percaya melihat ke lima roh senjata.


"Diam, kau hanya orang yang akan segera mati jadi tutup mulut kotor mu itu !" Kata Han Xing dengan tatapan jijik.


"Kau kah yang menyiksa adik ku ?" Tanya Han Xing dengan dingin, tentu saja yang di maksud adalah Han Xiu.


Han Xiu adalah adik Han Xing saat mereka masih hidup sebelum di bawa oleh Han Feng untuk di jadi kan sebagai roh senjata.


"Kau bahkan tidak layak untuk menjilat sepatu ku. " Kata Han Niu menatap Chen Yang dengan sinis.


"Kita mulai saja, tidak perlu banyak bicara dengan orang yang akan segera mati, bukan kah begitu teman teman ?" Tanya nya dengan senyum nya.


Dia sendiri bukan tandingan Chen Yang jika dia sendirian , maka dari itu dia mengeluarkan aura kematian nya di tambah dengan 5 roh senjata yang menemani nya.


"Pergi lah dan cari mainan kalian !" Ucap nya, 11 Naga hitam keluar dan terbang dengan bebas.


"Tanah mu ini, akan segera menjadi sungai darah. Kau harus siap dengan ini ketika kau membunuh Han Feng. " Kata Han Long Chun dengan penuh kebencian.


"Pedang tanpa tanding !" Dia mengangkat pedang nya. Mereka membentuk formasi untuk melindungi nya.


Dia berada di tengah, setiap kalian Chen Yang akan menyerang. Itu akan di halangi oleh Han Jiu dan Han Xing. Lalu, Han Long Chun akan membuat celah dan pada saat itu dia akan menyerang bersama dengan Han Niu.


Bisa dia kata kan kalau kerja sama ini sangat baik, bahkan lebih baik dari pada yang di bayang kan oleh nya. Benar benar menakjub kan.

__ADS_1


Note : Karya ini akan segera habis, mohon untuk membantu perkembangan karya author yang baru, Penerus Dewi Kematian. Cerita ini menceritakan Xue Fenghuang dengan berbagai rintangan dan pria tampan yang mendekati nya. Penerus Dewi Kematian, saat ini sudah memiliki 27 chapter. Terima kasih apa bila sudah berkenan untuk mampir ke Penerus Dewi Kematian.



__ADS_2