
"Ibu, Zhang Wei adalah orang yang menyelamat kan ku. " kata Jiu Zhi yang mulai memperkenalkan Zhang Wei pada ibu nya.
"Ah, maaf kan aku tidak menyapa mu. " kata Jiu Niang menjadi lebih sopan.
"Tidak apa apa, bibi. Aku lumayan suka di sini, di sini terlihat sangat mendominasi. " Kata nya dengan senyum tipis.
Jiu Niang hanya tersenyum menanggapi pujian yang di beri kan oleh Zhang Wei. Tidak lama kemudian, seorang pria paruh baya yang wajah nya sangat mirip dengan Jiu Zhi keluar dari salah satu pintu yang ada di ruangan itu.
"Jiu Niang, ada apa ?"tanya pria paruh baya itu dengan dingin.
"Ini, Jiu Zhi sudah pulang. Zhu Ling dan Zhu Liang mengatakan kalau itu kemungkinan adalah pasukan Klan Long. Mereka sudah di serang oleh Klan Long dan saat ini ingin memperingatkan kita. " kata Jiu Niang menjelaskan.
"Ayah !" Teriak Jiu Zhi langsung menghambur ke pelukan ayah nya.
Pletak
Ayah Jiu Zhi, Jiu Yang menyentil dahi putra nya cukup keras.
"Akhirnya kau pulang, aku kira kau tidak akan pulang pulang lagi. " Dengus Jiu Yang sebelum membalas pelukan putra nya.
Setelah beberapa saat, perhatian Jiu Yang teralih ka arah diri nya. Jiu Yang menatap nya dengan sangat tajam.
"Siapa ini ?" tanya Jiu Yang.
"Perkenal kan paman nama ku Zhang Wei, teman Jiu Zhi. " Jawab nya sambil membukuk kan kepala tanda sopan.
Aura kematian berbentuk panah menyerang ke arah nya, dan dia hanya diam saja.
"Sayang, apa yang kau lakukan ?!" Teriak Jiu Niang.
"Aku ingin melihat, apa kah ia pantas berteman dengan Jiu Zhi . " Jawab Jiu Yang dengan dingin.
"Zhang Wei menghindar lah atau -" Ucapan Jiu Niang terpotong oleh tepukan Jiu Zhi di bahu nya.
"Ibu tenang lah, saudara Wei akan menunjuk kan suatu hal yang seru kepada kalian. " kata Jiu Zhi dengan tenang.
Dia hanya menatap remeh pada panah itu, saat panah itu masuk kedalam tubuh nya, aura kematian itu bergabung dengan aura kematian yang ada di dalam tubuh nya.
"Paman, kualitas aura kematian milik mu tidak buruk tapi tidak paling baik juga, coba ini !" Dia membentuk panah juga tapi 10 kali lebih kuat di banding kan milik Jiu Yang.
Brukk
Jiu Yang terdorong mundur beberapa langkah demi menahan panah yang di berikan oleh Zhang Wei, itu pun setelah Zhang Wei menghentikan serangan nya terhadap Jiu Yang.
"Kau, kau memiliki aura kematian yang sangat pekat. Boleh aku melihat nya ?" tanya Jiu Yang menjadi lebih hormat.
Dia mengangguk dan mulai mengeluar kan aura kematian nya, arwah arwah yang menjadi korban praktik Klan Jiu mulai menunjuk kan diri.
Ruangan menjadi sangat sesak dan seluruh harapan menghilang, hanya menyisakan kesepian, keputus asaan dan perasaan negatif lain nya.
"Ah maaf kan aku, kalian semua jangan menganggu ya. " kata nya dengan lembut pada arwah arwah yang ingin membalas dendam.
Arwah arwah itu mengangguk dan menghilang dari hadapan mereka semua, setelah itu ketegangan di ruangan tersebut juga ikut menghilang.
Semua nya memasang ekspresi terkejut kecuali Jiu Zhi yang tersenyum bangga melihat kehebatan teman nya ini.
"Paman, kau tidak apa apa ?" tanya nya sambil mengulur kan tangan ke arah Jiu Yang.
Jiu Yang menyambut uluran tangan nya dengan berat hati, sedang kan ia yang melihat itu hanya tersenyum kecil sebelum membantu Jiu Yang untuk duduk di kursi.
Drap
Drap
Suara derapan kaki kuda terdengar dari luar, ia menyeringai pelan dan mengeluar kan Zhu Hong dan Long Nie.
__ADS_1
"Itu benar benar mereka. " Gumam long Nie dengan wajah mengeras.
"Santai saja, jumlah mereka tidak banyak. Keahlian mereka juga tidak banyak. Kalau menurut perhitungan ku, mereka berharap kalau Long Yao akan datang kemari dan membantu bersama dengan Long Xin. " Tawa nya pecah seketika.
"Mereka akan mengumpul kan pasukan di keluarga Tian, dengan begitu baru lah mereka bisa mengalah kan Tian Long. Heh, Tian Li sini bantu juga. " Teriak nya pada orang yang sedang makan kacang di sudut ruangan.
Entah sejak kapan Tian Li sudah duduk di sana.
"Kalian perang saja dulu, kekuatan ku tidak cukup lagi pula aku ini kelaparan. Apa kau tidak lihat tulang tulang ku sudah mengecil ?" Canda Tian Li.
"Cepat kemari atau akan ku tinggal kau di sini !" Jawab nya dengan tegas.
Karena takut dengan ancaman Zhang Wei, mau tidak mau Tian Li harus berdiri dan ikut maju.
Mereka berjalan keluar dan sesampai nya di luar , mereka di sambut oleh hujan panah yang di layangkan oleh Klan Jiu kepada pasukan Klan Long.
"Suruh mereka menghentikan ini, ini hanya menghabis kan tenaga mereka. Sedang kan Klan Long memiliki ketahanan yang sangat baik. "Perintah nya.
Dia maju dan mengeluar kan pedang nya yang berwarna merah darah.
"Kalian ingin menyerah dan pergi atau memilih untuk tinggal di sini dan berperang ? Aku akan memberi kalian kesempatan untuk memilih. Karena aku tahu kalau kalian semua hanya menjalan kan perintah pimpinan kalian. " Kata nya memberi tawaran.
"Ha ha ha apa yang kau bicarakan bocah ingusan ?! Lihat lah ia mengancam kita dengan pedang yang di warnai pewarna. " kata salah satu tetua yang memimpin.
Dia hanya tertawa ringan dan memandang pedang nya yang berwarna merah darah. Jika orang orang tidak tahu kronologi nya maka orang orang akan menganggap ini adalah pewarna.
"Ya, baik lah jika kalian memilih jalan ini. " Jawab nya.
"Memang nya kenapa kalau kami -" ucapan tetua itu terputus.
Bersama dengan kepala nya yang terputus dan jatuh ke tanah, pengikut nya begitu ketakutan. Darah mengalir dari pedang Zhang Wei.
Bahkan tanpa jurus apa pun ia bisa membunuh Tetua besar mulut ini, yang di gunakan nya hanya lah Kaki Serigala Angin.
Sehingga musuh tidak sempat melihat gerakan nya. Teknik ini cukup efektif dalam satu lawan satu dan orang yang memiliki kekuatan di bawah nya.
Long Xin itu benar benar tidak berguna dan tidak memiliki mental yang kuat, jika dia menjadi Long Xin maka ia lebih memilih mati di banding kan tunduk di bawah musuh.
"Ce.. cepat pergi ! " kata Tetua yang lain setelah tersadar dari lamunan nya.
"Tidak ada yang pergi, pergi atau tidak bukan keputusan kalian lagi. Aku sudah memberi kalian kesempatan untuk hidup tapi kalian menyia nyiakan nya. "
"Apa kalian tahu berapa banyak orang yang ku bunuh sampai sampai pedang ku berwarna merah darah seperti ini ?" tanya nya menyeringai.
Ia sudah mengambil Inti Naga milik Long Yao, ia ingin memilih milih dan tidak menggunakan semua nya. Untuk pedang nya harus kualitas paling baik.
"Ta.. tapi yang mengejek mu hanya si tua yang sudah mati itu, kami tidak memiliki dendam lagi dengan mu." kata tetua itu dengan tebal muka.
"Menjijikkan, bukan kah kau iku mentertawakan ku juga ? Semua nya selesai kan. " Perintah nya, tiba tiba seluruh teman nya mengepung pasukan Klan Long.
"Kalian di takdir kan untuk mati sejak kalian memilih untuk tinggal. " Kata nya dengan dingin.
Dalam sekejap semua nya sudah mati, bahkan ia tidak melihat gerakan itu. Semua nya terjadi terlalu cepat yang membuat nya terkagum kagum.
"Jangan bunuh kuda nya, lepas kan saja mereka untuk hidup di alam liar. " Perintah nya lagi.
Yang lain mengangguk setuju karena kuda tidak memiliki dendam dengan mereka. Tanpa mereka ketahui kalau satu dari kuda itu bukan lah kuda biasa melainkan Klan Zhong.
Klan Zhong adalah Ras Kuda Pelangi yang berada di bawah naungan Klan Long. Kuda yang bernama Zhong Du itu langsung berlari menuju Klan Long dengan panik.
Di sisi lain, orang orang klan Jiu menyegel tempat mereka dan langsung berjalan menuju Klan Tian.
Sesampai nya di sana, Tian Long terlihat sudah menanti kedatangan mereka.
"Pasukan Klan Long tidak akan datang kemari. Melain kan pergi menyerang klan kalian. " kata Tian Long dengan raut wajah serius.
__ADS_1
"Bagai mana kau bisa tahu itu ?" tanya Zhu Liang mengerut kan dahi.
"Karena.... kalian telah membuat kesalahan besar. Salah satu di antara kuda yang kalian lepas kan tadi adalah Ketua Klan Zhong. Saat ini ia kemungkinan besar melapor kepada Klan Long. Aku di beri tahu oleh istri ku, kalian tahu sendiri keahlian nya. " kata Tian Long.
"Paman Long. " Sapa nya.
"Zhang Wei, lama tidak bertemu kau menjadi semakin tampan. Kalau nanti kau sudah selesai dengan urusan mu tinggal saja di tempat ku, tempat ku akan selalu terbuka untuk mu. " kata Tian Long dengan ramah.
"Tidak boleh begitu ! Zhang Wei sudah ku anggap sebagai anak sendiri. " Kata Zhu Ling dengan gaya ibu ibunya.
"Ya ya ya, terserah diri mu lah. Pokok nya Zhang Wei kalau kau mau apa datang saja kemari. Oh ya, Tian Li kau ikut saja dengan Zhang Wei dan tak usah kembali. Porsi makan mu menyamai belasan orang dalam klan." Canda Tian Long yang membuat Tian Li hanya menghela nafas.
Tian Li menghela nafas bukan karena tersinggung atau apa, tapi karena ayah nya masih bisa melawak di situasi yang serius seperti ini.
"Ayah.... aku ingin melihat ibu. " kata Tian Li dengan pelan.
"He he jangan dulu ya, ibu mu dalam keadaan yang tidak baik. " kata Tian Long.
"siapa bilang aku sedang dalam keadaan tidak baik ?!" Tanya suara mendominasi dari dalam paviliun.
"Kau Tian Li ? Wajah mu sangat mirip dengan ku. Aku sebagai ibu mu meminta maaf karena baru bisa menemui mu sekarang. Aku... aku terlalu takut dan tidak bisa lepas dari masa lalu yang kelam. " kata Wanita cantik dari dalam.
"Kau kah ibu ku ?" tanya Tian Li dengan terputus putus.
"Semua nya, ayo kita pergi dan beri ruang untuk keluarga ini. Ayo pergi. " ajak nya.
Dia meregang kan tubuh untuk menyiapkan pertarungan selanjut nya karena tidak mungkin akan selesai secepat ini dan semudah ini.
Di sisi lain, Zhong Du, ketua klan Zhong sedang berlari dengan cepat dalam bentuk kuda nya. Di depan nya sudah ada bangunan yang megah tapi di dominasi oleh warna hitam.
Dia langsung berubah menjadi wujud manusia nya, cukup tampan dan menawan. Tubuh yang tinggi dan kekar, membuat orang orang yang melihat nya terpesona.
Tidak ada yang berani menahan langkah nya untuk masuk ke Klan Zhong, karena kekuatan nya yang di kenal sebagai Bayangan Long Liu.
Kekuatan nya tidak bisa di remeh kan, dan setara dengan ketua klan Jiao dari Ras harimau putih.
"Aku ingin bertemu dengan ketua Long ini mendesak." Ucap nya pada asisten Long Liu.
"Harap tunggu sebentar Tuan Zhong, Tuan Long sedang latihan dan tidak ingin di ganggu. Sebentar lagi sekitar 1 jam lagi Tuan akan menyelesaikan latihan nya. " kata asisten Long Liu dengan datar yang membuat nya kesal setengah mati karena ini adalah hal yang sangat mendesak dan tak bisa di tunda.
"Tapi ini adalah hal yang sangat penting dan tak bisa di tunda. " kata nya dengan geram.
"Tunggu atau saya tidak akan sopan lagi kepada Anda Tuan Zhong. Jangan melewati batas anda, kecuali klan sedang dalam bahaya maka latihan Tuan Long tidak bisa di ganggu. " kata asisten Long Liu dengan dingin.
Dia hanya bisa mendengus kesal, gua tempat ia berada ini sangat tersembunyi dan jauh dari dunia luar.
Tanpa mereka sadari, pasukan mata mata dan pasukan yang seharus nya menyerang klan Tian sudah di bantai.
Di tempat Zhang Wei, mereka saat ini sedang berpencar untuk mengepung Klan Long, mereka sedang ingin mencari tempat pangan yang dimiliki oleh Klan Long.
Menurut Long Nie, tempat penyimpanan pangan klan Long ada 10 , tapi wanita naga itu tidak ingin memberi tahu kan tempat nya.
Long Nie masih belum bisa terlalu mengkhianati keluarga nya, meski pun sudah di kucilkan, di usir, di telantar kan, di suruh membersihkan toilet atau pun mencuci baju. Mendapat tempat tinggal dan makanan yang lebih buruk di banding kan pembantu pada umum nya.
Beberapa kali di siksa oleh Selir ke 3 yang ingin mengambil bakat Long Nie untuk anak nya, Long Xin.
Saat ini Long Nie sedang duduk dengan perasaan bimbang di sebelah nya ada Zhu Hong yang setia menemani.
"Aku tidak bisa duduk diam di sini, karena sudah seperti ini maka ini adalah kesempatan baik untuk membalas dendam. Lagi pula keluarga ku adalah kalian bukan mereka. " kata Long Nie berusaha mengumpul kan tekad nya.
"Jangan terburu buru memutus kan, jika kau tidak siap maka kau tidak usah ikut dulu jadi kau tidak merasa bersalah. Lagi pula Zhang Wei memberi mu waktu untuk menenangkan diri. " Long Nie yang mendengar ini teringat dengan kata kata Zhang Wei sebelum nya.
"Putus kan baik baik agar kau tidak menyesal di masa depan. Karena kematian bukan lah sesuatu yang ringan dan mudah di putuskan. Lihat lah aku, aku sangat menyayangi orang tua ku padahal aku belum pernah melihat mereka secara langsung, sampai sampai aku rela melakukan semua nya. Tapi kau lihat hasil nya, tidak menguntungkan sama sekali. " Itu adalah pesan Zhang Wei untuk nya.
Bonus : 1 / 2
__ADS_1
Up 1 : 18.00
up 2 : 20.00