PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
271. Penaklukkan


__ADS_3

Xi Rong menatap dengan penuh kebencian ke arah mayat ayah nya yang sudah tak berbentuk lagi.


"Seandai nya kau dapat memperlakukan semua anak mu dengan adil, maka hal ini tidak akan menimpa mu. Kalian semua yang mati karena ini, hanya dapat menyalah kan keegoisan mu, ayah. " Ucap Xi Rong dengan datar.


"Aku tahu kau menikah dengan ibu karena perjodohan, tapi bukan berarti kau bisa semena mena. Ayah, ibu meninggal karena selir pertama mu ! Ibu di dorong ke kolam halaman belakang hingga kehabisan nafas, tapi kenapa kau tidak memberi kan keadilan sedikit pun ?" Tanya nya sambil menggoncang tubuh kaku ayah nya.


"Ayah, aku tidak tahu apa yang di pikir kan kakek sampai sampai membuat mu menjadi ketua dan mengasingkan paman kedua. Sekarang, paman kedua sudah hidup dengan bahagia di dimensi bawah dengan keluarga baru nya. " Kata nya.


"Selamat tinggal ayah, aku berharap tidak menjadi anak mu di kemudian hari. " Ucap nya sebelum berjalan ke luar.


Guyuran air hujan menghantam tubuh nya, rasa dingin menggerogoti tubuh nya. Tapi dia tidak memperdulikan itu.


Rasa sakit dan rasa tidak adil masih tidak menghilang dari hati nya, meski pun sudah membunuh seluruh keluarga nya.


Paman kedua yang dia maksud adalah pria paruh baya yang selalu mengikuti nya, paman kedua nya lah yang membantu nya bertemu dengan Zhang Wei di awal awal.


Senyum tipis pun terbentuk di sudut bibi nya ketika mengingat tentang Zhang Wei. Pria itu adalah orang yang mengubah hidup nya.


Hidup nya yang awal nya sangat suram dan penuh dendam menjadi lebih berwarna dan di penuhi keceriaan.


Sangat berat bagi nya untuk berpisah dengan Zhang Wei, tapi dia sadar kalau ia harus membentuk pasukan nya sendiri untuk melawan para Iblis.


Di sisi lain, Zhang Wei yang sudah berada di puncak Petir Dewa bersiap untuk menerima petir hukuman dan naik ke tingkat selanjut nya.


Di tengah hutan yang tandus dan sangat terik, kejadian yang sangat jarang sekali akhir nya terjadi, awan hitam menutupi seluruh Gua Kematian.


Hewan hewan merasa resah karena tekanan yang begitu besar dari petir petir yang saling menyambar satu sama lain.


Bahkan tidak sedikit , monster yang masuk ke dalam rumah atau membuat pelindung untuk berjaga jaga.


Byurr


Hujan deras pun mengguyur tubuh Zhang Wei yang sedang duduk dalam posisi bersila, postur tubuh nya yang sempurna tidak bergerak sedikit pun ketika terkena air hujan yang sangat dingin.


Dia memejam kan mata dan bersiap siap untuk menerima sambaran petir dari langit, sebenar nya jika kultivator biasa maka mereka hanya perlu 1 kali atau yang berbakat 2 kali dalam seumur hidup.


Jika yang mendapat tubuh Yin Yang Surgawi seperti Nangong Ling, maka bisa menerima 3 sampai 4 kali petir dari langit.


Masalah nya, jika 4 orang pilihan, setiap kali mereka naik tahap maka mereka harus menerima hukuman petir.


Shhh


Duar


Duar


Duar


Petir berbentuk ular listrik menghantam tubuh Zhang Wei berkali kali sebelum akhir nya menghilang, dahi nya mengerut menahan sakit.

__ADS_1


Rasa sakit menyebar ke seluruh tubuh nya, dia menggertak kan gigi nya sebelum melawan rasa sakit itu.


Tak di sangka sangka, ular listrik itu kembali keluar dari langit. Tapi ini bukan hanya 1 melainkan 3 ekor ular listrik !


Sayang nya, Zhang Wei tidak mengetahui hal ini karena sibuk melawan rasa sakit.


Duar Duar Duar


Suara ledakan yang berjumlah 3 kali terdengar ke seluruh penjuru hutan, membuat penduduk hutan ketakutan.


Sedang kan dia yang tidak siap, tiba tiba di hantam kekuatan sebesar itu langsung memuntah kan darah segar.


Dia merasa tulang nya akan segera hancur dan saraf saraf nya akan terputus, dia tidak dapat mendengar apa pun.


Yang di rasa kan nya hanya lah sakit yang menyengat di dalam tubuh nya, tangan nya mengepal erat sebelum ia meraung.


"Arghhh !" Teriak nya, Qi nya di kuras sampai habis oleh ular ular petir itu.


Tanpa sadar di bersender di pohon besar yang ada di dekat nya, ini adalah salah satu sumber daya paling berharga di wilayah Harimau Emas.


Tapi setelah mereka pergi melihat dimensi Furong, semua nya telah berubah. Pohon pohon itu sudah tak lagi berharga bagi mereka.


Hujan telah berhenti di Gua Kematian, tanpa sadar Zhang Wei pingsan dengan bersandar di pohon. Tubuh nya juga mengeluarkan banyak cairan hitam.


Tubuh nya menjadi lebih kekar dan lebih sempurna, rahang nya menjadi lebih tegas. Tinggi nya bertambah yang sebelum nya dari 5,8 kaki menjadi 6 kaki.


Rambut nya menjadi sepanjang pinggang, hidung nya menjadi lebih mancung dari sebelum nya. Bulu mata nya memanjang, membuat nya tampak lebih menawan.


(Foto Zhang Wei akan di post di instagram author @Kc.pjn_writter)


3 Hari kemudian di dalam Gua kematian


Zhang Wei menggeliat tidak nyaman sebelum membuka mata indah nya, dia menatap tidak percaya ke arah kaki nya.


"Kaki ku menjadi lebih panjang dari sebelum nya, lalu tubuh ku menjadi lebih kekar dari sebelum nya. Apa yang sebenar nya terjadi pada ku ? Lalu berapa lama aku tertidur ? Kenapa seperti nya sudah beda hari ya ?" Gumam nya dengan bingung.


"Ahh!!!" Teriak nya dengan melengking, membuat semua burung yang ada di sekitar langsung terbang tak karuan.


Dia sangat terkejut melihat kultivasi nya yang sangat sangat berkembang jauh, bukan nya berada di tingkat 1 Tahap Suci.


Melainkan berada di tingkat 9 Tahap Suci, bagai mana tidak terkejut melihat itu. Ini membuat bahagia sekaligus was was.


Sebenar nya, sudah berapa lama dia pingsan di sini. Untuk memastikan, dia pergi ke dimensi Furong.


Dia melihat Nangong Ling yang sedang menyiram bunga.


"Ling Jiejie ! Sudah berapa lama aku meninggal kan dimensi ?"Tanya nya, mulai sekarang dia harus memanggil jiejie karena Nangong Ling sekarang adalah kakak ipar nya.


Lagi pula itu tidak masalah, umur Nangong Ling memang 2 tahun lebih tua dari nya.

__ADS_1


"Kau ? Sudah sekitar 3 bulan. " Kata Nangong Ling dengan tenang.


"Hmmm jika 3 bulan berarti sama dengan 3 hari di dunia nyata. "Gumam nya.


"Ah Zhang Wei ! Kau sudah kembali !" Panggil Zhang Luo dari dalam rumah.


Dia tersenyum tipis dan melangkah masuk ke rumah baru Zhang Luo yang terlihat lumayan baik.


"Iya Luo Gege. " Jawab nya dengan santai.


"Aku ingin memberi tahu mu, kalau Ling'er sudah hamil. Umur kandungan nya 1,5 bulan kata Hu Yin, dia lumayan tahu tentang obat obatan. " Kata Zhang Luo sambil menahan untuk tidak terlalu bersemangat.


Dia mengangguk, Hu Yin memang sering belajar dengan nya tentang obat obatan jadi sudah pasti tahu tentang obat obatan.


"Tapi...... bukan kah kalau tinggal di dimensi luar, umur kehamilan Nangong Ling hanya 9 hari ?" Tanya nya.


"Ya, seperti nya sih begitu. Dia mengikuti waktu yang berlaku di sini. " Kata Zhang Luo.


"Kalau begitu, dia harus segera di latih ber kultivasi atau umur nya juga akan mengikuti dimensi ini. Itu bukan lah hal baik, karena kemungkinan besar akan lebih cepat menua. " Kata nya.


"Kau benar, kami akan mengajari nya membaca setelah 2 tahun lebih dan berlatih kultivasi di umur 3 tahun. " Kata Zhang Luo ikut setuju.


"Baguslah kalau begitu, kakak aku akan pergi ke luar untuk waktu yang mungkin cukup lama. " Kata nya lagi.


"Hm jaga diri mu, jangan lupa untuk makan tepat waktu. " Kata Zhang Luo.


Dia mengangguk sebelum pamit keluar, tujuan nya sekarang adalah pergi menakluk kan seluruh hutan. Dan tujuan pertama nya adalah Raja Laba laba.


Setelah keluar dari dimensi Furong, dia melangkah menuju utara yang merupakan tempat persembunyi laba laba raksasa.


Setelah berjalan hampir satu jam, dia menemukan tempat kemarin ia di kejar kejar oleh Raja Laba laba.


Suara langkah terdengar membuat nya waspada.


"Akhir nya kau kembali, tidak di sangka sangka ternyata kau tidak di makan oleh Harimau Emas. Sekarang mereka sudah tak bersama mu lagi dan kami bisa memakan mu dengan puas. " Kata Raja Laba laba.


Kali ini pengikut nya hanya ada 2,mungkin sisa nya telah habis untuk makanan nya.


"Aku tidak memerlukan bantuan dari Harimau Emas lagi untuk mengalah kan mu. Karena aku sendiri..... sudah lebih dari cukup. " Ucap nya dengan angkuh yang membuat Raja laba laba terpancing.


"Kalau begitu mari kita coba !" Teriak Raja laba laba sebelum maju dengan kaki berbulu nya yang besar.


Dia dengan mudah menghindari dan masuk ke bagian bawah laba laba, dia mengangkat pedang nya dan menusuk perut laba laba dengan kuat.


"Arghh ! Kau !" Teriak Raja laba laba dengan marah sebelum berniat menimpa Zhang Wei yang berada di bawah nya.


Zhang Wei yang menyadari niat Raja laba laba langsung keluar dari bawah laba laba dengan tubuh lentur nya.


Dia terkejut dengan kelincahan tubuh nya sendiri, dia sekarangan 2 kali lipat lebih lincah di banding kan sebelum nya.

__ADS_1


__ADS_2