
Kaki nya terus melangkah maju tapi bibir nya tidak berhenti meniup seruling. Lu Tianjie terus mundur ke belakang.
"Kau ! Sialan !" Umpat Lu Tianjie sebelum menyapu nya dengan Qi.
Lu Tianjie mengibaskan kecapi nya menuju Zhang Wei. Tapi Zhang Wei yang sudah menyadari niat Lu Tianjie dengan mudah menangis serangan itu menggunakan seruling kematian.
Beberapa senar kecapi milik Lu Tianjie putus karena tidak sanggup menahan tekanan dari Seruling Kematian.
Dia menangkap seruling nya lalu memukul kecapi Lu Tianjie dengan kuat. Lu Tianjie menangkap kecapi nya tapi karena Qi Zhang Wei terlalu kuat.
Wanita itu ikut terlempar mundur dan menghantam dinding sekte dengan kejam. Lu Tianjie memuntahkan banyak darah sampai di beri pil oleh Zhang Wei.
"Makan pil ini, ini bisa menghentikan luka mu semakin parah." kata nya.
Lu Tianjie mendongak dan melihat wajah Zhang Wei, wanita itu baru menyadari betapa tampan nya Zhanf Wei.
"Terima kasih." kata Lu Tianjie sebelum meminum obat itu.
"Baik lah, pemenang nya adalah Zhang Wei ! Zhang Wei secara langsung menduduki peringkat 98 !" Teriak tetua penjaga.
Lu Tianjie dengan sisa sia tenaga terakhir menyerahkan pelat pengenal milik wanita itu kadang Zhang Wei. Di pelat pengenal itu bertuliskan angka 98.
Dia mengangguk, kabar berubah nya status Zhang Wei dalam waktu yang terbilang sangat singkat membuat Ju Xun merasa terancam.
Di tempat Ju Xun
"Cari pembunuh yang handal, pastikan untuk bermain bersih. Aku takut anak ku akan menjadi target nya." kata Ju Xun pada bawahan nya.
Bawahan nya mengangguk dan pergi, Ju Xun mengepalkan tangan nya dengan penuh kebencian.
"Lihat lah, aku akan melihat mu bertahan seberapa lama. Apa kau kira aku diam karena takut ?" Senyum mengerikan tampak di wajah tua Ju Xun.
Di Paviliun Murong, sesampai nya Zhang Wei di Paviliu Murong dia melihat shifu nya sedang berbicara dengan murid yang berjaga.
"Ah akhir nya kau datang, kata nya ada seorang wanita bercadar yang datang untuk mencari mu di gerbang." kata Ju Jiangniang.
"Ada seseorang yang mencari ku ? Aku akan segera pergi untuk melihat." kata nya.
__ADS_1
Dia terbang di atas Sekte untuk mempercepat langkah nya , sesampai nya di gerbang dia melihat seorang gadis bercadar merah muda terlihat sedang menunggu seseorang.
"Qiu Lin ?" tanya nya.
"Zhang Wei, akhir nya kau datang. Ayo pergi, ada yang ingin ku katakan dengan mu." kata Qiu Lin sambil menarik tangan Zhang Wei pergi.
Mereka terbang untuk pergi ke Asosiasi Matahari Bintang Cabang kota Chang Xue. Dia merasa ada seseorang yang terlihat mengawasi mereka.
"Maaf , ada seseorang yang mengawasi kita. Ayah ku takut aku kenapa napa karena menjaga Keindahan Musim Semi. Kau tahu sendiri tempat seperti apa itu Keindahan Musim Semi." kata Qiu Lin dengan raut wajah meminta maaf.
"Tidak apa apa , bukan kah itu baik ? Ayah mu seperti nya sangat perhatian dengan mu." kata nya.
"Ya memang seperti itu, meski pun terkadang membuat ku terkekang dengan sikap berlebihan nya tapi aku sangat menyayangi nya. Hanya dia satu satu nya keluarga ku selain kakak ku sejak ibu meninggal." kata Qiu Lin sambil berusaha menutupi kesedihan nya.
"Kau harus bersyukur dan dekat dengan ayah mu selagi masih ada waktu, jangan seperti ku yang terlambat." kata nya mengingat ayah nya yang begitu cepat meninggalkan nya.
' Ayah, sekarang kakak Luo sudah menjadi kuat seperti keinginan mu.' Gumam nya dalam hati.
Kekuatan Zhang Luo berkembang dengan cepat saat titik akupunktur nya di bersih kan oleh Zhang Wei. Di tambah lagi, dimensi Fu Rong yang sangat berlimpah.
Sesampai nya di Asosiasi Matahari Bintang , dia memberikan beberapa macam pil dan membawa pulang ratusan ribu kristal roh tingkat tinggi.
Atau bahkan lebih dari itu , itu adalah penghasilan yang di cantumkan oleh Ju Xun belum lagi dengan uang uang yang di korupsi oleh bajingan tua itu.
Dia menyadari kalau hitungan uang di dimensi ini sama dengan dimensi rendah. Mereka masih menggunakan emas untuk membayar peralatan rendahan.
Di dimensi ini, 1.000 emas di hargai 1 kristal roh tingkat tinggi. Zhang Wei memiliki beberapa.ratus juta kain emas yang tidak terpakai.
Dia sendiri bahkan bingung ingin menggunakan nya untuk apa. Sepulang dari Asosiasi Matahari Bintang, dia berjalan ke arah utara yang merupakan tempat berkumpul nya para pengemis.
Sesampai nya di bagian utara kota Chang Xue ratusan pengemis yang kehilangan rumah duduk dengan mangkuk.
Dia menjatuhkan masing masing seratus koin emas untuk setiap orang.
"Terima kasih tuan muda !"
"Terima kasih Tuan Muda !"
__ADS_1
"Semoga anda panjang umur !"
"Terima kasih !" kata yang lain.
Ucapan terima kasih penuh syukur terdengar ke sepanjang jalan, Zhang Wei tersenyum ringan sebelum mengangguk.
Dia duduk di kedai kayu yang dalam keadaan sangat buruk. Hampir seluruh kedai hancur ke tanah.
Zhang Wei duduk dengan tenang sebelum memanggil pemilik kedai untuk memesan makanan, tidak lama kemudian, makanan datang.
Dia memesan mi daging, daging nya hanya 3 helai.dan mi nya sangat sedikit. Zhang Wei menghela nafas , pemilik toko itu ketakutan.
"Tuan, maaf kan aku tapi ini aku lakukan untuk bertahan hidup." kata pemilik kedai langsung berlutut.
"Huft lupakan , siapkan banyak makanan untuk pengemis di luar. Perbaiki kedai mu ini." kata nya sambil melemparkan sekantung koin emas yang berisi 10.000 kristal roh.
"Terima kasih tuan muda !" kata pria itu langsung bersujud di tanah dengan wajah senang .
Dia mengangguk dan berjalan keluar , udara panas dari dalam kedai itu langsung tergantikan oleh udara segar.
Tanpa ia sadari berita kebaikan nya telah sampai di telinga Kaisar, Yu Mingfeng.
"Yang Mulia , hamba membawa kabar yang tidak bisa di katakan sebagai kabar baik atau pun buruk." kata kasim kepercayaan Kaisar.
"Katakan !" Perintah Yu Mingfeng dengan dingin.
"Seorang murid dari Sekte Embun Salju membagikan banyak uang kepada pengemis pengemis di bagian utara kota Chang Xue. Dia juga telah mengalahkan anak angkat keponakan jauh anda kaisar untuk masuk ke murid inti Sekte Embun Salju." kata kasim.
"Maksud mu Yu Tianjie ? Itu bukan hubungan ku. Dunia persilatan adalah yang kuat menjadi penguasa. Kekalahan nya hanya bisa di salah kan pada nya yang kurang kompeten." kata Kaisar dengan bijak.
"Kenapa bukan berita baik jika ada seseorang yang peduli dengan rakyat kita ? Apa lagi berasal dari Sekte Embun Salju. Di luar , Kekaisaran Xia terlihat tidak melakukan apa pun tapi nyata nya kita sedang berperang melawan diri sendiri." kata Yu Mingfeng sambil menghela nafas lelah.
Lama kelamaan politik istana menjadi lebih mengerikan dari sebelum nya ,ini membuat nya takut akan memakan banyak korban.
"Huft, sekarang politik kekaisaran sedang memanas. Lebih baik kau fokus kan untuk melihat situasi , belum lagi beberapa kerajaan yang ingin menyerang kita . Utus beberapa orang untuk menjaga pemuda yang kau katakan tadi." Kata Kaisar dengan keputusan akhir nya.
Kasim itu mengangguk dan menunduk di hadapan kaisar sebelum pergi untuk menjalankan perintah tuan nya.
__ADS_1
"Begitu banyak pahlawan yang lahir pada tahun ini ." kata Yu Mingfeng sambil menghela nafas saat membaca informasi milik Zhang Wei.
Bonus like 130 k : 2 / 2