
2 Bulan Kemudian atau 1 tahun sudah berlalu dari dunia nyata sejak Zhang Wei menghilang dari dunia nyata.
Zhang Wei menatap ke arah langit dimensi Taiyang, tidak ada yang bisa di lihat nya selain awan merah yang panas dan matahari yang terik.
Jika siang hari, udara bisa mencapai dua kali lipat di banding kan udara di luar dan malam hari menjadi sangat dingin.
Ini membuat nya harus bertahan, dengan begini kekuatan dan ketahanan fisik nya akan terbentuk secara alami.
Jika sudah begitu, maka dia akan lebih mudah untuk memberantas habis iblis.
"Bagai mana ya dengan keadaan dunia luar ?" Gumam nya bertanya tanya.
Pedang Tanpa Tanding nya telah mencapai bagian 1 dengan sempurna dan sekarang sedang menyempurnakan bagian ke 2.
Dia kembali mengangkat pedang nya untuk berlatih, di balik tubuh nya muncul suara yang sangat di kenal oleh nya.
"Apa kau tidak lelah untuk terus menerus berlatih pedang ?" Tanya He Tianhu.
"Tidak, apa kah terjadi sesuatu ?" tanya nya.
"Tidak ada yang terjadi, aku hanya ingin melihat keadaan mu. Seperti nya kekuatan mu meningkat pesat, Puncak Petir Kaisar. " kata He Tianhu dengan tenang.
"Aku tidak bisa di bilang kuat, karena jika aku kembali. melawan Raja Laba laba maka itu akan berakhir seperti yang terakhir kali nya. " Kata nya sambil tersenyum pahit.
"Jangan terlalu memaksa kan diri mu sendiri. Kau perlu istirahat dan menikmati hidup mu. " kata He Tianhu sebelum menghilang.
Dia lupa memberi tahu kalau dia telah membuat penghubung antara dimensi nya. Sehingga sangat mudah untuk datang dan pergi antara dimensi Furong dan Taiyang.
Dia tersenyum pahit mendengar kata kata yang di lontar kan oleh He Tianhu, memang yang di kata kan oleh Harimau Betina itu bukan lah kesalahan.
Hanya saja, dia merasa kalau kekuatan nya ini selalu belum cukup dan kurang. Bahkan hal ini membuat nya ragu dengan bakat nya sendiri.
Dia takut, kalau dia bersantai sebentar maka tidak akan bisa memberikan kekuatan maksimal nya saya di perang nanti.
Jika sudah begitu maka ia akan merasa bersalah seumur hidup kepada Kakek Qian.
Zhang Wei menghela nafas nya pelan, membayang kan betapa banyak nya orang yang kecewa apa bila ia gagal menjalan kan tugas nya dengan baik.
Belum lagi dengan tugas balas dendam yang di beri kan oleh Han Feng untuk nya.
"Aku akan berhenti berlatih apa bila aku bisa mengalah kan seluruh monster di dalam hutan ini. Aku harap aku memiliki waktu untuk melakukan itu. " Gumam Zhang Wei dengan penuh tekad.
Latihan Pedang telah menjadi makanan sehari hari nya setelah tinggal di dimensi Taiyang dengan jangka waktu yang cukup lama.
Dia sebenar nya berniat untuk mengubah waktu di dalam Dimensi Taiyang seperti milik Dimensi Furong.
Tapi entah mengapa hal ini tidak bisa di lakukan oleh nya, bahkan untuk mengubah nama dimensi pun tidak bisa ia lakukan.
Ini sebenar nya mungkin berkaitan dengan hukum dimensi dan jika memang benar berkaitan dengan hukum dimensi maka dia tidak bisa berbuat apa apa.
Karena untuk mengubah hukum dimensi memerlukan kekuatan yang benar benar kuat dan pemahaman terhadap ruang dan waktu tingkat tinggi.
Jadi meski pun ia berstatus sebagai pemilik dimensi, belum berarti dia memiliki kuasa penuh terhadap dimensi tersebut.
Di dunia luar, seorang iblis pria yang menggunakan jubah hitam tapi bagian tudung nya di turun kan yang menunjuk kan wajah nya yang tampan bermandikan cahaya bulan yang indah.
Penampilan nya yang benar benar menarik langsung saja menarik perhatian orang orang yang berada di sana.
Iblis pria itu berjalan dengan anggun menuju tempat perjudian yang besar di kota tersebut, tempat itu di penuhi dengan wanita kurang belaian dan pria pemabuk.
Bahkan diri nya yang berstatus sebagai iblis merasa jijik karena di harus kan untuk pergi ke sini.
Di meja perjudian ada seorang pria kekar yang di ikuti oleh beberapa orang bertubuh kekar juga yang berdiri di belakang pria itu.
"Apa kah kau anak baru di sini ? Aku adalah ketua nya !" Tanya pria bertubuh kekar yang duduk di kursi.
Yang lain langsung tertawa mendengar kata kata ketua nya yang tidak berbasa basi terlebih dahulu.
"Apa kah ada hal yang lucu untuk di tertawa kan ?" tanya nya dengan tenang.
"Lihat lah pemuda bodoh ini ! Dia bahkan tidak mengerti dengan kata kata yang di beri kan oleh ketua ! Sungguh dungu sekali !"Kata salah satu pria yang langsung di sambut tawa oleh rekan nya yang lain.
"Apa kah kalian benar benar menyukai tawa ? Aku akan membuat kalian tertawa sepanjang malam ini. " Kata Iblis pria itu dengan seringai lebar.
"Kau, manusia yang menggunakan baju berwarna hijau !" Panggil nya pada salah satu bawahan pria kekar itu.
"Kau memanggil ku ?" tanya pria berbaju hijau itu dengan ragu ragu.
"Tentu saja kau, apa kah ada yang menggunakan baju hijau di sini selain diri mu ?" Tanya nya dengan malas.
"Kenapa kau memanggil ku ? Aku tidak bisa menolong mu dari ketua. " Canda pria berbaju hijau itu.
"Aku tidak berniat meminta pertolongan, aku ingin bertanya. Apa kah istri mu tidak pulang minggu lalu ?" Tanya nya.
"Ka kau , bagai mana kau bisa tahu soal ini ? Tidak ada yang tahu ini selain kami berdua. " kata Pria berbaju hijau itu langsung serius.
"Apa kau ingin tahu kemana pergi nya istri tersayang mu itu sampai sampai tidak pulang ke rumah ?" Tanya nya dengan senyum lebar.
__ADS_1
"Itu karena kami sedang bertengkar, entah karena apa dia tiba tiba pergi dari rumah. Tapi sekarang kami sudah berbaikan lagi. " kata Pria berbaju hijau itu.
Dia berdiri dan berjalan mengelilingi tubuh pria berbaju hijau itu.
"Istri mu selama ini tidak pernah puas bermain dengan mu sehingga dia memilih untuk keluar untuk melampias kan rasa frustrasi nya. Kebetulan yang indah sekali, dia bertemu dengan ketua mu ini. Dan ketua mu yang berbaik hati ini memberikan istri mu kepuasan yang ia damba damba kan. " kata nya sambil tertawa ringan.
Pria berbaju hijau itu langsung terduduk di tanah dengan lemas saat mendengar kata kata nya.
"Oh ya, semua istri dari kalian sudah pernah tidur dengan ketua kalian ini. Ada yang pergi dengan sendiri nya ada juga yang di paksa oleh ketua kalian ini hingga merasakan trauma berkepanjangan. " Ucapan nya membuat wajah ketua itu menjadi pucat pasi, apa lagi saat melihat wajah merah karena marah milik anak buah nya.
"A.. aku tidak melakukan nya !" Kata ketua itu masih berusaha untuk melindungi diri.
Dia keluar dari tempat perjudian itu sambil tersenyum sebelum menggunakan tudung pakaian nya, kekuatan perlahan lahan mengalir ke dalam tubuh nya.
Dia adalah Sang Iblis Kemarahan ( Wrath ), Fen Shengqi. Dia mendengus pelan karena merasakan luka lama dalam hati nya kembali muncul.
Dia dulu adalah manusia biasa yang merupakan pemuda baik baik. Asal muasal dia bisa menjadi Iblis berbeda dengan kebanyakan Iblis lain nya.
Jika biasa nya berasal dari manusia yang tamak, jahat, atau sikap buruk lain nya atau Dewa yang berkhianat menjadi Iblis.
Maka dia berbeda dengan itu semua, Dia awal nya adalah pemuda desa yang tampan. Orang tua nya bekerja sebagai tukang kayu.
Kepala desa selalu menatap nya dengan kekaguman dan berkali kali menjodoh kan nya dengan anak kepala desa.
Dia berkali kali menolak lamaran yang di layang kan oleh desa desa lain kepada nya, dia memiliki. bakat untuk ber kultivasi sehingga membuat orang orang di desa memuja nya seperti Dewa.
Hingga akhir nya dia memutus kan untuk bersama dengan anak kepala desa saja yang kecantikan nya lumayan.
Tapi saat dia baru ingin menyuarakan pendapat nya, lamaran dari tuan wali kota membuat nya terkejut. Orang tua nya langsung mendesak nya untuk menerima lamaran itu.
Apa lagi yang memberi ini adalah Tuan Wali Kota yang terhormat, dia langsung menerima nya tanpa ragu ragu.
Pernikahan di laksanakan tepat 1 minggu setelah diri nya menerima lamaran. Pernikahan nya berjalan dengan harmonis hingga akhir nya orang tua nya di ajak untuk tinggal di rumah utama Tuan Wali Kota.
Dia awal nya menyuarakan keberatan nya tapi orang tua nya berkata kalau mereka tidak ingin membuat nya repot.
Jadi mau tidak mau dia harus membiar kan orang tua nya untuk tinggal di rumah utama tuan Wali kota.
Baru seminggu orang tua nya tinggal di rumah utama tuan Wali kota, orang tua nya di tuduh ingin mencuri barang pusakan milik Tuan Wali Kota.
Dia yang tidak mempercayai itu langsung pergi ke rumah utama tuan Wali Kota dengan buru buru. Tapi sayang nya ia terlambat, kedua orang tua nya di gantung dalam keadaan tak bernyawa.
Warga warga Kota menonton dan mencemooh nya bahkan menghina orang tua nya, dia mengepal kan tangan nya dengan erat sebelum menurun kan jasad kedua orang tua nya dengan hati hati dari atas.
Lalu membawa nya pergi dan memberi mereka penguburan yang layak, dia berjalan pulang dengan tubuh yang kelelahan.
Beberapa kali dia di halangi oleh bandit selama jalan pulang, dia mengernyit kan dahi saat melihat rumah yang di tinggali oleh nya sepi.
Tidak ada yang di lakukan nya, dia pergi keluar dari rumah dengan keadaan marah. Beberapa kali dia hampir mati karena bandit bandit yang mengejar nya terus menerus.
Hingga akhir nya saat ia sedang sangat terpojok, dia di bantu oleh Abbadon. Dia mengikuti Iblis yang sudah menjadi Dewa tersebut dengan setia.
10 tahun kemudian, dia pulang dan melihat kalau istri nya sudah menikah dengan pria yang di lihat nya saat itu.
Dia tersenyum miring, saat ini dia memiliki kekuatan untuk menghancurkan semua manusia manusia munafik ini.
Nama nya sudah tercoreng di tempat ini, orang orang menganggap nya sebagai orang tak tahu malu dan tidak tahu terima kasih.
Bahkan menghina kedua orang tua nya, orang orang yang melakukan itu mendapat hukuman yang setimpal.
Dia memotong lidah lidah orang orang yang mencemooh orang tua nya, dia menggantung seluruh keluarga Tuan Wali Kota dan menulis kan kejahatan kejahatan keluarga tersebut dengan darah mereka.
Dan di sini lah dia, di tempat dia memakam kan kedua orang tua nya, sudah puluhan tahun dia tidak pulang ke makam kedua orang tua nya.
Rumput rumput liar telah menutupi seluruh makam. yang membuat nya harus mencabuti nya satu persatu.
Peristiwa berdarah yang di sebab kan oleh nya terus menerus di ingat selama ratusan tahun sampai sampai membuat mereka ketakutan.
Dia bahkan memotong lidah anak anak yang mencemooh kedua orang tua nya, dia memotong lidah seorang pendongeng yang mengarang cerita tentang kejahatan kedua orang tua nya.
Fen Shengqi bukan lah orang yang penuh dengan belas kasih, dia memegang prinsip mata di balas mata dengan erat.
Dia bukan lagi Fen Shengqi yang lemah seperti dulu, dia bukan lagi Fen Shengqi yang mudah di bodohi dan tak berdaya seperti dulu.
Ini lah dia Fen Shengqi yang sebenar nya !
"Ibu aku sudah pulang, apa kau senang karena aku telah membalas kan dendam kalian berdua. Aku harap kalian dapat hidup dengan tenang di kehidupan selanjut nya, aku juga berharap tidak menjadi anak kalian di kehidupan selanjut nya. " Gumam nya sambil menghela nafas.
"Tangan ku berlumuran darah, dan itu akan membawa sial bagi kalian di kehidupan mendatang. Aku harap kalian memaafkan ku, hidup lah dengan bahagia tanpa aku. Seandai nya aku menikah dengan putri kepala desa maka kalian tidak akan mati dengan se tragis ini. " Lanjut nya dengan air mata yang menetes.
Air mata ini sudah sangat lama tidak menetes, suatu keajaiban untuk kembali mengalir. Dia bahkan ragu dengan kemampuan menangis nya.
"Permisi, apa kah kau adalah Fen Shengqi ?" tanya suara wanita di belakang nya, dia langsung menghapus air mata nya.
Dan menoleh ke belakang, betapa terkejut nya ia saat melihat wanita yang di belakang nya.
"Fen Niang ?" Tanya nya terkejut.
__ADS_1
"Eh, kau tahu nama ibu ku ?" Tanya wanita itu terkejut.
"Tidak, lupa kan saja. Aku tidak mengenal mu. " kata nya langsung membalik kan tubuh nya bersiap pergi.
Fen Niang adalah putri kepala desa yang bisa ber kultivasi juga tapi bakat nya lebih rendah di banding kan diri nya.
Dia harus nya sadar, sudah 117 tahun sejak dia meninggal kan kota ini. Lalu sudah 107 tahun sejak dia membuat keributan di kota ini.
Saat dia berumur 16 tahun, umur Fen Niang ini baru 9 tahun dan hal ini lah yang membuat nya ragu saat di jodoh kan dengan Fen Niang.
Grep
Dia terkejut, tangan nya di tahan oleh wanita itu. Tatapan mereka bertabrakan membuat nya terdiam.
"Apa kau tahu sesuatu tentang ibu ku ? Dia meninggal saat melahirkan ku dan ayah juga sudah meninggal saat aku berumur 4 tahun. Sudah 11 tahun sejak kepergian nya, jadi aku hanya tinggal dengan kakek. " Kata Gadis kecil itu dengan semangat.
"Kakek ? Kepala desa ? Dia masih hidup ?" Tanya nya terkejut.
"Ya kakek ku masih hidup, dia sekarang sangat lemah tapi dia selalu menceritakan tentang Fen Shengqi pemuda yang memiliki nasib menyedih kan, dia bilang dia selalu kasihan dengan pemuda itu. Aku sering melihat lukisan nya dan dia mirip dengan mu, maka dari itu lah aku sama mengenali mu. "
"Setelah di lihat lihat, seperti nya wajah mu dengan wajah Fen Shengqi berbeda. Yang di lukisan terlihat lebih kusam dan kau lebih tampan. " kata Gadis kecil itu malu malu.
Pikiran nya teringat dengan Fen Niang, gadis kecil yang manis dan penuh dengan keceriaan. Dia tidak ingin merusak masa depan gadis kecil itu, tapi ternyata tetap saja gadis kecil itu memiliki umur yang pendek.
"Coba kau bawa aku ke kakek mu, lagi pula aku tidak memiliki tempat tinggal. "Kata nya dengan tenang.
"Baik, tidak masalah untuk menginap di rumah kami !" kata Gadis kecil itu dengan semangat sebelum menarik tangan nya.
Dia terpesona dengan wajah gadis kecil ini, snahat mirip dengan Fen Niang.
' Apa kah ini arti nya aku harus berhenti menajdi Iblis dan tinggal dengan bahagia di desa ?' Pikir nya bertanya tanya sambil mengamati keceriaan gadis 15 tahun di depan nya ini.
Tanpa terasa di kembali. ke tempat nya, Desa Fen. Meski pun banyak yang berubah tapi dia masih bisa merasa kan keakraban dari tempat lahir nya ini.
"Kakek ! Lihat aku membawa seorang pemuda tampan untuk menginap di rumah kita !" Teriak gadis kecil itu dengan keceriaan penuh.
"Ah benar kah ? Siapa -" Ucapan kakek itu terputus melihat pemuda tampan yang di bawa oleh cucu nya.
"Lama tidak bertemu kepala desa, sudah 117 tahun sejak pertemuan terakhir kita dan ternyata kau masih hidup sampai sekarang. " kata nya dengan tenang sambil menahan gejolak dalam hati nya.
Kepala desa yang merupakan pria paruh baya yang sangat gagah dan menjadi panutan semua orang berubah menjadi pria tua yang di penuhi dengan keriput.
"Kau benar, bahkan umur ku lebih panjang dari pada anak ku. Aku tidak berharap bisa kembali bertemu dengan diri mu, kau masih terlihat muda sedang kan lihat diri ku sekarang. Dulu kau masih merupakan bocah ingusan yang sering merajuk karena aku sering menjahili mu, aku berharap aku bisa kembali ke masa yang indah tersebut. " kata Kepala Desa, Fen Yang.
"Kau benar, aku juga merindukan masa itu. Seandai nya waktu bisa di putar maka aku akan memilih untuk tetap diam di dalam desa Fen. " Ucap nya dengan penuh penyesalan.
"Tidak terlambat untuk melakukan itu, tawaran ku masih berlaku sampai sekarang. Entah kenapa aku merasa kalau kau akan menjaga anak atau cucu ku dengan baik. " Kata Fen Yang sambil tertawa.
"Tapi -" kata nya dengan ragu.
"Fen Yun Niang, masuk lah dulu ke dalam kamar mu. Kakek akan berbicara sebentar kepada Pria keras kepala satu ini yang sudah menolak ku dari dulu sampai sekarang. " Canda Fen Yang.
Fen Yun Niang yang masih bingung hanya bisa mengangguk dengan patuh dan berjalan masuk ke dalam kamar nya sendiri.
"Aku mohon, hidup ku sudah tidak panjang lagi. Akan sangat sulit untuk melindungi nya. Ini adalah permohonan terakhir ku, aku hanya berharap kau memberi nya kehidupan yang aman. Aku tahu kalau aku tidak memiliki hak untuk memaksa mu sekarang, tapi mohon pertimbangkan lah hubungan masa lalu kita. " kata Fen Yang langsung berniat bersujud di hadapan nya.
Dia langsung menahan tubuh pria tua itu.
"Bukan masalah layak atau tidak, hanya saja aku yang merasa tidak layak. Umur ku tahun ini 133 tahun dan dia baru berumur 15 tahun, ini akan mengecewakan nya. " kata Fen Shengqi dengan serba salah.
"Fen Shengqi, umur tidak menjadi masalah apa lagi kau adalah kultivator tingkat tinggi. Belum lagi, dia sangat terkagum kagum dengan mu. " kata Fen Yang.
"Aku ingin menikah dengan mu !" Kata Fen Yun Niang yang tiba tiba keluar yang membuat kedua pria dewasa itu terkejut.
"Aku adalah penggemar berat mu, aku selalu mencari tahu tentang mu di mana mana. Tapi yang aku temu kan hanya lah ekspresi takut seseorang. " Kata Fen Yun Niang.
"Apa kau menguping dari tadi ? Lagi pula menjadi penggemar dan cinta itu berbeda. " Kata nya.
"Tidak apa apa, lagi pula itu adalah permintaan kakek. Aku tidak ingin mengecewakan nya. " Dia terdiam melihat gadis kecil ini, sedang kan Fen Yang tersenyum penuh kemenangan dan menatap cucu nya dengan tatapan bangga.
"A... aku -" Ucapan nya terpotong oleh kata kata Fen Yang.
"Sudah jangan membantah lagi, aku akan mengatur pernikahan kalian sesegera mungkin. " kata Fen Yang dengan gembira sebelum meninggal kan nya berdua dengan si gadis kecil, Fen Yun Niang.
"Gadis kecil, apa kau yakin untuk memilih jalan ini ?" tanya nya.
"Kenapa aku harus menyesal ?" Tanya Fen Yun Niang dengan polos.
"Aku adalah seorang pria yang jauh lebih tua dari mu, belum lagi aku banyak membunuh orang kau tahu. " Kata nya berusaha menakut nakuti Fen Yun Niang yang masih muda.
"Tidak masalah. Bukan kah itu keren ? Kau bisa melindungi ku nanti !" Kata Gadis kecil itu dengan senang.
Rahang nya tidak bisa menutup lagi mendengar kata kata gadis kecil di depan nya ini yang terasa sangat mengejut kan.
Dia tidak bisa berkata kata lagi, dan hanya mengikuti alur. Baru kali ini dia menyadari kalau selama ini dia tidak bisa melawan takdir yang di beri kan oleh langit kepada nya.
Fen Shengqi menghela nafas berat dan menatap gadis kecil bermata bulat di hadapan nya ini.
__ADS_1
(Note : Terima kasih karena sudah menunggu, maaf karena hari ini telat up. Belakangan ini author ada tugas, jangan lupa kasih vote ke cerita pedang Jiwa Naga karena ini sudah awal minggu. Lalu, chapter kali ini hanya khusus menceritakan awal kisah cinta, Fen Shengqi dan kemungkinan besar akan di buat cerita sendiri nanti nya. Jangan lupa untuk like dan comment, tolong bantu kasih tahu kalau ada kalimat dalam cerita yang salah atau kurang efektif, Terima kasih. )
^^^-3000 words^^^