
"Kalian ini kura kura atau siput ?! Lama sekali !" Teriak nya lagi saat para musuh nya itu sudah mulai melambat lagi.
"Kau yang terlalu cepat ! Jika aku berhasil menyusul mu maka aku ingin memukul mu hingga mati !" Umpat salah satu peserta dengan nafas putus putus.
Iblis sedikit kesulitan di dalam air, dan tak terasa ada seorang murid Old Qi yang sudah berada di sebelah nya.
"Aku akan mendahului mu !" Kata murid Old Qi itu dengan arogan.
"He he, kau terlalu cepat berpuas diri. Aku akan meladeni mu bermain. " Jawab nya sebelum kembali menyelam.
Dia mengayunkan tangan nya ke depan dan kebelakang, kaki nya juga tidak berhenti mengayun dari tadi.
Dalam waktu singkat, ia dengan mudah mengalahkan murid Old Qi. Dia ingin segera memenangkan pertandingan ini agar bisa beristirahat.
Dia berenang sangat lincah bagaikan naga air yang berenang. Murid Old Qi sampai tak bisa berkata kata lagi.
1 Jam kemudian
Dia sudah berhasil mencapai ujung sungai dan di nyata kan sebagai pemenang. Dia duduk santai di tengah tengah antara Qing Yu dan Old Qi.
"Apa kah masih ada perlombaan setelah ini ?" tanya nya.
"Ya, masih ada lomba lari. Kau sudah memenangkan 2 kali pertandingan, kau boleh beristirahat dulu. " kata Old Qi.
"Tidak, aku tidak mau istirahat. Aku mau keluar dan membeli makanan. Perut ku lapar, selamat tinggal. " Pamit nya dan berjalan menuju luar arena.
Penonton menatap nya dengan penuh kekaguman dan keheranan.
"Lihat, apa yang ia lakukan ?! Apa kah ia bisa langsung masuk ke babak selanjutnya ?!" tanya seseorang.
"Tentu saja tidak !! Itu tidak mungkin, mungkin dia pulang sebentar untuk melakukan sesuatu secara untuk melakukan pertandingan berikut nya masih 2 jam lagi !" Seru yang lain.
Dia menghiraukan teriakan teriakan itu. Dan langsung menuju kedai mi Ayam yang kata nya sangat enak.
Kedai itu berjarak hanya 300 meter dari arena pertandingan dan tidak di sangka sangka ternyata kedai itu sangat kecil dan terbuat dari kayu tua yang hampir hancur.
Tapi, tidak boleh di lihat dari situ saja. Karena di sebelah nya sudah ada antrian untuk masuk ke dalam kedai mi ayam.
Ia mengantri dengan patuh dan mengambil giliran nya, setelah menunggu sekitar setengah jam, selanjut nya adalah giliran untuk nya masuk.
Tapi, ada seseorang yang menghadang nya untuk masuk.
"Kau, biar kan kami untuk masuk duluan. " kata iblis pria di sebelah nya.
Dia tidak menjawab dan mendorong iblis itu ke belakang sebelum berjalan masuk.
__ADS_1
"Kau ! Aku akan memusnahkan mu !" teriak iblis pria itu dengan marah.
"Apa kau bawahan Qing Yu ?" bisik nya.
"Tentu saja !" kata iblis itu.
"Kenapa aku merasa kalau kau lebih mirip ke Bei Hui (wrath)?" bisik nya dengan pelan.
"Kau ! Kau bagai mana ?!" tanya iblis pria itu dengan terkejut.
"Teman teman, dia mengenal Tuan Bei Hui dan Nona Qing Yu !" Seru iblis pria itu dengan panik.
"Apa ? Bei Hui ? Siapa itu ?" tanya nya pura pura polos.
"Jangan pura pura polos ! Kau tadi membisik kan nya pada ku !" kata iblis pria itu.
"Kau berhalusinasi lagi. " kata teman iblis pria itu sambil menepuk nepuk bahu iblis pria itu.
"Aku tidak berhalusinasi !" Teriak Iblis pria itu marah.
"Ada apa ini ?" Tanya suara lembut yang berasal dari belakang mereka.
"Dewi Qing !" Teriak iblis pria itu dan teman teman nya.
"Kita bertemu lagi, Zhang Wei. Ini sungguh sebuah kebetulan yang indah. " kata Qing Yu lagi.
"Betul, ini kebetulan yang sangat indah dan aneh. Sampai sampai aku merasa kalau kau yang mengikuti nya Senior Qing. " Sindir nya dengan halus.
"Ha ha ha , lucu sekali. "
"Aku mendengar kalau dia bertanya seperti ini pada ku, ' Kenapa aku merasa kalau kau lebih mirip ke Bei Hui ?' Begitu nona. " kata iblis pria itu.
"Aku bahkan tidak mengenal Bei Hui itu, dia menghalangi ku untuk masuk, padahal aku sudah mengantri selama setengah jam." kata nya, seolah olah ia adalah yang paling tersakiti.
"Ah ini hanya kesalah pahaman, Qing Bing, kau ikuti aku nanti. Ayo makan bersama Zhang Wei. " Ajak Qing Yu.
"Baik, tidak masalah. " Jawab nya.
"Paman, mi ayam nya 20 porsi. " Ujar nya.
"Kalian semua masuk dan makan lah, biar aku mentraktir kalian. " ajak nya.
"Tentu saja, aku tidak akan menolak ajakan mu. " jawab seorang iblis wanita, mewakili teman nya yang lain.
"Tuan, maaf kalau pertanyaan ku menyinggung mu tapi bukan kah kita hanya bersepuluh? Kenapa memesan nya 20 porsi ?" tanya iblis wanita itu lagi.
__ADS_1
"Aku sudah berdiri setengah jam di tambah lagi meladeni teman kalian tadi, perut ku sangat lapar. Di tambah lagi dengan mi ayam yang sangat menggiurkan itu. Aku lapar. " jawab nya.
"Bukan kah kau baru makan sangat banyak tadi ?" tanya Qing Yu.
"Itu sudah lebih dari 2 jam, aku sudah lapar lagi. " jawab nya dengan dingin.
"Tuan ini pesanan anda. " kata paman penjual dengan cara yang aneh.
"Terima kasih. " dia mengambil sumpit dan mulai menjepit mi nya.
Saat itu , ada daging yang menempel di mi yang di angkat nya. Dia mengerut kan dahi nya saat melihat daging itu sebelum wajah nya berubah menjadi muram.
Dia memisah kan daging 'ayam' ke satu mangkok kosong, dia membuka pangsit nya untuk memperkuat perkiraan nya.
Saat melihat daging yang ada di dalam pangsit , dia segera beralih ke mangkok lain yang di pesan nya. Iblis iblis itu sudah makan kecuali Qing Yu.
Dia memisah kan satu persatu daging nya dan itu membuat iblis iblis kelaparan itu menjadi bingung.
"Tuan, apa yang kau lakukan ? Kau tidak menyukai daging nya ? Kau bisa memberi nya pada ku, aku menyukai nya. " kata Qing Bing.
Dia menggeleng pelan dan menatap ke arah Qing Yu yang sedang menyeringai.
"Apa yang kau lakukan Senior Qing ?" tanya nya.
"Aku yakin kau sadar juga , jika tadi maka mungkin kau adalah yang pertama memakan nya. Aku kecewa dengan kaum ku yang bahkan tak bisa membedakan daging, malah tuan muda Zhang Wei yang lebih peka. Bagai mana jika yang di makan oleh mereka adalah racun ?" Jawab Qing Yu sambil menggeleng geleng kan kepala nya tanda kecewa.
"Paman, daging ayam apa yang kau gunakan ?" tanya nya.
Penjual itu tampak nya gemetar ketakutan saat di tanya begitu, paman penjual itu tampak mengenggam gerobak dagang nya dengan erat.
"A.. aku membeli ayam itu di pasar kemarin. Apa ada masalah tuan ? Mungkin hanya kesalahpahaman ?" tanya paman penjual itu dengan gemetaran.
"Kesalahpahaman ya ? " gumam nya sambil tertawa pahit.
Seluruh perhatian di kedai mi ayam itu tertuju pada meja mereka. Iblis iblis kelaparan itu juga menghentikan kegiatan makan mereka.
"Aku tanya kepada kalian ? Apa kalian sangat menikmati mi ini ?" tanya nya pada seluruh pengunjung lain.
"Ya kami menyukai nya, di tambah lagi dengan daging nya. " jawab para pengunjung itu.
"Ha ha, lucu sekali !" Qing Yu mencabut cadar yang di gunakan nya yang membuat semua orang terkejut.
"Kalian memakan daging itu, sama dengan memakan sesama kalian atau makan daging kalian sendiri. Ini bukan daging ayam tapi DAGING MANUSIA !" Kata kata Qing Yu bagaikan petir di siang bolong.
Bonus : 1 / 2
__ADS_1