
Zhang Wei mendekati rak rak buku dan melihat An Hao sedang melakukan hal kotor dengan seorang wanita paruh baya yang masih cantik.
Cantik karena menggunakan riasan dan menutupi berbagai kerutan yang sudah mulai muncul di wajah nya.
"Ah.. ibu , lanjut kan lagi. aku... aku belum puas !!" Desah An Hao.
' Hah ? Ibu nya ? Sialan, apa apaan ini. Aku benar benar akan gila. ' kata nya dalam hati dan kembali menggunakan batu rekam suara, dia merekam seluruh hubungan terlarang ibu dan anak itu.
" Hao ' er , lebih cepat !" Balas ibu nya.
1 jam kemudian, kedua orang ibu dan anak itu baru lah selesai bermain. Ia pergi meninggal kan mereka dan memilih untuk menyebar kan berita ini.
Pasti ini akan sangat mengejut kan dunia.
"Hei, aku ingin kalian menyebar kan berita ini. Aku akan memberi kan 100 kristal roh tingkat rendah karena ini informasi yang cukup aneh. Coba lah untuk mendengar nya terlebih dahulu. " Gumam nya.
Pria itu mendengar dengan serius suara suara yang ada di rekaman itu, perlahan lahan pria itu membuka mulut nya.
"Apa kah benar ini An Hao ?" tanya pria itu tidak percaya.
"Ya, aku mendengar nya. Lihat lah bagaimana mereka saling memanggil, An Hao dan An Ling. " balas nya dengan kesal .
"Ini akan menciptakan banyak hal, orang orang akan pergi ke Sekte Awan Ungu dan mengutuk nya. Aku tidak bisa membayang kan dendam apa yang kau miliki dengan sekte awan Ungu sampai seperti ini. " kata pria itu dengan pusing.
"Tidak ada, aku hanya dendam pribadi dengan Sekte Awan Ungu. "kata nya dingin.
Segera saja pria itu tidak bertanya lagi dan segera pamit pergi untuk menyebar kan berita yang di maksud kan nya.
Di ruang rapat para petinggi Sekte Awan Ungu
Tok tok
"Patriark, Patriark! Kami mendapat kabar buruk dari kalangan masyarakat. "kata penjaga dengan panik dan tidak menunggu izin Patriark lagi.
"Apa yang terjadi ?" Patriark menjawab dengan tenang untuk menahan tetua lain yang sudah siap untuk marah.
__ADS_1
"Patriark dengar kan sendiri, aku akan undur diri." kata penjaga itu menunduk memberi kan batu rekam suara.
Wajah seluruh orang yang ada di ruangan itu berubah jauh, tanpa di beritahu sekali pun mereka sudah mengetahui siapa pemilik suara tersebut.
Tangan Patriark mengepal erat hingga batu rekam suara yang di pegang nya hancur berkeping-keping .
Tetua yang lain tidak ada yang berani membuka suara karena mengetahui Patriark akan marah besar.
Shiuttt, sebuah panah dengan surat menancap tepat di sebelah kepala Patriark.
"Siapa di sana ?!" kata tetua yang bersiap mengejar orang bertudung di depan pintu.
"Tunggu, biar kan orang itu lepas. Lagi pula ia tidak berniat jahat, ia sengaja melepas kan nya tepat di samping kepala ku. Lihat lah ini ada surat."kata Patriark yang membuka surat yang tidak berisi banyak kata.
'Perpustakaan, rak 13.' Begitu lah isi dari surat tersebut.
" Apa kah itu tantangan terbuka ?" tanya seorang tetua dengan marah melihat isi surat tersebut.
"Patriark, biar kan kami ikut dengan mu. Lalu melihat apa yang ada di perpustakaan rak 13." balas tetua yang lain.
"Baik lah, kalian semua ikut dengan ku. Ayo cepat jangan biar kan ia menunggu. " kata Patriark An.
Sekte yang sudah di penuhi dengan keributan karena beredar nya rekaman suara hubungan terlarang antara ibu dan anak.
An Hao dan An Ling memiliki suara yang unik, di tambah lagi dengan mereka yang saling menyebut nama satu sama lain.
Segera saja para murid sekte terkagum kagum melihat kumpulan orang orang terkuat di dalam sekte.
Tidak butuh waktu lama untuk kumpulan para tetua itu sampai di perpustakaan sedang kan Zhang Wei yang dari tadi duduk di sebuah pohon hanya tertawa dalam hati.
Patriark tanpa rasa ragu langsung berjalan ke rak 13 dan betapa terkejut nya ia melihat 2 orang yang sedang melakukan hubungan.
2 orang itu tidak menoleh pada nya dan terus melanjut kan aksi nya.
"Kau pergi saja, kami akan melapor kan pada ayah jika kau membocor kan kejadian hari ini. " Ancam pria yang sedang berhubungan.
__ADS_1
"Kalian ! " An Ming, Patriark sekte meraung marah mendengar kata kata anak nya.
Saat mendengar teriakan marah nya, anak nya dan istri nya langsung menghentikan kegiatan mereka dan menatap nya dengan penuh ketakutan.
Istri nya , An Ling langsung memeluk kaki nya dengan manja. An Ling menggosok gosok nya buah dada nya ke kaki nya.
Dia tidak tergoda dengan itu dan melepas kan pelukan istri nya dengan kasar.
"Sayang, bukan kah kau seharus nya pulang lusa ?" Kata An Ling dengan manja.
"Bukan kah seharus nya aku yang bertanya pada mu ?" Tanya nya balik dengan dingin.
"Sayang ini hanya salah paham, baju ku terlepas karena robek. An Hao yang membantu ku. " kata An Ling.
"Oh,membantu apa ? Menghangat kan mu ? Pergi lah dengan anak mu itu, mulai sekarang aku mengambil kembali semua harta yang kau miliki dan milik An Hao juga. Marga mu juga akan kembali menjadi Long. Tidak ada yang boleh lagi di antara kalian menggunakan marga An !" Bentak nya sebelum pergi dengan wajah yang kecewa.
Di sisi lain, Zhang Wei yang menonton kejadian itu hanya menggeleng kan kepala pelan. Saat An Ming pergi ia melihat An Ling menangis tersedu sedu.
An Ling memohon dan menggoda para tetua sekaligus. An Ling yang sudah tidak di anggap lagi istri Patriark langsung di gilir oleh para tetua tanpa ampun.
Bahkan tetua yang sudah memiliki istri, tetua yang menjaga perpustakaan sampai mengunci perpustakaan supaya kegiatan mereka tidak di ganggu.
An Ling menangis ketakutan saat melihat tatapan lapar dari para tetua pada tubuh nya. Ada lebih dari 30 tetua yang berada di perpustakaan..
Zhang Wei tidak bisa berkomentar melihat kejadian ini.
"Pada dasar nya, mereka hanya lah manusia. Aku justru merasa aneh jika mereka tidak melakukan ini pada An Ling. " Gumam nya, entah kenapa ia merasa ada suatu gejolak di tubuh bagian bawah nya.
"Ah aku menjadi harus merasakan sesuatu yang belum ku ingin kan untuk saat ini. " Gumam nya dengan wajah cemberut.
Ia segera meninggal kan tempat itu dan menyebur di sebuah sungai yang terkenal akan dingin yang di miliki air di sungai itu.
"Huh, segar. Aku bisa meredam nya untuk saat ini, tapi tidak di kemudian hari. Ini perlu di lepas kan dan di tuntas kan atau aku akan kesulitan. " Gumam nya sendiri yang membuat orang lain memandang nya dengan aneh.
Dia menghela nafas lagi sebelum memanjat naik ke tepian dan mengganti baju setelah membuat pelindung di sekeliling nya , sehingga orang orang tidak bisa melihat apa yang sedang di lakukan nya.
__ADS_1
Tiba tiba saja berbagai bayangan wanita cantik yang sudah pernah di temui nya muncul di dalam bayangan nya, ia memukul beberapa kali kepala nya untuk menstabil kan kembali pikiran nya.
bonus : 2 / 2