
Semua orang yang mendengar itu langsung membuka mulut mereka terkejut dengan kata kata nya.
"Apa kah itu tidak berlebihan ?" tanya seseorang.
"Apa kau pikir menjadi kuat, semudah membalikkan telapak tangan ?" tanya nya balik.
Orang yang bertanya langsung terkejut dan terdiam.
"Jika kalian tidak setuju, kalian bisa pulang dan melakukan kultivasi normal. Aku tidak akan menahan kalian. " kata nya dengan tenang.
Saat melihat keraguan di mata beberapa orang, dan sesuai tebakan nya, saat dia mengatakan itu, beberapa orang langsung meninggalkan tempat itu.
Hingga tersisa 24 orang dan 7 orang memilih untuk pergi. Dia menghela nafas pelan, melihat ke tujuh orang yang pergi.
"Mereka bahkan tidak mau susah, apa guna nya memiliki bakat tinggi jika tidak di asah ?" gumam nya dengan kesal.
"Kalian tidak ingin pergi lagi ? Jika kalian sudah setuju untuk tinggal di sini maka tidak ada jalan pulang untuk kalian kembali lagi sampai nanti aku menutup latihan ini. " kata nya dengan tegas.
"Ka.. kami setuju untuk mengikuti latihan !" kata beberapa orang dengan gugup.
"Katakan lagi dengan lebih kuat !"
"Kami setuju untuk mengikuti latihan !!" Teriak semua orang. Dia tersenyum tipis bahkan hampir tidak terlihat.
Sebenar nya ada pertimbangan tersendiri kenapa ke 24 orang ini tidak kembali ke sekte. Itu tidak lain karena Zhang Wei yang memutuskan untuk mengajar mereka secara langsung.
Kapan lagi di ajar oleh orang paling kuat yang mereka kenal, meskipun harus melalui banyak kesulitan.
"Baik, mulai lah latihan seperti tadi. " kata nya.
Orang orang mulai mengangkat batu dengan susah payah menuju garis yang sudah di tentukan oleh nya.
Dia mengangkat batu yang di duduki nya ini, batu ini hanya memiliki berat sekitar 250 kilogram, yang arti nya masih lebih berat batu yang di berikan oleh kakek Qian.
12 jam berikut nya
"Apa kalian sudah selesai ?" tanya nya pada orang orang yang sudah terkapar di tanah.
"Su.. sudah tuan. "
"Ayo duduk, mari kita berlatih, aku akan memberi kan sumber daya untuk kalian. Ini juga berfungsi untuk mengembalikan tenaga kalian. Nanti setelah latihan kultivasi kalian akan melatih pemahaman terhadap senjata dan seni bela diri kalian. " Jelas nya.
Orang orang yang sekarang sudah duduk dengan rapih, mengangguk kan kepala mereka saat mendengar penjelasan nya.
" Dengar kan, aku akan memberikan kalian 3 teratai es dan 3 cabai api. Aku juga akan memberi kan kalian pil Giok Bulan dan Pil Rubah Laut. "
" Pil Rubah Laut ?" tanya seseorang.
"Ya, itu adalah pil buatan ku sendiri. Kalian tidak perlu khawatir, aku sudah memastikan ini akan sangat baik untuk perkembangan kalian. " Jelas nya dengan bangga.
Setelah mendengar kata kata nya, orang orang baru ingat kalau orang di depan mereka ini bukan hanya seorang pendekar paling hebat, melainkan seorang grandmaster alkemis juga.
Dia membagikan masing masing tiga teratai es dan 3 cabai api pada setiap orang. Setelah itu ia memberi pil pil.
"Sekarang kalian sudah mendapat masing masing sumber daya. Makan lah langsung. " Tanpa basa basi lagi semua nya langsung memakan sumber daya yang di berikan nya.
Dia duduk dengan santai dan melihat semua nya masih aman, tapi setelah itu ia langsung berdiri saat melihat ada beberapa yang menunjuk kan gelagat aneh.
Ia langsung berjalan mendekati yang tubuh nya sudah bergetar, dia membantu memegang pundak orang itu.
Dia bisa merasakan kalau Qi orang ini sangat kacau dan saat ini sedang kesulitan untuk menunduk kan energi yang ada di pil Giok bulan.
Dia mengirimkan Qi nya untuk membantu orang itu dan tidak lama kemudian, tubuh orang itu sudah tidak bergetar lagi.
Dia berjalan untuk membantu yang lain dan terus begitu sampai semua nya selesai.
Hari berlalu dengan sangat cepat dan sekarang sudah 3 minggu berlalu, orang orang yang sebelum nya hanya berada di tingkat penempaan pondasi.
"Kalian sekarang rata rata ada di tingkat 2 ranah jiwa dan ada beberapa yang beruntung untuk menjadi tingkat 3 ranah jiwa. Aku harap kalian dapat menggunakan kekuatan kalian dengan bijak dan digunakan untuk melindungi provinsi dari yang orang jahat. "
"Kami tentu saja akan melakukan itu meskipun tidak di suruh. Lagipula semua ini berkat kebaikan hati tuan. Kami tidak akan menggunakan kekuatan ini untuk hal yang jahat !" kata mereka dengan serempak.
"baik sekali, aku ingatkan sekali lagi untuk selalu menggunakan low profile, karena kita akan menutup diri dari Kekaisaran Wei dan jangan sekali kali untuk membocorkan identitas ku. " kata nya dengan datar.
"Ya tuan, kami lebih memilih untuk mati daripada membocorkan identitas tuan yang sudah membuat kami menapak di ranah kultivasi yang bahkan tidak berani kami bayang kan. " kata mereka dengan penuh rasa syukur.
__ADS_1
"Tentu saja, kalian bisa berteman dengan baik pada orang orang kerajaan Vermilion. Tapi tetap saja untuk menjaga identitas kalian. " Perintah nya.
"Aku nanti akan berjalan di belakang kalian dan terpisah dengan kalian, karena aku sudah terdaftar. Aku akan menjaga kalian dari belakang dan yang mengawal kalian adalah Guru Bai, Guru Yao dan paman Zhao. " kata nya.
"Sekarang kalian boleh beristirahat ataupun mau bermain juga boleh. " kata nya dengan senyum.
Dia berjalan mendekati Bai Long Zhi dan Chu Bai.
"Kakak, aku merindukan kalian !!" kata nya memeluk mereka berdua, karena selama latihan mereka seperti orang yang tidak saling mengenal.
Hal ini di lakukan untuk kebaikan mereka sendiri, supaya menjadi lebih fokus dan tidak mengalihkan perhatian mereka.
" Kami juga merasakan hal yang sama , terima kasih karena telah membuat kami bertumbuh lebih cepat. Jika bukan karena mu maka aku bahkan tidak berani membayang kan untuk berada di ranah ini. " kata Chu Bai dengan takjub.
"Tidak perlu memujiku, ini juga berkat kerja keras kalian. Ini juga bergantung pada bakat kalian yang tinggi. " kata nya.
"Hm, meskipun begitu aku masih tidak percaya aku bisa menyamai guru dalam waktu dekat. Aku bahkan tidak bisa untuk berhenti tersenyum" kata Bai Long Zhi.
"Jika kau tidak bisa berhenti tersenyum , terus kenapa kau harus berhenti tersenyum ?" tanya nya dengan senyum manis.
"Zhang Wei, tinggal 1 minggu lagi sebelum kompetisi !" panggil Bai Yi Ren.
"Oh sudah ya ? Guru semua orang yang akan mengikuti kompetisi total nya 24 orang. Semua nya ada di tingkat 2 ranah jiwa dan beberapa ada di ranah jiwa tingkat 3." kata nya.
Bai Yi Ren , terlihat tidak percaya. Sedang kan dia sendiri mengerti bagaimana perasaan yang di rasakan oleh Bai Yi Ren.
"Ka.. kalau begitu, ayo kita kembali ke sekte. Untuk bersiap siap pergi ke Kekaisaran Wei. " kata Bai Yi Ren gugup.
"Guru, tidak perlu gugup. Meskipun sekarang kekuatan kita sama, bagiku guru tetap jauh lebih kuat bagiku. " kata Chu Bai.
Hati Bai Yi Ren menjadi menghangat mendengar ucapan para murid murid nya, dia tidak menyangka kalau semua murid nya memiliki bakat yang sangat baik.
Mulai dari Zhang Wei yang berkembang sangat cepat dan tidak dapat di terima oleh akal sehat, awal nya ia berpikir kalau kedua murid nya yang lain akan normal normal saja.
Tapi nyata nya kedua murid nya yang lain tidak kalah mengejutkan meskipun tidak sehebat Zhang Wei.
"Ayo, cepat ! Senior Yao telah menunggu kita semua. Dengan perjalanan darat, akan membutuhkan waktu kira kira 5 atau 6 hari. Sekarang tinggal 8 hari sebelum kompetisi di mulai. "
"Biar aku saja yang menarik kalian sehingga bisa mempercepat waktu. " kata nya sambil meregangkan tubuh.
Singkat kata, mereka telah berkumpul di gerbang Provinsi Phoenix. Orang orang yang sebelum nya memilih pergi , sangat menyesal saat melihat perkembangan mereka sekarang.
"Bagaimana kalau aku tidak usah ikut saja ? Aku akan memilih menjaga provinsi Phoenix saja. Aku takut jika kita semua pergi, akan ada orang yang mencari cari kesempatan. " kata Zhao Yang.
Dia berpikir dan menyadari kalau apa yang di katakan oleh Zhao Yang adalah sebuah kebenaran.
"Emh bagaimana ya ? Apa paman benar benar tidak ingin ikut ?" tanya nya dengan bingung.
"Ya, tidak apa apa. Aku akan mendoakan kalian dari sini. Semoga berhasil !!" kata Zhao Yang dengan senyum.
"Baiklah, selamat tinggal paman. Semua nya, pegang kain putih ini dan aku akan menarik kalian. " kata nya memberikan kain putih tebal yang sangat panjang.
Dengan sigap, semua orang langsung menarik kain tersebut. Langsung saja ia menggunakan kecepatan paling tinggi nya.
"Jika merasa tidak nyaman dengan tekanan angin, gunakan Qi kalian untuk melindungi diri dari angin. " nasehat nya.
3 jam terbang membuat tubuh nya menjadi sedikit lelah. Sekarang mereka sudah ada di Kerajaan Vermilion.
"Apa kah kalian ingin ikut ?" tanya nya pada orang orang di belakang nya.
"Tentu , kalau di boleh kan kami akan ikut masuk." kata seseorang.
Saat di depan gerbang, tidak ada yang menahan nya melainkan memberikan hormat pada nya.
"Jenderal !!"
"Ya, berdiri lah. Apakah ratu sudah pergi atau belum ? "tanya nya.
"Belum, ratu sedang bersiap siap dan berencana untuk pergi dalam waktu 1 jam lagi. "
"Oh baik lah, dengan begitu lebih baik kami bersama sama. " kata nya.
Dia menuntun para orang yang berasal dari Provinsi Phoenix untuk langsung masuk ke dalam istana.
Orang orang atau murid sekte nya, yang sudah ia latih. Tidak dapat menahan kekaguman nya saat melihat kemegahan istana kerajaan Vermilion.
__ADS_1
"Fang Lin !!" panggil nya.
"Zhang Wei ? bukan kah kata mu kau akan langsung pergi ?" Tanya Fang Lin bingung dengan kehadiran nya.
"He he maaf kan aku, aku berubah pikiran saat melewati kerajaan Vermilion. Jadi aku berinisiatif untuk bertanya apakah kau sudah pergi atau belum. " kata nya dengan canggung.
"Hu Yin !!" panggil nya dengan gemas saat melihat murid kesayangan nya itu.
"Guru !" Hu Yin langsung berlari dan memeluk nya dengan erat.
"Hu Yin akan ikut dengan ku untuk duduk di kursi penonton. " kata Fang Lin.
"Hem, Yin'er, kau harus melihat pertandingan dengan sungguh sungguh dan melihat beberapa gerakan yang akan guru gunakan. " kata nya sambil mengelus kepala Hu Yin.
"Kami sudah siap untuk pergi. Apa kah kita akan pergi sekarang atau kau mau istirahat dulu ?" tanya Fang Lin.
"Langsung saja, aku masih ada urusan yang harus ku selesaikan nanti di Kekaisaran Wei. " kata nya.
"Tu Long bilang, ia akan menarik kami. Sehingga kami tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga. " kata Hu Yin dengan antusias.
"Ya, sebaik nya begitu. Jangan tunjuk kan bentuk asli kalian semua nanti atau akan terjadi hal yang rumit. Nah jika sudah terjadi seperti itu, aku malas untuk menyelesaikan nya. " kata nya.
"Hem, tidak perlu kau katakan juga kami sudah tahu. " Kata Long Nie.
"Ayo pergi sekarang, Lei Fang akan menjaga kerajaan. " kata Fang Lin.
Mereka terbang secara berdampingan dan bercerita beberapa soal dan tidak terasa matahari sudah mulai terbenam.
"Apa kah masih jauh ? " tanya nya.
"Tidak juga, seharus nya kita hanya perlu kira kira 10 menit lagi dan kita akan bertemu dengan sebuah desa. Di sana kita hanya perlu berjalan beberapa mil dan kita akan sampai di Provinsi Gagak Emas. Tapi jika kita ingin sampai ke ibukota Kekaisaran Wei, tempat kompetisi di selenggarakan, maka akan memakan waktu yang lebih banyak. Jadi aku sarankan untuk menginap sampai pagi sebelum melanjut kan perjalanan. " kata Fang Lin.
"Apa kau sudah pernah ke Provinsi Gagak Emas ?" tanya nya pada Fang Lin.
"Hm untuk ke kota Kong Qi, aku sudah 2 kali pergi ke sana dengan Lei Fang dan Lin Yi. "
Sesuai perkiraan Fang Lin, mereka menemui sebuah desa dan berjalan menuju gerbang.
"Tunjuk kan tanda pengenal kalian !"
Dia mengeluarkan tanda pengenal yang di berikan oleh Kekaisaran wei untuk provinsi phoenix, Fang Lin pun melakukan hal yang sama.
"Silakan masuk !"
Mereka berjalan hingga keluar dari desa dan menemukan gerbang yang jauh lebih megah dan tinggi. Mereka dapat masuk dengan mudah dan langsung saja ia mencari penginapan yang nyaman.
"Ku rasa itu penginapan yang baik jika di lihat dari kondisi bangunan nya. " kata Fang Lin menunjuk sebuah bangunan mewah.
Mereka berjalan mendekat dan itu menarik perhatian banyak orang.
"Ada yang bisa kami bantu ?"
"Kami ingin memesan 35 kamar. " kata Fang Lin.
"1.097 koin emas. " Fang Lin menyerahkan sekantung koin emas pada pegawai wanita itu.
Tiba tiba ada orang yang menghalangi jalan Fang Lin. Itu adalah 2 orang pria yang sedang dalam kondisi mabuk.
"Hei cantik, kemari lah. Ayo bersenang senang dengan kami !!" kata salah satu pria itu.
Fang Lin tidak meladeni itu dan berniat langsung pergi tapi tangan Fang Lin di genggam dengan erat oleh kedua pria itu.
"Hentikan, kalian berdua pergi lah. Aku sedang tidak berniat untuk membunuh orang. " kata nya dengan malas.
Kedua orang ini adalah salah satu kelompok bandit yang cukup terkenal di provinsi gagak emas dan kdua orang ini adalah wakil ketua ketiga dan wakil ketua ke empat kelompok bandit tersebut.
Nama kelompok bandit tersebut adalah Bandit Beruang Mata Elang, kekuatan kedua orang ini berada di tingkat 6 ranah jiwa.
"Siapa kau ? Jangan menganggu kami !! Dasar ba*ingan !" umpat kedua orang itu dengan sangat kasar dan bersiap untuk menyerang nya..
Sedang kan dia hanya menghela nafas berat saat melihat kebodohan kedua orang ini yang sudah melebihi akal sehat.
Note : Jangan lupa untuk like dan comment.
^^^2.110 words^^^
__ADS_1