PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
97. Setuju


__ADS_3

"Kasih sayang mu ,pada anak mu membuat ku menjadi lebih dan lebih membenci anak mu. Aku kesal dengan kasih sayang yang kau beri kan itu. " kata Zhang Wei dingin.


"Ap.. apa ?" tanya Nan Long bingung.


"lupa kan saja, lagi pula tidak ada keuntungan nya bagi ku kalau membunuh mu. "


"Guru, biar kan dia pergi. Tapi dengan syarat dia harus meroboh kan gerbang kota nya. " kata nya lalu pergi meninggal kan ruangan.


Bai Yi Ren menatap dengan dingin ke arah Nan Long yang baru berhenti gemetaran. Bagai mana tidak ? dia dari tadi di tekan oleh aura mengerikan milik Zhang Wei.


Bai Yi Ren duduk di sebuah kursi di ikuti yang lain nya, lalu menatap nya dengan sinis.


"Kau dengar apa yang di katakan murid ku ? Aku akan melepas kan mu kalau kau meroboh kan gerbang mu. " kata Bai Yi Ren.


"Tapi nanti jika kota sebelah berniat untuk menyerang, maka kami tidak lagi memiliki pertahanan. " kata Nan Long.


"Siapa yang berani menyerang ? Tenang saja tidak akan ada yang berani. " kata nya kesal.


"Baik lah, aku akan mengumpul kan seluruh warga kota untuk memberitahu kan ini pada semua nya. "Lalu Nan Long menepuk tangan nya beberapa kali berteriak memanggil orang.


Tapi tidak ada yang datang sama sekali, bahkan suara langkah kaki pun tidak terdengar.


"Apa kah kau memanggil orang yang berjaga di depan pintu ini ?" tanya Long Nie penasaran.


"I.. iya. "


"Tidak perlu memanggil nya lagi karena dia tidak akan mendengar mu, tadi aku sudah membuat mereka pingsan. " kata Long Nie tanpa rasa bersalah.


Nan Long membuka dan tutup kan mulut nya dan tidak dapat berkata kata. Dia hanya menghela nafas pasrah, lalu berjalan keluar untuk melihat kondisi kediaman nya ini.


"Perhatian !!" Teriak Nan Long yang menarik perhatian seluruh warga.


Bai Yi Ren hanya memasang ekspresi datar,


"Mulai sekarang kita akan menghapus pembatas antara kota kita dan kota Li Yun !!" kata Nan Long semangat.


"Apa tidak mungkin ?!! Tuan Kota, kau tidak bisa melakukan ini !! kau tahu sendiri Kota Li Yun selalu berusaha untuk mengambil wilayah kita !!" teriak salah satu orang.


"Tidak perlu khawatir, ini adalah perintah dari Nona Bai Yi Ren. Sekte Pedang Putih akan melindungi kota kita !!"


"Sekte Pedang Putih ?! Apa kah itu benar benar mungkin ?!" teriak mereka tidak percaya.


"Ya, kalian tidak perlu khawatir. Karena aku sendiri yang akan menanggung biaya pembangunan gerbang dan aku tidak akan membiarkan kalian di serang. " kata nya sambil maju ke depan.


"Kalian sudah dengar sendiri kata kata itu dari Nona Bai, jadi tunggu apa lagi ? cepat kita roboh kan itu. " kata salah satu bawahan Nan Long yang baru saja sadar.

__ADS_1


Warga langsung tidak ragu ragu dan mulai meroboh kan dinding pertahanan mereka. Belakang kota mereka adalah gunung dan sebuah lembah yang cukup besar.


"Aku dan Saudara Jiu, akan pergi ke kota Li Yun. Kalian semua tinggal di sini saja saja sambil menunggu kedatangan Wei'er. " kata nya.


"Aku akan ikut dengan mu, aku bosan diam saja di sini. kalau tidak aku dan Senior Yao akan mendatangi kota satu lagi? " tanya Zhao Yang.


"Boleh juga, Sekalian bawa Chu Bai dan Bai Long Zhi untuk menambah pengalaman mereka. " kata Bai Yi Ren.


Di sisi lain Zhang Wei yang baru saja keluar dari toilet memasang ekspresi senang di balik topeng nya. Dia tidak tahan lagi sehingga langsung menghilang dari hadapan semua orang.


Untung saja tadi pembantu kediaman Nan Long tidak bertanya kepada nya, atau dia tidak akan bisa menahan nya lagi.


Dia berjalan keluar dan melihat seluruh binatang ilahi nya, di depan kediaman Nan Long. Semua nya ada kecuali Jiu Zhi.


"Apa kah kalian sudah selesai ?" tanya nya.


"Ehm, kau sudah pulang. Lihat lah ke sana, Ngomong ngomong dari mana kau ? kenapa tiba tiba menghilang ?"tanya Zhu Hong.


"Rahasia, kau tidak perlu tahu !!" kata nya sambil menjulur kan lidah.


Topeng nya ini hanya menutupi bagian dahi, dan sekitar nya atau kira kira hanya setengah wajah sehingga dia bisa menjulur kan lidah nya.


"Ya ya aku akan mengalah saja pada anak kecil. " kata Zhu Hong lagi.


"He he, terima kasih paman karena telah mengalah pada ku. " kata nya sambil mengubah suara nya menjadi anak kecil.


"Kenapa ?! Bukan kah ini menggemas kan ?"


"Menggemas kan kepala mu !! Belum saja aku melempar kan sepatu ku ke kepala mu !!" teriak Tian Li yang sedari tadi diam.


"Kalau iri ya bilang saja !! Kau pasti iri dengan keimutan yang aku miliki !!" teriak nya tidak mau kalah.


"Iri apa nya ??!!! Bahkan aku lebih memilih untuk iri pada batu dari pada iri dengan mu !!!" teriak Tian Li marah.


"Halah mengaku saja, tidak perlu malu malu. Jika kau mau aku bisa memberi mu tanda tangan ku yang indah. " kata nya sengaja memancing emosi Tian Li.


"Berhenti !! Jika kalian masih tidak diam maka aku akan membunuhmu !!" teriak Li Xiu dan Long Nie bersamaan.


"Wah kalian sudah sangat dekat ya ? bahkan berbicara saja bersamaan. Apa kah kalian berdua setuju untuk menjadi istri Zhu Hong ?" tanya nya sambil tertawa.


Entah kenapa dia sangat suka memancing kemarahan si naga betina itu.


"Kalau begitu siapa yang akan menjadi istri utama ? Siapa yang akan menjadi selir ? Apa kalian yakin untuk menikah dengan Senior Zhu ? Aku pernah dengar kalau Ras Vermilion mandi satu minggu sekali. " kata Tian Li menlanjut kan.


"Apa kau bilang ? Kau kira aku sama dengan mereka ? Aku ini selalu mandi, satu hari dua kali. " kata Zhu Hong bangga.

__ADS_1


"Humph ! Saat aku bersama mu hari itu, kau tidak mandi selama 10 hari kan ?" tanya nya lagi menyudut kan Zhu Hong.


"Kau juga tidak mandi !! Jadi jangan membuka aib bagi diri mu sendiri !!" kata Zhu Hong tidak terima.


"Aku tidak pernah mengatakan kalau aku mandi setiap hari , tapi bukti nya masih banyak yang akan mengejar ku. " kata nya bangga.


"Hentikan, Kalian sungguh berdebat untuk hal yang tidak berguna !!" kata suara dingin dari belakang mereka.


Lalu nampak lah Jiu Zhi dan Bai Yi Ren yang baru saja pulang dari kunjungan ke kota Li Yun.


"Apa kalian berhasil ?" tanya nya dengan tegas.


Dia merubah sikap nya 180 ° jika tadi tertawa manis, maka sekarang dia menggunakan wajah datar.


"Tentu saja, orang ini lebih pintar dari pada Nan Long itu. Dia langsung mengambil keputusan dengan bijak. " kata Jiu Zhi.


"Setidak nya kita hanya perlu menunggu kabar dari guru Yao dan paman Zhao. "


"Ya, dengan begitu kita akan pergi ke tempat Kota Yang Guang. Kepala klan mu adalah Tuan kota nya kan ?" tanya Jiu Zhi lagi.


"seharus nya begitu, aku tidak sabar melihat perkembangan klan. " kata nya


"Memang nya ada apa ?" tanya Li Xiu.


"Entah lah, aku hanya memberi kan hadiah kecil untuk mereka. Tapi meskipun kecil aku yakin itu akan sangat bermanfaat bagi mereka. " kata nya sambil tersenyum tipis.


Mereka duduk di dalam kediaman Nan Long, sambil menunggu Yao Xin dan yang lain nya. Mereka memakan cemilan yang di beri kan oleh Nan Long.


Sedang kan Nan long sendiri sedang merawat anak nya, Nan Xi. Wanita itu masih belum sadar kan diri. Sebenar nya tadi sudah sadar tapi kembali pingsan.


Sekitar 1 jam kemudian, datang lah Yao Xin dan yang lain nya. Mereka datang sambil memasang wajah yang cerah.


"Aku yakin guru pasti berhasil kan ?" tanya nya bersemangat.


"Iya, kami berhasil melakukan nya. Sekarang sudah waktu nya untuk kita langsung pergi ke Kota Yang Guang. " kata Yao Xin.


Mereka berdiri dan Bai Yi Ren mewakili mereka semua untuk pamit ke Nan Long. Karena bagai mana pun, Nan Long telah memberi kan mereka makan jadi mereka harus memberi kan kesopanan.


Mereka semua terbang kecuali Bai Long Zhi dan Chu Bai, mereka berdua di tarik oleh nya untuk terbang.


......................


...****************...


...----------------...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


JANGAN LUPA BUAT LIKE, COMMENT DAN VOTE CERITA PEDANG JIWA NAGA. TERIMA KASIH 🙏💕


__ADS_2