PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
Chapter 50 Penyerangan Sekte Tombak Emas IV


__ADS_3

Tanpa ada aba aba, dia langsung menyerang tetua itu dengan cepat dan di bawah pedang nya tinggal 5 tetua tersisa disini.


"Siapa kau?! Kenapa kau membunuh kepala sekte kami? " teriak salah satu tetua.


"Kepala sekte? "


"Orang yang tadi dalam ruangan adalah kepala sekte kami!! "


"Oh jadi pria tua naif tadi adalah kepala sekte ya? sungguh menyedih kan. " ucap nya mengejek.


Mereka beradu ilmu lagi dan bahkan para tetua mulai menggunakan racun, tapi meskipun begitu tidak butuh waktu lama untuk diri nya menyelesaikan ini.


Tangan nya di penuhi darah dan seluruh tempat ini telah kosong jadi ia meratakan bangunan sekte ke tanah.


4 hari kemudian


Dia telah sampai di sekte tombak emas dan dia telah meratakan 6 sekte. Kekuatan milik Long Nie juga mulai kembali.


sehingga kekuatan nya saat ini sama dengan Ranah jiwa tingkat 3. Jadi dia membiarkan nya keluar untuk membantu nya.


Sekte Tombak Emas di bagi menjadi 5 daerah, mulai dari utara, barat, selatan dan timur yang terakhir adalah pusat.


Mereka sekarang berada di kota Tombak emas dan sekte yang paling dekat adalah sekte tombak emas yang bagian utara.


Mereka berdua mulai berjalan mendekati.


"Siapa kalian? " tanya penjaga.


"Aku? kau tidak mempunyai hak untuk itu. " kata nya dingin dari bawah jubah hitam nya.


"Bunuh dia! " kata nya dingin pada Long Nie.


"Baik. "


mereka berjalan masuk dan melihat banyak murid yang sedang berlatih. Tapi sebelum mereka menyadari kehadiran nya.


Kepala mereka telah terlepas, bahkan mereka pun tidak tahu bagaimana cara mereka di bunuh. Karena Long Nie adalah binatang surgawi maka dia juga akan menjadi tanpa ampun.


Dalam sekejap seluruh jalan yang mereka lewati telah menjadi sungai darah. hingga akhir nya mereka menemukan 2 orang tua.


"Siapa kalian? "


"Apakah ini adalah arti bahwa aku mempunyai banyak penggemar, dari tadi aku selalu di tanya ' siapa kau, siapa kalian? '" ucap Zhang wei mengejek.


Lalu menyerang kedua orang tua itu,


"Tinju Naga Api!! "Sebuah kekuatan besar menghantam tubuh renta dua orang tersebut.

__ADS_1


Lalu dengan tanpa ampun dia menyerang lagi, tanpa memberi musuh nya peluang untuk melawan.


saat kedua orang tua itu sudah mati, zhang wei mengambil pakaian kedua orang tua itu dan menggunakan topi yang besar untuk menutupi wajah nya.


Karena mereka ingin menyelamat kan budak, maka mereka harus berdiam diri dulu dan menyamar.


Sebelum mereka mengetahui penyamaran nya, tiba tiba ada yang memanggil nya dari belakang.


"Lian Shuo, Lian Bai ternyata kalian ada di sini. " teriak tetua dari belakang nya.


"Ada apa kau mencari ku? " tanya zhang wei.


"Ehm kenapa suara mu berubah Lian Shuo? kau tahu ada orang yang menyerang sekte kita !"


"Ah itu karena aku sedang sakit, benarkah ada orang yang menyerang sekte? "


"Itu benar! mana mungkin Aku Luo shin berbohong! "


"Kalau begitu demi keamanan bagaimana kalau aku dan Saudara Bai menajaga para budak. "


"Itu boleh juga. "


"Tapi di mana tempat para budak berada. "


"Astaga aku lupa!! kalian kan belum ku beritahu. " lalu dia berbisik ke arah mereka berdua.


"Baiklah kami pergi dulu. "


"Tunggu, aku tahu kalian Bukan Lian shuo dan Lian Bai!! " Teriak nya.


"Mati!! " kata Long nie lalu kepala Luo Shin terlepas dari kepala nya.


Mereka segera berjalan menuju tempat para budak berada dan akhir nya mereka sampai, mereka melihat banyak sekali budak.


Mungkin sekitar 2000 orang, semua budak mempunyai keadaan yang sama Yaitu, kaki yang di rantai.


kebanyakan budak adalah wanita, atau anak anak yang masih sangat kecil dan saat mereka melihat dia masuk, mereka langsung meeingkuk ketakutan.


bahkan tidak sedikit yang langsung menangis karena ketakutan, dia mengeluar kan pisau kecil yang membuat semua orang ketakutan.


ia tidak memperduli kan itu dan mendekati seorang gadis kecil yang merupakan paling depan, tiba tiba banyak gadis yang berusaha berjalan untuk menghalangi langkah nya menuju gadis itu.


"Jika kau ingin menyakiti kami silahkan, tapi tolong jangan sakiti anak kecil! " seseorang langsung memohon pada nya.


dan diikuti oleh semua orang di belakang nya melihat ini dia tersenyum canggung.


"Ehmm begini kalian salah paham, aku di sini untuk melepaskan kalian. " dia memberikan satu pisau ke arah Long Nie dan mengangguk.

__ADS_1


Dia berjongkok dan tersenyum pada gadis yang memohon pada nya tadi, dia menebas rantai yang mengikat gadis itu.


lalu gadis itu menatap nya dengan tatapan tercengang.


"Kau benar benar mau melepaskan ku? " tanay nya sambil mengerjap polos.


"Ha ha aku sudah mengatakan nya tadi. " kata nya.


dia menghancur kan besi dengan cepat setelah 30 menit mereka berhasil melepaskan semua nya dan mereka pergi lewat pintu samping.


saat mereka pergi,


"Tunggu, Kalian berani membuat onar di Sekte Tombak Emas dan ingin pergi!! "


"Lalu, kami harus apa!!?? Kami harus menari gitu!!" teriak zhang wei jengah.


dan semua budak dan Long Nie tertawa terbahak bahak, merasa di tertawa kan pria paruh baya itu menyerang nya.


"Ternyata kau sangat tidak sabar ya? ha ha ha. Long Nie pergilah! " kata nya dingin.


"Kalian ingin pergi!! dalam mimpi mu. Tetua halangi gadis itu!! " teriak pria itu.


"Aku akan melihat siapa yang berani mengahalangi jalan ku!! " teriak Long Nie.


Dia dengan cepat membunuh semua tetua yang berani menghalangi jalan nya. Zhang Wei tersenyum miring melihat Long nie yang telah pergi.


"Jadi, apa menurut mu kau sendiri bisa menghalangi kami? " tanya nya dingin.


"Siapa kau?! " teriak nya sambil berkeringat dingin.


"Kau tidak pantas. "


"Tinju Naga Api! " sebuah naga api menyerang Pria paruh baya itu dengan cepat.


Dia yang tidak siap menerima serangan langsung terjatuh duduk, dia memegangi dada nya sambil menatap zhang wei penuh kebencian.


Zhang wei berjalan mendekati nya , lalu mencekik nya dan mengangkat nya.


"Karena kelakuan mu, aku akan membunuh semua anggota klan mu. "


"Tentu saja !! jika aku mati maka seluruh anggota klan ku akan ikut mati bersama ku, sekte tombak emas tidak takut mati!! " teriak nya.


Tapi anggota klan nya yang mendengar kan itu langsung pucat dan bersujud kepada zhang wei memohon ampunan.


"Jadi, kurasa itu hanya dalam mimpi mu. kau bisa lihat bagaimana anggota mu. "


"Kalian!! Kalian Pengkhianat !!" teriak nya.

__ADS_1


tapi ia malah di lempari batu oleh anggota klan nya sendiri, dia merasa sangat kecewa sebelum di bunuh oleh zhang wei.


(Jangan lupa buat Like, Comment Dan share. Kalian bisa dukung author lewat kasih hintang lima dan vote)


__ADS_2