
"Kalau begitu aku pulang dulu. " kata nya meninggalkan kakak adik yang terdiam karena ucapan nya itu.
Dia berjalan meninggal kan kakak beradik itu dengan cepat dan akan menuju tempat penginapan teman dan guru nya.
Disisi lain, Yan Ling dan Yan Yi sedang berdiskusi tentang Zhang Wei.
" Kakak, apa kau mengetahui sesuatu tentang pria itu ?" tanya Yan Yi dengan penasaran.
"Tidak juga, pria itu tampak sangat misterius. Tapi paling tidak, pangeran ke 7 mengatakan kalau pria ini adalah orang dari Provinsi Phoenix. " balas nya dengan ragu.
"Berarti yang dia katakan tadi hanya lah gertakan ? Tidak mungkin ada seorang ahli dari Provinsi Phoenix, tapi kita tidak mengetahui nya. " kata Yan Yi dengan berapi api.
"Tidak juga, kata pangeran ke 5 sebaik nya kita tidak menyinggung nya. Kita harus menghindari sejauh mungkin untuk tidak menyinggung nya. " kata nya lagi sambil mengingat ngingat pesan dari pangeran ke 7.
"Tapi, bukan kah pangeran ke 7 selalu memiliki ketakutan yang berlebihan ? Apa sebaik nya kita mengejar dan -"Ucapan Yan Yi terpotong,
Shiuttt
Sebuah panah dengan sebuah pesan tertancap tepat di sebelah kepala Yan Yi.
Mereka berdua mengambil kertas itu dan membuka nya, dia mengambil alih kertas itu dan membacakan nya untuk Yan Yi.
' Aku tidak suka jika di bicarakan di belakang ku, apalagi memberikan ku kesan yang buruk padahal itu belum tentu benar. Sebaik nya lain kali untuk berpikir lebih jernih soal ini. ' Isi dari pesan itu membuat nya merinding.
Di depan ruangan mereka sudah ada Pangeran ke 7 , di temani oleh Wei Yi. Dia lah yang mengirimkan panah itu bukan Zhang Wei.
Lalu setelah memastikan kedua wanita itu membaca pesan yang di berikan nya, barulah dia mengajak Paman Yi untuk pergi.
" Pangeran, untuk apa kau melakukan ini semua ?" tanya Wei Yi dengan bingung.
"Aku hanya ingin mencegah kehancuran Kekaisaran Wei yang terlalu cepat. " kata nya sambil menghela nafas.
"Aku juga merasa bersalah karena telah mengagalkan rencana yang di buat oleh ayah. " kata nya dengan penuh penyesalan.
"Kegagalan ? Apa yang pangeran maksud ?"
"Dengan membawa monster itu mengikuti kompetisi, maka itu akan sama saja dengan menyerahkan artefak Cermin Abadi, " Jelas nya dengan sedih.
"Ah pangeran benar, tapi kita tidak mempunyai jalan lain. Ini adalah satu satu nya untuk mencegah kehancuran Kekaisaran. " kata Wei Yi yang mengerti apa maksud nya.
"Paman Yi, aku telah lama menganggap diri mu adalah ayah ku sendiri. Aku ingin berterima kasih karena telah menjaga ku selama ini. " kata nya dengan penuh kasih sayang.
"Tentu saja, aku tidak mempunyai keturunan dan tentu saja sudah menganggap pangeran sebagai anak ku sendiri. Karena aku lah yang memperhatikan pertumbuhan mu dari tahun ke tahun. " kata Paman Yi lalu memeluk nya.
Di sisi lain, Zhang Wei sudah bertemu dengan teman teman nya dan bersiap untuk kompetisi besok.
Keesokan hari nya Zhang Wei dan yang lain nya sudah sampai di Halaman Kekaisaran atau tempat pertandingan di lakukan.
"Aku akan duduk di sini. " kata nya menunjuk kursi yang berwarna hijau.
Kursi tiap Provinsi memiliki warna warna yang berbeda supaya tidak tertukar satu sama lain, sama dengan baju yang mereka gunakan.
Kursi yang untuk Provinsi Phoenix, tidak terlalu jauh dengan Provinsi Vermilion. Dia duduk di sebelah Tu Long yang menggunakan baju warna biru.
"Hu Yin dan guru, sedang duduk di sana !!" Seru Bai Long Zhi sambil melambai lambaikan tangan nya pada Bai Yi Ren.
Kursi untuk penonton dan yang untuk kontestan di bedakan, jika kontestan duduk di pisah pisah maka penonton tidak dibeda bedakan.
Orang orang dari Provinsi Gagal Emas menatap mereka dengan tatap jijik, murid murid yang lain sangat marah dan bersiap untuk menyerang.
Tapi dengan cepat dia menahan nya, dia hanya tersenyum tipis dan Tu Long pun melakukan hal yang sama.
Tidak lama kemudian, Pangeran ke 5 datang di temani oleh pangeran ke 7 dan putra mahkota atau pangeran ke 1.
Dia sedikit melambaikan tangan pada pangeran ke 7 , dan pangeran ke 7 tersenyum lebar kepada nya.
"Tu Long, menurut mu, apakah kita akan bertemu nanti ? Jika aku lihat, ada 9 arena di sana. " kata nya sambil menunjuk arena pertandingan.
"Aku rasa begitu, tapi kita masih tidak tahu. Aku berharap tidak karena itu akan membuat ku menderita banyak kerugian. " kata Tu Long sambil bercanda.
"Ha ha ha, jika kau bertanding dengan ku, maka aku sendiri belum yakin akan menang karena kekuatan ku yang masih belum stabil. " kata nya dengan santai.
Tidak lama datang lah wanita cantik dengan wajah dingin, pangeran ke 5 langsung mendekati wanita itu dan mengajak nya untuk berbicara.
Zhang Wei hanya memasang wajah ingin muntah, Pangeran ke 5 di hormati karena ia adalah seorang pangeran.
__ADS_1
Jika bukan pangeran maka ia akan melihat betapa banyak yang menghina nya. Mulai dari wajah nya yang buruk rupa dan tubuh nya yang sedikit gendut.
Di tambah lagi dengan wajah yang penuh air liur saat melihat wanita cantik berwajah dingin itu, dia merasa ingin muntah.
Jika pangeran ke 7 memiliki wajah yang lumayan baik maka pangeran ke 5 lebih cocok untuk di jadikan pelayan.
Bukan nya ingin sombong, tapi jika di bandingkan dengan wajah nya maka pangeran ke 5 adalah kubangan lumpur dan dia adalah surga.
"Sebaik nya untuk tidak melihat terus ke arah ba* bi itu atau kau akan mengikuti wajah nya. " canda nya pada Tu Long.
"Ha ha ha, jika aku memiliki wajah seperti nya maka aku sudah pasti menutup nya."
"Jadi maksud mu orang menutup wajah nya karena wajah nya jelek ?!" tanya nya dengan sangat marah.
"Oh tidak tidak bukan begitu. Aku mendengar kau memiliki wajah yang sangat tampan, apa kau bisa menunjuk kan nya pada ku ? Aku pasti akan menutup sebentar di daerah kita sehingga orang tidak dapat melihat wajah mu. " kata Tu Long.
"Tidak !" kata nya dengan tegas.
"Ayolah, ayolah !!" kata Tu Long dengan memelas.
"Ya sudah lah, buat dulu. " kata nya dengan pasrah.
"Sudah !!"
Dia membuka topeng yang membuat Tu Long sangat terpesona dengan keindahan wajah nya, semakin bertambah umur nya maka semakin indah wajah nya.
" Wah ini sangat indah, tidak heran kau menutup wajah mu karena jika kau membuka nya makan aku yakin wanita wanita akan mulai mengejar mu dan angka perceraian akan naik paling tidak hingga 20 persen. " kata Tu Long setuju dengan keputusan nya untuk menggunakan topeng.
Dia menggunakan topeng nya kembali dan Tu Long membuka lapisan yang menutup mereka, mereka pun berbicara beberapa hal.
1 jam kemudian
"Perhatian semua nya ! Hari ini aku Li Fu Ren akan mengawasi pertandingan ini !!" Kata orang tua yang duduk di meja kayu dekat dengan arena.
"Beri Hormat pada Kaisar !!" Teriak seorang penasihat Kekaisaran.
Semua nya membungkuk untuk memberi kan salam pada Kaisar, tidak terkecuali dengan diri nya.
Kaisar pun tertawa senang dan menyuruh mereka untuk kembali berdiri lalu menghadap ke arah Li Fu Ren dan mengangguk.
-Juara 1 : mendapat 500.000 koin emas, 1.000 pil Giok Bulan, 500 Pil Pohon Kehidupan dan yang paling penting adalah 1 Artefak Cermin Abadi !!!
-Juara 2 : Mendapat 300.000 koin emas , 500 pil Giok bulan , 250 pil pohon kehidupan!
- Juara 3-9 : mendapat 30.000 koin emas, 50 pil Giok bulan, 250 pil pohon kehidupan !!" kata Li Fu Ren dengan menggelegar.
"Apa Artefak Cermin Abadi ?!!" tanya seseorang dengan terkejut.
"Sungguh niat hadiah kali ini, tapi lagi lagi cermin Abadi, akan jatuh ke tangan salah satu pangeran dan kita hanya akan berharap. "
"Tapi jangan lupakan si cantik Ning Er, yang berasal dari Sekte Es Abadi. "
"Jangan lupakan juga Liu Cheng , dia sudah berada di tingkat 1 ranah bela diri dari Kuil Api Surgawi !!"
"Pangeran Mahkota, Wei Yang juga telah mencapai tingkat 1 ranah bela diri !!" ucap mereka dengan antusias.
Di sisi lain Zhang Wei dan Tu Long hanya menyeringai saat melihat jumlah hadiah yang di dapatkan.
"Apa kau siap untuk mendapat kan posisi satu dan dua ?" tanya nya dengan candaan.
"Tentu saja, 300.000 koin bukan lah uang yang sedikit. " kata Tu Long sambil menjilat bibir nya sendiri.
"Perhatikan aku, berikut adalah peraturan peraturan kompetisi yang tidak boleh kalian langgar !!
- Membunuh dengan sengaja
- Tidak memberikan salam dan memperkenalkan nama.
- JIka musuh sudah menyerah maka kalian harus melepaskan nya, jika kalian tidak melepasnya dan masih menyerang nya maka kalian harus membayar 30.000 koin !!" kata Li Fu Ren.
"Denda yang sedikit, jika aku berniat untuk menyerang seseorang aku tinggal membayar denda. " kata nya dengan bahagia.
Sedang kan Tu Long hanya menggeleng geleng kan kepala nya saat melihat sikap teman nya yang sedikit gila ini.
"Apa kau akan menggunakan pedang leluhur ?" Tanya Tu Long.
__ADS_1
"Tidak, aku baru membeli pedang baru kemarin. Leluhur mu lah yang menyuruh ku untuk membeli pedang tersebut, jadi aku berniat untuk mencoba nya hari ini. " kata nya dengan ringan.
Li Fu Ren pun membagi arena arena yang akan mereka tempati dan akhir nya ia mendapat arena ke 9.
Zhang Wei , arena 9
Tu Long, arena 2
Ning Er , arena 1
Wei Ling, arena 5
Wei Yan, arena 3
Wei Yang, arena 7
Jiu Zhi, arena 4
Tian Li , arena 8
Liu Cheng , arena 6
Setiap arena berisi 10 orang karena jumlah kontestan tepat berjumlah 90 orang sehingga setiap arena berisi 10 orang.
Di arena kali ini, ia hanya di temani oleh seseorang dari provinsi Vermilion dan sisa nya adalah orang Provinsi Gagal Emas.
"Jenderal." panggil wanita itu dengan pelan.
"Panggil aku Yi Yang, untuk saat ini aku akan menyamar. " bisik nya pelan.
"Bagaimana kalau kita bekerja sama untuk mengalahkan sampah sampah ini dulu ?" tanya orang orang dari Provinsi gagak emas dengan sombong.
"Ha ha aku akan melihat bagaimana kau melakukan itu. " kata nya.
"Tinju Harimau Gunung !!" kata salah satu dari mereka, berniat untuk menyerang nya.
"Tangan Logam Terbakar !!" kata nya dan orang yang melempar serangan itu langsung terhempas mundur.
"Hakim, dia melanggar pertandingan, dia bahkan tidak memperkenalkan diri. " teriak nya.
"Biarkan saja, lagipula tidak ada yang peduli dengan nama jelek kalian. " kata Li Fu Ren tidak peduli.
"Sungguh menyedihkan. " Gumam nya, mata nya berubah menjadi merah tua dan bersumpah akan membunuh Li Fu Ren jika tua bangka itu berani macam macam.
"Tangan Logam Terbakar !!" kata nya lagi dan kali ini dua orang langsung terkena serangan itu.
Kedua orang itu terlempar keluar arena dan memuntahkan darah sedangkan Wei Ling yang melihat sikap Li Fu Ren hanya bisa mengutuk tua bangka itu yang tidak ada otak.
"Tinju Naga Api !!" kata nya lagi dan semua orang dari Provinsi Gagak Emas jatuh ke luar arena.
Ia tidak berniat untuk bermain main pada sampah ini , karena yang dia ingin kan adalah bermain dengan pangeran ke 5 , Wei Yan.
"aku menyerah !!" kata wanita di sebelah nya.
"Baik lah, Yi Yang menang !" kata Li Fu Ren dengan tidak ikhlas.
Di sisi lain, Tu Long juga langsung menyelesaikan musuh nya dan lagi lagi membuat Kaisar dengan tidak ikhlas mengumumkan kemenangan itu.
Tidak butuh waktu lama orang orang sudah berhasil mengalah kan musuh nya.
"YI Yang, Tu Long, Tian Li, Ning Er, Wei Ling, Wei Yan, Wei Yang, Liu Cheng, Jiu Zhi. Masing masing sudah memenangkan pertandingan area kalian, kompetisi selanjut nya akan di lanjut kan dan siapa pun yang memiliki kemenangan paling banyak akan di urut kan. " kata Li Fu Ren.
"Baik, kalian akan di beri istirahat sejenak, pertama tama akan menjadi pertandingan bagi Yi Yang dan Liu Cheng. " kata Li Fu Ren dengan senyum licik nya.
Dia langsung naik ke area dan menatap Liu Cheng dengan sengit. Sedang kan Liu Cheng menatap nya dengan penuh permusuhan.
" Menyerah lah karena kau tidak layak untuk ku. " kata Liu Cheng dengan sombong.
"He he harus nya aku lah yang berkata seperti itu, aku juga harus menanyakan hal ini pada mu, kenapa kau terus terusan mengikuti ku ?" tanya nya dengan jahil.
"Kenapa kau mengikuti dan menyuruh orang mu untuk mengikuti ku dari Kerajaan Tanah ? Apa kau salah satu penggemar ku ? " tanya nya sambil mengangkat salah satu alis nya.
Liu Cheng memiliki ekspresi campur aduk, mulai dari takut, terkejut, dan tidak percaya dengan ucapan nya.
Note : Author sudah selesai ujian, Terima kasih atas dukungan dan doa yang sudah teman teman berikan pada author. Bonus akan terus berjalan setiap kelipatan 3 k like atau arti nya kalau sudah 28 k author bakal up 2 chp lagi.
__ADS_1