
"Apa kah masih ada yang ingin menawar lebih tinggi lagi ?" tanya Mu Liu dengan wajah yang lumayan cerah.
"3.....2.....1......! Selamat Tuan Neraka , anda berhasil memenang kan pelelangan kali ini. Mohon tetap di tempat anda ." kata Mu Liu.
Dia hanya berdeham tanda setuju dan menunggu kepergian orang orang , setelah semua nya pergi , dia mendapat kan pesan mental dari Zhu Ming.
"Apa kah perlu ku tunggu ?" tanya Zhu Ming.
"Tidak perlu paman jalan saja dulu , aku takut akan terjadi sedikit keributan yang tak perlu. Tapi paman tenang saja aku akan baik baik saja." ucap nya .
"Baik lah , ku tunggu kepulangan mu." kata Zhu Ming sebelum memutuskan sambungan pesan mental.
"Tuan , silakan keluar . Semua sudah pergi." kata Mu Liu.
"Baik lah." Dia mengikuti mu Liu untuk menemui Mu Xing Qiao.
Sesampai nya di belakang panggung , dia menyerah kan satu cincin ruang yang berisi 100.000 kristal roh.
"Kau memang menakjubkan , bahkan kami mendapat kan 1juta 300 ribu kristal roh hanya dari buah buahan mu." Kata mu Xing Qiao tertawa lantang dan menyuruh Mu Liu untuk pergi.
"Ha ha ha tetua terlalu memuji ku , ini uang nya mana uang penghasilan ku ? " tanya nya.
Mu Xing Qiao langsung menyuruh nya menghitung sendiri apa kah sudah tepat atau belum. 260.000 kristal roh di ambil sebagai biaya pelelangan.
"Kau sebaik nya mencoba dulu seruling itu , jika memang bermasalah maka sebaik nya kembali kan saja." kata Mu Xing Qiao khawatir.
Dia hanya tersenyum tipis , dengan hati hati dia membuka tutup kotak kayu. Mu Xing Qiao langsung berjalan mundur .
"Untuk apa bertengkar ? kau adalah roh senjata ? Apa kau ingin membuat ku mencari roh senjata yang baru ?" tanya nya dengan dingin pada gumpalan asap.
"Aku tidak ingin tunduk pada mu." kata gumpalan asap itu dengan kekeh.
Baru saja saat dia ingin menyerang , suara tua keluar dari tubuh nya.
"Han Liu Liang , sebaik nya ikuti saja dia. Nanti baru ku jelas kan pada mu." kata Han Long Chun yang tiba tiba keluar.
"Senior Long Chun ?" tanya Han Liu Liang tidak percaya.
"Ya ini aku , setelah kau menjadi bawahan nya kau bisa datang ke tempat ku seperti dulu." kata Han Long Chun sebelum menghilang , dia mendesah dalam hati melihat keiritan bicara naga tua itu.
"Aku akan mengangkat mu menjadi tuan ku , tetes kan darah mu di seruling ini." kata Han Liu Liang pada akhi nya.
Dia tidak menunggu dua kali dan langsung membuat kontrak perjanjian.
Setelah itu Han Liu Liang menghilang dari hadapan nya , dia memasuk kan seruling hitam dengan ukiran naga emas itu ke saku baju nya.
"Kau memang hebat Zhang Wei , bahkan bisa menunduk kan nya , selamat." kata Mu Xing Qiao.
"Aku tahu kau berasal dari klan Zhu, aku akan pertimbang kan untuk mengikuti perang atau tidak." kata Mu Xing Qiao sambil menepuk bahu nya.
"Baik lah , kalau begitu aku akan pergi dulu. Cari aku di klan Zhu , aku akan mengejar klan Liao." kata nya sebelum menghilang.
Zhang Wei masuk ke dalam hutan hutan , yang di rumor kan sebagai tempat persembunyian klan Liao .
Sangat sulit mencari dan sudah berjam jam menunggu hasil pencarian nya tapi yang di cari tidak di temukan.
Hingga akhir nya , ia masuk lebih dalam ke hutan yang gelap ini dan melihat desa kecil dengan banyak jemuran obat.
"Klan Liao !" Teriak nya dengan semangat , dia langsung berlari ke arah Klan Liao.
"Kau dilarang masuk !" kata penjaga klan Liao.
"Ada yang ingin ku kata kan dengan klan Liao." kata nya sambil mengeluarkan Apel Kristal Jiwa.
Penjaga itu tampak ragu ragu sebelum menggiring nya untuk masuk ke rumah gubuk yang sangat besar.
__ADS_1
Tok Tok
"Silakan masuk." kata suara tua dari dalam.
Saat membuka pintu tampak lah sepasang kakek nenek yang merupakan pemilik klan Liao , sekilas mungkin mereka terlihat sangat lemah dan tak berdaya.
Tapi mereka berdua adalah ahli yang sangat kuat apa lagi dalam hal pertahanan.
"Tuan dan Nyonya yang terhormat , ada orang yang ingin menemui kalian. " kata penjaga itu.
"Bukan kah sudah di kata kan kita tidak menerima tamu ?" tanya Nenek itu sambil mengerut kan dahi.
"Aku yang memaksa untuk masuk , aku ingin menawar kan sesuatu untuk kalian." kata nya.
"Baik lah silakan masuk." kata nenek itu.
"Apa yang ingin kau tawar kan ?" tanya kakek yang berada di sudut ruangan.
"Bagai mana jika aku memberikan kalian 2.000 apel kristal jiwa dan 200 buah persik cahaya." Tangan nya tidak tinggal diam dan mengeluarkan buah buahan yang di janji kan nya.
Sepasang suami istri tersebut tampak ragu ragu dan terkejut.
"Apa imbalan yang kau mau ?" tanya nenek itu.
"Baik lah aku tidak akan bertele tele lagi , bergabung lah dengan kami untuk melawan klan Long." kata nya , wajah sepasang suami istri di hadapan nya ini langsung berubah menjadi muram.
"Lebih baik kau pulang saja dan lupakan soal ini." kata kakek itu dengan muram.
"Aku tahu kalau kalian saat ini memiliki dendam yang lumayan mendalam ke klan Long. Menurut kalian apa kah kalian bisa mempertahan kan kedamaian ini jika klan Long yang menang ?"
"Aku tidak akan mengambil buah ini lagi , pertimbang kan kata kata ku jika klan Long menang maka pilihan kalian adalah mati atau tunduk." Ucap nya sebelum pamit untuk meninggal kan tempat itu.
"Jika kalian berminat cari aku di klan Zhu !" teriak nya.
Zhang Wei menghirup udara segar dengan rakus , selama berbicara tadi dia sangat tegang untuk mempertahan kan ekspresi tak tersentuh nya.
Di hadapan nya ada 10 orang yang menggunakan seragam Klan Long di hadapan nya.
"Jadi kau yang merebut barang barang dari ku ?" tanya Long Niu.
"Aku tidak merebut , lagi pula siapa yang berhasil memberikan tawaran paling baik bisa menjadi pemilik barang."
"Tetap saja barang itu seharus nya milik ku !" Teriak Long Niu.
"Mari kita coba senjata baru." Dia memain kan seruling dengan ukiran naga emas nya yang indah.
Aura Kematian merembes keluar dan menggerogoti tubuh musuh nya. Seketika semua nya mati dalam kondisi yang mengenas kan.
"Woah ini sangat menakjubkan lebih dari yang ku bayang kan." Gumam nya.
Dia menyimpan seruling kembali ke kotak lalu memeluk nya dengan erat. Kebetulan sekali di depan pintu ada Zhu Ling Ling yang berdiri dengan Zhu Ming.
"Zhang Wei kau sudah kembali ?" tanya Zhu Ming.
"Ya , aku sudah kembali." kata nya.
Zhu Ling Ling langsung maju dan merebut Seruling Kematian dari nya.
"Ayah ,bagaimana ini bisa pada nya ?! Kau membelikan nya ? Kau menyuruh nya untuk mendatangi langsung pemenang pelelangan ?" Suara Zhu Ling Ling meninggi yang membuat semua orang menoleh ke arah mereka.
"Ayah , aku ini anak ayah ! Aku juga tertarik , tapi apa kata ayah ? nanti saja harga nya sangat mahal ! Sedang kan ayah membelikan nya untuk dia !! Apa yang kau lakukan pada ayah ku hah ?!" Teriak Zhu Ling Ling sambil menarik kerah baju nya.
"Lepas kan itu Ling Ling ! " kata Zhu Ming dengan marah.
"Untuk apa ku lepas kan , aku akan mengambil ini untuk ku sendiri !" kata Zhu Ling Ling yang bersiap untuk membuka kotak itu.
__ADS_1
Grep
Kota itu langsung di rebut kembali oleh Zhang Wei dengan tatapan dingin.
"Kalian lihat ? Dia bahkan tidak mengizin kan ku untuk melihat barang milik nya !" kata Zhu Ling Ling .
"Zhu Ling Ling ! Jangan kelewatan ! Aku tidak pernah mendidik mu menjadi seperti ini !" Teriak Zhu Ming menahan tangan anak nya.
"Lepas kan ayah , aku tidak perduli lagi dengan kata kata mu. Yang ku mau hanya senjata tingkat 9 itu , dengan begitu bakat ku akan membuat semua orang iri." kata Zhu Ling Ling.
Zhu Ling Ling kembali merebut seruling itu dari tangan nya.
"Jangan membuka nya atau kau akan menyesal !" Teriak nya sambil berlari ingin menahan Zhu Ling Ling.
"Ha ha mana mungkin aku akan menyesal." kata Zhu Ling Ling yang langsung membuka wadah.
Brukk
Tubuh Zhu Ling Ling terpental ratusan meter dan menabrak pohon hingga muntah darah. Semua orang langsung berlari ketakutan saat aura Kematian mulai berkumpul menjadi satu.
Dia menghela nafas pelan dan tidak menyangka kalau semua nya akan menjadi begini , dia menunduk untuk mengambil seruling dan wadah nya.
"Paman maaf kan aku , aku juga tidak tahu kalau dampak nya akn seperti ini." kata nya dengan rasa bersalah.
Zhu Ling Ling di bawa ke kamar nya dalam kondisi pingsan dan kekurangan darah.
"Aku tidak bisa menyalah kan mu , karena yang salah di sini hanya lah Zhu Ling Ling. Aku justru ingin meminta maaf kepada mu karena tidak mendidik anak ku dengan baik." kata Zhu Ming dengan penuh penyesalan.
"Paman , kondisi Ling Ling sudah kembali seperti semula hanya menunggu waktu untuk membuat nya sadar." kata nya berniat untuk pamit.
Setelah keluar banyak orang yang mencemooh nya karena membohongi dan menyalah gunakan kebaikan Ketua Zhu Ming.
"Kau terlalu jahat !" teriak salah satu orang.
"Aku yang jahat atau kau yang iri dengan keberuntungan ku ?" Tanya nya.
"Oh jadi kau sudah bisa melawan ? Terima serangan ku !" kata murid itu dengan sinis.
Dia dengan mudah menghindari serangan orang itu dan menendang perut nya dengan sekuat tenaga.
Orang itu langsung jatuh pingsan , dia mendecih saat melihat orang yang lemah tapi besar mulut.
"Jangan bermain main dengan ku atau kalian akan menyesal." kata nya dengan dingin.
Di rumah nya sudah ada Zhu Hong , Long Nie , dan Qing Yu yang ikut ke pelelangan bersama dengan Zhang Wei.
"Aku tebak kalau yang menjual buah buah itu adalah kau kan ?" tanya Zhu Hong.
"Lalu yang duduk dengan nama neraka adalah dirimu kan ?" tanya Long Nie penuh selidik.
"Kalian sangat cocok, sama sama tidak bisa diam. Jika sudah tahu untuk apa bertanya." Jawab nya dengan malas.
"He he tentu saja , untuk traktiran. Kau harus membayari kami makan sepuas nya di pasar besok." kata Long Nie.
"Baik baik , beli yang kalian mau." kata nya.
"Senjata ini sebaik nya kau simpan di tempat yang agak tersembunyi , aku takut dia akan menyerang orang lain." kata Qing Yu akhir nya buka suara.
"Bukan nya suka menyerang orang lain , hanya saja dia tidak suka di pegang oleh orang yang tidak di kenal nya." kata nya menjelas kan Seruling Kematian.
Tanpa mereka sadari kedua sahabat lama sedang mengobrol dengan seru di dimensi yang ada dalam pedang Jiwa Naga milik Zhang Wei.
Note : Ini adalah chapter bonus untuk memenuhi janji kemarin yang bilang mau up 4.000 kata tapi ternyata cuma bisa 3.000 kata lebih , jadi gini deh. Terima kasih untuk semua nya yang sudah vote , like dan comment.
Vote cerita pedang jiwa naga terus , bisa vote 1 kali setiap minggu per akun kalau akun vip bisa 2 kali vote setiap minggu !!
__ADS_1