PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
Chapter 45 Hutan Naga Besi II


__ADS_3

"Aku mohon!! " Zhu hong mendekati Long Nie dan memberanikan diri untuk memeluk nya.


Perlahan lahan taring besar yang ada pada Long Nie menghilang dan ia kehilangan kesadaran nya.


Zhu hong menghela nafas lalu menggendong long nie lalu menatap ke arah zhang wei.


"Kau lepaskan dulu semua hewan itu dan buat kan rumah sederhana. Aku akan menunggu di sini. " perintah nya.


"Baik lah. Kau tunggu di sini ya! aku akan mencari kayu dan jerami di dekat sini untuk membuat rumah sederhana. "Ia tidak membantah perintah zhu hong karena situasi nya.


Zhu hong hanya diam menatap kepergian zhang wei yang ingin melepaskan hewan hasil tangkapan long nie dan mencari kayu.


Dia mengalihkan pandangan nya ke arah long nie yang berada di dalam gendongan nya dengan sedih.


Ia mengelus surai perak milik long nie dengan lembut.


"Hah, ini semua salah ku. seandai nya saja aku tidak berbuat ulah kamu tidak akan membiarkan kekuatan mu mengendalikan diri mu. "


"Seandai nya saat itu aku mendengarkan mu bahwa klan naga adalah klan yang sangat licik. kau tidak akan seperti ini. "Di berkata dengan sedih bahkan ada air mata di sudut mata nya.


Beberapa saat kemudian zhang wei sudah kembali dan melihat zhu hong yang sedang menangis dan tertidur sambil memeluk long nie.


Dia tidak jadi membangun kan zhu hong dan membawa pergi kayu untuk membangun rumah di dekat situ.


Lalu setelah membangun rumah kayu yang hanya bisa di masuki oleh 3 orang. ia membangun ranjang dari kayu untuk kedua orang di luar .


Setelah selesai ia mengangkat zhu hong dan long nie dengan kekuatan nya. Ia membaring kan mereka berdua dengan hati hati.


karena ranjang yang ia buat hanya bisa untuk dua orang ia memilih untuk tidak tidur dan hanya duduk di luar memandangi langit malam.


entah karena apa ia merasa langit kali ini sangat lah indah. Ia tersenyum sedih membayang kan perjalanan yang harus ia tempuh untuk menemui orang tua nya.


Tanpa ia sadari waktu berlalu dengan cepat dan sekarang sudah berganti hari. Di pagi hari yang cerah hutan di penuhi dengan kicauan burung yang indah


Ia segera bangun untuk mencari makan bagi mereka bertiga tapi sebelum nya , ia akan meninggal kan pesan untuk zhu hong.


Setelah membuat surat ia pergi dengan pedang di tangan nya dan berjalan menuju ke dalam hutan untuk mencari makanan.


Disisi lain zhu hong baru saja terbangun dari tidur nya di karenakan matahari yang mulai bersinar terang.

__ADS_1


Ia melihat ada sebuah surat di samping nya dan membaca nya.


*Zhu hong , aku akan mencari makanan dulu di dalam hutan jadi jangan khawatir kan aku.


- zhang wei*


"Hoamm, baik lah aku akan melakukan peregangan sambil menunggu bocah itu pulang. " dia berjalan menuju keluar rumah dengan santai.


baru saja akan memulai peregangan nya suara keras dari dalam rumah membuat perhatian nya teralihkan.


Gedebukk


mendengar suara besar itu dia langsung lari ke dalam rumah untuk melihat apa yang terjadi.


"Astaga!! " Dia menggeleng gelengkan kepala nya karena melihat long nie yang sudah berada di bawah lantai.


Dia mengangkat long nie , saat di angkat long nie membuka mata nya dan menatap zhu hong dengan teliti.


"Kakak zhu hong !"dia segera meloncat dari gendongan zhu hong dan menerjang zhu hong.


Karena perbuatan nya itu posisi mereka saat ini sangat lah aneh dan sekarang ia berada di atas tubuh zhu hong.


"Astaga!! Apa yang kalian lakukan?!! " zhang wei yang baru saja pulang sambil membawa seekor **** di tangan nya.


Dia segera menutup mata nya dan keluar lagi.


"Maafkan aku!! lanjutkan saja lagi!! aku ini masih di bawah umur!! jadi aku tidak akan mengintip!! " teriak zhang wei dari luar.


sedang kan pipi long nie berubah menjadi merah dan zhu hong juga menjadi salah tingkah mendengar teriakan dari zhang wei.


"Ehemm long nie sebaik nya kau bangun dulu. aku akan menjelaskan kesalahpahaman ini dengan zhang wei. " ujar zhu hong dengan pelan.


"ehmm iya. maaf kan aku kakak zhu hong aku merasa terlalu senang. Ada banyak hal yang harus kau jelaskan pada ku. " kata long nie dengan pipi yang memerah.


"Iya nanti, aku akan menjelaskan. Sekarang aku akan pergi dulu. "


Dia pergi menuju keluar hanya untuk melihat zhang wei yang sedang membakar **** sambil memberikan beberapa rempah rempah yang di temukan nya di tengah hutan.


Merasa diperhatikan oleh zhu hong, ia menoleh ke belakang dan menatap zhu hong dengan santai.

__ADS_1


"Ehmm begini tadi itu aku dan long nie tidak ada apa apa, kami han.." ucapan dari zhu hong terpotong oleh nya.


"Tidak perlu di jelaskan, lagipula itu bukan urusan ku. Itu urusan orang dewasa sedang kan aku masih merupakan anak kecil jadi aku tidak peduli. " dia memotong perkataan zhu hong sambil mengangkat bahu nya.


Beberapa saat kemudian, makanan mereka telah jadi dan mereka akan makan menggunakan daun sebagai alas untuk makanan mereka.


mereka makan dengan hening karena masih merasa canggung akibat kejadian tadi. hingga akhir nya zhang wei memulai pembicaraan.


"Jadi Kau Long Nie ? aku Zhang wei." Dia mengulurkan tangan nya ke arah long nie.


"Iya aku long nie, terima kasih karena telah membantu ku juga. " Long Nie tersenyum manis.


"Zhu hong, aku ingin bertanya apakah ini? " tanya nya.


Dia mengeluar kan sebuah telur yang sangat besar seukuran dengan domba biasa. Telur misterius itu terus saja mengeluar kan listrik dari dalam telur.


Zhu hong mengamati telur misterius itu dengan teliti namun masih belum mengetahui binatang apakah itu.


"Aku menemukan nya di tengah hutan. Telur ini tadi sangat kusam tapi saat aku alirkan Qi, ia langsung berubah warna. " jelas nya.


"Tadi aku juga mengalir kan separuh Qi ku ke dalam telur misterius ini dan semua nya di serap oleh telur misterius ini. " lanjut nya.


"Long Nie, apakah ada spesies baru di Klan binatang surgawi? " tanya zhu hong.


"Seharus nya tidak ada." lalu semua nya hening hingga malam akhir nya tiba.


kali ini zhang wei akan tidur dan yang berjaga adalah long nie dan zhu hong. Mereka duduk di bawah cahaya bulan.


Mereka duduk sambil menatap satu sama lain.


"Zhu hong. "


"Long nie. "


Mereka berdua berbicara secara bersamaan sehingga mereka diam kembali.


**bonus : 1 / 3


jangan lupa buat like, comment dan share. Maaf karena beberapa hari ini tidak bisa up seperti biasa**.

__ADS_1


__ADS_2