PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
Chapter 21 Membeli Sumber Daya


__ADS_3

Zhang wei dan Chu bai akhir nya tiba di kota YangGuang sambil membawa tahanan yang di tangkap.


bai long zhi yang sedang duduk santai di depan gerbang melihat zhang wei yang terluka parah langsung terkejut dan berlari menuju le arah zhang wei.


"Saudara Wei apa yang terjadi pada mu?!! " dia bahkan lebih panik daripada keluarga zhang wei.


"Aku tidak apa apa. hanya terjadi sedikit kecelekaan. " lalu zhang wei bercerita kepada semua warga apa yang terjadi.


ia berniat melapor kan tambang batu api neraka tapi yang tidak diketahui nya adalah bai yi ren sudah tau tambang itu dari lama.


Kepala Klan Zhang membawa mereka semua ke kediaman klan zhang sedang kan keluarga zhao harus nya sudah habis terbakar di bangunan sekte batu api.


Sekarang pemimpin kota YangGuang hanya ada 2 klan yaitu klan zhang dan klan Chu. mereka sedang memutus kan siapa yang akan menjadi klan ke 3.


Ia berbincang bincang dengan ayah dan kakak nya, saat semua orang sedang sibuk ber pesta zhang wei pergi ke paviliun obat phoenix.


Dia langsung bertanya


"Permisi, apa kah disini ada di jual jamur es berumur 100 tahun? "


"Ada, hanya saja itu khusus untuk tamu terhormat di kota YangGuang. "


"Jika menggunakan ini apa bisa?" zhang wei mengeluar kan token yang di berikan guru nya.


"Apa!! " orang itu terkejut dan menggosok mata nya lalu melihat token itu lagi.


"Silah kan ikuti aku, aku akan membawa ini ke pimpinan kami!! " kata oranh itu penuh hormat.


Tok tok tok

__ADS_1


pelayan itu mengetuk pintu pimpinan mereka. lalu dia membuka pintu dan masuk melapor kan apa yang terjadi.


"Permisi tuan, ini ada tamu terhormat . Dia ingin membeli jamur es berumur 100 tahun. " kata pelayan itu.


"Suruh dia masuk!! "


"apa kah kau pemimpin paviliun obat phoenix cabang YangGuang ? aku ingin membeli jamur es." kata nya sambil menyerah kan token milik nya.


"Apa??!!! token ketua!! apa mungkin kamu zhang wei?? " pemimpin itu menjadi lebih hormat.


" apa kah aku seterkenal itu?? " zhang wei menatap pemimpin itu dengan ragu.


"Tentu saja!! jika tuan muda ingin membeli lagi silah kan datangi aku secara langsung. "


lalu pemimpin itu menyuruh anak buah nya untuk mengambil sepuluh jamur es berumur yang 100 tahun.


lalu Dia berpamitan dengan pemimpin paviliun obat phoenix tersebut. saat zhang wei pergi tanpa di sadari dia sudah berkeringat dingin dengan aura dingin yang mengelilingi tubuh zhang wei.


warna nya adalah kuning keemasan sedang kan aura jahat berwarna hitam dan terasa sangat dingin dan mencekam.


Aura baik dapat di miliki dengan cara berbuat baik dan aura jahat di dapat dengan cara membunuh banyak orang.


zhang wei baru saja membunuh beberapa ribu orang dan wajar saja memiliki aura jahat yang pekat.


bahkan tetua ling memiliki aura jahat yang sangat pekat.


Kediaman klan zhang


zhang wei kembali ke kediaman nya dan langsung di cari ayah dan kakak nya. ternyata kepergian diam diam nya diketahui oleh kakak nya.

__ADS_1


Dia meminta maaf pada mereka berdua.


"Aku minta maaf karena membuat ayah dan kakak khawatir. "


"Baik lah kami hanya mengkhawatir kan mu tapi kami sadar dengan kekuatan mu tidak ada yang bisa melukai mu di sini. " kata ayah nya.


"Ayah ada yang ingin ku tanya kan pada mu "


"Apa yang ingin kau tanya kan wei'er? "


"Aku ingin mengetahui tentang garis darah ku , kenapa garis darah ku berbeda dengan kalian? "


"Soal itu... baik lah kau sudah besar sudah saat nya bagi mu untuk tahu. mari kita bicarakan di dalam."


ayah zhang wei sempat ragu untuk menjelas kan akhir nya setuju untuk menjelas kan semua nya pada zhang wei tentang apa yang terjadi.


"Sebenar nya kamu bukan anak ku, anak ku meninggal saat di kandungan istri ku. soal tentang istri ku meninggal saat melahirkan mu itu hanya karangan. Istri ku meninggal karena ada masalah dengan kultivasi nya sehingga membuat nya mendapat serangan balik dan meninggal. " jelas ayah zhang wei.


"Lalu apa kah ayah ehmn... "Zhang wei terlihat ragu untuk memanggil nya ayah.


"Tidak apa apa tetap panggil aku ayah seperti sebelum nya lagi pula aku sudah menganggap mu sebagai anak ku. "


"Baik lah, ayah apakah kau tau siapa orang tua ku?" tanya zhang wei.


"Aku tidak tahu tentang hal itu........


lanjut chapter selanjut nya


Bonus like : 2 / 3

__ADS_1


jangan lupa like yah!! dan kalau like nya udah 1 k author bakal update 3 chapter lagi.


selamat hari idul adha bagi yang merayakan !!


__ADS_2