
(Masih dari sudut pandang Xi Rong, Dimensi Qilin Api, Gua Misterius. )
Langkah nya gemetar , tapi itu tidak menghentikan nya untuk tetap maju dan menjadi meraih benda yang bersinar di dalam peti.
Kedua tangan nya terulur dan dengan hati hati mengangkat benda panjang berwarna putih yang terlihat sangat suci.
"Ini benar benar Seruling Cahaya Kesucian ! Milik Dewi Kesucian sebelum nya yang telah lama hilang. " Ucap nya dengan gemetar.
100 Tahun yang lalu, perang besar antara Dewa dan Iblis terjadi. Perang itu memakan sangat banyak korban.
Ratusan Dewa Dewi serta Iblis tingkat tinggi terluka parah, termasuk Dewi Kesucian atau Chastity.
(Bisa di cari di go*gle tentang 7 Heavenly Virtues, Chastity salah satu nya. )
Tiba tiba setelah Dimensi Dewa telah tenang, Dewi Kesucian tiba tiba menghilang dan tak terdengar kabar nya sampai sekarang.
Sampai akhir nya, 50 tahun yang lalu Qian Bei mengangkat Dewi Kesucian yang baru yang tidak lain tidak bukan adalah Dewi Kesucian yang sekarang.
Memikir kan ini saja membuat nya merasa ingin meledak, dia begitu bahagia dengan penemuan nya ini.
Tanpa dia sadari, seluruh orang yang berada di dalam Gua di paksa untuk mundur. Mereka pun mau tidak mau meninggal kan Gua Misterius dengan perasaan kesal.
Tapi beberapa ada yang merasa lega karena bisa keluar dari labirin atau tepat nya ilusi yang berada di dalam Gua Misterius.
(Nanti author akan post di instagram untuk daftar 7 Deadly Sins dan 7 Heavenly Virtues. )
Xi Rong menatap Seruling di tangan nya dengan penuh semangat yang berapi api.
"Dengan begini, 2 dari 10 harta Dewa sudah terkumpul di antara 4 orang pilihan. " Ucap nya dengan mata yang berbinar.
Dengan Seruling Cahaya Kesucian di tangan nya dan Mutiara Cahaya Keabadian yang berada di tangan Zhang Wei.
(Author sedikit lupa dengan nama harta Dewa yang berada di tangan Zhang Wei, jadi mulai sekarang di ubah jadi Mutiara Cahaya Keabadian. )
Di sisi lain, Di dimensi Dewa , Kerajaan Dewa.
Seluruh 7 Dewa Besar beserta Fen Shengqi dan Qing Yu. Mereka sedang duduk mengelilingi meja panjang dengan wajah serius.
__ADS_1
"Kami sudah menemukan apa yang di lakukan Xu Rong di balik ini semua. " Kata Fen Shengqi dengan muram. Yang lain ikut muram, apa pun itu pasti bukan hal baik.
"Mereka menggunakan manusia utuh dan membiarkan mereka untuk meminum darah murni Xu Rong. 1 tetes darah murni Xu Rong dapat membentuk 10 iblis atau lebih tepat nya Mayat Berjalan. " Kata Qing Yu dengan wajah muram juga, wajah nya tampak di kelilingi oleh awan hitam.
"Jika begini, kita hanya bisa membentuk pasukan lebih banyak. " Kata Qian Xun.
Yang lain menatap ke arah Qian Xun dengan tatapan putus asa.
"Apa kah mungkin untuk membentuk pasukan dalam waktu 1 tahun ?" Tanya Dewi Kesabaran.
"Ya, ada. Tapi itu memerlukan bantuan bersama. Kita akan membuka Dimensi Keabadian. " Kata Qian Xun dengan wajah Serius.
Dewa Dewi yang lain setelah mendengar ini terkejut bukan main.
"Bukan kah dimensi itu sudah di tutup ?" Tanya Diligence.
Qian Xun mengangguk sebelum melanjut kan kata kata nya.
"Bukan nya tidak ada harapan untuk membuka nya, hanya saja membutuh kan kekuatan banyak untuk membuka paksa. Kita hanya bisa bergandengan tangan untuk membuka Dimensi Keabadian. " Kata Qian Xun sambil menghela nafas.
"Tapi, itu hanya bisa di buka selama 1 bulan dan itu juga memerlukan 1 Harta tingkat Dewa untuk menahan nya untuk sementara sebelum 1 Harta Dewa tidak akan berguna lagi. " Lanjut Qian Xun.
Yang lain mulai merasa kan ada harapan, Dimensi Keabadian adalah dimensi yang sangat misterius dan berbeda.
Dimensi itu akan memilih tuan mereka dengan cara yang aneh, seperti kemarin dimensi itu tiba tiba mengangkat Qian Bei sebagai pemilik dimensi.
Para Dewa dan Dewi berkumpul menjadi satu dan mencari beberapa kekuatan tertinggi di dunia manusia dan tidak lupa untuk memanggil ke 4 orang terpilih.
Zhang Wei yang sedang terduduk dengan lemah dan tanpa tenaga di dalam dimensi nya yang di bantu oleh Tu Long kembali memuntah kan seteguk darah segar.
"Apa kau yakin tidak apa apa ?" Tanya Tu Long.
"Hmmm, aku hanya perlu beristirahat dan mengisi Qi ku sampai penuh. shhhh. " Dia meringis pelan saya seluruh tubuh nya terasa di tarik dengan paksa.
Tulang nya terasa seperti ingin patah, dia bahkan tidak bisa menggerakkan tubuh nya se inci pun.
Tangan nya terasa mati rasa, serta seluruh tubuh nya seperti lumpuh sementara.
__ADS_1
Untung lah, Dimensi Furong adalah tempat dengan tingkat Qi yang sangat tinggi sehingga mudah untuk memulihkan diri.
Sudah 3 hari dia pingsan sejak masuk ke dimensi Furong dan Tu Long membawa tubuh nga ke sebuah penginapan.
Kumpulan wanita gila itu juga sudah di selesai kan oleh nya.
Dia memejamkan mata di bawah pohon dan menyerap Qi dengan kekuatan yang tak bisa di bayang kan.
Setelah beberapa jam berlalu, tubuh nya terasa menjadi lebih baik. Tiba tiba dia merasa ada yang mengguncang tubuh nya.
Begitu dia membuka mata nya yang indah , tatapan nya bertabrakan dengan iris mata berwarna biru laut yang sangat indah.
Ini adalah bayi wanita yang mungkin baru beberapa bulan tapi unik nya, bayi ini sudah bisa berjalan dengan langkah tegap.
"Yunqi." Panggil nya dengan pelan sambil mengangkat tangannya dengan perlahan.
Bayi wanita itu sangat senang begitu dia memanggil nya sebelum meloncat kepelukan nya. Dia tidak bisa tidak tertawa melihat tingkah menggemaskan Yunqi.
"Yunqi, paman baru meninggal kan mu sebentar dan kau sudah sangat besar. Kau sangat cantik dan mirip seperti ibu mu. " Ucap nya sambil menepuk nepuk pelan pipi berisi Yunqi.
Bayi wanita itu tertawa dengan penuh rasa bahagia ketika dia menyentuh nya. Yunqi memeluk nya dengan erat, dia merasa kan sedikit sakit di tulang rusuk nya tapi menahan nya dan berusaha untuk membalas pelukan yang di beri kan oleh bayi kecil itu.
"Dia sudah mengajak mu bermain dari kemarin, tapi aku menahan nya. Kau masih terluka parah dan membutuh kan istirahat. " Kata Suara seorang wanita dari belakang nya.
Bahkan tanpa menoleh dia tahu suara siapa ini.
"Terima kasih kakak ipar karena telah memberi pengertian. " Ucap nya sambil menahan tawa.
"Pengertian kepala mu ! Apa kau tahu seberapa khawatir nya aku dan kakak mu melihat kondisi mu ? Tulang rusuk mu hampir patah dan nyawa mu hanya terpisah oleh seutas benang dengan kematian. " Kata Nangong Ling sambil mendengus.
"Ha ha maaf kan aku karena telah membuat kalian khawatir. Aku juga tidak ingin melakukan nya hanya saja keadaan yang memaksa ku. " Ucap nya sambil tertawa pahit.
"Kau harus lebih menyayangi nyawa mu nanti. " Peringat Nangong Ling.
"Hmm aku berjanji akan lebih hati hati kedepan nya. "Ucap nya sambil tersenyum ringan.
Perasaan hangat menjalar di dalam hati nya, masih ada sangat banyak orang yang khawatir dengan nya.
__ADS_1