PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
Chapter 164 - Kuo Li Ming II


__ADS_3

"A... aku setuju, tapi bagai mana jika aku ingin mendapat kan lebih banyak pil ini ?" tanya Kuo Li Ming menunjuk Pil Kemurkaan Dunia.


"Tidak masalah, jika kau dapat mengajak 1 sekte untuk mencabut diri juga, aku akan memberi nya hadiah yang sama dan aku akan memberi kan mu 20 pil lainnya, jika kau ingin membeli nya aku akan memberi mu harga 1 pil 2 kristal roh tingkat rendah. " kata nya.


"Baik baik, terima kasih senior. Dengan 2 kristal roh setiap pil aku bisa membuat lebih banyak ahli kemurkaan dunia !" kata Kuo Li Ming.


"Aku berniat membeli 300 , apa kau ada barang sekarang senior ? " tanya Kuo Li Ming.


"Aku akan membuat nya terlebih dahulu. Di dimensi atas pil seperti ini tidak terlalu berguna jadi aku membuat nya sesuai pesanan saja. " kata nya dengan datar.


"Ah baik senior, apa perlu aku membayar terlebih dahulu ?" tanya Kuo Li Ming lagi.


"Boleh kalau kau tidak keberatan, aku besok akan datang lagi pagi hari. Aku harap kau segera nya membawa teman baru, karena aku ingin segera pulang ke dimensi tinggi setelah tugas ku selesai. " Dia bersiap pergi saat Kuo Li Ming telah membayar.


"Senior, bukan lah kau begitu kuat ? Kenapa harus menggunakan cara satu persatu begini ? Kenapa kau tidak langsung menghentikan nya ?" tanya Kuo Li Ming.


Dia sudah mempersiapkan jawaban yang sangat baik untuk pertanyaan yang di berikan oleh Kuo Li Ming.


"Karena aku tidak boleh menunjuk kan diri ku, aku di suruh untuk menghentikan perang dari bayang bayang saja. " kata nya sebelum terbang meninggal kan Kuo Li Ming.


Ia terbang hingga ke penginapan nya, sebelum menghela nafas lega. Saat membuka tudung nya, keringat tampak mengalir di mana mana.


"Sialan, tekanan yang di beri kan oleh si tua Kuo Li Ming itu sangat besar. Sedang kan aku tidak boleh bergetar, gugup atau yang lain nya. " kata nya sambil meminum arak.


"Aku harus membiasakan diri dengan hal ini atau aku akan menjadi gila. " gumam nya sebelum mendengar banyak sekali keributan dari bawah.


Ia tinggal di penginapan yang ada 3 lantai dan kebetulan ia tinggal di lantai 3 sehingga dapat melihat dengan baik seluruh aktivitas warga.


Dia membuka jendela dan menatap ada seorang wanita yang tidak asing bagi nya dengan luka di sekujur tubuh nya.


Di antara semua orang yang bertengkar hanya wanita itu yang tidak bertengkar dan tertawa di tengah keributan itu.


"Ah itu Envy, sungguh menyebal kan untuk bertemu lagi dengan iblis betina itu. " kata nya sebelum meloncat turun.


"Ah hai lama tidak bertemu dengan mu. " kata nya pura pura kenal dengan Envy.

__ADS_1


"Kau... kau orang yang bersama kakek tua itu !!" Teriak Envy dengan marah.


"Ya, terus kenapa ? Aku dengar kekuatan mu mengurangi 30 persen sejak tanduk mu di patah kan oleh kakek Qian Bei. Aku dengar juga kekuatan para Iblis dan Dewa berkurang 50 persen jika berada di dunia manusia. Bukan kah itu arti nya kekuatan mu sekarang hanya 20 persen ?" tanya nya.


"Kau !! Dengan kekuatan ku 20 persen aku masih bisa mengalah kan mu dan menghancurkan mu !!" kata Envy dengan gelap mata.


"He he ayo kita lihat, siapa yang menang dan siapa yang kalah ?" tanya nya memancing kemarahan Envy.


Dia menggunakan Garis darah nya hingga maksimal dan tiba tiba sebuah suara yang di kenal nya muncul di pikiran nya.


"Hei bocah buruk rupa, aku bisa meminjamkan mu 1 jiwa naga ku tapi sebagai ganti nya kau harus mencarikan ku inti naga yang lain. Nanti setelah ini aku akan mengajar kan mu sebuah teknik yang akan sangat berguna untuk mu. " kata Leluhur Tu Long.


"Terima kasih banyak, aku pasti akan melakukan nya karena dengan banyak nya inti naga kau menjadi lebih dan lebih kuat. " gumam nya.


"Baik lah, sudah saat nya untuk serius. " kata nya menatap Envy sambil menyeringai.


"Pedang Angin Barat Tahap 4 !!" Kata nya dengan Pedang Jiwa Naga nya.


Sudah cukup lama ia menyimpan pedang ini sehingga menjadi sedikit berdebu.


"Naga Menghancurkan Bumi !!" Kata nya dan Lingkaran Hitam itu hancur berkeping-keping.


Ia harus bisa mengalah kan Envy dalam waktu 1 jam karena lebih dari itu kekuatan nya akan melemah.


Ia meminjam kekuatan dari Garis Darah nya, dia dengan paksa membuka bintang hijau yang baru ia kuasai 5 persen.


"Pedang Angin Barat Tahap 3 !!" Teriak nya dan dia menebas bagian kaki Envy.


Envy yang tidak siap tergores sedikit dengan pedang nya di bagian lutut.


"Kau !! Berani berani nya melukai lutut ku !!" kata Envy dengan marah.


"Kenapa tidak ? Aku dengar jika aku berhasil membunuh mu saat ini maka jiwa mu akan tertidur selama 10 tahun dan saat bangun kekuatan mu akan berkurang 5 persen. " kata nya tepat sasaran.


"Kau, bagai mana kau bisa tahu hal ini ?!" tanya Envy tidak percaya.

__ADS_1


"Kau tidak perlu tahu hal itu, itu bukan urusan mu. Sekarang adalah giliran mu."


"Pedang Hitam Abadi !!" Raung Envy.


Dia tersenyum mengejek saat tangan nya tergores oleh pedang milik Envy.


40 menit kemudian tubuh nya sudah di penuhi luka tapi bukan berarti ia kalah.


Melain kan, Envy juga berada di kondisi yang sama.


"Jiwa Naga Pertama !! Pedang Angin Barat Tahap 5 !!" Raung nya dan menembus jantung envy.


Bayangan naga yang perkasa muncul di belakang nya, membuat semua orang pingsan ketakutan.


"Kau... Ha ha ha kau akan tertidur selama 10 tahun ke depan.Kita akan bertemu lagi nanti, aku akan mematah kan tanduk mu yang tersisa kali ini." kata nya dan dengan sekuat tenaga menebas kan pedang nya ke tanduk milik Envy.


"Arghh, sialan kau lihat saja. Aku akan memusnah kan mu 10 tahun lagi !!" Raung Envy sebelum jatuh ke tanah dan menghilang.


Dia menatap dengan bangga tanduk yang ada di tangan nya.


"Jika 10 tahun ke depan, aku tidak perlu meminjam kekuatan lagi. Aku sendiri akan membuat mu tertidur selama nya. " kata nya dengan dingin sebelum masuk ke dalam penginapan dengan sulit.


Ia memasuki ruangan, dengan aura nya yang masih sangat kuat ia pergi menuju Sekte Harimau Petir.


"Kuo Li Ming !!" Panggil nya.


"Ah senior, apa ada yang kau ingin kan ?" tanya Kuo Li Ming dengan bingung.


"Ini pesanan mu, dan ini untuk jika kau berhasil menarik sekte lain dan ini untuk sekte tersebut. Aku akan meninggal kan ini, untuk sementara aku tidak akan datang hingga 1 minggu ke depan. Aku harap kau dapat dengan bijak menggunakan pil, bukan menggunakan pil untuk diri sendiri. " kata nya dengan dingin dan membuat Kuo Li Ming gemetar ketakutan.


"Ingat lah baik baik untuk menggunakan nya dengan bijaksana. Aku mempercayai mu, aku pergi dulu. Aku harap minggu depan aku sudah mendapat kan kabar baik dari mu. " kata nya sambil menekan Kuo Li Ming dengan kekuatan jiwa naga nya yang tersisa, dia harus pergi karena sebentar lagi kekuatan garis darah dan jiwa naga nya hampir habis.


Kuo Li Ming mengangguk dengan hormat di bawah aura nya yang sangat mendominasi.


Bonus : 2 / 2

__ADS_1


like 50 k


__ADS_2