PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
108. Kera Kulit Baja III


__ADS_3

"Kalau begitu sambil menunggu aku akan segera menyimpan nya. Mungkin aku bisa membantu kekuatan militer Provinsi Phoenix dan Kerajaan Vermilion. " kata nya lalu mengeluar kan cincin ruang yang kosong untuk menyimpan Kera Kulit Baja.


Baru saja mereka duduk bersantai setelah memunguti tubuh tubuh kera kulit baja yang mereka bunuh.


Mereka telah merasa dentuman kaki lagi dari arah utara. Mereka hanya menghela nafas kesal pada Kera Kulit Baja yang tersisa.


Tidak lama keluar lah sekitar 500 kera tingkat 2 ranah jiwa dan di tambah lagi satu kera kulit baja di belakang nya.


"Kalian serang itu, kami akan segera menyerang itu. "teriak Zhang Wei.


"Jangan gegabah ! Itu tingkat 1 ranah bela diri. Bukan tidak mungkin untuk mengalahkan nya hanay saja mungkin kita akan membutuhkan lebih banyak usaha. Dengar perintah ku, aku akan membuka peluang dan kau menyerang nya. Kelemahan Kera kulit baja adalah telinga dan kaki nya. " kata Jiu Zhi mengeluar kan aura pembunuh yang sangat pekat.


Bahkan sedikit lebih pekat dari nya, jika dari tadi mereka tidak menggunakan aura pembunuh maka sekarang mereka mengeluarkan semua nya.


Lalu hasil nya adalah Li Xiu yang paling tipis aura pembunuh nya namun dengan ketipisan itu dapat melemah kan 10 kultivator penempaan pondasi sekaligus.


Yang aura pembunuh nya paling pekat adalah Long Nie. Sejak dia turun di dimensi kecil , dia jadi lebih dan lebih sering membunuh orang sampai akhir nya bertemu dengan Zhu Hong dan Zhang Wei.


Zhang Wei sendiri mendapat peringkat 3 , hanya di bawah Long Nie dan Jiu Zhi. Dengan aura itu saja dia bisa menghindari dari gangguan kera kera kecil.


Kera yang di belakang, yang merupakan paling besar memiliki ukuran sampai 10 meter. Hal itu membuat Zhang Wei sangat mungil.


Melihat pasukan nya di bantai dengan cepat, kera yang paling besar meraung marah.


"kalian para manusia berani berani nya melawan kami !! Kalian telah di janjikan untuk menjadi makanan ku oleh nenek moyang kalian !!" teriak kera besar itu marah.


"Kau adalah salah satu dari 12 raja kera kan ? kau cukup mendominasi di dimensi kecil ini tapi jika di dimensi ilahi maka kau tidak berbeda dengan sampah. " ejek Jiu Zhi.


"Siapa kau ?!! berani berani nya mengejek ku ! " teriak nya marah lalu menghetak kan kaki membuat seolah olah terjadi gempa besar.


"Jangan berteriak teriak, suara mu tampak seperti kaleng kosong yang jatuh. " kata Zhang Wei dingin.


"Kau !! Bunuh mereka semua !!" teriak raja kera marah pada anak buah nya yang gemetar ketakutan saat merasakan aura pembunuh Zhang Wei.


Baru kali ini Zhang Wei mengeluarkan aura pembunuh nya secara penuh, karena jika tidak orang akan pingsan karena mental mereka tidak sanggup menahan tekanan yang di berikan.


Tapi karena di sini adalah binatang ilahi semua, seharus nya tidak masalah kalau dia menggunakan nya.


"Kalian berani datang ke arah ku ? mencari kematian ! Tinju Naga Api !!" kata nya dingin.


Kera kera itu tampak berusaha memadamkan api yang ada di tubuh mereka sambil menjerit kesakitan tapi tidak berhasil.

__ADS_1


"Tanah Besi !!" Tanah berubah menjadi besi dan di ikuti oleh orang yang menginjak nya. Jurus ini tidak lain tidak bukan di keluar kan oleh Long Nie.


"Hentikan! kau tidak bisa menggunakan nya terlalu sering sayang. Aku tidak mau kau terjadi apa apa, kau masih belum bisa mengendalikan kekuatan mu yang itu. " bisik Zhu Hong pelan.


Zhang Wei yang kira kira mengerti apa yang di katakan oleh Zhu Hong langsung mengambil alih tugas milik Long Nie.


Dia dengan cepat membunuh kera kera di bantu oleh Tian Li dan Li Xiu. Sedang kan Jiu Zhi sedang bersantai dan berdebat dengan Raja Kera.


Mereka telah mengubah rencana mereka yang awal nya hanya menyerang berdua menjadi menyerang bersamaan.


Oleh karena itu Jiu Zhi menarik perhatian Raja Kera terlebih dahulu dan Zhang Wei menghabisi pasukan raja kera.


Saat Raja Kera menoleh untuk melihat pasukan nya dan ingin memerintahkan untuk menyerang yang di lihat hanya lah Zhang Wei yang sedang tersenyum ke arah nya.


"Di mana pasukan ku ?!!" raung Raja Kera.


"Tentu saja di Neraka, apa kau tidak percaya? kau bisa ikut ke sana dan kembali bergabung dengan mereka. " kata Zhang Wei santai.


"Kau... kau !!"


Raja Kera langsung meloncat ke depan mereka semua siap menyerang dengan kapak besar yang dia bawa.


Zhang Wei hanya tertawa kecil lalu mengeluar kan Pedang nya yang berharga. Dengan mudah dia menghindari tebasan Raja Kera.


Jiu Zhi menuruti nya dan mulai melempar kan berbagai serangan ke kaki Raja Kera. Sedang kan dia memanjat dari punggung Raja Kera.


Karena sedang fokus dengan Jiu Zhi, Raja Kera tidak sadar kalau Zhang Wei sudah ada di atas bahu nya.


Zhang Wei mengangkat pedang nya dan menebas telinga raksaa milik Raja Kera. Karena kulit Raja Kera yang sangat tebal, itu membuat serangan nya hanya menjadi luka terbuka kecil.


Tapi meski pun hanya luka kecil, Raja Kera langsung menyadari keberadaan nya. Raja Kera berusaha menepuk tubuh kecil nya.


Sedang kan Jiu Zhi yang merasa ini peluang langsung menyerang kaki kiri Raja Kera dengan kekuatan penuh.


Dia yang telah meloncat ke bawah juga menyerang kaki kanan Raja Kera dengan kekuatan penuh nya.


Luka gores yang sangat besar terpampang jelas di kedua kaki Raja Kera. Raja Kera meringis kesakitan dan hampir jatuh.


Kali ini Jiu Zhi yang memanjat naik, sedang kan dia menarik perhatian si Raja Kera dan di bantu oleh yang lain nya.


Meski pun Long Nie dan yang lain nya tidak berhasil melukai Raja Kera dengan parah namun setidak nya mereka berhasil mengalihkan perhatian Si Raja Kera.

__ADS_1


Long Nie mengeluarkan raungan naga nya yang sangat mendominasi dan itu membuat Raja Kera mundur beberapa langka.


Sedang kan di dalam hati Zhu Hong terus terusan mengumpat pada ras naga yang menyegel kekuatan nya.


Karena jika tidak, kekasih nya tidak akan berusaha sekeras ini. Bahkan jika dia memiliki setengah kekuatan nya, dia dapat dengan mudah meratakan Raja kera ini, semudah membalikkan tangan.


Raja Kera mulai memukul mukul tanah dan berkali kali mencabut sebuah pohon untuk melemparkan ya ke arah mereka.


Namun dengan tubuh yang kecil dan lincah mereka dapat menghindari serangan itu dengan mudah.


Sekarang yang menjadi masalah adalah membunuh Raja Kera, Jiu Zhi telah berhasil memotong salah satu telinga milik Raja Kera.


Itu membuat kekuatan Raja Kera sedikit berkurang. Ingat hanya sedikit berkurang sedang kan mereka sudah mulai kelelahan kecuali Zhang Wei yang masih sangat semangat untuk menebas kaki kanan Raja Kera.


Keadaan Raja Kera saat ini lumayan buruk dengan kaki yang pincang karena di serang secara terus menerus.


Mereka telah menghabiskan 6 jam untuk bertarung dengan Raja Kera. Matahari pun sudah mulai tenggelam.


Tapi suara benturan pedang masih belum berhenti atau yang lebih tepat nya suara benturan pedang dengan besi.


Zhang Wei dan Jiu Zhi terus terusan menyerang tanpa kenal lelah sedang kan yang lain sedang memulihkan diri.


"Mati Kau Raja Kera !!" Raung Zhang Wei yang telah di penuhi keringat.


Keringat nya telah mengalir dengan deras bagaikan anak sungai. Dia menumpukan tenaga nya pada pedang nya lalu bergerak memutar dan kaki Raja Kera bagian kanan akhir nya terputus akibat kerja keras nya.


Dia menghela nafas sedikit lega karena setidak nya dia sudah menyelesaikan 50 persen. Raja Kera terududuk di lantai dengan sangat keras karena tidak dapat berdiri dengan seimbang.


Jiu Zhi dan dia segera berlari menjauh takut ikut di timpa oleh si Raja Kera. Raja Kera lagi lagi meraung marah.


"Apa kau tidak lelah meraung terus ? Nanti kau akan haus saat di neraka nanti. Aku dengar mereka tidak memiliki air bersih seperti dan hanya ada aliran sungai api. Sedang kan ras kera bermusuhan dengan elemen api. Aku tidak dapat membayangkan betapa tersiksa nya mereka di neraka. " kata Zhang Wei sambil ngos-ngosan.


......................


...****************...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bonus : 2 /2

__ADS_1


JANGAN LUPA BUAT LIKE, COMMENT DAN VOTE CERITA PEDANG JIWA NAGA.


__ADS_2