
"Setau ku, di dekat kota Yang Guang ada 3 kota yang terhubung hanya di batasi dengan pagar. 3 kota tersebut juga cukup luas dan hampir sama besar dengan kota Yang Guang. Kita dapat mendiskusikan terlebih dahulu dan melihat tempat apa kah dengan gabungan 4 kota akan cukup atau tidak ?" usul nya pelan.
"Aku akan ikut ke sana untuk berbicara langsung." kata Yao Xin dan Bai Yi Ren bersamaan.
"Ehmm, rencana ku, kita semua akan pergi ke sana terlebih dahulu. Kira kira berapa jumlah semua penduduk di provinsi Phoenix ?"tanya nya.
"Provinsi Phoenix memiliki penduduk dengan jumlah sekitar 132.000 penduduk ," kata Zhao Yang.
"Jika benar begitu, maka akan membutuhkan waktu yang agak lama untuk menyegel tempat yang luas seperti itu. Kalau begitu kita harus memulai dari sekarang untuk bernegosiasi dengan kota masing masing ,"kata nya tenang.
Meski pun dia dan Jiu Zhi kuat, masih membutuh kan waktu yang tidak sedikit untuk menyegel area yang besar apa lagi yang mampu menampung 100.000 an nyawa.
Tapi untung lah masih ada 100 hari untuk menyegel tempat itu, dia berdiri dari tempat duduk nya dan melangkah ke arah pintu.
Tindakan nya pun di ikuti oleh Long Nie dan Zhu Hong , lalu perlahan lahan yang lain mengikuti nya.
Tidak perlu waktu lama mereka telah sampai di kota Yun Hao, kota ini sendiri bersebelahan dengan kota Yang Guang.
"Silakan tunjuk kan kartu Identitas kalian !" Ucap penjaga dengan tegas.
"Ini, Aku ingin bertemu dengan pemimpin kota ini. " kata Bai Yi Ren menunjuk kan kartu Identitas nya.
Penjaga yang melihat Identitas yang di miliki oleh Bai Yi Ren langsung gemetar ketakutan dan berlari ke dalam kota.
Mereka di biar kan masuk ke dalam kota, dia duduk di batu besar dekat gerbang dan Bai Yi Ren pun tersenyum bangga.
Tidak lama kemudian datang lah seorang pria tua sambil menggandeng wanita muda yang cantik dan menggunakan pakaian yang cukup terbuka.
"Ah, Nona Bai. Maaf kan aku karena tidak menyambut kalian, aku sungguh minta maaf. " kata Pria tua itu dengan sopan dan menunduk kan kepala nya.
"Aku Nan Long dan ini anak perempuan ku satu satu nya, nama nya adalah Nan Xi. " kata Nan Long dengan sopan, Nan Xi pun ikut menunduk kan kepala nya.
"Bisa kah kita berbicara di tempat yang lebih tertutup ?" tanya Bai Yi Ren dingin.
Mereka semua menggunakan jubah hitam besar, kecuali Bai Yi Ren. Jadi yang Identitas nya di ketahui hanya lah Bai Yi Ren.
"Oh, tentu saja !! Nona Bai mari ikut lah aku, Aku akan menyajikan mu berbagai hidangan lezat. " kata Nan Long.
Dia hanya tertawa dingin di balik jubah nya melihat sikap Nan Long yang di penuhi kebohongan. Nan Long bahkan tidak sedikit pun melirik ke arah mereka.
Mereka berjalan mengikuti Bai Yi Ren dan saat sampai di kediaman Nan Long. Mereka pun ingin berjalan masuk ke dalam kediaman Nan Long yang cukup megah.
"Maaf Kan aku nona Bai , tapi bagai mana kalau seluruh bawahan nona ini di luar saja agar tidak menganggu privasi kita. " kata Nan Long sambil melirik ke arah mereka dengan jijik.
"Kalau begitu Jiu Zhi saja yang masuk. " kata Long Nie dengan dingin.
__ADS_1
"ehmm, bagai mana ya ?" kata Nan Long bingung dia ingin menolak tapi takut dengan tatapan Bai Yi Ren yang telah berubah menjadi dingin.
"Silakan masuk, nona. " akhir nya Nan Long setuju untuk membiar kan Jiu Zhi ikut dengan mereka.
Saat di depan, mereka duduk di sebuah lapangan luas di sebelah kediaman milik Nan Long. Tian Li dari tadi mengumpat tanpa henti.
"Dengan begini kan kita tahu apa sifat asli yang mereka miliki. " kata Zhu Hong bijak.
"Benar juga, tapi jika dia menolak bagai mana ?" tanya Li Xiu.
"Ya tinggal bunuh saja. " kata Zhang Wei santai.
"Aku setuju dengan mu !! Kau benar benar murid ku !!" kata Yao Xin semangat.
"Aku berharap kalau Jiu Zhi membuat pertunjukan yang bagus saat di dalam kediaman tua bangka itu !!" kata Long Nie.
Mereka semua tertawa puas. Di dalam kediaman Nan Long, Jiu Zhi hampir saja akan memakan manusia di depan nya ini.
Bagai mana tidak ? pada awal nya dia tidak di sedia kan kursi dan di suruh untuk berdiri di sudut ruangan.
"Nona Bai ini adalah teh paling lezat di kota ini. "kata Nan Long bangga.
"Tentu saja terima kasih. " kata Bai Yi Ren singkat , sedang kan dia hanya duduk diam.
Dia mendapat kursi juga setelah Bai Yi Ren meminta nya langsung pada Nan Long, dia mengepal kan erat tangan nya.
"Kebetulan anak ku memiliki bakat yang lumayan tinggi juga, Anak ku baru berumur 15 tahun tapi sudah berada di tingkat 6 penempaan Qi. Wajah nya juga sangat rupawan, Nan Xi juga mengatakan kalau dia tidak keberatan meski pun hanya menjadi selir. " kata Nan Long percaya diri.
Bai Yi Ren mengumpat dalam hati nya, melihat kenaifan yang di miliki oleh Nan Long.
'Apa nya yang berbakat ?! Aku sendiri tidak sanggup melawan salah satu wanita yang pernah di bawa nya !!' umpat nya dalam hati.
Memang benar apa yang di pikir kan nya, karena wanita yang pernah di bawa oleh Zhang Wei hanya tiga, yaitu Long Nie, Li Xiu, dan Fang Lin.
Semua nya berada di atas nya, dan Nan Long yang di hadapan nya ingin memamerkan anak nya yang hanya berada di Penempaan Qi.
"Maaf sekali tuan Nan, tapi aku tidak tertarik. Aku kemari karena ingin membahas bencana 1.000 tahun, aku yakin kau pasti telah tahu kan ?" tanya nya pelan.
"Bencana 1.000 tahun ? Apa kah itu sudah akan tiba waktu nya ?" tanya Nan Long gemetaran.
"Ya, kira kira 100 an hari lagi. Jadi kami ingin kau dan beberapa kota lain nya meroboh kan gerbang kalian, karena seluruh penduduk akan di taruh di kota mu dan 3 kota lain nya. "
"Menghancurkan gerbang ? jangan main main nona Bai. Aku tidak akan setuju untuk itu. " kata Nan Long.
"Benar kah kau menolak ? kalau begitu aku hanya bisa menggunakan cara paksa. " kata nya dengan sinis.
__ADS_1
"Ha ha , Bai Yi Ren. Bai Yi Ren!! Kau sungguh bodoh, apa kah kau kira aku tidak bisa meminta bantuan ke Sekte Tombak Emas ? Apa kau tahu Sekte Tombak Emas ?" tanya Nan Long bangga.
"Sekte Tombak Emas ? Apa hubungan mu dengan nya ?" tanya nya penasaran.
"Aku ini menantu salah satu tetua di sana, istri ku sendiri tinggal di sana bersama dengan ayah nya. Sekte Tombak Emas dapat menghancurkan sekte mu dengan satu kibasan tangan. " kata Nan Long sombong.
"Ya, dan aku sendiri bisa menghancurkan Sekte Tombak Emas dengan mudah. " kata Zhang Wei yang entah muncul dari mana.
"Kau !! kau bagai mana masuk !!" tanya Nan Long terkejut.
"Tidak perlu tahu, setelah kau mengatakan kalau istri mu dari sekte tombak Emas aku baru menyadari kalau anak mu mirip dengan salah satu orang yang ku bunuh. " kata Zhang Wei kejam.
"He he kau sangat lucu. Bai Yi Ren kau sungguh memiliki penjaga yang lucu ya, tapi sayang sekali yang dia kata kan tidak lucu sama sekali. " kata Nan Long sambil tertawa dengan terpaksa.
"Yang bilang aku melucu siapa ? Kau tidak percaya kalau ayah mertua mu dan istri mu telah meninggal maka aku akan menunjuk kan bukti nya. " kata nya sambil menyeringai.
Tiba tiba muncul lah sebuah pintu dimensi yang sangat pekat akan aura kematian, Pintu dimensi itu terbuka dan memunculkan seorang pria dan wanita.
"Li'er !! Ayah mertua !!" teriak Nan long histeris, Nan Xi menatap tidak percaya.
Mungkin juga karena terlalu kaget dengan apa yang di lihat nya, Nan Xi pun jatuh pingsan. sedang kan Kedua jiwa yang keluar dari dimensi langsung melihat ke arah Nan long.
"Nan Long !! Maaf kan aku karena telah berjanji untuk pulang, tapi aku tidak dapat pulang. Lari lah sekuat yang kau bisa, hindari masalah dengan pria ini, tidak perlu balas dendam dan bawa lah Nan Xi. Aku dan ayah akan menahan nya sebentar. " teriak Nan Li.
Nan Li mendorong tubuh nya dengan sangat kuat, dia sendiri hanya termundur satu langkah. Nan Li harus menanggung banyak hukuman untuk menggunakan kekuatan seperti itu.
Nan Li menggunakan energi alam untuk melukai nya, tapi sayang kekuatan mereka terlalu jauh jadi dia dengan mudah menangkis nya.
Dia menarik leher Nan Xi dan ayah nya lalu melempar mereka ke dalam dimensi hukuman lagi. Nan Long yang awal nya sudah bersiap siap untuk kabur.
Langsung terduduk lemas saat tangan nya di pegang oleh Jiu Zhi yang entah bagai mana telah ada di samping nya.
Lalu tidak lama datang lah beberapa orang lagi, yang tidak lain tidak bukan adalah rombongan Zhu Hong.
Mereka berdiri melingkari Nan Long, yang terduduk dengan lemas. Nan Long memeluk anak nya dengan sangat erat dan penuh kasih sayang.
"To... Tolong, kalau kalian ingin membunuh ku silakan, tapi tolong jangan bunuh anak ku juga. " mohon Nan long.
"Kasih sayang mu ,pada anak mu membuat ku menjadi lebih dan lebih membenci anak mu. Aku kesal dengan kasih sayang yang kau beri kan itu. " kata Zhang Wei dingin.
......................
...****************...
...----------------...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
JANGAN LUPA BUAT LIKE, COMMENT DAN VOTE CERITA PEDANG JIWA NAGA. TERIMA KASIH 🙏💕