PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
118. Latihan Ekstrem


__ADS_3

"Kau ingin aku memakan semua nya ?! " tanya nya terkejut.


"Tentu saja, tapi kau harus memakan sedikit sedikit seperti tadi. Aku akan meninggal kan mu satu bulan dan aku ingin kau sudah menyelesaikan tugas mu itu dalam 1 bulan. " kata Dewa Rendah hati langsung menghilang bagaikan tidak pernah datang.


Dia dengan miris menatap Buah Persik Singa Abadi yang ada di tangan nya. Dia berfikir dengan gigitan gigitan kecil maka paling tidak membutuhkan 3 bulan untuk menyelesaikan nya.


Karena ukuran Buah Persik Singa abadi yang 5 kali lipat dari buah Persik biasa. Dia hanya menghela nafas pasrah dan memikir kan rencana nya.


"Untuk ini aku hanya bisa mencoba untuk mengambil resiko, yaitu memakan sedikit lebih besar dari gigitan ku yang sebelum nya, yang pasti aku harus tenang dan tidak boleh panik. " kata nya dengan tenang.


Dia langsung mengambil posisi bersila dan berusaha untuk menenangkan detak jantung nya. Dengan perlahan ia mengambil buah itu dan mengigit nya.


"Sedikit lebih besar seharus nya tidak apa apa. " kata nya.


Dia langsung menurunkan buah itu dan bersiap untuk menerima aliran Qi yang akan datang.


"Ini sangat banyak, aku harus tenang. " gumam nya pelan.


Dia dengan perlahan lahan menekan aliran Qi yang sangat ganas itu hingga 30 menit kemudian, dia akhir nya sudah selesai.


"Huh aku bisa saja terbunuh karena ini, tapi rasa nya juga sangat menyenangkan. Aku akan mencoba untuk membiasakan diri ku untuk ini. Dengan ini juga aku bisa naik ke tingkat 2 ramah bela diri dalama 3 gigitan lagi. " gumam nya senang.


Hari dengan cepat berlalu dan sekarang sudah 15 hari. Kekuatan Zhang Wei saat ini sudah berada di tingkat 5 ranah bela diri dan yang lebih hebat adalah buah Persik Singa Abadi sudah di makan nya hingga habis.


Belakangan ini, ia bisa memakan seperti gigitan biasa. Karena ia perlahan lahan membiasakan diri dengan aliran Qi itu.


Ia bingung untuk melakukan apa lagi jadi dia mengeluarkan 10 Pil Rubah Laut untuk ber kultivasi.


Menurut indra perasa nya, Qi yang ada di pondok ini 10 kali lipat lebih tebal di bandingkan dengan istana kerajaan Vermilion.


Dia tidak menyadari itu sebelum nya karena aliran Qi yang deras dari buah Persik Singa abadi. Dia mengambil 10 pil itu dan langsung memakan semua nya.


Kalau kalian bertanya kenapa pil rubah laut nya tidak habis habis meskipun dia menggunakan nya terus menerus tidak habis habis.


Maka jawaban nya adalah Pil Rubah Laut yang di miliki nya berjumlah ribuan atau bahkan belasan ribu pil, itu semua di buat untuk mengisi waktu kosong nya.


Dengan Tungku Kristal Api atau tungku milik nya, ia bisa membuat sekitar 5 sampai 12 pil rubah Laut dalam sekali buat.

__ADS_1


Pembuatan nya hanya membutuhkan 15 menit, dia nanti berniat menjual nya. Tapi yang pasti ia akan mendistribusikan pil rubah Laut untuk teman teman nya terlebih dahulu.


"Hei, aku menyuruh mu untuk berlatih, bukan untuk merenung. " Sebuah suara berat memanggil nya.


Suara itu membuat nya terkejut setengah mati karena pemilik suara itu tidak lain tidak bukan adalah kakek itu.


"Kakek, aku sudah menyelesaikan semua nya. Seluruh buah Persik Singa abadi sudah habis. "kata nya.


"Habis ?! Tidak mungkin aku perkirakan kau akan menghabiskan nya dalam satu bulan !!" kata kakek itu tidak percaya.


"Kakek lihat, aku sudah naik tingkat 5 ranah bela diri dalam 15 hari. Efek buah Persik Singa abadi sangat lah baik, terima kasih kakek. " kata nya membungkuk kan tubuh nya.


"Ya sudah lah, kalau sudah habis ya sudah. Ayo ikut aku latihan di belakang. Aku akan membuat mu menjadi lebih teliti dalam menghadapi apa pun. " kata kakek itu.


"Hmm ? Aku tidak perlu memakan buah Persik Singa abadi lagi ?" tanya nya bingung.


"Tentu saja, jika kau memakan nya lagi maka tubuh mu akan meledak. Kau perlu menunggu hingga tingkat yang lebih tinggi sebelum memakan buah itu lagi. " kata kakek itu.


"Meledak ?bukan kah aku sudah selesai mengolah semua nya?"


Kakek itu menarik tangan nya menuju belakang pondok kayu itu, kakek itu dengan mudah nya membuat pohon pohon yang sangat lebat itu membuka jalan untuk mereka berdua.


Karena pemandangan yang sangat indah, membuat nya terkagum kagum. Berbagai macam warna dan jenis bunga menghiasi sebuah lapangan berwarna merah tua.


"Keluarkan pedang mu !!" kata kakek itu.


Dia mengeluar kan pedang jiwa naga dan menunjuk kan nya pada kakek itu. Kakek itu mengambil pedang nya dan mengamati pedang nya dengan teliti.


Terlihat sedikit perubahan pada wajah nya kakek itu memperhatikan pedang nya.


"Ada apa ?" tanya nya.


"Kau menemukan pedang ini dari mana ? Namanya apa ? " tanya kakek .


"Pedang Jiwa Naga, aku membeli nya di dekat tempat aku tinggal dulu. " kata nya dengan jujur.


"hmm, pedang yang bagus. Rawat pedang mu dengan baik, pedang ini tidak akan tumpul dengan mudah meski pun kau membunuh banyak orang. "

__ADS_1


"Ya, aku sendiri sangat setuju. Karena dengan jumlah orang yang ku bunuh melebihi puluhan ribu, pedang ku masih sangat baik dan tajam. Lagi pula aku tidak pernah tertarik dengan pedang lain nya. " kata nya.


"Baik lah kalau begitu, mari kita mulai latihan nya. Bawa batu batu ini dari sini hingga ke ujung lapangan. Pindahkan semua nya dalam waktu 3 jam. " kata kakek itu lalu duduk di bawah pohon rindang.


Sedangkan dia hanya mengerut kan dahi saat melihat sudah ada tumpukan batu yang cukup untuk membangun rumah.


Sebelum nya batu ini tidak ada, jadi hal ini membuat nya agak bingung. Tapi ya sudah lah, nama nya juga dewa, dia tidak dapat mengukur rata kekuatan dewa dengan manusia biasa.


Dia mengambil satu batu dan mengangkat nya. Tapi kejadian berikut nya membuat nya meringis, yaitu beban batu yang sangat besar.


"Shh ini sangat berat, padahal jelas jelas ini hanya berukuran seperti balok batu biasa. Aku biasa nya bisa membawa 100 sampai 200 balok batu biasa nya. Tapi ini, aku bahkan kesulitan membawa satu. " gumam nya.


Dia dengan susah payah, ia mengangkat 3 batu dan berjalan dengan sangat pelan menuju ujung lapangan.


Sedang kan dewa rendah hati atau kakek itu, hanya duduk di bawah pohon sambil memejamkan mata dan menikmati udara yang sangat segar.


"Sungguh lucu, aku ingin melihat batas kemampuan nya. Jika dia adalah kultivator biasa maka sudah pasti aku tidak akan memberi nya ujian ini, tapi karena dia adalah salah satu orang terpilih maka ia sudah pasti harus lebih hebat dari kultivator biasa. " gumam dewa rendah hati tertawa kecil.


Bagaimana tidak tertawa, dia sengaja memasang formasi yang dapat membuat batu batu 100 kali lipat lebih berat dari batu biasa nya.


Jadi jika Zhang Wei membawa 3 potong balok batu maka sama saja dengan membawa 300 balok batu bersama nya.


"Ah iya aku kan belum sepenuh nya melihat kemampuan anak ini selama berada di dunia manusia. " kata dewa rendah hati sambil membuat segel sederhana dan masa lalu yang di lewati oleh Zhang Wei tergambar semua nya.


"Ternyata wanita itu sudah bergerak duluan, dia sudah mengenal Zhang Wei. Tapi sayang nya Zhang Wei tidak mengenal nya, wanita itu ternyata cukup cekatan juga. " gumam nya sambil tertawa.


Dia terus menonton seluruh kenangan milik Zhang Wei, hingga akhir nya sudah selesai dan dia tidak dapat menutup mulut nya karena terkejut.


"Ternyata memang benar, tidak boleh memandang seseorang dari tampilan nya. Karena aku kira dia adalah anak yang baik jika di lihat dari tampilan nya. "


"Tapi tidak pernah ku sangka , dia sudah membunuh paling sedikit 100.000 manusia di umur nya yang masih sangat muda. Aku jadi bingung, sebenar nya anak ini akan memihak siapa. Huh, aku kira hanya ada gadis itu yang akan membuat ku pusing, tapi ternyata anak ini juga sama gila nya. " kata nya pusing.


Mereka para dewa dewa memiliki rencana untuk melawan iblis dan dengan cara ini mereka memiliki kesempatan untuk menang.


Tapi itu semua ada bayaran nya , yaitu harus turun tangan sendiri untuk membimbing orang-orang yang mereka pilih dan salah satu nya adalah Zhang Wei.


bonus like : 1/ 2

__ADS_1


__ADS_2