PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
Chapter 143 - Ketahuan


__ADS_3

"Pelanggan besar kita mengharap kan kita dapat menjual Pil Pembasmi Kegelapan!! Dengan begitu kita akan untung banyak !!" Teriak Yan Yi dengan berapi api.


"Maaf nona -" Ucapan penjaga itu terpotong oleh suara pria dari belakang mereka.


"Oh jadi kalian yang menyuruh tabib ini untuk menyimpan Pil Pembasmi Kegelapan ku ? Berapa harga yang kalian berikan untuk setiap butir nya ?" tanya nya sambil menyeret tabib palsu itu.


"Zh... Zhang Wei ?!" Teriak Yan Yi dan Yan Ling terkejut.


"Ya, kenapa kalian terkejut dengan kehadiran ku di sini ? Awal nya aku ingin pergi beristirahat tapi tiba tiba tabib ini mengaku kalau kalian lah yang membayar mereka. " kata nya dengan polos tapi berhasil membuat tabib itu menjadi pucat.


"Cepat berikan pada kami tabib itu !!" Teriak Yan Yi marah.


"Apa yang kau lakukan ?! Sana pergi ! Tabib ini sudah menjadi milik ku ! " Bentak nya dengan dingin.


"Memang nya siapa diri mu ?! Kau pikir kau sudah sangat dekat dengan Kaisar, hah ?! Aku yakin kaisar akan lebih memilih pelelangan kami daripada diri mu !"Teriak Yan Yi.


"Dik, sebaik nya hati hati. " kata Yan Ling menahan tangan adik nya.


"Kalian telah menyalah gunakan kekuasaan yang ku berikan. Mulai saat ini, Kekaisaran tidak akan mendukung Pelelangan milik kalian lagi. " Kata Kaisar Wei dengan kecewa.


"Tapi Kaisar, apa yang kami lakukan hingga membuat mu memutuskan untuk memutus kan seluruh hubungan dengan Kekaisaran ?" tanya Yan Ling menahan tangis.


"Karena, kalian bahkan ingin mengambil keuntungan di saat saat sulit seperti ini dan nanti nya Tuan Zhang akan membuka toko obat untuk menggantikan kalian. " kata Kaisar.


Dia melebar kan mata nya terkejut, karena tadi ia bercerita tentang niat nya untuk menyebar luaskan toko obat purnama.


Dia hanya bercanda kalau ia akan membuka banyak cabang di Kekaisaran Wei yang ternyata di anggap serius oleh Kaisar Wei.


"Sekarang kemasi barang barang kalian dan kembali lah ke sekte asal kalian. Mulai sekarang kalian tidak boleh membuka pelelangan lagi tanpa izin dari ku. " Bentak Kaisar.


Kakak beradik Yan, bergetar ketakutan melihat kemarahan yang di berikan oleh Kaisar. Mereka membereskan barang barang mereka dengan tidak ikhlas.


"Aku memberikan kalian waktu 1 minggu hingga kalian benar benar pindah. " Kata Kaisar Wei lalu mengajak nya untuk pergi.


Toko Obat Purnama yang ada di Provinsi Phoenix telah buka, berbagai macam pil sudah di jual. Toko Obat Purnama di resmi kan oleh Zhao Yang.


Awal nya Zhao Yang kurang setuju dan meminta nya untuk segera pulang lewat pesan mental, tapi ia mengatakan kondisi di Kekaisaran saat ini yang tidak memungkinkan nya untuk segera pulang.


Menurut Zhao Yang, sudah ribuan pil yang terjual karena barang yang murah serta kualitas yang baik, banyak pedagang dari Kerajaan kerajaan kecil sekitar yang datang untuk membeli pil.


' Zhang Wei, ini paman Zhao. ' Tiba tiba sebuah suara muncul di kepala nya.


'Ya, paman. Apa kau baik baik saja di sana ?' tanya nya.


'Hm, di sini sangat ramai. Toko Obat Purnama saat ini sedang berada di puncak nya dan seluruh alkemis menjadi sangat sibuk, aku harap kau dapat segera pulang dan membantu mereka. ' kata Zhao Yang.


' Benar kah ? Tunggu aku beberapa hari lagi, aku akan membuat persediaan untuk mereka selama beberapa bulan. ' kata nya.


'Baik lah, selamat tinggal Zhang Wei !'


'Selamat tinggal paman. ' kata nya dengan senyum.


Dia tersenyum tipis dan kembali menuju ruang alkemis nya, ia sudah bekerja tanpa henti selama beberapa hari untuk membuat berbagai macam obat.


Semua kebutuhan penderita wabah di tanggung oleh nya , Kaisar sempat tidak setuju tapi dengan bujukan nya akhir nya Kaisar setuju.


Sudah 500.000 koin emas yang sudah di keluarkan nya dan seluruh penderita menjadi lebih baik, dengan sedikit usaha lagi maka mereka akan sembuh.


Ia merasa bersalah karena keserakahan nya untuk mengambil Liontin Bintang Malam, membuat semua orang menjadi terkena dampak nya.


Dia tidak perlu lagi membuat Pil Pembasmi Kegelapan karena masih ada 3.000 pil di dalam cincin ruang nya.


"Aku memiliki 30.000 Pil Giok Bulan dan 50.000 Pil Rubah Laut. Aku akan membuat beberapa ribu lagi untuk persediaan. " gumam nya lalu memanggil kasim.


"Aku ingin kau membeli semua yang ku tulis di dalam kertas ini. " kata nya.


"Baik tuan. "

__ADS_1


Dia berjalan keluar menuju ruangan kerja Kaisar yang sudah ada Tu Long yang duduk di sebelah kaisar.


"Kaisar , aku ingin meminta hadiah ku. Tapi nanti saja tunggu aku sudah bersiap siap untuk pergi. " kata nya .


"Tuan Zhang ingin pergi ? " tanya Kaisar Wei.


"Hem, aku yakin kau tahu bagaimana cara keluar dari dimensi ini. " kata nya.


"Aku sendiri tidak yakin, hanya saja di dekat tempat Cermin Abadi di segel, ada sebuah pintu dimensi yang memiliki daya tarik yang sangat kuat. Daya penghancur yang di miliki oleh dimensi tersebut juga sangat besar. " kata Kaisar.


"Nah itu pasti adalah jalan nya. "kata nya dengan senang.


"Kaisar , karena kita sekarang sudah dekat, aku ingin kau mengelola Toko Obat Purnama cabang Provinsi Gagak Emas nanti nya. " kata nya.


"Aku berharap kau dapat mengumpul kan berbagai macam alkemis dan tabib yang handal untuk di jadikan pekerja, di tambah lagi aku ingin jika ada orang yang tidak sanggup membayar maka jangan di paksa untuk membayar. Karena aku yakin akan ada banyak keuntungan untuk menutupi biaya orang tersebut. " kata nya.


"bukan kah itu sangat mulia Tuan Zhang ? Aku sangat kagum dengan sikap Tuan Zhang yang sangat mulia, aku pasti akan menjalan kan nya sesuai dengan yang Tuan Zhang ingin kan. Jika aku melanggar nya maka petir akan menyambar ku !!" Sumpah Kaisar Wei.


Petir pun bergemuruh di atas tempat mereka duduk, tanda kalau sumpah Kaisar Wei di dengar oleh langit.


"Dengan begini aku bisa tenang, saudara Tu aku menyerah kan mu untuk mengurus yang di provinsi Vermilion dan kau tahu tugas mu nanti nya kan ?" tanya nya sambil tertawa.


"Tentu, aku mungkin tidak dapat menghilang kan kemiskinan dari dunia ini, tapi aku bisa mengurangi kemiskinan yang ada di dunia ini. " kata Tu Long dengan tekad yang kuat.


"Bagus, sangat bagus saudara Tu !!" Kata nya dengan bangga.


Mereka berbincang semalaman dan membahas apa pun yang mereka suka dan tentu nya di temani oleh arak yang di sedia kan oleh Zhang Wei.


Mereka semua tertidur di ruang kerja kaisar , Kasim yang menunggu mereka kebingungan karena mereka tidak keluar keluar.


Akhir nya kasim memberanikan diri untuk mengetuk pintu dan tidak ada jawaban dari dalam, membuat kasim terpaksa untuk membuka pintu tanpa di berikan izin.


Dia terkejut melihat 3 pria sedang tertidur pulas dengan banyak botol arak yang kosong di samping mereka.


Dia segera menutup pintu dan menyuruh semua orang untuk tidak memasuki ruangan kaisar tanpa izin nya.


Keesokan hari nya, Zhang Wei , Kaisar Wei, Tu Long sudah merubah posisi tidur mereka menjadi di lantai.


Zhang Wei berada di paling bawah lalu di timpa oleh Tu Long dan Tu Long di timpa oleh Kaisar Wei.


"Hmm, kenapa berat sekali ? Siapa yang menimpa ku ?!" Tanya nya dengan setengah sadar.


Dia dengan susah payah melihat ke belakang kepala nya dan betapa terkejut nya ia melihat, ia di timpa 2 orang sekaligus.


"Bagus sekali kalian ya ?! Cepat bangun kalian semua !!!!"Teriak nya dengan marah.


Teriakan nya menggema hingga ke ruang makan Kekaisaran, membuat para pelayan dan kasim Kekaisaran langsung terkejut.


"Ah, siapa itu ?! Siapa yang berani menganggu Kekaisaran ku ?!" Teriak Kaisar Wei dengan marah.


"Apa nya yang menganggu ha ?! Cepat bangun !! Kau berani berani nya menimpa ku hingga seperti ini !!" Teriak nya lagi.


Kriett


Pintu megah ruang kerja Kaisar terbuka dan menampakkan seorang pria paruh baya yang tidak lain adalah kasim kepercayaan milik Kaisar.


"Kasim apa yang kau lakukan di sana ?! Cepat bantu aku singkirkan kedua orang ini !!" Teriak nya.


"Ah, baik tuan. " kata Kasim itu tersadar dari lamunan nya, lalu mengangkat Kaisar nya.


Kaisar di duduk kan di kursi kebanggaan nya sedang kan Tu Lo di duduk kan di kursi panjang yang empuk.


"Huh, akhir nya. Kau jaga mereka berdua , aku ingin mandi lalu memantau perkembangan penderita wabah. " kata nya lalu meninggal kan ruangan.


Dia percaya kalau kasim kepercayaan Kaisar bisa melindungi kedua orang itu , kalau misal nya ada yang ingin menyerang Kaisar dan Tu Long diam diam.


Meski pun selalu rendah hati begitu, kasim yang biasa di sebut kasim Lang itu, memiliki tingkat kultivasi yang lumayan.

__ADS_1


Yaitu tingkat 7 ranah jiwa, kultivasi yang tinggi untuk seukuran kasim.


"Huh, pagi yang cerah enak nya makan bakpao dan susu hangat. " gumam nya dengan gembira lalu menghentikan salah satu pelayan.


"Pelayan, apa kah aku boleh meminta tolong ?" tanya nya.


"Katakan saja tuan, apa yang Anda ingin kan ?Aku akan mengantar nya ke tempat tuan. "kata pelayan itu dengan sopan.


"Aku ingin 300 Bakpao hangat dan beberapa liter susu hangat, antar ke ruang kerja Kaisar, katakan pada mereka untuk sarapan terlebih dahulu aku akan menyusul. " kata nya.


"Baik tuan. " kata pelayan itu lalu membungkuk kan tubuh dan mulai menghilang dari pandangan nya.


Dia berjalan dengan gembira menuju ruangan pribadi atau kamar yang di sedia kan oleh Kaisar untuk nya.


Tapi tiba tiba suara aneh dari sebuah gedung menarik minat nya. Suara ini tidak dapat di dengar oleh siapa pun bahkan mungkin Tu Long.


Karena kata Kakek Qian, ia memiliki kelebihan untuk mendengar 3 kali lipat jauh lebih baik daripada mahkluk hidup biasa. Tapi sayang nya ia sering tidak bangun, meskipun sudah di teriaki, jadi ia agak meragukan ucapan kakek Qian yang satu itu.


"Ah.. Lagi !!" Desah suara wanita, dia dengan diam diam meloncat loncat dari atap ke atap hingga sampai lah ia ke ruangan sempit.


Ruangan ini harus nya milik Selir Bing, sebenarnya ia juga tidak tahu tapi karena ada tulisan nya ia menjadi tahu.


Menurut informasi, Selir Bing adalah salah satu Selir kesayangan Kaisar.


"Setauku Kaisar sedang tidur ? Lalu Selir Bing melakukan hal itu dengan siapa ?" tanya nya pada seorang pelayan.


"Itu adalah kasim yang berjaga di dekat sini, kasim itu baru saja di angkat. Perselingkuhan ini sudah terjadi sejak 3 bulan lalu, Selir Bing selalu melakukan nya setiap hari. " kata pelayan itu dengan sangat pelan pelan.


"Kami selalu ketakutan karena ancaman dari Selir Bing , dia selalu mengancam kami. Kami hanya bisa mendengar dan menutup mulut. " kata pelayan itu hampir menangis.


"Oh begitu ? Sungguh menyedih kan, karena aku sudah di sini, aku akan memberikan hadiah pada mereka. " gumam nya sambil menyeringai.


'Hei, cepat bangun dan temui aku di istana Selir Bing. ' kata nya lewat pesan mental lalu langsung menutup pesan itu.


Ia tersenyum nakal, lalu mengeluar kan satu bubuk racun yang telah berhasil di buat oleh nya.


"Ini adalah bayaran karena kalian telah berani berani nya mengotori mata ku yang suci dengan pemandangan menjijikan ini. " kata nya lalu menuang bubuk itu dan meniup nya ke dalam ruangan.


" Tuan, itu untuk apa ?" tanya pelayan dengan bingung.


"Ini ? Ini hanya racun kecil. Racun ini akan membuat Selir Bing menggila dan tidak ingin berhenti sedang kan kasim itu akan merasakan kelelahan yang berlebihan dan tidak memiliki niat untuk melakukan itu tapi tetap di paksa oleh Selir Bing. " kata nya sambil tertawa.


"Jangan bilang, itu juga bisa membuat 'senjata' milik pria itu menjadi tidak berfungsi ?" Tanya pelayan itu dengan tidak percaya.


"Ha ha ha kau sungguh pintar, itu memang benar. Bahkan itu berfungsi sampai laki laki itu meninggal. Aku tidak tahu apakah kalau ia di lahir kan kembali masih akan seperti itu. " kata nya sambil tertawa tanpa henti.


"Aku rasa tidak ada salah nya sehari berubah menjadi orang jahat, lagi pula ini menjadi kepuasan sendiri. Aku ingin melihat bagaimana reaksi Kaisar Wei. " kata nya menyeringai.


Tidak lama Kaisar Wei dengan Tu Long datang, dia menceritakan semua nya pada Kaisar Wei. Kaisar Wei sangat marah dan ingin melabrak Selir nya itu.


"Tunggu, jangan dulu, mari kita saksi kan pertunjukan baik. " kata nya menahan tangan Kaisar Wei.


"Apa kau melakukan sesuatu pada mereka berdua ?" tanya Tu Long merinding.


Dia sekarang menyadari kalau Zhang Wei telah memasang seringai itu pasti ada yang akan kena musibah.


Contoh nya seperti Kuil Api Surgawi, sebelum masuk ke Kuil, Zhang Wei juga memasang seringai yang sama.


Seperti ingin merampok Sekte Es Abadi , dia juga memasang seringai yang sama.


Challenge bonus Desember :


- Like 34 k up 2 chapter √


- Like 37 k up 2 chapter


- Like 40 k up 3 chapter kalau tepat tanggal 15 Desember, kalau like 40 k lewat dari tanggal 15 maka akan di ganti jadi up cuma 2 chptr jadi budayakan untuk like terus teman teman !

__ADS_1


__ADS_2