PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )

PEDANG JIWA NAGA ( Series 1 )
310. Dimensi Tertinggi


__ADS_3

"Yunqi, jangan lakukan itu lagi. Itu tidak baik untuk kesahatan jantung. " Ucap nya sambil terkekeh.


"Kenapa paman ? Apa kau merasa malu ?" Tanya Zhang Yunqi.


"Yunqi, jangan lakukan itu lagi. Sekarang semua sudah tahu kalau kau bukan anak anak. Kau tidak perlu susah susah untuk memainkan peran lagi. " Ucap nya.


"Siapa bilang aku memain kan peran ? Meski pun jiwa ku tua, tapi masih ada sikap anak kecil yang menempel di tubuh ini. Jadi bisa di bilang itu adalah reaksi alami. Kau tidak boleh sembarangan Menuduh seperti itu. " Kata Zhang Yunqi tak mau kalah.


"Ya ya aku yang salah, maaf kan aku. " Ucap nya dengan wajah pasrah, semua orang tertawa.


Wajah nya kembali serius kala mengingat tujuan nya.


"Aku akan pergi dulu untuk sementara. " Ucap nya.


"Ya, jaga diri mu baik baik. " Kata Xi Rong baru buka suara.


Dia mengangguk dan sekali lagi pamit sebelum. tubuh nya benar benar menghilang, dia menetap kan diri nya menuju dimensi Tertinggi sebelum masuk ke pintu Antar Dimensi.


Kekuatan di sana sangat kuat bahkan hampir mengoyak pakaian nya, tapi untung lah kultivasi nya tinggi.


Dia merasa kalau diri nya sangat dingin, jadi dia mengeluarkan mantel yang terbuat dari kulit beruang untuk melindungi tubuh nya.


Dia bahkan beberapa kali tertidur karena waktu perjalanan yang sangat lama. Sampai akhir nya dia melihat ada cahaya terang, yang arti nya adalah ujung dari perjalanan antar dimensi.


Dia segera berdiri dan langsung meloncat keluar ketika sudah dekat. Ketika keluar, dia melihat dunia yang benar benar baru.


Semua nya tampak megah dan indah , bagai kan negeri dongeng. Dia bahkan merasa kalau diri nya tercengang.


Dia menggunakan pakaian yang biasa saja tapi aura kuat terus menerus memancar dari tubuh nya, waktu perjanjian mereka hanya tersisa 12 hari.


"Apa kau yakin akan menang ?" Tanya Han Long Chun.


"Tentu saja, apa kah aku tampak seperti seseorang yang ingin menjadi ikan di papan kayu ?" Tanya nya dengan sinis.


"Ya aku tahu itu, tapi apa kau yakin ? Kenapa tidak mencari Guru Yu saja dan meminta bantuan nya ? Dia pasti membantu mu karena dia bahkan memberikan token nya bukan ?" Tanya Han Long Chun.


"Bisa saja dia salah beri, lagi pula dia dan aku tidak saling kenal. Aku bahkan tidak tahu wajah nya. " Ucap nya menolak gagasan yang di beri kan oleh Han Long Chun.

__ADS_1


"Tapi, apa salah nya mencoba ? Jaga jaga kalau kau tidak berhasil ?" Tanya Han Long Chun lagi dengan khawatir.


"Tidak apa apa, kau tenang saja. Aku akan baik baik saja, aku lah yang paling tahu tentang diri ku sendiri. Kau tidak perlu khawatir. Ayo kita pergi makan bersama kalau kalau tidak dapat di selamat kan. " Ucap nya sambil terkekeh.


"Dasar kau !" Kata Han Long Chun dengan kesal.


Dia berjalan dengan tatapan dingin nya dan melihat kalau ada sebuah kedai yang lumayan ramai. Bentuk kedai ini juga sangat unik dengan atap yang membentuk Naga.


Dia melangkah masuk dan langsung di datangi oleh seorang pelayan.


"Tuan Muda, anda ingin duduk di lantai 1 , lantai 2 atau Lantai 3 ? Lantai 4 harus membayar 10 Kristal roh tingkat tinggi. " Kata pelayan itu.


"Aku duduk di lantai 4." Ucap nya. Dia menyerah kan 10 kristal roh tingkat tinggi.


Di dimensi Dewa, dia mendapat kan ratusan Kristal Roh tingkat Dewa yang menjadi mata uang utama di sini.


Dia melangkah masuk dan naik ke lantai 4 , dia bisa melihat seorang pemuda yang memiliki kultivasi tinggi.


"Itu adalah Chen Yuan, putra ke tujuh Kaisar Chen yang baru. "Bisik Han Long Chun di telinga nya.


"Ya, dia adalah salah satu yang paling sering menganggu Han Feng dulu. Lebih baik kau berhati hati dengan nya, dia memiliki wajah ramah yang sangat menipu. " Kata Han Long Chun dengan kemarahan yang di redam.


"Bersabar lah maka kita akan bisa membunuh nya nanti. " Ucap nya menenangkan.


"Pelayan !" Panggil nya.


"Ya Tuan, di sini banyak menu. Anda dapat memilih nya. " Kata pelayan itu.


"Siap kan menu menu terbaik !" Ucap nya dengan senyum tipis.


Chen Yuan tampak memandang nya dengan tatapan menarik sebelum berjalan ke meja nya.


"Apa kah kau orang baru ? Aku belum pernah melihat mu sebelum nya. " Kata Chen Yuan.


"Ha ha aku hanya orang biasa bagai mana mungkin di kenal oleh Pangeran Ketujuh. " Ucap nya merendah.


"Anda terlalu merendah, seperti nya kita memiliki jodoh dan bertemu di sini. " Kata Chen Yuan dengan ramah.

__ADS_1


Jika dia tidak di peringati oleh Han Long Chun maka mungkin dia juga akan jatuh ke dalam jebakan Chen Yuan.


"Tuan tuan, ini adalah teh terbaik kedai kami. " Kata pelayan yang baru datang.


"Anda mungkin baru pertama kali kemari, teh di sini sangat baik. " Kata Chen Yuan.


Chen Yuan berniat untuk menuang kan teh untuk mereka berdua.


"Pangeran, anda lebih tua dari saya. Saya akan menuang kan teh untuk anda. " Ucap nya dengan anggun merebut teko teh itu, dia menabur kan bubuk racun ke kedua gelas.


Dia menuang teh dengan senyuman lebar nya yang tetap.


"Pangeran, anggap saja kalau ini tanda pertemanan kita. Yang rendah ini bermarga Zhang. " Kata nya, dia sudah menyusun semua rencana dengan sempurna.


Pangeran Chen tampak sedikit ragu saat menerima teh dari nya tapi setelah meminum nya setelah melihat dia baik baik saja.


"Pangeran, kita bertemu di sini karena jodoh. Ayo aku tuang kan teh lagi. " Ucap nya.


"Tentu saja Saudara Zhang. " Kata Chen Yuan dengan anggun setelah tidak mendeteksi racun yang di berikan nya.


Dia memberikan racun lagi di dalam teko dan meminum nya bersama. Dia sudah memperkirakan kalau racun itu akan bereaksi ketika Chen Yuan telah kembali ke istana.


"Pangeran, aku memiliki urusan lain untuk di lakukan. Jika berjodoh maka kita akan bertemu lagi di lain hari. " Ucap nya dengan senyum tipis lalu membayar tagihan nya.


Dia berjalan menjauh dengan senyum jahat nya dan memakai tudung hitam nya. Dalam sekejap, dia masuk ke dalam kerumunan orang orang.


"Kita tentu saja harus memberikan makanan pembuka dulu bukan sebelum makanan utama ?" Gumam nya sambil menyeringai.


Dia menghilang dan masuk ke dalam sebuah penginapan, dia mengeluarkan barang barang yang sudah di siap kan nya.


Lalu membentuk topeng, setelah memakai topeng ini, wajah nya tampak lebih tua dan menjadi pria paruh baya.


Dia melakukan sedikit perubahan terhadap aura nya dan tubuh nya. Dia tampak sedikit lebih pendek dan aura nya penuh dengan aura positif.


Notes : maaf kemarin karena tidak update.


Jangan lupa datang dan bantu like di cerita author yang baru ya ! Penerus Dewi Kematian, sudah sampai 12 chapter. Cerita tentang Xue Fenghuang yang tidak kalah seru dari cerita Zhang Wei.

__ADS_1


__ADS_2