
Setelah memberitahu alasan kenapa dirinya menjauh di masa lalu pada Chilla, Erlan berharap Chilla mengerti dan tidak lagi mengganggu kehidupannya dan Lena. Meskipun memang Erlan juga harus mengancam Chilla secara halus agar wanita itu benar benar menjauh dan tidak lagi merecoki hidupnya dan Lena. Erlan ingin selalu bahagia bersama Lena, wanita yang selalu Erlan impikan sejak saat pertama mereka bertemu pertama kali nya.
Erlan turun dari mobilnya begitu sampai tepat di depan teras depan rumah dengan bodyguard yang membuka kan pintu mobil untuk nya. Tidak ketinggalan sapaan selamat sore yang di lontarkan dengan penuh hormat juga sopan untuknya.
Dan seperti biasanya, yang Erlan cari begitu masuk ke dalam rumah adalah istri tercintanya.
Tempat pertama yang Erlan tuju adalah kamarnya. Kali ini Erlan yakin istrinya pasti sedang berada di sana karena terakhir mereka saling membalas pesan Lena mengatakan dirinya sedang sangat malas melakukan apapun dan lebih suka rebahan diatas tempat tidur.
Pelan pelan Erlan membuka pintu kamarnya dan Lena yang memang tidak di kunci. Erlan tersenyum begitu melihat Lena yang berbaring dengan posisi miring memunggunginya. Sebagian tubuhnya Lena tutupi dengan selimut tebal warna pink sampai pinggang.
Erlan kemudian masuk dan menutup kembali pintu kamar mereka dengan sangat pelan. Erlan melangkah mendekat pada Lena yang tidak menyadari kehadiran nya.
Begitu sampai di depan Lena, ternyata Lena sedang memejamkan kedua matanya dengan tenang. Wanita itu terlelap dengan wajah polosnya yang terlihat sangat cantik di mata Erlan.
Erlan terkekeh geli. Hari sudah sore dan Lena malah terlelap dengan begitu damainya. Namun Erlan juga merasa tidak tega jika harus membangunkan istrinya sehingga Erlan lebih memilih untuk lebih dulu membersihkan dirinya.
Erlan menghela napas pelan kemudian melangkah menuju kamar mandi. Pria itu berpikir akan membangunkan Lena nanti setelah dirinya selesai membersihkan dirinya.
Namun sepertinya apa yang Erlan pikirkan tidak akan bisa Erlan lakukan karena saat Erlan sedang membersihkan dirinya tiba tiba saja Lena masuk ke dalam kamar mandi dan menghampirinya dengan gelagat yang sangat aneh. Wanita itu tersenyum menggoda Erlan membuat Erlan yang sedang berada di bawah guyuran air shower hanya bisa menelan ludahnya.
Lena mendekat sembari menanggalkan satu persatu pakaian yang di kenakan nya. Dia berdiri di hadapan Erlan dengan kepala sedikit mendongak menatap Erlan yang kebingungan. Erlan benar benar merasa sangat aneh dan tidak biasa dengan tingkah istrinya itu.
__ADS_1
“Sayang kamu...”
“Aku kangen kamu...” Sela Lena yang tiba tiba langsung memeluknya sehingga sekarang mereka berdua sama sama basah karena air yang mengucur deras dari shower.
Erlan menelan ludahnya. Ada sesuatu di dalam dirinya yang bangkit karena kulitnya bersentuhan dengan kulit lembut Lena. Erlan tidak bisa memungkiri bahwa dirinya mulai tidak bisa mengendalikan dirinya sekarang.
Erlan menelan ludah. Tubuhnya begitu sempurna menempel dengan tubuh Lena. Kulit mereka saling bersentuhan mengantarkan gelora panas yang membuat darah di dalam sekujur tubuh Erlan mendidih. Lena benar benar berhasil membangkitkan gairah Erlan dengan sangat di sengaja sekarang.
“Aku menunggu kamu sejak siang tadi Erlan. Aku kangen banget sama kamu..” Lirih Lena yang masih dengan jelas bisa Erlan dengar.
Erlan memejamkan kedua matanya. Rasa itu mulai tidak bisa dia tahan. Erlan tidak bisa menahan apa yang sekarang bergejolak di dalam dirinya. Namun Erlan takut jika dirinya melakukan nya sekarang Lena sedang tidak siap.
Karena tidak kunjung mendapat respon dari Erlan, Lena pun melepaskan pelukan nya. Wanita itu diam menatap pada Erlan yang berdiri mematung tanpa melakukan apapun padanya.
Erlan semakin di buat terkejut dengan apa yang istrinya lakukan. Lena benar benar sangat aneh sore ini. Untuk pertama kalinya Lena menggodanya dengan begitu intens. Lena bahkan tidak hanya mengecup, tapi juga ******* bibir tipis Erlan yang terasa panas.
Masih tidak mendapat respon dari suaminya, Lena pun melepaskan tautan bibirnya dari bibir Erlan. Dengan posisi wajah yang masih dekat dengan wajah tampan Erlan, Lena menatap tepat pada kedua bola mata suaminya yang begitu bening.
“Kenapa?” Tanya Lena lirih.
Erlan tidak tau harus menjawab apa atas pertanyaan yang di lontarkan oleh Lena. Karena sebenarnya Erlan juga sedang bertanya tanya ada apa dengan Lena yang seolah sedang menginginkan itu darinya.
__ADS_1
“Apa kamu tidak merindukanku?” Tanya Lena lagi.
Erlan terus menatap pada Lena yang sedang menuntut jawaban darinya. Bohong jika Erlan tidak merindukan istri tercinta nya itu. Karena sebenarnya Erlan selalu ingin bersama dengan Lena setiap saat bahkan setiap detiknya. Erlan tidak ingin berjarak dengan Lena barang sedetikpun.
“Sayang.. Bohong kalau aku tidak merindukan kamu. Karena aku ingin selalu bersama kamu. Aku ingin selalu merasakan lembutnya cinta kamu sayang...” Lirih Erlan. Pria itu mengangkat tangan nya dan membelai dengan penuh cinta pipi chubby Lena.
Lena memejamkan kedua matanya merasakan lembutnya belaian tangan besar Erlan. Wanita itu bahkan sedikit melenguh saat satu tangan Erlan yang bebas mulai mengusap pinggangnya.
“Kalau begitu lakukan..” Lirih Lena.
Erlan mengeryit bingung. Erlan tidak tau apa yang Lena maksud.
“Apa maksud kamu sayang?” Tanya Erlan dengan jantung berdetak begitu sangat kencang. Erlan tidak bodoh. Erlan sebenarnya tau apa yang Lena maksud. Hanya saja Erlan merasa tidak begitu yakin karena takut apa yang dia pikirkan sebenarnya tidak sama seperti apa yang Lena inginkan.
“Aku menginginkan kamu sekarang Erlan. Aku ingin kamu menyentuhku sekarang..” Jawab Lena dengan sangat lirih.
Perlahan seulas senyum mulai terukir di bibir Erlan. Pria itu seperti mendapat kejutan tidak terduga sore ini. Lena yang biasanya harus di rayu lebih dulu sebelum Erlan sentuh kini bahkan dengan inisiatifnya sendiri menyerahkan diri pada Erlan. Bahkan Lena sengaja datang padanya, menggodanya dengan sangat manis.
“Baiklah kalau itu yang kamu mau sayang.. Jangan menyesal karena sudah memancingku.” Ujar Erlan.
Lena tersenyum dan menggelengkan kepalanya dengan sangat yakin. Lena tidak akan merasa menyesal sedikitpun karena dia menyerahkan nya pada Erlan. Pria yang sangat di cintainya sekarang. Pria yang juga sangat Lena percaya melebihi siapapun di dunia ini. Dan pria yang tentunya adalah miliknya, suaminya.
__ADS_1
Dengan perasaan bahagia dan penuh cinta Erlan pun mulai melakukan apa yang saat ini sama sama dia dan Lena inginkan. Suara gemericik air membuat suasana semakin romantis. Di tambah dengan guyuran air shower yang menjelajahi tubuh mereka berdua. Itu membuat Lena dan Erlan merasa semakin terbuai dengan apa yang saat ini sedang mereka berdua lakukan.
“Aku cinta kamu Lena, sangat mencintai kamu.” Lirih Erlan melepaskan sejenak ciuman nya pada Lena. Detik berikutnya dia kembali meraup bibir Lena dengan kedua tangan yang mulai aktif menyentuh bagian tubuh Lena yang lain.