SAYANG

SAYANG
Episode 216


__ADS_3

“Aku cinta kamu Sha.” Ungkap Kenzie begitu langsung dan terang terangan.


“Apa?” Lirih Sasha terkejut dengan pengakuan terang terangan Kenzie yang begitu sangat mendadak. Apa lagi Kenzie juga mengatakan nya di tempat yang jauh dari kata romantis. Yaitu di parkiran depan perusahaan tempat Sasha bekerja.


“Aku mau ngomong ini sebenarnya semalam. Tapi aku bingung, aku mendadak gugup dan tidak percaya pada diri aku sendiri.” Kenzie menjelaskan alasan diamnya pada Sasha. Pria itu benar benar tidak mau jika sampai Sasha salah mengartikan kediamannya.


Sasha yang masih di kuasai oleh keterkejutan nya hanya bisa diam saja. Wanita itu tidak menyangka Kenzie akan mengungkapkan perasaan padanya. Padahal Sasha sudah membuang jauh jauh tentang pemikiran nya bahwa Kenzie mempunyai perasaan khusus untuk nya. Tapi sekarang Kenzie justru mengungkapkan perasaan nya begitu singkat dan jelas. Ungkapan yang siapa saja pasti langsung bisa tau dan paham termasuk Sasha. Hanya saja Sasha masih tidak percaya bahwa Kenzie mempunyai perasaan padanya.


Sasha menelan ludah. Sekarang gantian Sasha yang bingung harus bagaimana. Ungkapan Kenzie terlalu mendadak menurutnya. Dan Sasha benar benar tidak siap jika harus menjawab sekarang. Namun Sasha juga tidak bisa bohong pada dirinya sendiri. Ada rasa hangat di hatinya mendengar ungkapan cinta Kenzie padanya. Rasa yang begitu sangat asing bagi Sasha.


“Aku nggak maksa kamu buat nerima aku kok Sha.. Aku hanya ingin kamu tau bahwa aku cinta sama kamu. Aku mendekati kamu bukan tanpa alasan. Dan aku bisa mengerti kalau kamu tidak bisa membalas perasaan aku. Aku tau perasaan itu memang tidak bisa di paksakan.” Ujar Kenzie yang memang sudah siap jika harus mendapatkan penolakan dari rasa atas ungkapan perasaan nya kali ini. Kenzie juga sadar semuanya sangat mendadak. Tidak heran jika Sasha sampai terkejut.


Kenzie menghela napas pelan kemudian menunduk sebentar menatap setangkai mawar merah yang ada di tangan nya.


“Ini.. Kamu bisa ambil bunga ini kalau kamu nerima aku. Kamu juga bisa ambil bunga ini lalu buang saja ke tong sampah itu kalau memang kamu tidak bisa menerima aku Sha..” Ujar Kenzie yang sebenarnya sudah merasa tidak yakin Sasha akan menerima nya. Apa lagi Sasha sejak tadi hanya diam saja dengan wajah penuh keterkejutan.


Kenzie sudah bertekad. Apapun yang terjadi dirinya tetap akan mengungkapkan rasa itu. Meski pada akhirnya Sasha menolaknya dan memutuskan untuk benar benar menjauhinya.


Sasha tergagap sendiri. Mulutnya sudah terbuka hendak mengatakan sesuatu pada Kenzie namun tidak ada suara yang keluar dari mulutnya. Bahkan untuk sekedar menggerakkan bibirnya saja Sasha merasa kesusahan sekarang.


Kenzie yang memang sudah siap dengan hasil dari ungkapan perasaan nya pada Sasha dengan sabar menunggu. Tatapan nya terus tertuju pada Sasha yang tampak gugup karena di tatap begitu sangat serius oleh Kenzie.

__ADS_1


“Aku aku...” Sasha tidak mampu meneruskan ucapan nya. Pikiran nya seolah hilang sepenuhnya karena ungkapan tiba tiba Kenzie. Padahal Sasha sudah berniat menjauh dari Kenzie, namun pria itu justru datang padanya dan mengungkapkan perasaan nya secara tiba tiba. Sasha yang sebelumnya sudah merasa ingin menjauh mendadak merasa di lema.


“Nggak papa.. Ikuti aja apa kata hati kamu Sha...” Senyum Kenzie berusaha tegar. Kenzie menebak Sasha tidak akan menerima nya setelah apa yang dia lakukan semalam.


Sasha menarik napasnya dalam dalam kemudian menghembuskan nya perlahan lewat mulut. Sasha mencoba untuk menenangkan dirinya lebih dulu sebelum menjawab ungkapan cinta Kenzie padanya.


“Oke.. Sebelum nya aku minta maaf sama kamu Kenzie, aku merasa kita ini tidak cocok. Kita tidak sepadan. Aku bukan apa apa sedangkan kamu, kamu adalah orang kepercayaan tuan Erlan. Aku juga mau bilang terimakasih banget atas apa yang kamu rasakan sama aku. Aku sangat menghargai perasaan kamu. Jujur aku sangat kaget. Semua ini begitu mendadak dan tiba tiba. Apa lagi aku juga sudah berniat untuk menjauh dari kamu. Tapi aku juga tidak bisa munafik. Aku juga merasa ada yang aneh di antara kita. Aku bahkan semalam sudah dengan keras memikirkan jawaban apa yang akan aku katakan sama kamu kalau kamu benar mengungkapkan perasaan kamu sama aku. Tapi ternyata enggak. Kamu bisa anggap aku gila, tapi itulah kenyataannya. Aku hanya ingin jujur.”


Jeda sejenak. Sasha kembali menarik napas dan menghembuskan nya dengan kasar.


“Aku akui aku ini bodoh. Aku tidak begitu berpengalaman dalam masalah percintaan Zie.. Aku.. Aku pernah berpikir kamu punya perasaan lebih sama aku namun berkali kali aku tampik sendiri. Tentu saja karena aku nggak siap kecewa dan sakit hati.”


Kenzie mengangkat sebelah alisnya tidak mengerti kenapa justru Sasha seolah sedang ikut ikutan mengungkapkan perasaan dan harapan terpendam nya padanya. Sasha berkata panjang lebar meski memang sedikit muter muter. Namun Kenzie tau inti dari apa yang ingin Sasha katakan padanya.


“Jadi?” Tanya Kenzie tidak sabar ingin tau apa jawaban Sasha sebenarnya akan ungkapan cintanya.


Sasha menggelengkan kepalanya. Bahkan setelah berkata begitu panjang lebar dan jujur akan apa yang dia rasakan, Sasha masih bingung dengan jawaban nya akan ungkapan cinta Kenzie sekarang.


“Aku, aku nggak tau Kenzie..” Jawab Sasha akhirnya.


Kenzie mendesis pelan. Baru kali ini Sasha menampakan kebodohan padanya. Padahal biasanya Sasha selalu begitu smart bahkan selalu nyambung saat mengobrol dengan Kenzie. Tapi sekarang, Sasha bahkan tidak bisa menentukan akan mengatakan apa pada Kenzie padahal sudah jelas jelas Sasha juga mengungkap secara tidak langsung harapan nya pada kedekatan mereka selama ini.

__ADS_1


Kenzie menghela napas kasar. Pria itu meraih satu tangan Sasha dan menggenggamnya lembut.


“Sekarang apa yang kamu rasakan?” Tanya Kenzie menatap lekat pada Sasha.


Sasha menatap tangan besar Kenzie yang menggenggam tangan nya kemudian beralih menatap wajah tampan Kenzie yang begitu dekat dengan wajahnya.


“Apa kamu mau aku pergi sekarang dan jangan lagi mengganggu kamu?” Tanya Kenzie lagi.


Sasha menelan ludah. Dirinya sudah merasa terbiasa dengan kehadiran Kenzie di samping nya. Dan membayangkan Kenzie yang tiba tiba pergi darinya itu sudah membuat hati Sasha terasa berdenyut ngilu.


Sasha menggelengkan kepalanya. Sasha tidak mau berpisah dengan Kenzie. Karena sebenarnya mengabaikan semua pesan dan panggilan masuk dari Kenzie saja sudah hampir membuat nya gila.


“Itu artinya kamu juga mencintai aku. Kamu nggak mau kehilangan aku, sama seperti aku yang nggak mau kehilangan kamu Sha..” Senyum Kenzie merasa sangat lega setelah menyimpulkan sendiri dari sikap dan perilaku Sasha kali ini.


“Jadi sekarang kita pacaran ya.. Kamu pacar aku, dan aku pacar kamu.” Lanjut Kenzie.


Sasha mengeryit, namun kemudian perlahan bibirnya melengkung ke belakang membentuk sebuah senyuman mendengar keputusan sepihak Kenzie.


“Apaan sih?” Senyumnya malu malu.


Kenzie terkekeh geli melihatnya. Sekarang beban berat di hatinya sudah terangkat. Hubungan nya dan Sasha sudah resmi.

__ADS_1


Kenzie kemudian menyodorkan setangkai mawar di tangan nya yang kemudian di terima oleh Sasha dengan malu malu.


__ADS_2