
Tidak mungkin lagi menyembunyikan dan merahasiakan semuanya dari Lena, Erlan tersenyum berusaha untuk berpikir tenang. Mengingat kedua orang tuanya yang sampai sekarang enggan memberi restu memang cukup membuat Erlan merasa sedih. Namun cintanya yang begitu besar pada Lena berhasil mengalahkan segalanya. Cintanya pada Lena juga membuat Erlan percaya bahwa suatu saat nanti kedua orang tuanya pasti akan luluh kemudian memberikan restu pada hubungannya dan Lena. Apa lagi mereka berdua juga sangat mengidam idamkan bisa segera memiliki seorang cucu.
Erlan kemudian bangkit dari berlututnya di depan Lena. Pria itu mendudukkan dirinya di samping Lena. Tangan besarnya kembali meraih tangan Lena yang begitu kecil dalam genggamannya.
“Dengarkan baik baik. Tolong jangan menyela sebelum aku selesai bicara sayang. Bisa kan?”
Lena menatap Erlan dengan penuh tanda tanya serta rasa penasaran yang begitu tinggi. Lena tidak bisa mengabaikan begitu saja tentang restu kedua orang tua dari pria yang sangat mencintainya itu.
Meski ragu, Lena menganggukkan kepalanya. Dan detik berikutnya Lena sudah berada dalam dekapan hangat dan nyaman Erlan.
“Jujur sayang.. Mereka memang tidak merestui aku menikah dengan kamu. Itu karena mereka merasa sudah memiliki calon istri yang baik buat aku.” Ujar Erlan pelan sambil membelai lembut rambut panjang tergerai milik Lena.
Lena terkejut mendengarnya namun berusaha untuk sabar. Dia memutuskan untuk diam menunggu Erlan sampai selesai berbicara.
“Kamu masih ingat saat aku mengatakan akan pergi beberapa hari ke luar sebelum kita menikah? Itu aku pergi untuk menemui kedua orang tuaku. Aku meminta restu mereka untuk menikah dengan kamu. Tapi mereka menentang dan tidak mau merestui. Aku sangat marah saat itu sayang. Maka dari itu aku tidak singgah. Aku hanya disana beberapa saat kemudian kembali pulang kesini. Aku melakukan itu karena aku tidak bisa lagi tanpa kamu. Aku tidak perduli dengan apapun bahkan dengan ataupun tanpa restu kedua orang tua aku. Karena mommy sama daddy menginginkan aku menikah dengan anak dari rekan bisnisnya yang bahkan juga sama sekali tidak menyukaiku.”
“Itu artinya kamu pernah bertemu dengan dia?” Tanya Lena yang akhirnya tidak bisa menahan kesabarannya untuk bertanya.
Erlan tersenyum geli. Gemas sekali rasanya mendengar pertanyaan dengan nada polos istrinya.
__ADS_1
“Ya, kami pernah di pertemukan. Dia sendiri yang memintaku untuk membujuk mommy dan daddy agar membatalkan rencana perjodohan kami.” Jawab Erlan yang kemudian mendaratkan ciumannya di puncak kepala Lena.
“Apa dia cantik?” Lena kembali bertanya. Kali ini karena Lena takut jika wanita yang hendak di jodohkan dengan Erlan itu jauh lebih cantik dari dirinya. Bukan karena terlalu percaya diri, karena pada dasarnya setiap istri ingin selalu menjadi yang tercantik di mata suaminya.
“Tentu saja. Dia tinggi semampai. Ya, dia seorang model terkenal di Amerika. Mommy dan Daddy bilang kalau kami bersatu kami akan menjadi pasangan yang paling serasi.” Jawab Erlan dengan senyuman gelinya. Erlan berharap Lena akan merasa cemburu setelah ini.
Benar saja, mendengar Erlan memuji cantik pada wanita lain, Lena langsung melepaskan diri dari dekapan hangat dan nyaman Erlan.
“Apa kamu menyukainya?” Untuk yang ketiga kalinya Lena kembali bertanya. Lena tidak lagi perduli dengan apa yang Erlan katakan sebelum menceritakan semuanya. Yaitu agar Lena mendengarkan lebih dulu apa yang Erlan katakan sampai selesai.
Erlan menyipitkan kedua matanya. Demi apapun setelah mendapat pertolongan dari gadis SD yang begitu imut di masa lalu, Erlan tidak bisa lagi merasakan getaran di hatinya. Erlan juga tidak bisa memuja wanita secantik apapun karena memang yang berada di dalam pikirannya setiap detik hanya Lena. Bertahun tahun menanti bukanlah waktu yang sebentar. Waktu yang juga menguras kesabarannya.
“Kalau memang dia cantik dan kamu menyukainya kenapa kamu tidak menikah saja dengan dia? Kenapa kamu tidak berusaha membuat dia jatuh cinta sama kamu?” Nada pertanyaan Lena mendadak sedikit naik. Rasa kesal tiba tiba saja menguasai hati Lena begitu mendengar Erlan memuji wanita yang akan di jodohkan dengannya oleh kedua orang tuanya.
“Hey.. Kenapa seperti itu?” Dengan penuh kelembutan Erlan bertanya pada Lena. Pria itu menatap penuh perhatian pada Lena yang kemudian langsung membuang muka menghindar dari tatapannya.
Erlan tertawa geli. Lena semakin menggemaskan di matanya jika sedang kesal seperti sekarang. Erlan merasa senang karena Lena cemburu dirinya memuji wanita lain. Karena itu artinya Lena mempunyai setitik rasa di hatinya.
Erlan menghela napas kemudian meraih pinggang Lena. Pria itu mengangkatnya dengan sangat enteng lalu mendudukkan Lena di pangkuannya.
__ADS_1
“Lihat aku sayang..” Erlan menyentuh lembut dagu Lena dan mengarahkan wajah Lena agar menatapnya. Dari jarak yang begitu dekat terlihat jelas gurat kekesalan di wajah cantik istrinya itu.
“Aku akui di luar sana banyak wanita cantik. Tapi di mataku wanita yang paling cantik itu tetap istriku sayang. Kamu mungkin nggak tinggi, kamu juga nggak punya karir yang cemerlang. Tapi aku yakin kamu punya suatu yang spesial yang bisa mengalahkan semua itu. Yaitu kesetiaan dan hati yang baik. Aku percaya sepenuhnya sama kamu sayang. Dan aku, aku hanya mencintai kamu.” Ujar Erlan dengan wajah yang begitu dekat dengan wajah Lena.
Lena menelan ludah. Tatapan Erlan begitu dalam dan lembut bahkan sampai menyentuh titik terlembut di dalam hati Lena.
“Percayalah.. Hanya kamu perempuan yang aku cintai. Kamu yang paling berharga di hidup aku. Kamu perempuan yang selalu aku impikan selalu ada setiap saat di samping aku sayang.”
Lena tidak bisa mengatakan apapun. Dia hanya bisa diam mendengar ucapan romantis Erlan. Lena juga bisa melihat kesungguhan dari mata suaminya.
“Kamu juga nggak perlu khawatir tentang mommy sama daddy.. Mereka tidak akan bisa melakukan apapun. Karena aku akan melakukan apa saja untuk kamu sayang.”
Lena merasa sangat tersentuh. Di cintai begitu dalam oleh pria tampan yang kaya raya juga baik hati seperti Erlan benar benar adalah sebuah keajaiban yang bahkan tidak pernah terlintas di benak Lena.
“Aku sudah menceritakan apa yang ingin kamu tau. Sekarang giliran kamu yang menuruti apa yang aku mau sayang.”
“Ap-apa?” Tanya Lena lirih.
Tatapan Erlan turun dari wajah ke bagian dada Lena. Dengan gerakan pelan Erlan menurunkan tali dress yang di kenakan oleh Lena dari bahu kecil Lena. Erlan kemudian mengecupnya lembut membuat Lena memejamkan kedua matanya merasakan bibir panas Erlan yang menyentuh bahu terbukanya.
__ADS_1
“Boleh kan?” Tanya Erlan meminta izin lebih dulu pada Lena.
Lena membuka kedua matanya membalas tatapan lembut suaminya kemudian menganggukkan kepalanya. Lena melingkarkan kedua tangannya di bahu Erlan yang dengan lembut meraih bibirnya, mencumbunya dengan penuh cinta dan kelembutan.