Cinta Sabrina

Cinta Sabrina
Ep. 222


__ADS_3

Sebuah kesimpulan membuat garis lengkung senyuman di wajah para pria tampan itu,


Looks like there will be good news soon...(Sepertinya tidak lama lagi akan ada kabar bahagia...)Gumam Jack dan Yohan dalam hati serentak, senyuman penuh makna tersungging di wajah mereka. Hee Na yang sedari tadi mendengar para pria itu berbicara memiringkan kepalanya tidak mengerti, pandangannya beralih pada Yusuf yang juga mengikuti sikapnya menatap ke arah dua pamannya.


“what's wrong with the young master coming to the room? (ada apa dengan tuan muda yang ke kamar?) “ tanya Hee Na tidak mengerti, para pria itu serentak menatap ke arahnya. Pancaran mata Hee Na yang penasaran membuat mereka saling berpandangan kembali bingung harus menjelaskan bagaimana, kebingungan mereka di sebabkan oleh baby Yusuf yang menatap mereka dengan pandangan tanda tanya.


“Haa?! “ mata bulat baby Yusu


Jack berdiri dari tempatnya duduk dan menghampiri baby Yusuf,


“little young master, come with uncle jack. Uncle wants to show the gift that uncle bought for little young master (tuan muda kecil, mari ikut dengan paman jack. Paman ingin memperlihatkan hadiah yang paman belikan untuk tuan muda kecil) “ ujar Jack menggendong baby Yusuf dan membawanya keluar dari ruang makan, Yohan menghampiri Hee Na yang memandang mereka dengan bingung.


“what is it? Why are all of them leaving? Why is little young master.... (ada apa? Kenapa semuanya malah pergi? Kenapa tuan muda Kecil....) “ belum selesai Hee Na menyelesaikan ucapannya, Yohan berdiri di samping dan menatap dalam ke arah matanya. Sikap Yohan membuat jantung Hee Na berdegup cepat secepat kereta shikansen, tatapan Yohan benar – benar berbeda kali ini.


Yohan sedikit membungkukkan tubuhnya ke arah Hee Na yang duduk di kursi, dia mendekatkan wajah ke arah telinga Hee Na yang semakin diam kaku di tempat. Jantung Perempuan cantik itu berdegup lebih cepat dari pada biasanya,


“You of course know what will happen if a couple is in the same room, but if you still don't get it I can show you (kamu tentunya tahu apa yang akan terjadi jika pasangan berada dalam satu kamar, tapi jika kamu masih tidak mengerti aku bisa menunjukkannya pada mu) “ ujar Yohan penuh makna, pria tampan itu tersenyum saat melihat wajah Hee Na yang merona. Dia pun semakin ingin menggoda perempuan cantik di depannya, tanpa terduga kecupan lembut mendarat di pipi Hee Na yang sukses membuat jantungnya berhenti seketika.


Yohan tersenyum nackal lalu melangkah pergi meninggalkan Hee Na yang duduk termenung, pikiran perempuan cantik itu sudah ikut menghilang dari peredaran. Hee Na sama sekali tidak menduga apa yang tengah terjadi,


“Aaaaaaa... “ Hee Na menutup wajahnya yang memerah dengan ke dua tangan, jantungnya yang sempat terhenti kembali berdetak dengan cepat. Hee Na awalnya tidak mengerti dengan sikap Yohan yang membingungkan, terkadang Yohan menunjukkan sikap yang dingin juga kaku dan terkadang sikap sebaliknya seperti yang saat ini di rasakan oleh gadis cantik itu.

__ADS_1


Yohan tersenyum nackal meninggalkan ruang makan, langkahnya terhenti saat dia berpapasan bertemu Jack dan baby Yusuf yang akan kembali ke ruangan. Saat akan keluar dari mansion Jack teringat dengan ponsel miliknya yang tergeletak di atas meja makan, dia terpaksa kembali ke ruang makan.


Di saat itu Jack dan baby Yusuf tidak sengaja melihat pemandangan yang tidak biasa, selama Jack mengenal Yohan tidak pernah sekali pun dia Melihat sahabatnya dekat dengan lawan jenis. Dia sempat berpikir jika Yohan tidak tertarik pada lawan jenis alias penyuka sesama, namun pikiran itu terbantah dengan pemandangan yang membuat iri siapa pun melihatnya.


Yohan menatap bingung ke arah Jack yang menyipitkan matanya menatap curiga,


“what?! (apa?!) “ tanya Yohan.


"since when?! (sejak kapan?!)” tanya Jack kepo tingkat dewa.


“what since when? (apanya yang sejak kapan?) “ tanya Yohan bingung, Jack mengode dengan menggerakkan kepalanya menunjuk ke arah ruang makan. Yohan semakin bingung dan miringkan kepalanya,


“meaning?! (Maksudnya?!) “ Yohan tidak mengerti dengan arah pembicaraan teka teki Jack yang kini menatap ke arahnya, begitu juga baby Yusuf dengan tingkah imut sedikit memiringkan kepalanya. Hee Na tampak berdiri tepat di belakang Yohan yang berdiri tepat di depan pintu masuk ruang makan, Jack tersenyum melihat wajah perempuan cantik itu yang merona.


“of course she would like to know more (tentunya dia lebih ingin mengetahuinya) “ ujar Jack memberi kode ke arah Yohan untuk melihat ke arah belakangnya, dengan patuh dia mengikuti petunjuk Jack dan mendapati perempuan yang sudah diam – diam memiliki hati Yohan.


Perasaan yang timbul dengan lancang tanpa pemberitahuan merasuki hati Yohan, dia baru menyadari perasaan itu saat mereka masih berada di Korea. Semula Yohan menolak mengakui perasaannya karena dia ingin mengabdi sepenuhnya pada keluarga Nicholas, dia pun terus bersikap dingin dan kaku namun terkadang tanpa di sadari dia juga bersikap lembut pada Hee Na.


Yohan termenung menatap ke arah perempuan Korea berparas manis yang menunggu jawaban pasti, pandangan Yohan kembali menatap ke arah Jack dan Baby Yusuf.


“as soon as possible.... And soon you will be a companion at my wedding (secepatnya.... Dan secepatnya pula kamu akan menjadi pendamping di pernikahanku) “ ujar Yohan sukses membuat wajah Hee Na merona, rasa bahagia meliputi perasaannya sekarang. Garis lengkung membentuk senyuman terukir di bibir cantik Hee Na,

__ADS_1


“weddings? (Pernikahan?) “ ujar Nicholas saat tidak sengaja mendengar ucapan Yohan, semua yang ada di depan pintu masuk ruang makan mengalihkan pandangan ke arahnya.


Tampilan Nicholas sukses membuat senyuman nackal terukir di wajah Yohan dan Jack, merasa wajahnya sangat panas Hee Na memilih pergi menuju ke kamarnya untuk menenangkan diri. Sebelum pergi tidak lupa Hee Na memberi hormat pada Nicholas, dia sempat termangu saat melihat tampilan tuan muda lalu dia menggelengkan kepalanya dan melangkah cepat menuju kamar.


Rambut Nicholas masih tampak basah dengan raut wajah seperti mengilat, pakaian kasual yang di kenakan menambah ketampanan hakiki dari pria itu. Terlihat sangat jelas rona bahagia di wajah tampan yang membuat iri siapa pun menatapnya, berbeda dengan baby Yusuf yang seketika raut wajahnya terlihat bete. Pipinya terlihat tembam menggemaskan dikarenakan Baby Yusuf tidak melihat kehadiran umi tercintanya, dia terlihat semakin bad mood saat melihat Nicholas yang seakan menatapnya dengan tatapan penuh kemenangan.


......................


Dear para reader yang baik, rajin menabung dan murah hati....


Tetap Terus dukung karya Author dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻


jangan lupa juga kasih rate dan comment nya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat menulisnya...✍️✍️✍️


jangan lupa setelah membaca tekan icon tombol ibu jarinya untuk terus mendukung karya Author... plisss 🙏🏻🙏🏻🙏🏻


( Π_Π )


makasih..... tetap semangat 💪🏻💪🏻💪🏻


❤️❤️❤️❤️❤️ for all...

__ADS_1


__ADS_2