Cinta Sabrina

Cinta Sabrina
Ep. 234


__ADS_3

Nicholas menuntun Sabrina untuk berdiri di atas taburan kelopak bunga mawar yang bertebaran di lantai, dia berdiri di belakang Sabrina sambil berbisik di telinga yang tertutupi hijab.


“Sayang...... Happy birthday..... (sayang.... Selamat ulang tahun....) “ bisik Nicholas yang langsung meninggalkan Sabrina sendiri di depan lift, dia bergegas masuk ke dalam kamar sambil memegangi kotak berukuran sedang.


Merasa jika tidak ada siapa – siapa di sekitarnya, Sabrina membuka penutup mata dan sejenak mengerjapkan matanya yang sedari tadi di tutup. Beberapa kali mata indah itu mengerjap berusaha menyesuaikan dengan pemandangan sekitar, Sabrina termenung saat melihat taburan kelopak bunga mawar di lantai yang tertata membentuk sebuah jalan kecil mengarah ke kamar presidential.


Pintu kamar itu terbuka lebar dengan pencahayaan yang temaram, Sabrina sangat penasaran dengan kamar yang ada di depannya. Selangkah demi selangkah dia melewati jalan kecil yang terbuat dari kelopak bunga itu, senyuman serta rasa tidak percaya terlukis di wajah cantik Sabrina. Dia memasuki kamar mewah itu dan tercenung saat melihat pemandangan di depannya, pada beranda kamar Nicholas berdiri di samping meja makan yang sudah terhias dengan sangat cantik dan indah.


Pada meja sebuah cake tampak terhias cantik dengan lilin di atasnya, mata Sabrina menatap ke arah Nicholas yang tersenyum hangat. Dia terus melangkah menuju beranda kamar, mata indah itu hanya tertuju pada pria tampan yang menghampirinya. Tangan kanan Nicholas membelai lembut wajah cantik Sabrina yang menatapnya haru, senyuman tersungging di bibirnya yang di poles dengan lipstik berwarna senada dengan bibir.


“once again I say happy Birthday, my Angel..(sekali lagi aku mengucapkan selamat ulang tahun , bidadariku) “ ujar Nicholas sambil membuka kotak beludru yang di pegangnya, sebuah kalung berantai emas putih dengan berlian langka berwarna ungu yang di bentuk sedemikian rupa.


Sabrina memegang lembut kalung itu, namun perlahan senyumannya memudar saat teringat masa lalu. Dia teringat dengan Rianti ibu kandung yang melahirkannya, meninggalkan dunia tepat di hari kelahiran Sabrina.


Nicholas menyadari raut sedih yang terpancar di wajah cantik istrinya, dia lalu duduk di kursi yang tersedia lalu menarik perempuan cantik itu untuk duduk di pangkuannya. Sabrina dengan patuh duduk di atas paha Nicholas dengan masih menundukkan wajahnya, Kotak kalung berlian itu di letakkan di atas meja dengan posisi masih terbuka lebar.


"Sayang.... Hei.... Why sayang?What things make my angel sad to tears? (Sayang... Hei... Kenapa sayang? hal apa yang membuat bidadariku sedih hingga menitikkan air mata? )” Nicholas mengangkat dagu runcing Istrinya yang kini terlihat menitikkan air mata.


“I'm sorry.... Hiks... I'm sorry.... You've taken the trouble to make this surprise so beautiful and I even ruined the atmosphere of the surprise you made... (Maafkan aku.... Hiks... Maafkan Aku.... Kamu sudah bersusah payah membuat kejutan ini dengan sangat indah dan aku malah merusak suasana kejutan yang kamu buat...)” Sabrina menunduk sedih sambil menyandarkan kepalanya pada pundak suami, tangan kekar itu lalu mengelus lembut punggung Sabrina berusaha untuk menenangkan.

__ADS_1


“Sayang... Heii.... “ Nicholas mengangkat wajah Sabrina dengan tangan kanan, terlihat mata indah yang berkaca – kaca memantulkan kesedihan. Kedua mata indah itu di kecup lembut oleh Nicholas yang membalas menatapnya lembut,


“sayang....I know that right now you are sad and remember your late mother..... Sayang...Remember When you miss him Only prayer can erase that longing, if you are sad now then mother there will also be sad. Erase sadness from mother face with happiness and a smile that always makes me fall in love with you....(sayang.... Aku tahu saat ini kamu bersedih dan teringat dengan mendiang mama (menatap dalam mata Sabrina) Sayang.... Ingatlah Di saat kamu merindukannya Hanya doa yang bisa menghapus rasa rindu itu, jika kamu bersedih saat ini maka mama di sana juga akan bersedih. Hapuslah kesedihan dari wajah mama dengan kebahagiaan dan senyuman yang selalu membuatku jatuh cinta padamu)” ujar Nicholas berhasil mengukir senyuman di wajah Sabrina, kepala perempuan cantik itu sejenak tertunduk lalu kembali menatap ke arah Nicholas.


kedua tangan berjari lentik itu memegang wajah Nicholas yang menatap penuh cinta,


“thank you Nicho..... You are the best friend and husband..... You can quickly make me smile (terima kasih Nicho..... Kamu adalah sahabat sekaligus suami terbaik..... Kamu bisa dengan cepat membuatku tersenyum)“ Sabrina memeluk Nicholas erat, pelukan itu perlahan terlepas dan mata mereka saling menatap satu sama lain.


“in order to see you smile, I will do anything including seduce you like now ( demi bisa melihatmu tersenyum, aku akan melakukan apa pun termasuk merayu mu seperti saat sekarang ini)” Nicholas membelai wajah istrinya, dia teringat dengan hadiah lain yang sudah di persiapkannya.


“Sayang, Wait a minute, there's one more gift I want to give you(Sebentar sayang , ada satu hadiah lagi yang ingin ku berikan padamu) “ ujar Nicholas merogoh saku jasnya bagian dalam, Sabrina hendak turun dari pangkuan Nicholas namun segera di cegah olehnya.


“what is this, Sayang?! (apa ini Sayang?!)” Sabrina mengeluarkan kertas di dalamnya dan tercenung membaca lembaran kertas itu, matanya kembali menatap ke arah Nicholas yang tersenyum.


“th... This....(i... Ini.....)”Sabrina tertegun saat membaca lembaran kertas yang ada di dalam amplop itu, lembaran itu bertuliskan tiket perjalanan umroh ke tanah Suci.


“I want to invite you and our extended family to go on pilgrimage to the holy land after Asmirah and Raka's wedding, I have also prepared honeymoon wedding gifts for them. (Aku ingin mengajak mu bersama keluarga besar kita untuk umroh ke tanah suci setelah pernikahan Asmirah dan Raka, aku juga sudah mempersiapkan hadiah pernikahan honeymoon untuk mereka)” ujar Nicholas yang langsung di tatap oleh perempuan cantik itu dengan intens, dia menatap ke arah Sabrina dengan tatapan bingung.


“Why? (kenapa?!) “

__ADS_1


“thank you... Thank you because you have a big heart, not everyone can do what you are doing right now even though you know how my relationship with him was in the past (terima kasih... Terima kasih karena kamu sudah berjiwa besar, tidak semua bisa melakukan apa yang kamu lakukan saat ini padahal kamu tahu bagaimana hubungan ku dengan dia di masa lalu) “


“sayang.... To be honest, I did all of this to make up for my guilt towards Raka, however, I had hurt his heart. I know that he loves you too and... (sayang.... Jujur Semua ini aku lakukan untuk menebus rasa bersalahku pada Raka, bagaimana pun juga aku sudah melukai hatinya. Aku tahu jika dia juga sangat mencintaimu dan... )” ujar Nicholas dengan raut wajah sedih, Matanya yang tajam tertunduk saat teringat masa lalu.


"Sayang..... " Sabrina mengalungkan kedua tangannya ke arah leher Nicholas dan memeluk erat dengan kepala yang tersandar di pundak kekar itu.


......................


Dear para reader yang baik, rajin menabung dan murah hati....


Tetap Terus dukung karya Author dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻


jangan lupa juga kasih rate dan comment nya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat menulisnya...✍️✍️✍️


jangan lupa setelah membaca tekan icon tombol ibu jarinya untuk terus mendukung karya Author... plisss 🙏🏻🙏🏻🙏🏻


( Π_Π )


makasih..... tetap semangat 💪🏻💪🏻💪🏻

__ADS_1


❤️❤️❤️❤️❤️ for all...


__ADS_2