Cinta Sabrina

Cinta Sabrina
Ep. 247


__ADS_3

Ting... ting... ting...


Terdengar dentingan suara gelas yang di pukul pelan oleh Mc, suara itu menarik perhatian para tamu serentak menatap ke arah MC yang berdiri di samping sebuah layar proyeksi berukuran besar.


“...The next event, on this happy day is also the birthday of a handsome, wise and authoritative man. brother-in-law of the bride Mr. Nicholas.... That's why we have prepared a special gift which we will see in a moment.... (Acara selanjutnya, di hari berbahagia ini juga merupakan hari kelahiran seorang pria tampan, bijaksana dan juga berwibawa. Kakak ipar dari mempelai perempuan tuan Nicholas.... Karena itu kami sudah menyiapkan kado istimewa yang akan kita saksikan sesaat lagi....)” Mc acara lalu mengode pada seorang petugas WO, petugas itu langsung memutar video yang sudah di persiapkan oleh Sabrina.


Seluruh keluarga besar terlihat sangat penasaran menatap layar besar itu dengan sangat antusias, pada awal video terlihat slide foto sosok bayi imut yang sangat mirip dengan baby Yusuf. Mata elang Nicholas menatap ke arah John yang membalasnya dengan tatapan lembut, kembali Nicholas menatap ke arah layar dengan tatapan penuh kerinduan.


Pada layar itu terpampang foto keluarga yang terlihat sudah sangat lama, terpajang foto dua sosok perempuan yang sangat di rindukan oleh Nicholas juga John. Sebuah rekaman jadul di mana ibu Nicholas mengucapkan selamat ulang tahun pada Nicholas yang saat itu berusia satu tahun, raut wajah Nicholas dan Jonh tampak bertanya-tanya bagaimana bisa rekaman lama itu di dapat oleh keluarga Sabrina.


Senyuman penuh maksud terlukis di wajah Jack dan Yohan, kilasan flash back tergambar di ingatan mereka saat Sabrina meminta bantuan mereka mencari semua kenangan milik Nicholas.

__ADS_1


" ... as I recall father saying that if the old madam ever made a videotape for the young master on his birthday, I would contact our people in the main mansion (... seingat ku dulu ayah pernah mengatakan jika nyonya besar pernah membuat rekaman video untuk tuan muda saat ulang tahun, aku akan menghubungi orang - orang kita di mansion utama)" ujar Yohan yang segera menghubungi mansion utama.


Dewi keberuntungan menaungi dan mengabulkan niat Sabrina, rekaman serta foto – foto lama milik keluarga Nicholas masih tersimpan dengan baik di kediaman utama.


Slide video itu lalu berganti di mana seluruh keluarga memberi ucapan selamat ulang tahun untuk Nicholas, terlukis senyuman hangat di wajah tampannya saat menatap layar dan mendengar setiap ucapan serta doa yang di berikan. Hatinya merasa hangat dengan kasih sayang serta perhatian yang di berikan oleh keluarganya,


“ happy birthday to you Nicholas, You are a wonderful husband, father and son. We teach our daughter to exercise good judgment, and she made us so proud when she made the wise decision to marry you (selamat ulang tahun untukmu Nicholas, Kamu adalah suami, ayah dan anak yang luar biasa. Kami mengajari putri kami untuk melakukan penilaian yang baik, dan dia membuat kami sangat bangga saat dia membuat keputusan bijak untuk menikah denganmu)” ujar Wiyasa dalam video yang masih berlangsung.


“ I don't know what to say to you Nicholas, but... you know how proud we are to have you as part of the family, Happy Birthday may all your dreams come true (ibu tidak tahu harus mengucapkan apa padamu Nicholas, tapi... kamu tahu betapa bangganya kami memiliki kamu sebagai bagian dari keluarga, Selamat Ulang Tahun semoga semua impian mu tercapai) “ ujar Andhini pada video selanjutnya, video itu terus berlangsung dengan ucapan dan iringan doa di sampaikan oleh seluruh anggota keluarga.


“Just like that Dad? (Hanya begitu saja Dad?) “ tanya Sabrina terdengar keheranan, dalam video itu John terlihat tersenyum sambil menatap ke arah kamera.

__ADS_1


“ he knows and understands ( dia tahu dan mengerti) “ ujar John dalam Video itu seolah dia menatap langsung ke arah Nicholas.


Mata tajam Nicholas menatap ke arah John yang duduk di sampingnya, tatapan penuh makna dan kebanggaan dari John menyiratkan perasaan yang di mengerti langsung oleh Nicholas.


Video itu terus memutar menampilkan baby Yusuf yang mengenakan setelan tuxedo serta rambut yang tertata rapi di temani Sabrina memangkunya duduk di sebuah sofa, mata Nicholas terpana saat melihat Sabrina yang terlihat cantik dan memesona. Semua mata tertuju ke arah layar besar itu,


“ hmm.... Barakallah fii umrik my husband, there is no other expression on your birthday besides prayer and hope. Thank you for being the best husband and protector for me as well as for our son, I hope you continue to receive the blessings of health and longevity to continue to accompany me as well as accompany us.... Our two children of love.... (hmm.... Barakallah fii umrik suamiku, tak ada ungkapan lain di hari ulang tahunmu selain doa dan harapan. Terima kasih sudah menjadi suami terbaik dan pelindung bagi ku juga putra kita, semoga kamu terus mendapat berkah kesehatan dan umur panjang untuk terus menemaniku juga menemani.... Kedua buah cinta kita....) “ ujar Sabrina dalam video itu sukses membuat semua yang menonton terdiam.


Hening tanpa ada satu suara pun yang keluar, pada video itu tangan Sabrina meraih ke arah kamera yang menyorotnya lalu menghadapkan lensa pada tangan mungil baby Yusuf. Sebuah benda putih yang menunjukkan tulisan kata “pregnant”, video itu terus memutar memunculkan sebuah hasil usg yang menggambarkan sebuah kehidupan baru terbentuk di sana. Semua yang ada di tempat acara itu terdiam mematung, tidak ada satu pun dari mereka berkomentar.


Nicholas langsung berdiri dari tempat duduknya melangkah cepat keluar dari tempat acara, mata tajamnya mencari ke setiap sudut taman rumah keluarga Cakra. Matanya menangkap Sabrina yang tengah memegangi kedua tangan baby Yusuf yang tengah senangnya berjalan, kaki panjang Nicholas melangkah cepat menghampiri Sabrina.

__ADS_1


Teringat oleh Nicholas sikap serta tingkah laku Sabrina yang berbeda dari biasanya dari beberapa waktu yang lalu, sikap Sabrina yang terlihat ingin muntah namun di tahan saat tidak sengaja mencium wewangian atau bau makanan. Tarikan serta helaan nafas panjang sering di lakukan Sabrina secara diam – diam seakan menahan diri, bersikap sangat manja dan lebih sering minta untuk di peluk oleh Nicholas. Semula dia merasa curiga dengan perubahan sikap istrinya, namun semua kecurigaan menghilang saat mendengar alasan masuk akal yang di utarakan Sabrina.


Sabrina terus berusaha merahasiakan kehamilannya dan tidak memberi tahu siapa pun, dia bahkan sengaja mengenakan pakaian yang sedikit longgar dan berukuran besar agar Nicholas tidak menyadari perubahan tubuhnya.


__ADS_2