
"Setiap pria selalu saja menyanjung-sanjung dirinya yang cantik, pintar dan kaya raya. Aku benci, aku benci. Dan aku juga benci padamu, Vana. Karena pria yang sejak SMP aku sukai, menyukai dirimu. Dia mengagumi dirimu, dan selalu saja mengejar-ngejar dirimu. Tapi kamu mengabaikan dirinya, bahkan hanya Ken dan Ken yang menurutmu paling sempurna."
"Pria yang kamu sukai? Siapa?"
"Digo!"
"Siapa itu Digo? Aku tidak mengenalnya."
"Digo itu teman sekolahku saat SMP, kamu bahkan tidak mengenal dirinya, tapi dia selalu mencari tahu tentang dirimu. Aku membenci kalian berdua, yang sok sempurna. Aku tahu, aku tidak mungkin bisa mendapatkan Ken, pria yang sulit didekati. Aku juga kesal, karena Marco dan Nio mau berteman denganku hanya karena Vara. Kalau saja Vara tidak dekat dengan Ken, maka mereka juga tidak akan peduli padaku."
__ADS_1
"Kamu menyukai Ken? Kalau kamu menyukai Ken, kenapa kamu malah menjebak dirinya denganku?"
"Tentu saja tidak. Aku diam-diam memberikan obat pada Ken. Sering malahan. Aku punya rencana yang lebih besar. Vara yang bodoh ini sering mengajak Ken ke tempatku. Jadi aku memberikannya diam-diam. Dan kamu Vana, sejak kamu pertama kali datang ke kosanku, semua para penghuni kosan pria selalu saja menanyakan kamu padaku. Aku muak, aku yang tadinya mereka dekati, kini tidak lagi. Jadi aku memutuskan untuk pindah saja."
Rissa lalu tertawa, tawa puas dan penuh kemenangan.
"Aku membenci Vara, dan aku ingin menghancurkan dia. Aku berencana menghancurkan Vara, dan mulai mengatur skenario. Aku berencana menjebak Ken agar tidur denganku. Tapi dengan begitu, aku tidak bisa dekat lagi dengan dirinya. Aku ingin melihat bagaimana kalian berdua hancur karena tidak bisa bersama dengan pria yang sama-sama kalian cintai. Pasti akan sakit sekali. Sekali tepuk, tiga orang tersakit.
Ini di luar ekspektasi, tapi aku pikir, bagaimana kalian kakak beradik akan saling membenci, bahkan kalau bisa saling membunuh. Tetap saja kalian berdua akan sama-sama hancur karena satu pria."
__ADS_1
"Dasar perempuan gila!"
"Aku membenci kalian berdua. Aku membenci Vara karena saat dia di sisiku, selalu saja dia yang menjadi pusat perhatian. Aku membencimu Vana, karena Nio selalu saja membela dirimu."
"Apa? Nio?"
"Aku semakin membenci dirimu, saat orang tua kamu ingin menjodohkan kamu dengan Nio."
"Apa?"
__ADS_1
"Aku membuat Vara mencegah orang tuanya mencari dirimu. Aku membuat Vara agar selalu mengundur pernikahan dia dengan Ken. Aku yang yang menyebarkan video tentang pernyataan kamu di pesta pertunangan mereka. Aku yang menyuruh orang untuk menabrak Gean. Aku yang menyuruh orang untuk menenggelamkan dirimu. Kamu juga pasti sudah tahu, kan? Aku yang menyebarkan berita tentang riwayat kesehatan kamu. Perempuan gila!"