
Foto-foto kebersamaan Nio dan Khea tersebar dengan cepat. Gosip kembali beredar.
Dua orang yang melihat foto-foto itu di internet, tapi punya perasaan yang berbeda.
Ken yang merasa kesal, tidak terima akan kedekatan itu. Mau itu hanya sekedar gosip atau memang nyata. Dia saja yang ayah kandung Gean, belum bisa mendekati Khea dan Gean, tapi kini ada pria lain yang berusaha mengambil hati keduanya.
Vara merasa lega. Dia berharap Khea dan Nio memang memiliki hubungan serius, agar tidak ada yang merebut Ken darinya. Dulu, dia sangat yakin kalau Ken akan selalu di sisinya, selalu percaya akan kesetiaan pria itu, yakin kalau tidak akan ada perempuan lain yang akan mengisi hati Ken. Tapi semuanya berubah sejak kedatangan Khea. Bukan hanya karena ada Gean, tapi karena harus dia akui, kalau Khea sekarang semakin cantik dengan wajah yang lebih dewasa. Dia saja yang perempuan, melihat pesona dari adiknya itu, tapi bukan berarti Vara sekarang menjadi jelek.
Cara takut karena terlalu sering berusaha untuk mendekati Gean, akhirnya pria itu malah jadi jatuh cinta pada ibu dari anaknya. Bukankah seorang anak bisa menjadi pemersatu kedua orang tuanya?
Bisa saja Gean nantinya meminta kedua orang tuanya untuk menikah, agar mereka bisa menjadi selayaknya keluarga bahagia. Dsn karena ingin membahagiakan Gean, maka Ken akan menuruti keinginan Gean, menikah dengan Khea.
__ADS_1
Khea pun pasti sangat menyayangi Gean, itu tidak perlu diragukan lagi. Khea pasti akan memenuhi keinginan Gean, termasuk menikah dengan Ken, meski perempuan itu sangat membenci ayah biologis dari anaknya. Tapi hari siapa yang tahu? Bisa saja cinta itu kembali hadir, berkembang lagi setelah dipupuk dan disiram setiap hari kerena seringnya mereka bertemu.
Tidak!
Vara menggelengkan kepalanya.
Ken harus tetap menjadi milik aku. Selama enam tahun ini aku sudah bertahan, menunggu dengan setia dan tetap bertahan. Mengorbankan persaudaraan aku dengan Vana. Kali ini pun, aku akan tetap bertahan. Aku akan tetap menikah dengan Ken sesuai rencana keluarga.
"Khea, apa kamu masih sangat mencintai Ken?" tanya Nio pelan. Dia tidak ingin ada yang mendengar pembicaraan mereka, termasuk Gean, karena saat ini mereka masih ada di lokasi syuting untuk melakukan scene selanjutnya.
"Biar apa kamu bertanya begitu?" tanya Khea ketus. Apa wajahnya menunjukkan wajah perempuan yang sedang kasmaran saat melihat laki-laki itu?
__ADS_1
"Bukan begitu, hanya saja rencananya tiga bukan lagi Ken akan menikah dengan Gean, kalau tidak diundur-undur lagi."
"Terus?"
"Aku hanya tidak mau kamu terluka lagi. Bukannya apa, bis saja kan kamu masih mencintai Ken di lubuk hati terdalam kamu, hanya saja rasa benci dan ego menutupi perasaan itu. Aku juga khawatir Ken hanya baik dengan kamu hanya karena ingin bersama Gean saja."
"Kalau memang dia mau punya anak, seharusnya sudah sejak dulu dia menikah dengan Vara, apa pun alasannya tidak perlu menunda-nunda. Akad saja duku, resepsi belakangan. Aku rasa pria bejat itu memang hanya ingin menyakiti hati perempuan saja. Cih, aku menyesal pernah mencintai pria licik seperti dia."
"Lagi pula, dia juga akan memiliki anak dengan Vara, jadi tidak perlu repot-repot cari muka untuk merebut perhatian Gean. Gean anak yang cerdas, dia bisa menilai mana yang tulus mana yang tidak," lanjutnya.
Nio terdiam, dia juga tidak tahu kenapa pernikahan Ken dan Vara selalu saja diundur bahkan sampai selama ini.
__ADS_1