
Ken mengusap pelan sofa itu. Sofa yang menjadi saksi kalau dia telah merenggut keperawanan Khea, juga menanam benih yang kini telah menjadi anak yang sangat tampan.
Mengingat wajah Gean, membuat Ken tersenyum, tapi senyum itu langsung hilang ketika dirinya juga mengingat saat anak laki-laki itu menatap dirinya dengan tatapan tidak suka.
Apa mungkin Vana mengatakan kalau aku ini ayahnya? Ayah yang dulu tidak mau mengakui dirinya sejak dia masih di dalam kandungan?
Ken lalu mengambil ponselnya, dan langsung menghubungi orang kepercayaannya.
"Arka, apa kamu sudah menemukannya?"
"Belum, Tuan. Tidak ada tanda-tanda kalau nona Ara akan bertemu lagi dengan nona Ara."
"Cari sampai ketemu, Arka!"
"Baik, Tuan."
Ken ingin menemui Vana, untuk membicarakan apa yang telah terjadi.
"Vana," gumam Ken pelan.
Dia, keluarganya, dan juga keluarga Vana tetap memanggil perempuan itu dengan nama Vana, bukan Khea seperti yang perempuan itu ucapkan.
...🌸🌸🌸...
Hidup masih harus berlanjut. Apa pun masalah yang dihadapi, bukan berarti dunia akan berhenti berputar. Ken dan Vara harus membuktikan pada para investor dan pemegang saham kalau perusahaan tidak akan mengalami penurunan. Mereka mulai bekerja lebih giat lagi.
"Tuan, fashion show akan di adakan tiga hari lagi."
"Ya, luangkan waktu sore untuk aku. Aku dan yang lain akan ke butik untuk memilih jas."
Acara fashion show kalo ini menjadi perbincangan dan perhatian banyak kalangan. Bukan hanya kalangan atas saja. Banyak artis, kaum sosialita, pejabat, model yang memesan baju dari Crystar, salah satu brand yang terkenal di kalangan mereka.
Ara juga begitu, dia sangat antusias untuk menghadiri acara itu. Rencananya hari ini dia ingin membeli gaun. Bukan hanya untuknya, tapi juga Khea dan jas anak-anak untuk Gean.
"Khea?"
__ADS_1
"Ya, ada apa Ara?"
"Ayo kita ke butik. Tiga hari lagi akan di adakan acara fashion show. Aku mendapatkan undangannya untuk kita. Gean juga bisa ikut."
"Tapi Ara ...."
"Jangan tapi-tapian, aku mau kita datang ke acara itu. Oke?"
"Hm, baiklah. Nanti kita bertemu di mana?"
"Langsung di butik saja ya, karena aku masih di perusahaan."
"Oke."
Sore harinya, Khea dan Gean tiba di butik. Sidah ada Ara yang menunggu mereka di sana.
"Ayo kita memilih gaun. Di sini juga ada jas untuk anak-anak."
Saat Khea dan Ara sibuk memilih, Ken dan Vara masuk ke butik itu. Vara juga sangat antusias.
"Aku juga tidak tahu. Kapan yang lain datang?"
"Mungkin sebentar lagi."
Vara dan Rissa memang sudah janjian untuk membeli gaun bersama.
"Hai Vara, Ken, kalian sudah lama menunggu?"
"Kami juga baru saja datang."
Nio dan Marco juga datang di belakang Rissa.
Vara dan Rissa memilih gaun, sedangkan para pria mengikuti mereka di belakang.
"Ara tidak kamu ajak? Dia juga suka brand ini, kan?" tanya Vara pada Marco.
__ADS_1
"Dia bilang hari ini sangat sibuk."
Saat sedang memilih, tangan Vara dan Khea memegang gaun yang sama.
"Vana, kamu di sini juga?" tanya Vara.
"Sok basa-basi!" ketus Ara.
"Apa-apaan kamu Ara, jangan ikut campur!" ucap Rissa.
"Kamu yang jangan ikut campur. Bukankah dulu juga kamu sangat tidak menyukai Khea dan menganggap dia hanya hama pengganggu di antara perempuan ini dan pria yang seharusnya mati termutilasi ini?"
"Bicaramu kasar sekali, aku heran kenapa Marco mau bertunangan dengan kamu!"
"Cih, kamu pikir aku sudi bertunangan dengan pria ini? Kalau bukan karena papanya yang meminta papaku untuk menjodohkan kami, kamu pikir aku mau bertunangan dengan dia, apalagi dia ini sahabat manusia-manusia brengsek seperti kalian!"
"Ara, sudah. Jangan pedulikan orang-orang tidak berguna ini. Manusia tidak sepantasnya bicara dengan setan!" ucap Khea santai.
"Apa kamu bilang?" bentak Rissa.
"Jangan membentak mommy aku!" teriak Gean.
Mereka tersadar kalau ada Gean di sana.
"Mommy, Gean benci dengan mereka. Mereka orang-orang jahat yang menyakiti Mommy."
"Gean, Daddy ...."
"Jangan sentuh aku!"
Gean menepis tangan Ken. Terlihat kebencian di wajah anak itu.
"Jangan sakiti mommy aku!" Gean kembali berteriak pada Rissa.
"Tidak akan ada yang bisa menyakiti Mommy, Gean, karena mommy punya Gean."
__ADS_1
"Ya, Mommy punya Gean yang akan selalu menjaga dan melindungi Mommy dari siapa pun. Termasuk mereka!"