
Saat Khea dan Gean keluar dari restoran, Ken juga memutuskan untuk menyudahi makan siang dia dan Vara.
"Ayo," ajak Ken.
Tidak disangka, ternyata mobil Ken diparkir bersebelahan dengan mobil Khea.
"Vana," tegur Vara.
Vara ingin memeluk Khea, tapi Khea langsung mundur, tidak ingin disentuh oleh Vara.
"Nama saya Khea, bukan Vana."
"Vana, jangan seperti itu ...."
"Sudah dibilang, mommy aku namanya Khea, bukan Vana. Mommy, apa perempuan ini tuli?"
"Jangan pedulikan mereka, Gean."
"Jangan ganggu mommy aku!"
Gean sangat ingat kalau Vara dan Ken adalah orang yang ada di pesta Ara. Anak itu memandang sinis Ken dan Vara, seolah mereka adalah musuh yang harus dijauhi dan tak perlu dianggap.
"Vana, tolong bertemulah dengan papa dan mama!"
__ADS_1
Vara tidak ingin menyerah begitu saja, dia harus bisa membujuk Khea.
Brak
Pintu mobil ditutup dengan kencang. Khea mulai menyalakan mobilnya tanpa peduli gedoran dari Vara.
"Mommy, kenapa ...."
"Jangan pedulikan, Gean."
"Ya, Mom."
Ken menatap kepergian Khea dan Gean dengan nanar. Begitu juga dengan Vara, melihat adik dan keponakannya yang berlalu begitu saja, ditambah ekspresi Ken yang seolah sangat kehilangan.
...🍁🍁🍁...
Mendengar hal itu, orang-orang yang mengenal Khea baik sebagai Vana atau Khea, langsung menyetel saluran tersebut. Termasuk Ken dan kelurganya, juga Vara dan keluarga besar mereka.
"Selamat pagi semuanya, senang sekali kita bisa berjumpa lagi di pagi hari yang cerah ini. Hari ini sangat spesial sekali, karena kita kedatangan seorang anak dari designer terkenal. Gean Carel dan Kheara Carel."
"Wah, hari ini memang luar biasa sekali ya, dilihat dari antusias para penonton."
Acara berjudul Temu Bintang Idola itu dibawakan oleh artis bernama Bisma dan Rieska.
__ADS_1
"Gean, coba ceritakan sedikit tentang mommy kamu."
"Mommy orang yang paling baik dan cantik."
Bisma dan Rieska tertawa, karena jawaban Gean benar-benar singkat padat dan jelas.
"Oya kamu tahu gak Ries?"
"Apa?"
"Ternyata Genap ini punya banyak prestasi, loh. Bisa kita lihat di layar, kalau Gean ini pernah memenangkan kontes piano di Paris. Juga penghargaan lainnya seperti kontes pelukis anak-anak terbaik dan sering ditawari untuk menjadi model di usia yang masih sangat muda."
"Wow, keren banget ya. Selain mommy kamu, pasti daddy dan opa Oma kamu sangat bangga, ya."
Deg
Wajah Gana langsung berubah. Suasana di acara itu juga langsung hening.
"Aku tidak punya daddy. Dia sudah lama mati sejak aku masih di perut mommy. Aku juga tidak punya opa oma, karena mommy anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan."
Deg deg deg ....
Vara dan keluarganya sangat syok mendengar perkataan Gean. Begitu juga dengan Ken dan keluarga besarnya.
__ADS_1
"Lagi pula, Gean tidak butuh daddy apalagi opa oma. Cukup mommy saja. Gean tidak butuh mereka. Gean juga benci orang-orang yang membicarakan dan menyakiti mommy!"
Bisma dan Rieska saling tatap. Sutradara memberikan tanda untuk melakukan break. Namun sebelum Bisma bicara, Gean sudah lebih dulu bicara.