Dia, Yang Tak Diakui

Dia, Yang Tak Diakui
93 Terbawa Suasana


__ADS_3

Selama satu minggu ini, mereka melakukan promo tour ke berbagai kota besar. Sebagai pemeran utama, tentu saja Khea, Gean dan Nio selalu diminta untuk foto bersama. Mereka seperti keluarga yang sedang foto keluarga, atau sebuah keluarga yang sedang bermain film bersama.


Selain tanya jawab seputar syuting dan tema film ini, mereka juga menanyakan tentang hubungan khusus antara pemain, bisa saja kan ada yang terlibat cinta lokasi.


Mereka juga melakukan game yang melibatkan para penonton. Pemberian merchandise berupa kaos, foto, mug, agenda yang telah ditanda tangani oleh ketiga artis utama itu. Dsn yang paling mereka tunggu-tunggu juga foto bersama dengan para pemain untuk penonton terpilih di acara itu.


"Lebih dekat lagi, Khea, Gean dan Nio!" ucap salah satu wartawan yang ingin mengambil gambar mereka bertiga secara eksklusif.


Nio mendekatkan tubuhnya pada Clara, bahkan sekarang merangkul perempuan itu sambil tersenyum. Begitu juga dengan Khea yang tersenyum, sedangkan Gean tetap dengan wajah datarnya yang dingin.


"Khea dan Nio, lebih mesra lagi!" Semakin menjadi lah permintaan para wartawan itu. Kapan lagi bisa meminta mereka foto seperti ini. Berita mereka pasti banyak ditonton dan dibaca oleh masyarakat.


Khea dan Nio yang diminta seperti itu, lalu saling pandang dan memberikan senyuman.


Cekrek


Gambar diambil, terlihat seolah mereka adalah pasangan yang sedang dimabuk cinta.


"Lebih dekat dan mesra lagi!"


Sialan!


Dalam hati Khea berdecak kesal. Dia tahu apes wartawan ini pasti sedang memanfaatkan agar bisa membuat berita seperti yang mereka inginkan. Ujung-ujungnya dia dan Nio akan dikatakan terlibat cinta lokasi.


...🌼🌼🌼...


Tibalah saatnya peluncuran perdana film AKHIR PENANTIAN. Mereka melakukan nonton bersama di bioskop terbesar yang berada di salah satu mall.

__ADS_1


Semua karcis terjual habis di hari pertama di semua bioskop seperti yang sudah diprediksikan. Bahkan di hari pertama saja, jumlah penjualannya hanya untuk satu wilayah saja langsung memecahkan rekor penjualan tiket terbanyak dan tercepat.


Bukan hanya penonton dari kalangan biasa, yaki di bioskop yang ada pada pemain ini, orang-orang ternama juga ikut diundang, tak terkecuali sahabat-sahabat Khea, Ken dan Vara lengkap dengan Marco dan Rissa.


Lampu mulai dipadamkan. Seperti biasa, sebelum film dimulai, tentu saja iklan yang menjadi sponsor hadir di pembukaan.


Beberapa saat kemudian, film dimulai ....


"Sayang, aku pulang," ucap Dony sambil mencari keberadaan istirnya.


"Kamu sudah pulang, maaf tadi aku ada di kamar Blue, jadi tidak mendengar suara kamu."


Cup


Dony mengecup kening Queen ....


Sialan! Kenapa pria itu mencium Khea?


Skip


Adegan selanjutnya ....


Saat ini Queen dan Dony sedang ada di atas kasur empuk. Tangan mereka bergenggaman erat. Dony mengusap punggung tangan Queen dan mengecupnya berkali-kali.


Sialan, kenapa mereka harus tidur bersama?


Padahal keduanya masih menggunakan pakaian lengkap, hanya saja memang berada di atas kasur.

__ADS_1


Skip


Adegan selanjutnya ....


Dony memiringkan wajahnya, mendekat pada Queen. Memegang tengkuk Queen dengan erat lalu memejamkan matanya.


Bangsat, apa mereka benar-benar berciuman?


Skip adegan selanjutnya


"Berani sekali kamu mengkhianati aku. Apa kamu tidak pernah memikirkan bagaimana Blue yang akan terluka, hah?"


Plak


Queen menampar pipi Dony dengan kencang.


Bagus, tampar saja dia sekeras mungkin. Pengkhianat seperti itu tidak layak dimaafkan.


Skip


Adegan selanjutnya ....


.


.


.

__ADS_1


Yang punya hadiah, vote, bisa kasih ke sini ya🤩🤩🤩 Nonton juga iklannya 😄


__ADS_2