Gadis Misterius Kesayangan

Gadis Misterius Kesayangan
EPS. 126. YARA Terlahir kembali.


__ADS_3

Perlahan Yara membuka matanya, mata nya berubah menjadi jingga ke emasan, Yara mengangkat kedua tangan nya dan terkejut, kulitnya menjadi lebih cerah dari sebelumnya, walaupun sebelumnya juga cerah, tetapi kali ini berbeda.


" Adik, kamu kembali.. Terimakasih.. Terimakasih kamu sudah kembali." Ucap Ryu sembari memeluk Yara.


" Kakak.. Aku.. Aku.. Baik baik saja." Ucap Yara.


Yara tidak tahu saja dirinya telah mati sebelumnya, hingga membuat Ryu menjadi menggila.


" Iya sayang, kamu baik baik saja. Terimakasih kamu tidak meninggalkan kakak." Ucap Ryuchie.


" Selamat datang nona pemimpin.. " Ucap Aegis.


" Tapi aku tidak mau memimoin Mavros Drakos. tuan Aegis, bisakah aku tidak memimoin kalian.? Aku hanya ingin menjalani hidup normal seperti gadis pada umumnya." Ucap Yara.


" Nona.. Kami telah lama menunggu kehadiran anda. Apakah anda sungguh ingin membuang kami.?" Ucap Aegis sedih.


Yara tidak mau menjadi pemimpin mafia, dia juga tidak bisa meninggalkan Mavros drakos begitu saja. Yara takut akan ada Kristin kedua jika ia salah memilih dan mengambil keputusan.


" Bisakah anda menjadi wakilku.? " Ucap Yara .


" Ini.. " Ucap Aegis sedikit keberatan.


" Aku akan tetap menjadi pemimpin kalian, hanya saja anda yang menjalankan Mavros drakos untuk sementara. Aku hanya ingin menjalani kehidupan normal, aku akan kembali kepada kalian jika saat nya aku sudah siap nanti." Ucap Yara lagi.


" Jika kalian membutuhkan bantuan, maka bisa datang kepadaku." Ucap Ryu menambahi.


" Baiklah nona, selama anda tidka membuang kami, maka apapaun keputusan anda saya akan menjalankan nya " Ucap Aegis.


Akhirnya Yara bernafas lega.. Setelah kebangkitan nya, ia benar benar terlihat lebih menawan, apalagi penampilan nya telah berubah dalam satu hari.


..........


Yara tengah berdiri di depan semua anggota Mavros Drakos, mereka senang pemimpin mereka akhirnya datang. Sudah banyak yang mati dengan setia , mereka menunggu Yara.


" Terimakasih kalian semua yang tetap setia dan tidak menjadi pemberontak. Mereka yang memberontak sudah tidak ada lagi. Terimakasih sudah menjadi kelompok Mafia yang bijaksana dalam mengambil langkah." Ucap Yara .

__ADS_1


" Aku berdiri disini untuk menyampaikan sesuatu. Aku ketua Mavros drakos yang baru, meminta kalian untuk tidak terlalu berfokus pada kelompok kita. Fokuslah juga pada kehidupan kalian, kalian berhak bahagia dan menjalani kehidupan kalian sebagaimana semestinya manusia hidup. Aku tidak membubarkan kalian, kalian tetaplah Mavros drakos, Mafia besar yang namanya di takuti. Aku hanya memberikan kalian kebebasan.." Ucap Yara.


" Mungkin ada yang bilang, dengan kita memiliki keluarga, kita hanya akan memiliki kelemahan. Tetapi percayalah, keluarga.. justru adalah kekuatan yang besar. Jalanilah hidup kalian dengan baik, kita akan tetap berkumoul kembali disini. Kita semua adalah keluarga, ingat ini.. Kita adalah keluarga, bukan hanya bawahan dan atasan, bukan hanya sebuah kelompok, bukan hanya sebuah nama Mavros Drakos, kita.. Keluarga. " Ucap Yara lagi.


Semua orang bertepuk tangan bahagia, ketua baru mereka sangat bijak sana walaupun masih terbilang sangat muda. Akhirnya Yara mengangkat Aegis sebagai wakilnya, dan menyerahkan keseluruhan pemerintahan kepada Aegis. Aegis menerima perintah itu dan berjanji keputusan apapun akan melewati Yara terlebih dahulu sebelum sampai ditangan nya. Yang berarti apapun itu, harus mendapatkan pendapat Yara terlrbih dahlu sebelum dirinya mengambil keputusan.


Beberapa bulan berlalu, setelah Yara sementara tinggal disana untuk mempelajari semua tentang Mavros drakos, kini akhirnya ia memutuskan untuk pulang ke Negara C, dimana ayah dan ibunya tengah menunggu dirinya saat ini.


" Tuan Aegis, terimakasih untuk semuanya. Berkat bantuanmu, aku tidak begitu kesulitan. Juga terimakasih karena anda membantuku saat dihari kebangkitanku." Ucap Yara.


" Nona Yara, anda terlalu sungkan.. Hati hati dijalan, dan jangsn lupa sering seringlah datang kemari, disini juga rumah anda nona" Ucap Aegis.


" Pasti.. Sampai jumpa lagi tuan Aegis." Ucap Yara.


" Maaf karena sikapku pernah buruk kepadamu tuan Aegis, aku pernah menjadikanmu samsak tinjuku." Ucap Ryuchie.


" Tuan Ryu, itu adalah hal yangbwajar san normal. Wajar seorang kakak marah setelah melihat kondisi adiknya. Tetapi tuan Ryuchie, saya sangat kagum dengan anda, anda melindungi nona smdengan sangat baik. Kalian berdua saudara yang rukun." Ucap Aegis.


" Terimakasih, kalau begitu sampai jumpa lagi." Ucap Ryu.


Akhirnya Ryu dan Yara pun keluar dari kastil Mavros Drakost, dna menuju mobil mereka ya g sudah menunggu. Dari jauh, Yara melihat sosok ya g di kenalnya, hamya saja dia belum bisa memastikan siapa sosok itu.


" Anthony.. Kau datang.?" Ucap Yara.


Sosok Anthony yang bersemayam di tubuh Lucas itu lun tersenyum dan mengangguk. Ryu yang melihat itu pun terkejut, sosok Anthony tidak pernah menunjukan sesikitlun senyuman di wajahnya, bahkan kepada Ryuchie yang adalah tuan nya pun dia tidak pernah tersenyum. Sosok Anthony ini benar benar berbanding kebalik dengan Lucas.


" Selamat untuk kelahiranmu. Kau lahir kembali di hari yang sama saat kau pertama kali dilahirkan." Ucap Anthony.


" Terimakasih." Ucap Yara.


" Anthony, kau kemari lalu bagaimana dengan Negara C.?? " Tanya Ryu.


" Ada Derico disana tuan." Ucap Anthony dengan wajah dingin nya.


Ryuchie tidak habis pikir, mengapa bisa Lucas memiliki kepribadian lain di dirinya. Ryu yakin yang menyelamatkan dirinya saat jatuh dari tebing adalah Anthony, karena jika melihat Lucas.. Rasa rasanya tidak mungkin.

__ADS_1


" Baiklah, ayo kembali." Ucap Ryuchie.


Akhirnya mereka oun pergi dari sana.


Di belahan Negara lain..


Seorang pria tengah berdiri di depan sebuah rumah, itu adalah rumah ibu kandungnya. Setelah sekian lama, akhirnya ia kembali datang kesana.


" Tu.. Tuan muda.?? Anda datang.?" Ucap seorang kepala pelayan yang bekerja di rumah itu dengan sangat terkejut.


" Mengapa kau begitu terkejut aku datang.??" Tanya Ethan.


" Ti.. Tidak, saya hanya tidak menyangka anda datang kemari setekah sekian lama." Ucap Pelayan itu berkaca kaca.


" Dimana ibuku.?" Tanya Ethan.


" Ah, iya.. Saya sampai lupa. Nyonya Liana ada di taman belakang tuan muda." Ucap pelayan itu.


Ethan berajalan menuju kearah taman belakang, langkahnya terhenti ketika ia melihat sosok yang dicarinya. Hanya saja sosok itu begitu berubah dari hari terakhir mereka bertemu. Ethan memandangi ibunya dalam diam, ia tidak bersuara, juga tidak mendekati ibunya.


' Apakah benar dia diracuni.?' Batin Ethan bermonolog.


Tiba tiba saja ibunya hilang kesadaran dan jatuh pingsan. Dengan langkah cepat, Ethan menghampiri sang ibu dan membawanya masuk kedalam rumah.


" Panggil dokter." Teriak Ethan.


Rupanya disana sudah ada dokter yang berjaga di kediaman Liana. Ethan sangat terkejut, sebenarnya apa yang terjadi kepada ibunya. Dia benar benar tidak tahu menahu kondisi ibunya. Dokter memeriksa keadaan Liana, wajah nya benar benar tidak bisa menyembunyikan kekhawatiran nya akan kondisi Liana.


" Tuan muda, tolong.. Hanya anda yang bisa membujuk nyonya agar mau melakukan kemo dan cuci darah." Ucap Dokter itu.


Ethan mengernyit bingung, ia yang baru saja datang kesana mendengar apa yang di sampaikan dokter tentang ibunya tentu kaget.


" Apa yang terjadi padanya.?" Tanya Ethan.


" Tuan muda, nyonya mengalami keracunan dan tubuhnya kian melemah. Juga karena efek dari racun itu nyonya mengalami leukimia, tetapi nyonya sangat keras kepala tidak mau berobat dan tidak memperbolehkan kami memberi tahu tuan muda." Ucap sang dokter.

__ADS_1


DEG..!!


TO BE CONTINUED..


__ADS_2