
Weekend tiba, dan saat ini Nicholas, Vaye, Nely dan Dokter Abraham sedang berada di sebuah ruangan yang luas di kediaman Nicholas. Mereka ingin menunjukan sesuatu pada Nely, yaitu video cctv saat kejadian pembunuhan Gama, juga video rekaman pengakuan para preman itu.
" Nicholas, sebenarnya apa yang ingin kamu perlihatkan ke mama?? Kenapa ada dokter Abraham juga?" Tanya Nely.
" Ma, Nicholas ingin menunjukan bukti bahwa Nicholas sungguh tidak membunuh kakak." Ujar Nicholas.
" Mama tahu, nak.. mama percaya padamu. Hanya saja saat itu mama sangat terpukul dan tidak terima kehilangan kakakmu, mama emosi." Ujar Nely.
" Nicholas tahu itu, tapi agar mama tahu siapa oembunuh sebenarnya, Nicholas sudah mendapstkan semua buktinya. Nicholas bahkan sampai berkali kali berkonsultasi pada dokter Abraham untuk itu." Ujar Nicholas.
" Nyonya Nely, agar rasa yang menyiksa di hati kalian benar benar telah berakhir, alangkah lebih baiknya jika nyonya melihat video itu. Nicholas benar benar berjuang keras untuk menghadapi ketakutannya demi menjelaskan itu pada anda." Ujar dokter Abraham.
" Anak mama yang malang, maafkan mama, nak. Baiklah, mama akan melihat bukti itu." Ujar Nely akhirnya.
Nicholas dan Vaye pun saling tatap dan tersenyum mendengarnya. Vaye menyiapkan laptopnya yang berisi rekaman pengakuan preman itu sekaligus rekaman cctv saat pembunuhan Gamalael. Vaye mengarahkan laptop itu kearah Nely.
" Ibu, apakah sudah siap?" Tanya Vaye, dan Nely mengangguk sambil menghela nafas untuk mempersiapkan dirinya.
Vaye pun memutar rekaman itu, Nely melihat nya dengan serius dan tangan nya bergetar hebat ketika melihat Gama lagi setelah sekian lama, walau itu hanya rekaman tapi Nely menyentuh layar laptop itu seakaan membelai wajah Gama.
" Gama.. " Gumam Nely.
Tak lama video berubah menjadi mengerikan setelah datang nya preman yang lalu memukuli Gama. Nely tak kuasa menahan air matanya, ia menangis terisak menyaksikan anak sulungnya di pikuli dengan tanpa perasaan oleh para preman itu.
Dan Nely menutup mulut nya ketika preman itu menginjak kepala Gama hingga tidak bergerak lagi dan muncul Nicholas yang menangis meraung melihat keadaan Gama, dan rekaman berhenti berputar.
Nely menangis meraung melihat itu, itulah sebabnya Gama bersimbah darah.. kepalanya di injak dengan keras oleh para preman itu. Nicholas pun memeluk ibunya yang sedang terisak itu. Tak mau kehilangan kesempatan, Vaye langsung menjelaskan poin nya.
" Ibu, apakah ibu melihat sosok disini? " Tanya Vaye sambil menunjukan titik di ujung video.
__ADS_1
" Itu.. Timothy?? " Ujar Nely.
" Ya benar, dialah pelakunya ma. " Ujar Nicholas, dan Nely menutup mulutnya terkejut.
Vaye mengalihkan layar laptop itu menjadi sebuah video berisi rekaman pengakuan para preman itu dan memutar nya. Nely melihat dengan seksama pengakuan itu, dan ya.. wajah pria itu adalah wajah pria yang menginjak kepala Gama dan video itu pun akhirnya berakhir.
Nicholas menghembuskan nafasnya seakan ia mendapatkan kebebasan nya, hati Nicholas sudah merasa tenang setelah menunjukan pada Nely kebenaran nya.
" Kenapa Timothy begitu jahat pada Gama, padahal Gama sangat menyayangi nya seperti ia menyayangi Nicholas. Gama bahkan menganggapnya seperti adik kandungnya sendiri." Ujar Nely.
" Dia diam diam memiliki sindrom Skizofrenia dan Bipolar. Tetapi kasus yang dialami Timothy ini agak lain dari yang lain, dimana seharusnya penderita sindrom ini akan cenderung ingin bunuh diri, tetapi Timothy justru ingin membunuh. Entah apakah dia juga sering ingin bunuh diri atau tidak, tapi dia selalu terlihat baik baik saja. " Ujar Vaye menjelaskan.
" Kasihan anak itu, dia menderita begitu juga pasti karena kekurangan kasih sayang seorang ayah. Mungkinkah itu sebabnya Tamara datang dan membuat pengakuan pada mama?" Ujar Nely.
" NIcholas tidak tahu, dan tidak mau tahu tentang hal itu, ma. Sejak mama sakit, Nicholas tidak tinggal dengan mereka, Nicholas tinggal di apartemen sendirian. Dan juga, laki laki bren*sek dan perempuan itu.. Mereka sudah menikah. " Ujar Nicholas.
" Dia papa mu, nak.. " Ujar Nely.
' Hanya laki laki yang bodoh yang mau meninggalkan wanita sebaik dia ini, dia bahkan masih peduli dengan kondisi anak selingkuhan suaminya itu. Terbuat dari apa hatinya itu. ' Batin dokter Abraham.
" Nicholas lebih baik tidak memiliki papa dari pada memiliki papa seperti dirinya. " Ujar Nicholas, dan Nely pun hanya diam.
' Bukan salah Nicholas dia membenci dirimu, tapi salah dirimu sendiri ysng begitu tidak berhati menelantarkan dia demi anak baru mu. ' Batin Nely.
" Jika seperti itu, maka mama akan dengan iklas merelakan papamu pergi dengan keluarga barunya, mama akan menggugat cerai papamu. " Ujar Nely, dan Nicholas pun tersenyum senang.
" Terimakasih ma, tanpa dia pun kita berdua bisa hidup bahagia, kita bisa memulai hidup baru kita tanpa bayang bayang pria bren*sek itu. " Ujar Nicholas, dan Nely tersenyum.
NIcholas memeluk sang ibu, lalu ia menatap Vaye yang sejak tadinberdiri di sana dan merentangkan satu tangan nya dan berucap..
__ADS_1
" Kemarilah.. " Ujar Nicholas.
Nely tersenyum dan merentangkan sebelah tangan nya juga untuk menyambut Vaye, dan Vaye pun ikut masuk kedalam pelukan keduanya. Dokter Abraham pun ikut senang melihat kedua pasien nya itu akhirnya mendapatkan kesembuhan mereka.
Awalnya mungkin Abraham sempat seperti keberatan saat akan menangani Nely dan Nicholas, tapi setelah lambat laun dia menerimanya dan membantu mereka dengan sepenuh hati.
" Oiya ma, Timothy bukan anak kandung pria itu ( Pras ), Dia anak orang lain yang diakui Tamara sebagai anak pria itu. " Ujar Nicholas dan tentu saja Nely terkejut mendengarnya.
" Nicholas juga baru tahu saat Nicholas mengintrogasi para preman itu, Timothy adalah anak ketua mereka, itulah sebabnya mereka membantu Thimothy menyakiti kakak sampai kakak meninggal." Ujar Nicholas.
" Jadi papamu dibohongi oleh Tamara?" Ujar Nely.
" Biarkan saja, dia mendapatkan karmanya karena dia menyia nyiakan mama. Berhenti peduli padanya ma, kita hanya harus fokus pada hidup baru kita. " Ujar Nicholas.
" Baiklah, mama menurut padamu saja. " Ujar Nely
Di tempat lain..
Saat ini bukti berupa foto dan Video yang sedang di selidiki oleh kepolisian sudah mendapatkan hasilnya. Dan hasil nya adalah foto dan Video itu adalah hasil asli dan bukan sebuah editan.
" Ini asli, dan bukan editan pak. Kami bahkan sudah mengecek itu sampai lima kali untuk memaastikan hasilnya. " Ujar seorang ahli yang biasa melakukan penyelidikan video.
" Bagaimana mungkin, tapi putraku bukan orang yang seperti itu. " Ujar Prasetya.
" Apakah anda mengenal dengan benar anak anda pak? kebanyakan anak anak akan menyembunyikan jati dirinya dengan baik agar tidak mudah di ketahui siapapun. Usia anak tidak menjamin bahwa dia benar benar melakukan sesuatu yang baik dan tidak membahayakan orang lain. " Ujar orang itu.
" Apakah kau menuduh putraku seorang pembohong!!! " Teriak Prasetya pada orang itu.
" saya tidak menuduh tuan, tapi alangkah lebih baiknya lagi untuk anda menyelidiki anak anda sendiri. " Ujar pria itu.
__ADS_1
Pras menjadi diam, dia memang tidak begitu mengenal Timothy karena sejak kecil Timothy hanya hidup bersama Tamara. Bahkan setelah mereka tinggal bersama pada akhirnya pun Pras hanya bertemu Thimothy apa bila hari libur dan saat kumpul keluarga saja.
TO BE CONTINUED..