Gadis Misterius Kesayangan

Gadis Misterius Kesayangan
EPS. 76. MENCARI KISAH MASALALU 2.


__ADS_3

Yara terkejut, ternyata selain Davis Todd dan Bima, John juga ternyata mengetahui latar belakang dirinya. Apakah memang sebenarnya Yara tidak pernah dibuang, namun dititipkan? Tapi apa tujuan nya, hingga kedua orang tua kandung Yara tidak mengetahui keberadaan nya.


" Bisakah kakek ceritakan semuanya secara lengkap sesuai yang kakek ingat?" Tanya Yara.


" Sebelum kau lahir, Damian telah mengambil sebuah segel. Segel itu adalah milik dari geng mafia Eropa selatan. Tujuannya mengambil segel itu adalah agar ia bisa memimpin mafia Eropa selatan itu dan menggabungnya dengan kelompok mafia yang kami dirikan bersama." Ucap John.


" Lalu kemudian menantu Damian yaitu ibumu melahirkan, dan bukan hanya satu melainkan dua. Nak, kamu memiliki saudara kembar." Ucap John.


" Aku sudah tau kakek, sebenarnya aku sudah bertemu mereka. Mereka orang orang yang baik , dan sangat menyayangiku." Ucap Yara, dan John tentu saja terkejut.


" Kau sudah menemukan mereka? Lalu apa kau sudah bertemu kakekmu?" Ucap John.


" Belum, ayahku bilang ia akan menghubungi kakek agar bisa kembali. Kakek, tolong jaga rahasia ini. Karena aku belum mau membuka jati diriku." Ucap Yara.


" Tentu nak, kakek tahu itu. Semua salah kakekmu sebenarnya, tega teganya dia membawamu yang masih bayi merah ke markas, lalu menyerahkan nya kepada Davis todd. " Ucap John.


" Tapi saat itu dia tidak tahu bahwa yang ia bawa ke markas adalah bayi perempuan, ia mengira jika kembar pastilah sama. Karena yang ia lihat pertama adalah yang laki laki. Dia tidak tahu bahwa kalian kembar namun beda jenis kelamin." Ucap John lagi.


" Lalu mengapa aku berakhir di panti asuhan?" Tanya Yara.


" Kalau untuk yang satu itu kakek tidak tahu. Namun tiba tiba Davis membawa seorang cucu angkat, dan kakek yakin itu adalah cucu Damian." Ucap John.


" Intinya, kelompok mafia Eropa selatan itu ingin membalas dendam, tapi yang kakek tidak habis pikir adalah Kristin yang tadinya menantu di kediaman ini rupanya adalah putri dari kelompok mafia Eropa selatan itu. Kemungkinan dendam mereka jadi berlipat ganda." Ucap John.


" Baiklah, jadi bisakah kakek memberitahuku arti dari bahasa Yunani kuno ini." Ucap Yara sembari memperlihatkan foto kepada John.


" Dimana suratnya? Kenapa hanya foto?" Tanya John.


" Demi keamanan surat itu tidak Yara bawa. " Ucap Yara.


" Oh.. Sebenarnya ini adalah janji yang ditulis oleh kakek, janji ini adalah janji ketua kelompok Mavros drakos yang akan tunduk dalam kepemimpinan mahkota berduri kelak. Dan itu adalah cucu dari Damian Maxwell. Mereka terpaksa berjanji karena mereka sudah tidak memiliki segel lagi, tanpa segel itu mereka tidak akan bisa membuat perintah. Sebenarnya bisa saja mereka membuat segel baru, tapi segel itu memiliki mantra kuno. Entah mantra apa kakek juga tidak tahu." Ucap John.


" Masuk akal, dan setelah Kristin kembali ke negara asalnya ia akhirnya memimpin kelompok yang tak berdaya itu atas nama mahkota berduri, nama yang sama dengan kelompok kakek, dan perlahan benar benar mengambil alih dari balik layar. Apakah seperti itu?" Ucap Yara menebak.


" Mungkin begitu, dan niatnya adalah menyingkirkan kamu, sekaligus mengambil segel milik Mavros drakos." Ucap John.

__ADS_1


" Jadi targetnya adalah aku.?" Ucap Yara.


" Iya, karena pada saat usiamu 19 tahun nanti, akan ada sebuah tato dipunggungmu, tato naga.. Tapi itu sebenarnya adalah ucapan peramal yang tidak sengaja melihatmu saat bayi." Ucap John


" tato naga? Yang benar saja, Memangnya Ini zaman apa?. Lalu kalian percaya begitu saja?" Tanya Yara tak habis pikir.


" Entahlah kakek juga sebenarnya tidak percaya, tapi menurut peramal itu, kakekmu sudah terkena kutukan dari segel mafia Yunani itu. Lalu kemudian peramal itu mengatakan bahwa kelak salah satu keturunan dari putranya akan memiliki sebuah tato naga di punggungnya ketika ia berusia 19 tahun."


" Lalu apakah aku ini terkutuk? Lantas dari mana kakek tahu bahwa akulah yang terkutuk? Bukankah aku terlahir kembar dengan kakak ku?" Tanya Yara.


" Untuk itu kakek tidak tahu nak, kakekmu menitipkanmu begitu saja, lalu pergi. Dan saat itu juga Mahkota berduri di akui sisi oleh Mafia Eropa selatan dibawah kepemimpinan nyonya Evron, yang ternyata adalah Kristin." Ucap John.


Yara manggut manggut tanda mengerti, tidak disangka cerita kehidupannya yang awalnya biasa saja bisa menjadi sebegitu berubah drastis.


" Sungguh cerita yang tidak diduga, sudah abad keberapa ini? masih ada kutukan dan hal supranatural begitu." Ucap Yara.


" Intinya nak.. berhati hatilah, karena kamu sudah bertemu keluarga kandungmu sebisa mungkun jangan sampai Kristin tahu bahwa kau sudah bertemu dengan keluarga kandungmu." Ucap John


" Dia sudah tau kakek, itulah sebabnya aku harus menghentikan ini semua. Sekarang ceritanya sudah jelas, yang di inginkan Kristin adalah aku dan segel itu. Kebetulan segel itu berada ditanganku, jadi mudah untuk memancingnya keluar." Ucap Yara.


" Jangan gegabah nak, kamu tidak ounya kekuatan. Kelompom mafia Ethan saja tidak mungkin bisa mengalahkan nya." Ucap John.


" Baiklah, kakek tenang sudah menceritakan kebenaran ini padamu nak." Ucap John.


" Kalau begitu Yara harus pergi, kakek jangan pergi kemana pun, sebisa mungkin perketat penjagaan rumah ini. Jika Kristin saja bisa menembak putranya sendiri, apalagi kakek." Ucap Yara.


John mengangguk, kemudian Yara pun pergi dari kediaman John Dominique. Tujuannya saat ini adalah ke kediaman Ethan.


" Ke markas Blood." Ucap Yara pada Ralf.


' Davis.. Apa yang kau khawatirkan tidak terjadi. Damian.. Cucumu tidak mengecewakanmu sama sekali. Meskipun dia perempuan, dia sangat hebat sepertimu.' Batin John bermonolog.


Yara memikirkan kondisi kakaknya di negara A, Sandy kemungkinan belum sampai disana. Ia khawatir jika samoai desuatu terhadi kepada kakak nya.


' Siapa yang menyerang kakak jika Kristin berada disini. Apakah musuh lain kakak.?' Batin Yara bermonolog.

__ADS_1


Tak lama Yara pun sampai di kediaman Ethan. Saat Yara sampai disana, banyak yang berjaga baik di luar maupun didalam gerbang. Yara tentu tahu mengapa begitu banyak penjaga an.


" Yara, kau datang.." Ucap Ethan saat melihat Yara berjalan dengan langkah elegan nya membawa tas kantor. Sungguh, siapapun tidak akan menyangka bahwa Yara itu perempuan.


" Hmm.. Bagaimana keadaan Roger.?" Tanya Yara.


" Kau datang hanya untuk bertanya tentangnya?" Ucap Ethan.


" Tidak, sebenarnya tujuanku kemari adalah untuk berbicara denganmu, namun sebelum itu aku ingin melihat kondisi Roger." Ucap Yara.


" Dia sudah siuman semalam, sekarang sedang mengganti perban." Ucap Ethan.


" Kalau begitu kita bicara dulu." Ucap Yara akhirnya.


Disinilah mereka, di ruang kerja Ethan.


" Ada apa.?" Tanya Ethan.


" Mari kita mulai kerja sama kita, aku sudah menemui titik terang alasan Kristin menyerang kau dan aku. Semaik cepat kita akhiri akan semakin baik, sebelum ia membuat korban baru." Ucap Yara.


" Lalu bagaimana dengan poin yang aku minta.?" Tanya Ethan.


" Baik, aku akan tinggal disini." Ucap Yara.


Ethan terkejut, tidak ada penolakan dari Yara.


" Kenapa.? Kau terkejut? Tapi poin poin ku juga jangan kau lupakan, dilarang ikut campur urisan pribadiku selain pekerjaan." Ucap Yara.


" Baik.. Kalau begitu mulai hari ini kita deal bekerjasama."


Ucap Ethan.


" Oke.. Dan ini adalah semua informasi mengenai Kristin Evron serta hal yang kemarin ingin aku sampaikan." Ucap Yara sembari memberikan sebuah map berisi semua data informasi.


" Sebenarnya aku penasaran, dengan siapa kamu bekerja sama dan mendapat semua bukti ini." Ucap Ethan.

__ADS_1


" Dari sini." Ucap Yara sembari mengeluarkan sebuah laptop yang sudah di desain secara khusus oleh Ryuchie.


TO BE CONTINUED..


__ADS_2