Gadis Misterius Kesayangan

Gadis Misterius Kesayangan
EPS. 64 Yara Yang asli telah kembali.


__ADS_3

Saat ini, di bandara International tengah berjalan seorang dengan penampilan menawan. Mata hitam, rambut cokelat dengan wajah tampan namun terkesan dingin dan datarnya membuat kaum hawa melirik terpesona.


Dengan tubuh tinggi dan tegapnya, siapapun tidak akan menyadari jika ia adalah seorang perempuan.


Ya, Seseorang itu adalah Nayara Valerie. Ia berjalan dengan tampang dinginnya menyerupai laki laki bahkan mungkin yang laki laki saja akan iri melihat ketampanan nya yang sempurna itu.


' Akhirnya, aku kembali.' Batinnya berucap.


Tidak mudah ia bisa kembali ke negara Indonesia, karena ibu dan ayah nya terutama kakak nya sangat sulit di bujuk. Dengan kemampuan bujukan manisnya akhirnya mereka bertiga pun luluh dan mengijinkan Yara kembali ke negara Indonesia tapi dengan syarat, Setelah urusan nya selesai, ia harus ikut tinggal bersama keluarga besarnya di Mansion kebesarannya, juga harus bersedia di umumkan kepada dunia bahwa dirinya putri Jhosua Maxwell.


Akhirnya Yara hanya bisa pasrah dan meng iyakan. Dirinya berjanji akan kembali dan tinggal bersama keluarganya setelah semuanya sudah ia selesaikan. Toh juga di Indonesia ia tidak memiliki keluarga selain teman teman nya yaitu Jackson dan Caleb.


Setelah sampai di luar bandara, ia menaiki sebuah taksi dan melaju pergi dari sana. Ia sengaja tak menggunakan fasilitas dari keluarganya, bahkan ia terbang dengan penerbangan umum. Tujuan nya adalah agar tidak menarik perhatian. Ia bahkan menolak saat di suruh tinggal di Penthouse keluarganya yang sebelumnya di gunakan oleh Ryuchie ataupun di Mansion keluarga angkatnya, Ia akan tinggal bersama dengan Jackson dan Caleb.


" Den, Aden artis ya?" Tanya supir talsi setelah sekian lama diam dan hening dan hal itu mengundang senyum Yara.


" Hehe, Bukan pak. Saya orang biasa kok." Sahut Yara.


" Oh.. Saya kira artis den, soalnya aden ganteng dan mirip mirip sama artis yang suka anak saya tonton." Ucap supir taksi itu lagi.


" Hahahah, bapak bisa saja." Ucap Yara dengan senyum kikuknya. Bagaimana tidak, dirinya yang seorang perempuan tulen itu di bilang ganteng.


Tak lama taksi itu pun berhenti di sebuah apartemen yang tidak bisa di bilang mewah, namun cukup bagus. Itu adalah apartmen tempat tinggal Jackson dan Caleb.


" Setelah beberapa bulan menghilang, akhirnya aku kembali." Ucapnya, lalu melangkah masuk ke gedung itu. Yara langsung saja di sambut pelukan hangat dari Jackson dan Caleb.


" Yara.. Astaga.. Kami sangat mengkhawatirkan keadaan mu. Kamu tau kami tak henti hentinya merasa bersalah padamu." Ucap Jackson.


" Yara, badan mu ini mengapa terlihat makin besar dan tinggi?" Ucap Caleb yang menyadari perubahan Yara.


" Astaga kalian para kakak yang keterlaluan. Aku baru saja kembali langsung di serang pertanyaan banyak sekali, yang mana yang mau aku jawab? Dan juga, apakah kalian tidak mau membawaku ke unit kalian?" Ucap Yara dan berhasil membuat Jack dan Caleb terlekeh.

__ADS_1


" Astaga, kami terlalu antusias saat mendengar kabar kau akan kembali. Tapi kenapa kamu tidak mau di jemput di bandara? kami bisa saja menjemputmu secara langsung." Ucap Jackson.


" Pertanyaan kakian akan aku jawab semua, tapi bawa aku masuk dulu , aku terlalu lelah." Ucap Yara mencari alasan.


Yara menyadari seseorang seperti tengah mengawasinya. Ia belum yakin apakah itu orang yang kakak atau ayah nya kirim untuk melindunginya, atau itu adalah mata mata orang lain.


" Ah, ya.. ayo, berikan kopermu pada Caleb, dia yang akan membawanya." Ucap Jackson.


" Sialan kau, kau pikir aku tukang panggul.?" Sungut Caleb pada Jackson.


" Hahahahah.. anggaplah begitu." Ledek Jack, Yara hanya bisa menyengir kuda.


Mereka pun memeasuki unit apartmen di lantai 15, Ruangan yang tidak terlalu besar namun terkesan nyaman, itu karena hasil tangan Jackson. Entah mengapa setelah tinggal beberapa saat di rumah Bima, ia jadi suka berberes ruangan.


" Wow.. Siapapun yang mampir kemari tidak akan percaya bahwa ini adalah apartemen yang di tinggali dua pria yang berprofesi sebagai seorang sniper. Rapi sekali, bahkan lalat pun akan terpeleset menginjak lantai ini." Ucap Yara memuji


" Tentu saja, itulah salah satu kelebihanku." Ucap Jackson berbangga diri.


" Hahahaha.." Tawa renyah Yara. Dua laki laki dewasa itu seperti anak kecil berebut pujian.


" Senang kau hah, sekarang ceritakan kepada kami, apakah kamu benar benar akan melakukan itu lagi? Kau jangan lupa Ethan sudah membuatmu hampir mati jika saja orang dari keluarga kandungmu tidak menemukanmu." Ucap Jackson menghentikan tawa Yara. Dan benar saja, Yara kini terlihat sangat serius.


" Mau tidak mau aku harus terlibat dengan nya lagi, tapi kali ini aku sudah tidak menaruh belas kasih kepada mereka para Blood, kecuali satu pria bernama Jilian. Mungkin kalian tau siapa dia." Ucap Yara.


" Jilian yah? Anak haram yang dulu pernah di targetkan oleh Gods warning sebelum kita bubar?" Tanya Caleb.


" Benar, diantara semua orang hanya dia yang tulus menganggapku manusia." Ucap Yara yang entah mengapa menjadi sendu.


" Baiklah, dan aku juga sudah mencari tahu orang yang kamu minta kamu cari. Namanya Roger Dominique, dia adalah putra pertama dari Ronald Dominique. Sedangkan Ethan Dominique adalah putra kedua namun beda ibu. " Ucap Caleb.


Yara melihat semua berkas yang di berikan oleh Caleb. Ia terkejut bukan main, bagaimana tidak wajah dari pria bernama Roger itu pernah ia lihat sebelum nya.

__ADS_1


' Ini, Roger ini ternyata kakak tiri Ethan?' Batin nya bermonolog.


Dirinya pernah di tolong oleh Roger saat di Nusa kambangan hanya itu yang Yara ingat, namun jika di ingat ingat lagi dirinya pernah bertemu kembali dengan Roger saat di ulang tahun kakek Ethan.


' Jadi pria bertopeng yang waktu itu adalah Roger.' Kembali membatin.


" Kau mengenalnya Yara?" Tanya Caleb. Karena Yara seakan terkejut saat melihat foto pria bernama Roger itu.


" Ah, Iya dia adalah pria yang menolongku saat di nusa kambangan." Jawab Yara.


" Dunia memang sempit.. " Ucap Jackson.


"Baiklah, kita kumpulkan semua bukti bahwa ibunya itu masih hidup dan juga kirimkan langsung kepadanya, aku ingin lihat respon seperti apa yang akan dia keluarkan. Jika ia sama sekali tidak terkejut, maka bisa jadi ia juga kaki tangan ibunya, dan aku mau tidak mau harus menghancurkanya juga. " Ucap Yara.


Yara pun mengeluarkan sebuah Laptop, Laptop itu sudah di modifikasi oleh kakaknya dengan sedemikian rupa, hingga siapapun yang kamu ingin cari data dirinya,kamu akan menemukan nya.


" Kristin evron?" Tanya Caleb.


" Ya, dialah sang nyonya Evron yang sulit kita cari selama ini, identitasnya sulit di temukan karena ia keturunan asli Yunani sekalgus ketua asli mafia Eropa selatan yang merebut paksa kekuatan Mahkota berduri." Ucap Yara menjelaskan.


" Jadi pada awalnya mahkota berduri bukanlah kelompok mafia yang di dirikan oleh nyonya Evron ini?" Tanya Caleb.


" Bukan, Mahkota berduri adalah kelompok mafia yang tadinya di pimpin bersama sama oleh kakek angkatku, kakek nya Ethan, dan Kakek kandungku. Tiga kepala pemimpin itu tentu saja memiliki pemikiran yang berbeda. Awalnya kelompok itu didirikan untuk saling melindungi, tapi siapa sangaka setelah Nyonya Evron ini datang, kakekku seperti berpindah haluan. Hingga saat ini aku belum tau alasan nya, aku juga belum bertemu kakek kandungku." Ucap Yara.


" Dan Ethan, sudah membunuh pak Bima yang justru sudah lama kluar dari sana. Dan hutang itu, akan aku tagih dengan tanganku sendiri." Ucap Yara lagi dengan mata penuh tekad.


TO BE CONTINUED...


Hay gaes, semoga kalian selalu sehat dan dalam keadaan bahagia, Maaf in Author yang sempat hiatus lama ya. Author juga mau kasih tau bahwa GADIS KESAYANGAN MISTERIUS ini adalah ganti judulnya INFINITY selain itu Author juga ganti covernya supaya lebih pas dengan alur ceritanya.


Salam sayang dari Author.

__ADS_1


Dan makasih banyak untuk para Readers.


__ADS_2