Gadis Misterius Kesayangan

Gadis Misterius Kesayangan
EPS. 38 Siapa sebenarnya.??


__ADS_3

Yara tidak berani berkata kata lagi. Hingga akhirnya mereka sampai di kediaman Ethan.


" Ayo turun." Ucap Ethan yang mengagetkan Yara.


" Ternyata tuan tidak tidur.?" Ucap Yara dengan sedikit kesal.


" Kenapa.? Ada masalah.? " Ucap Ethan.


" Tidak ada, permisi tuan. " Ucap Yara yang langsung turun dan pergi meninggalakan Ethan.


Saat mereka sampai rumah , itu sudah malam, jadi tidak ada anak buah Ethan yang berlalu lalang. Saat Yara masuk kedalam, sudah ada Bara yang tengah duduk manis di sana.


" Kau belum pulang.? " Ucap Ethan kepada Bara.


Sementara itu, Yara hanya berjalan lurus langsung masuk kedalam kamarnya.


" Aduh.. Aku sampai lupa waktu. Than, bisa bisa nya dia menjadi waria pun sangat cantik. Aku tidak ikut ke acara ulang tahun kakek mu, karena aku tidak mau melihat Y yang memalukan. " Ucap Bara sambil terkekeh.


" Sayang sekali kau tidak ikut, terjadi hal yang besar dan kau melewatkan nya. " Ucap Ethan.


"Benarkah.? ada apa.? " Tanya Bara.


" Ayo keruang kerjaku." Ucap Ethan.


Sementara kini Yara sedang di depan kaca kamar mandi, ia sudah mencopot wig nya. dan menghapus make up nya.


" Cih, apanya yang teman lama. Dia sama sekali tidak memiliki kesan baik kepadaku. " Ucap Yara yang masih menggerutu kesal.


" Tapi tadi saat di pesta, dia menyebut nama panjang nya Ethan Dominique, Dan kemarin orang yang sudah memberikan suntikan pelumpuh saraf pada kak Jil juga memiliki nama belakang yang sama. Apakah mereka satu keluarga ?." Ucap Yara sambil berfikir keras.


" Atau jangan jangan keluarga mereka tidak sesederhana itu.? Eh, atau mungkin mahkota berduri ini juga adalah kelompok pria itu.? Tapi beberapa pria kemarin tidak memiliki tato mahkota duri di tengkuknya. " Ucap Yara yang semakin keras berpikir.


" Aku harus tanyakan ini kepada ketua." Ucap Yara.


Yara menghapus make up nya, lalu berganti pakaian menjadi sosok pria seperti biasanya. Lalu keluar dari kamarnya mencari keberadaan Ethan.


Di dalam ruang kerja.


" Jadi sosok Nayara Valerie ini adalah cucu angkat dari teman baik kakek mu.? Dan kebetulan si Y ini memiliki wajah yang mirip dengan nya.? " Ucap Bara.


" Kurang lebih seperti itu." Ucap Ethan singkat.


Tok. tok . tok .


" Tuan, ini saya." Ucap Yara dari luar ruangan.

__ADS_1


" Masuk " Saut Ethan.


Yara membuka pintu dan masuk.


" Yo.. Kau langsung berganti pakaian dan menghapus make up mu.? Aku tahu sobat, pasti harga dirimu sangat terluka." Ucap Bara.


" Tuan, ada yang ingin saya tanyakan." Ucap Yara mengabaikan Bara.


" Apa.?" Tanya Ethan.


" Tuan, mungkinkah Andrew Dominique ini adalah pemimpin mahkota duri.?" Ucap Yara.


" Bukan." Ucap Ethan singkat.


" Tapi dia berani berbuat hal sebesar itu dan.." Ucap Yara tertahan.


" Kalau dia adalah pemimpin dari orang orang dengan tato mahkota berduri, dia tidak akan sebodoh itu percaya kepada Bara. "Ucap Ethan.


" Maksud tuan.?" Tanya Yara bingung.


" Aduh.. Y, kalau paman nya Ethan adalah pemimpin dari mahkota duri yang kita cari ini , pasti kita tidak akan kesulitan selama ini. Dan lagi pula, anak buah dari pasukan elit mahkota berduri saja bertindak dengan rapih. Bagaimana mungkin memiliki ketua yang bodoh seperti paman nya Ethan." Ucap Bara menjelaskan.


" Jadi dia paman tuan ? Bagaimana bisa seorang paman mencelakai keponakan nya sendiri." Ucap Yara.


" Sepertinya ada yang aku lewatkan. Entah apa itu tapi aku merasa ada orang lain yang sedang mengawasi ku dan menginginkan nyawaku." Ucap Ethan.


" Aku saja tidak tahu yang mana anggota keluarga tuan selain kakek." Ucap Yara polos.


" Apa.! Bagaimana bisa kau.. Than, apa kau tidak memperkenalkan mereka padanya.?"Ucap Bara kesal.


" Tidak. " Jawab Ethan singkat.


" Haih.. Y, kesini. Biar aku perkenalkan mereka kepadamu." Ucap Bara.


" Eh, kan mereka tidak ada disini." Ucap Yara polos.


" Memangnya memperkenalkan orang harus berhadapan dengan orang nya.? Sini.!" Ucap Bara.


Yara pun mendekat ke dekat Bara. Bara membuka sesuatu di dalam handphone nya.


" Kau lihat ini.. Ini adalah Andrew, paman tertua Erhan. Orang yang menyuruh anak buah nya menyuntikan pelumpuh saraf kepada Ethan, namun justru yang terkena adalah Jil. Dan yang ini, namanya adalah Paul, paman kedua Ethan. Dia juga tidak memiliki hubungan yang baik dengan Ethan. " Ucap Bara menjelaskan.


Yara melihat satu persatu wajah orang di foto itu, dan perhatian nya tertuju pada seorang pria yang menggunakan topeng.


" Ini siapa.? " Tanya Yara kepada Bara dengan menunjuk pria bertopeng itu.

__ADS_1


" Kau ini, aku sedang memperkenalkan satu persatu, malah memotong pembicaraan ku." Ucap Bara.


" Oh, maaf tuan. " Ucap Yara.


" Dia adalah kakak nya Ethan." Ucap Bara.


" Hentikan, sudah tidak perlu di kenalkan. kalau kau ingin memperkenalkan mereka, kenapa tidak kau bawa saja dia ke rumah utama." Ucap Ethan dengan kesal.


" Ah sudahlah, nanti aku akan kirimkan kau foto foto anggota keluarga Ethan,


beserta namanya. Sudah malam, aku pulang dulu ." Ucap Bara. Dan langsung keluar dari ruangan kerja Ethan.


" Kalau begitu, saya juga permisi tuan." Pamit Yara.


" Tunggu." Ucap Ethan.


Yara berbalik badan menghadap Ethan.


" Ini bonus yang aku janjikan."Ucap Ethan memberikan amplop tebal kepada Yara.


" Terimakasih tuan." Ucap Yara dengan senyum bahagia nya lalu pergi.


" Cih, dia terlihat bahagia sekali. Padahal yang untung juga dia. "Ucap Ethan.


Ethan kembali memikirkan apa yang di ucapkan oleh kakek nya saat di kamar.


Flashback on.


Saat Ethan membawa kakek nya masuk kedalam kamar, kakek nya langsung menangis memeluk Ethan.


" Syukurlah, tidak terjadi apa apa kepadamu. Saat kabar kamu koma beredar, rasanya jantung kakek ingin berhenti berdetak. Urung saja temanmu memberi tahu kakek , bahwa kamu hanya berpura pura. " Ucap John.


" Maafkan aku kek, membuat kakek khawatir. " Ucap Ethan.


" Kamu harus hati hati. Kakek menggunakan semua sumber daya yang bisa kakek gunakan untuk menyelidiki penembakan itu, tapi tidak menemukan titik terang." Ucap John.


" Jadi dia bukan salah satu paman atau ayahku kek.?"Tanya Ethan.


" Bukan, selama kakek masih hidup.. Mereka tidak akan berani gegabah. Tapi kakek memiliki sandera salah satu anak buah dari kelompok mahkota duri itu, dan dia memanggil tuan nya dengan sebutan nyonya. Yang artinya dalang di balik ini semua adalah seorang perempuan. " Ucap John.


" Itu sudah sangat membantu ku untuk menemukan titik terang. Maafkan aku yang masih saja membuat mu khawatir kek. " Ucap Ethan.


" Anak bodoh, kamu adalah cucuku. Mana bisa kakek membiarkan kamu menderita sendirian. Keluarga kita memang sudah hancur berantakan. Apalagi setelah kakek sakit sakitan , kedua pamanmu termasuk paman kecilmu itu, berlomba lomba menjadi anak berbakti. Tentu kakek tahu tujuan mereka adalah harta dan saham." Ucap John sembari menhela nafas nya.


" Oiyah, Gadis yang bersamamu itu.. Dia adalah gadis yang ingin kakek jodohkan dengan mu dulu. Tapi karena teman kakek mengatakan dia sudah memiliki perjanjian pernikahan dengan cucu kandung nya, jadi kakek mundur saat itu. Namun melihatnya bersamamu hari ini, itu membuktikan bahwa keluarga teman kakek juga mengalami kehancuran. Yang tak lain adalah karena perebutan harta. "Ucap John.

__ADS_1


Flashback off.


TO BE CONTINUED..


__ADS_2