
Ryu mengemudikan mobilnya meninggalkan Ethan, sementara Ethan kini masih mencerna perkataan Ryu yang dia anggap Yara.
' Mahkota berduri adalah anggota keluargamu, lebih tepatnya ibu tirimu' Kata kata itu seakan terngiang dan berulang ulang dikepalanya. Tersadar, Ethan langsung menghubungi Rayson.
" Selidiki latar belakang ibu tiriku, dan pastikan bahwa DIA tidak tahu" Ucap Ethan. Dia yang dimaksud oleh Ethan adalah Roger kakak tirinya.
Tanpa ba bi bu lagi, Ethan mengemudikan mobilnya ke kediaman kakeknya. Ia harus meminta jawaban dari sang kakek.
Disisi lain, Yara kini tengah memasak makan malamnya sendiri di dapur. Padahal Dokter Li sudah mendatangkan seorang juru masak khusus untuknya, namun ia menolak. Ia merindukan saat saat seperti ini, ia bisa bebas menjadi dirinya sendiri.
Tiba tiba ponselnya berdering, dan panggilan itu dari Jackson.
" Halo Jack" Ucapnya setelah panggilan terhubung.
".... "
" Kau serius? " Yara nampak terkejut.
" .... "
" Baiklah, terimakasih Jack atas infonya." Panggilan pun diakhiri.
" Aku tidak menyangka kakak ku bergerak sangat cepat." Ucapnya tanpa sadar mengakui Ryu sebagai kakaknya.
Jack memberitahu Yara bahwa Ryu telah memberi tahu Ethan siapa itu mahkota berduri. Dan yang mengejutkan adalah bahwa yang memimpin Mahkoa berduri itu adalah ibu tiri Ethan yang menghilang.
" Aku harus segera kembali, tapi sebelum itu aku harus bertemu dengan ayah dan ibu kandungku." Ucap Yara.
Bukan makanan mewah yang Yang yara masak, melainkan hanya semangkuk mie instan. Yara memakan mir instan itu dengan perasaan tidak karuan tiba tiba telepon nya berdering.
" Halo Dokter Li.. Apa!! Bawa aku kesana sekarang." Yara memutuskan panggilan nya, lalu segera berlari keluar.
" 01, 02 Keluar." Teriak Yara.
" Nona, mari saya antar ke kediaman tuan besar." Ucap 01 yang rupanya sudah di kabari oleh Dokter Li.
01 dan 02 membawa Yara ke landasan Helikopter, dan segera terbang dari sana. Dari kejauhan, seseorang nampak mengerutkan keningnya.
" Mau kemana dia malam malam?" Ucapnya.
Valerie melihat pemandangan di bawahnya dengan kagum, namun hatinya masih di selimuti kekhawatiran. Setelah terbang selama 15 menit, mereka pun mendarat di sebuah atap bangunan yang terlihat megah bak istana.
" Nona mari saya bantu." Ucap 02 sembati mengulurkan tangan nya.
" Terimakasih" Hanya itu, namun Yara tidak tutun dengan bantuan 02, ia melompat dengan sendirinya.
__ADS_1
Dari kejauhan, terlihat dokter Li dan 2 orang asing. Satu orang pria paruh baya yang tengah duduk di korsi roda, dengan seorang wanita paruh baya yang berdiri di sampingnya sembari menangis.
" Putriku.. " Ucapnya sembari menangis dan berhambur kepelukan Yara.
Yara seakan yakin jika mereka adalah orang tua kandungnya, lalu membalas pelukan wanita paruh baya itu.
" Ibu.. " Ucap Yara dengan jantung yang berdetak kencang. Bagaimanapun ini adalah pertama kalinya ia memeluk sosok wanita lain selain mendiang suster lilith di panti asuhan tempatnya berasal.
" Kemari nak.. " Ucap pria paruh baya yang tengah duduk di kursi roda.
Yara melepaskan pelukan ibunya perlahan, lalu berjalan menghampiri ayahnya.
" Putriku.. putri ayah dan ibu.. putri keluarga Maxwell.. " Ucap Jhosua Maxwell sembari memeluk Yara.
" Terimakasih ayah, ibu. " Ucap Yara yang membuat Jhosua dan istrinya mengeritkan kening.
" Terimakasih untuk apa sayang." Ucap Jhosua bingung.
" Setidaknya aku bukan anak haram, atau anak yang tak diinginkan kalian. Terimakasih karena tidak melupakanku dan mencariku." Ucapan Yara itu berhasil membuat ibunya kembali menangis meraung raung.
" Dokter Li, anda keterlaluan karena menyembunyikan putriku ini. Terima hukumanmu ke Papua besok." Ucap Jhosua dan Dokter Li hanya menunduk pasrah.
" Baik Tuan besar. " Ucapnya.
" Lihatlah, Dia memang putriku yang baik hati." Ucap Aiko ibunya.
Mereka pun masuk kedalam mansion megah itu. Yara terkejut dengan kemewahan nya, meskipun ia juga pernah tinggal di mansion milik kakek angkat nya, dan juga pernah mengunjungi mansion keluarga Dominique tapi Mansion ini berkali kali lipat lebih besar, dan mewah.
Kini mereka berada di ruang keluarga mansion itu.
" Putriku, kemari ibu ingin memeluk mu lebih lama." Ucap Aiko merentangkan kedua tangan nya. Aiko merupakan blasteran Jepang dan Perancis, tidak heran wajahnya sangat cantik meskipun sudah berumur.
" Aku juga masih ingin memeluk putriku Aiko." Ucap Jhosua tidak mau mengalah. Sedangkan Jhosua ini orang Indonesia Blasteran Amerika. Wajahnya tampan khas Asia kebule bule an nya itu lsh yang memikat Aiko.
Jadi, tidak heran Yara memiliki wajah yang unik, selain Yara cantik saat berpenampilan feminin, Yara juga sangat tampan saat menyamar menjadi laki laki. Dari gen ayah dan ibunya lah wajah sempurna itu berasal.
" Ayah ibu tidak boleh bertengkar, bukankah aku duduk di tengah tengah, kalian berdua bisa memelukku bersamaan." Ucap Yara menengahi.
" Putriku ini memang bijak sana." Ucap Jhosua.
" Dokter Li, kabari si kurang ajar itu, suruh dia kembali dengan anak nakal yang suka menghilang tiba tiba itu." Ucap Jhosua di tujukan kepada Derico dan putranya Ryuchie.
" Baik tuan besar." Ucap Dokter Li pasrah.
Yara hanya terdiam bingung karena tidak mengerti siapa yang di maksudkan oleh ayahnya.
__ADS_1
Di tempat lain..
Di Jakarta , Ryu telah sampai di penthouse nya. Dan sudah ada Derico serta Margoux disana.
" Tuan muda, kita harus melakukan perjalanan kembali malam ini juga, ini urgent." Ucap Derico tergesa gesa.
" Ada apa ? " Tanya Ryuyang sudah melepaskan alat pengubah suaranya.
" Mmm.. Tuan muda, sebenarnya saya sudah tau dimana keberadaan nona muda." Ucap Derico berhasil membuat Ryu yang akan duduk kembali berdiri lagi.
" Apa! dimana adikku. Paman kecil, kau jahat sekali membohongiku, diaman dia??" Ucap Ryu mengguncang bahu Derico.
Begitu memang, seakan memiliki kepribadian ganda, Ryu bisa berubah ubah sifat dengan sekejap. Bisa sedetik lalu menyeramkan, sedetik kemudian berubah menjadi seperti anak kecil yang selalu merengek. Jadi tidak ada yang menyangka bahwa Ryu yang seperti itu adalah ketua Mafia yang di takuti mafia lain.
" Nona sebenarnya di negara C. Tuan besar dan nyonya besar juga tengah berada di negara C, dan sekarang mereka sudah bertemu." Ucap Derico.
" Bagus sekali kau paman kecil, aku di negara C tapi tidak bertemu dengan nya. Dimana ksu sembunyikan dia selama ini.?" Ucap Ryu dengan mata setajam pisau.
" Emmm.. Itu.. Nanti saya akan jelaskan, tapi sekarang kita harus segera terbang ke negara C. Saya sudah menyuruh orang orang kita mengamankan situasi." Ucap Derico.
" Baiklah, Ayo.. cepat cepat, aku sudah ingin sekali bertemu kembaran beda lima menit ku." Ucap Ryu antusias.
Kadang Derico sendiri bingung, bagaimana bisa tuan mudanya itu memiliki sifat demikian. padahal jika di hitung jarak usia mereka tidaklah begitu jauh, apakah karena tuan mudanya itu baru berusia 18 tahun jadi masih sedikit labil? tapi pada lain kesempatan ia juga bisa melihat betapa tegas, dewasa dan berwibawanya tuan mudanya itu.
Mereka pun langsung meluncur menuju bandara International. Derico sudah mengurus izin terbang kepada pihak maskapai, dan mereka langsung lepas landas setelah masuk kedalam pesawat jet pribadi milik keluarga Maxwell.
Di tempat lain..
Di kediaman Kakeknya, Ethan kini tengah duduk di depan meja kerja kakeknya sembari melihat foto foto masalalu ibu tirinya.
" Jadi dari mana ia berasal kakek juga tidak tahu?" Ucap Ethan
" Tidak nak, Menurut cerita dari ayahmu, ayahmu menyelamatkan nya saat itu di gurun kering saat ayahmu melakukan perjalanan liburan ke Mesir. Dan entah mengapa ayahmu jatuh cinta kepadanya pada pandangan pertama, dan itu alasan nya membawa wanita itu pulang dan menikahinya. Tapi malah ia juga berselingkuh dengan ibumu dan membuat wanita itu akhirnya pergi meninggalkan segudang masalah." Ucap Kakek Jhon.
" Dari Mesir, apakah itu negara asalnya? Apakah waktu ia pertama kali kemari fasih berbahasa Indonesia?" Tanya Ethan.
" Fasih.. Sangat fasih. Tapi kakek juga pernah mendengarnya berbicara menggunakan bahasa perancis. Itu membuktikan bahwa ia menguasai beberapa bahasa asing." Ucap kakek Jhon.
Bukan tanpa Alasan ia bertanya kepada kakeknya. Masalahnya adalah Rayson dan Bara sulit mencari data diri nyonya Evron dimanapun. Seolah memabg sangat dilindungi dan tertutup rapat.
" Nak, mengapa kau percaya pada orang yang pernah kau curigai sebagai penghianat.?" Ucap Kakek Jhon bingung.
" Kakek, Y adalah Nayara Valerie. Cucu angkat mendiang tuan Davis Todd, sahabat kakek."
Ucapan Ethan itu membuat Jhon terkejut. Bagaimana tidak, Y memang mirip dengan Nayara Valerie yang ia kenal. Tapi kemampuan tempurnya itu, Seorang yang berkali kali ingin di matikan, namun dengan kemampuan bela dirinya dan keahlian tembaknya ia bertahan hidup dan masih berdiri sekarang adalah Nayara Valerie.
__ADS_1